Jenis Olahraga Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga

Jenis Olahraga Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga

Lebaran eh puasa sebentar lagi, ya. Kurang dari 2 minggu lagi kita akan bertemu dengan bulan suci Ramadan. Bulan yang dirindukan oleh umat muslim sedunia. Sudah siap kah menyambut Ramadan, Teman-teman? InsyaAllah siap, yaaa.

Persiapan menyambut bulan puasa biasanya berkisar di menu sahur dan buka puasa, jadwal ibadah serta jadwal bukber. Semua ini adalah sedikit dari banyak hal yang dirindu dari Ramadan, kan?

Namun, penting juga mempersiapkan kondisi tubuh karena berpuasa selama 15 jam sehari tentu membutuhkan stamina yang baik. Bagi mantan penderita GERD seperti saya, puasa di bulan Ramadan pernah menjadi hal yang memberatkan.

Untuk mengantisipasi kumatnya sakit maag saat berpuasa, saya belajar mengatur pola hidup menjadi lebih baik. Salah satunya dengan berolahraga secara teratur.

Kebetulan sejak tahun lalu saya mengikuti program Fit Body Camp online dari duaduastudio. Program ini memotivasi kami untuk berolahraga 5 hari dalam seminggu plus 1 active rest day dan 1 total rest day. Awalnya memang berat tapi lama-lama saya ketagihan hehehe.

Yang menarik adalah banyak dari teman Warriors (sebutan peserta Fit Body Camp) yang tetap melakukan olahraga saat puasa sunnah Senin dan Kamis. Bahkan para coach juga berolahraga sambil puasa.

Baca Juga: 5 Tips Tetap Sehat Saat Puasa

Manfaat Olahraga Saat Puasa

Jujur aja selama ini saya enggak pernah olahraga saat puasa karena takut bikin badan lemas. Tapi ternyata membawa berbagai manfaat, lho.

manfaat olahraga saat puasa ramadan

Di antaranya adalah membuat badan kita jadi lebih segar dan happy karena olahraga menghasilkan hormon endorfin. Hormon ini berfungsi mengurangi rasa sakit dan memberikan energi positif.

Selain itu seperti yang saya kutip dari halodoc.com, aktivitas fisik dapat mengubah lemak tubuh menjadi glukosa yang bisa mengusir rasa lelah dan mengantuk. Jadi kalau merasa lemas saat puasa lebih baik berolahraga ringan biar semangat lagi.

Manfaat berolahraga saat puasa juga bisa membantu menurunkan berat badan karena dapat melancarkan metabolisme tubuh dan mengubah makanan menjadi energi. Jujur aja deh, saat puasa kita cenderung makan berlebihan ketika berbuka, kan?

Kalau enggak olahraga bisa-bisa setelah lebaran bukannya kurus malah berat badan makin bertambah. Ketika itu terjadi jangan salahkan opor ayam yang kita santap tapi kurangnya aktivitas saat puasa dan asupan makanan yang tidak kita jaga ketika berpuasa.

Jenis Olahraga yang Tepat Saat Puasa

Namun, usahakan saat puasa enggak melakukan olahraga yang terlalu ekstrim. Biar bagaimanapun kondisi tubuh ketika berpuasa tentu berbeda dengan saat tidak berpuasa. Olahraga yang terlalu ekstrim atau high impact bisa beresiko membuat tubuh dehidrasi.

Jika sehari-hari kita sudah terbiasa melakukan olahraga tertentu, bisa tetap dilakukan saat puasa dengan intensitas atau durasi yang lebih rendah. Atau pilih jenis olahraga berikut:

Jogging atau Jalan Cepat

Olahraga cardio bagus untuk menjaga kesehatan jantung, kekuatan otot dan tulang. Teman-teman yang hobi jogging bisa tetap melakukan aktivitas ini dengan intensitas atau ritme yang dikurangi supaya enggak terlalu lelah dan dehidrasi.

jenis olahraga yang tepat saat puasa ramadan

Bersepeda

Yup, bersepeda menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa kita lakukan saat berpuasa. Olahraga ringan satu ini bagus untuk mengencangkan otot dan menyehatkan jantung. Menurut artikel yang saya baca di halodoc, bersepeda juga bagus untuk meningkatkan konsentrasi dan menjaga tubuh tidak lemas ketika puasa. Karena ketika bersepeda, pikiran jadi lebih tenang dan oksigen yang masuk ke tubuh lebih terkontrol.

Yoga Restoratif

Yoga merupakan olahraga ringan yang cocok dilakukan saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Tapi pilih yoga restoratif ya karena jenis yoga ini tidak banyak mengeluarkan energi dan lebih fokus pada gerakan-gerakan lambat untuk peregangan tubuh dan teknik pernafasan.

Berdasarkan sumber dari gooddoctor, restoratif yoga ini dapat melancarkan suplai oksigen ke dalam tubuh dan membantu kita menjadi lebih rileks serta meningkatkan mood menjadi lebih baik.

Latihan Beban

Olahraga ini termasuk jenis olahraga anaeorobik yang bisa dikerjakan di bulan puasa. Termasuk di dalamnya adalah home body workout, push-ups, sit-ups, lunges dan circuit training.

Hanya saja pastikan tidak berlebihan saat berolahraga, ya. Pilih beban yang tidak terlalu berat dan sesuaikan repetisi atau circuit dengan kondisi tubuh.

Baca Juga: Tips Olahraga di Rumah ala Liliyana Natsir

Waktu yang Tepat untuk Berolahraga di Bulan Ramadan

Ada tiga waktu yang tepat untuk berolahraga di bulan Ramadan, khususnya untuk teman-teman yang menjalankan ibadah puasa, yaitu:

Sesudah Sahur

Banyak yang menyarankan olahraga ringan setelah sahur. Karena pada saat ini kita masih memiliki cadangan energi dari makanan yang kita santap saat sahur. Tunggu 1-2 jam setelah makan agar makanan yang kita konsumsi sudah tercerna dengan baik.

Sebelum Berbuka Puasa

1,5 jam sebelum berbuka puasa dianggap waktu terbaik untuk berolahraga. Pada waktu ini olahraga dapat membakar lemak lebih banyak sehingga efektif menurunkan berat badan. Dan setelah berolahraga, cairan tubuh dan energi yang hilang dapat langsung terganti dengan makanan yang kita santap saat berbuka.

Setelah Berbuka Puasa

Berolahraga setelah berbuka puasa memberikan kita keleluasaan untuk memilih jenis olahraga yang ingin dilakukan. Karena kita sudah memiliki energi yang cukup dan bisa mengganti cairan tubuh dengan minum ketika haus.

Hanya saja, tunggu 1 sampai 2 jam setelah makan sebelum berolahraga. Juga sebisa mungkin dilakukan sebelum jam 8 malam supaya tidak menganggu jadwal tarawih. Olahraga yang terlalu malam juga dapat mengganggu ritme tubuh sehingga kita sulit tidur dan akibatnya sulit bangun sahur.

waktu yang tepat untuk olahraga

Kenali Kondisi Tubuh

Satu hal yang penting sebelum berolahraga ketika menjalankan ibadah puasa adalah kenali kondisi tubuh. Jenis olahraga, intensitas dan durasi yang bisa dilakukan harus disesuaikan dengan keadaan tubuh kita. Jangan sampai berlebihan dan malah mengacaukan ibadah puasa.

Selain itu pastikan juga ada satu hari istirahat total dalam satu minggu, ya. Di mana kita bisa fokus rebahan aja nonton drakor favorit atau menambah waktu ngaji. Kalau perlu rekomendasi drakor boleh lho tengok blognya Eonnie manis Rani.

Juga perhatikan asupan makanan. Jangan mentang-mentang puasa trus jadi asal makan. Tetap pilih makanan sehat dan perbanyak minum air putih/mineral agar tubuh tidak dehidrasi.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, ya, Teman-teman. Semoga lancar dan amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Sehat selalu!

Sumber:
– https://www.alodokter.com/hormon-endorfin-penghilang-stres-dan-pereda-rasa-sakit-alami
– https://www.halodoc.com/artikel/jangan-mager-ini-4-manfaat-olahraga-saat-puasa
– https://www.halodoc.com/artikel/6-olahraga-ini-bisa-kamu-lakukan-saat-puasa
– https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/olahraga/3-pose-restoratif-yoga-dan-manfaatnya-untuk-tubuh/

Suka dengan artikel ini? Yuk bagikan :)

alfakurnia

Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

2 thoughts on “Jenis Olahraga Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga

  1. Membaca ini saa bikin saya merasa kagum denganmu Mbak. Ga heran kalau selalu cantik dan awet muda. Olahraga memang kunci yang sangat bagus. Kalau puasa saya ga kepikiran untuk olahraga. Baca ini jadi pengen praktik nanti. Pilih olahraga yang paling ringan dari rekomendasi olahraga ringan di atas. Karena langkah pertama memang harus yang mudah, ringan dan menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top