Yuk, Mulai Jalani Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

Yuk, Mulai Jalani Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah quotes di Instagram yang berbunyi, “Would you die for your kids? How about LIVE for them?” Takarir yang menyertai kutipan ini mempertanyakan pilihan gaya hidup kita sebagai orang tua.

Betul, kita pasti rela mengorbankan nyawa demi anak-anak kita. Tapi, bisakah kita hidup lebih baik demi mereka? Lebih sehat, lebih bugar, lebih mindful, dan lebih bahagia. Karena sebenarnya itulah yang dibutuhkan oleh anak-anak kita.

Ketika punya anak, merekalah prioritas utama kita. Betul, nggak? Demi kesehatan dan tumbuh kembang optimal, kita beri yang terbaik untuk anak. Dimulai dari pemberian ASI sampai memilih nutrisi untuk MPASI mereka. Kita bela-belain tuh belajar masak demi anak, kalau perlu beli semua bahan makanan premium. Ini bagus banget.

sehat bersama keluarga

Tapi kita sendiri gimana? Dengan alasan sibuk mengurus anak dan keluarga juga pekerjaan, kita enggak lagi termotivasi untuk menjalani gaya hidup sehat. Tidur kurang dari 7 jam sehari; enggak olahraga; makan enggak teratur; lebih memilih makanan siap saji dan ultra-processed food plus kopi susu dan boba jadi bagian dari keseharian kita saya.

Akibatnya, jadi lebih mudah sakit dan badan lebih mudah lelah. Secara mental juga jadi gampang marah dan enggak fokus dan optimal mendampingi anak-anak.

Nah, saya juga baca nih kalau anak-anak meniru orang tuanya. Kalau kita sendiri enggak menjaga kesehatan, anak-anak juga akan sulit diajak hidup sehat.

Sebaliknya ketika kita menerapkan gaya hidup sehat di keluarga, anak-anak juga akan tumbuh dengan baik menjadi orang dewasa yang sehat. Kan senang ya kalau bisa sehat bareng-bareng gitu.

Mumpung belum terlambat, saya mulai pelan-pelan mengubah kebiasaan saya menjadi lebih sehat. Dan mengajak keluarga juga menjalaninya dengan cara berikut:

Jalani Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

Tidur yang Cukup

Tidur yang berkualitas itu penting banget, lho, untuk kesehatan kita juga untuk pertumbuhan anak-anak. Berbagai penelitian kesehatan membuktikan kalau anak-anak yang cukup tidur itu memiliki konsentrasi yang baik. Tidur sesuai dengan kebutuhan tubuh juga dapat meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat.

Anak-anak saya biasanya jam 9 tuh sudah tidur, paling malam jam 10. Sebenarnya masih kurang ya, untuk si bungsu yang berusia 9 tahun. Idealnya dia tidur 9 – 12 jam. Apalagi mereka sudah enggak terbiasa untuk tidur siang. Jadi sekarang saya usahakan untuk tidur lebih awal lagi, belum berhasil memang. Tapi semoga lama-lama terbiasa, ya.

Berolahraga

Nah, salah satu cara supaya anak (dan orang dewasa) tidur lebih cepat dan nyenyak adalah olahraga. Ini terbukti, sih. Kalau pagi atau sorenya mereka bersepeda atau berenang, biasanya lebih cepat tidur.

tips sehat untuk ibu

Saya sendiri berusaha rutin berolahraga mulai 3 tahun yang lalu. Dari yang sederhana aja mulai dari jalan kaki 5000 langkah sehari, lalu naik jadi 10000 langkah sehari. Kemudian beralih ke target 3-5km per hari dengan pace minimal 11 menit/km.

Lalu sejak tahun lalu saya ikut yoga dan Fit Body Camp yang fokus ke strength training. Alhamdulillah sejak rutin olahraga badan juga terasa lebih bugar dan jarang sakit.

Untuk si bungsu biasanya saya suruh dia bersepeda keliling gang aja 15 menit pagi dan 15 menit sore. Ke depannya mau mulai rutin berenang lagi sama kakaknya, nih. Semoga saya enggak malas anter ke kolam renang, ya.

Minum Air Putih Sesuai Kebutuhan Tubuh

Mulai gaya hidup sehat sebenarnya enggak harus mahal atau repot. Cara paling sederhana adalah memenuhi kebutuhan tubuh akan air. Kalau kita cukup minum air, badan jadi lebih segar dan enggak mudah lapar.

Baca Juga: Manfaat Minum Air Hangat

Makan Makanan dengan Nutrisi Seimbang

Salah satu hal penting dalam pola hidup sehat adalah menu makanan yang bernutrisi seimbang. Waktu anak-anak masih MPASI, kita berusaha supaya menu mereka lengkap dengan karbo, protein, lemak sehat, serta serat. Tapi berdasarkan pengalaman saya, setelah mereka lebih besar, menu makanan jadi lebih banyak karbo dan lemak huhuhu. Apalagi anak-anak saya cukup pilih-pilih makanan.

gaya hidup sehat

Langkah awal yang saya lakukan adalah mengurangi ultra-processed food di rumah. Biasanya sosis dan nugget selalu ada di meja makan. Sekarang dibatasi cukup seminggu sekali. Sayur memang belum mau tapi saya usahakan mereka makan buah minimal 1 porsi satu hari.

Memilih Makanan Instan dan Camilan yang Lebih Sehat

Jujur aja saya belum bisa mengeliminasi camilan pabrikan dan mie instan dari rumah saya. Secara anak-anak saya suka banget ngemil dan makan mie.

Sekarang saya mencoba untuk beralih ke pilihan yang lebih instan, seperti mie Lemonilo. Sebenarnya saya sudah cukup lama mengenal Lemonilo sebagai brand yang mengusung gaya hidup sehat. Awalnya sih cuma konsumsi Lemonilo mie goreng.

Tapi sekarang varian produknya sudah semakin banyak, termasuk mie Lemonilo Korea yang sempat viral beberapa waktu lalu. Juga aneka bumbu dapur dan camilan.

Mie Lemonilo Lebih Sehat untuk Keluarga

Yang membuat mie Lemonilo lebih sehat adalah bahan mie yang menggunakan saripati sayuran. Selain semua produk Lemonilo tanpa pengawet, penguat rasa dan pewarna buatan. Mienya juga tidak melalui proses penggorengan, lho. Trus kalorinya juga lebih rendah. Jadi cocok untuk yang lagi diet hehehe.

Favorit saya adalah Lemonilo mie goreng. Warnanya yang unik yaitu hijau dan rasanya yang gurih juga bikin anak-anak tertarik. Enaknya lagi, makan mie Lemonilo itu cepat kenyang, lho. Jadi enggak ada tuh kegalauan masak 1 bungkus kurang tapi masak 2 bungkus kebanyakan. Dan enggak perlu juga makan pakai nasi.

mie lemonilo

Supaya nutrisinya lebih lengkap, saya suka juga menambahkan protein ke sajian Lemonilo mie goreng seperti telur atau irisan dada ayam. Plus sayur supaya seratnya makin banyak.

Si sulung sudah beberapa kali bilang mau mencoba mie Lemonilo Korea, tapi kabarnya pedas sementara baik saya maupun dia enggak terlalu tahan makanan pedas. Ada yang sudah pernah coba? Gimana menurut teman-teman rasa pedasnya? Kami penasaran tapi takut kepedasan hahaha.

Hidup Lebih Sehat Dimulai dengan Langkah Kecil

Cara sederhana itulah yang saya lakukan untuk mengajak keluarga menjalani pola hidup yang lebih sehat. Memang tidak drastis dan tidak instan, karena yang ingin diubah adalah gaya hidup berkepanjangan, bukan cuma satu dua bulan lalu berhenti.

Kalau menurut saya lebih baik dilakukan secara bertahap. Seperti berolahraga, dari yang ringan aja yang penting rutin. Begitu juga minum air putih lebih banyak dan mengurangi boba atau minuman manis lainnya. Pecinta kopi bisa beralih dari kopi susu dengan banyak gula ke kopi hitam atau mengurangi frekuensi ngopinya.

Mengurangi makanan cepat saji atau beralih ke produk yang lebih sehat seperti Lemonilo juga bisa jadi pilihan. Karena Lemonilo memang punya misi menjembatani masyarakat Indonesia melakukan pola hidup yang lebih sehat dengan mudah, enak dan terjangkau.

Untuk itu ada 40 lebih produk Lemonilo yang bisa mendukung langkah kita menerapkan gaya hidup lebih sehat bersama keluarga. Termasuk mie Lemonilo Korea dan Lemonilo mie goreng yang bisa kita coba. Jadi kita bisa nih mulai hidup sehat bersama Lemonilo.

Kalau teman-teman gimana? Sudahkah memulai pola hidup sehat bersama keluarga? Apa aja nih yang dilakukan? Share ya, di kolom komentar.

Suka dengan artikel ini? Yuk bagikan :)

alfakurnia

Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

One thought on “Yuk, Mulai Jalani Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

  1. Mie lemonilo ini yah buatku penasaran karena rasanya itu enaaak padahal mie instan tanpa msg. Aku paling suka yang mie gorengnya nih. Bisa jadi menu sarapan setelah jalan pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top