Pindah Sekolah dari Luar Negeri, Ini Prosedurnya

Bagi keluarga yang tinggal di luar negeri, banyak hal yang harus diurus saat kembali bermukim di Indonesia. Salah satunya adalah memindahkan sekolah anak. Pindah sekolah dari luar negeri ke Indonesia jujur saja bukan hal yang mudah, apalagi di tengah tahun ajaran seperti yang kami alami. Lebih lagi dengan perbedaan tahun ajaran di Brunei dan Indonesia. Selain harus mencari sekolah yang bisa menerima anak-anak di tengah tahun ajaran, kami juga harus mengurus surat penyetaraan ijazah serta surat penyaluran siswa sebagai syarat masuk sekolah baru.

Ini jauh berbeda dengan pengalaman kami saat memindahkan Cinta dari sekolah TKnya di Indonesia ke Kindergarten di Brunei. Saat survei sekolah, kepala sekolah hanya menanyakan kelas terakhir di Indonesia dan usia saat ini. Tanpa tes, Cinta langsung diterima masuk sekolah dengan berbekal dependant pass, paspor, akta kelahiran dan rapor terakhir. Teman-teman yang anaknya masuk Primary School pun mendapatkan kemudahan yang sama. Hanya beberapa kasus yang membutuhkan sekolah melakukan tes pada anak. Intinya menyekolahkan anak di Brunei itu mudah.

Sekolah di Brunei
Hari Pertama Tahun Ajaran 2019 di Brunei Darussalam

 

Hal ini karena Brunei menerapkan program wajib belajar sampai O Level (please correct me if I’m wrong). Semua anak yang berusia mulai 6 tahun harus masuk sekolah, kalau nggak sekolah ya orang tuanya kena sanksi. Jadi di Brunei nggak mengenal konsep homeschooling. Biaya sekolah swasta nasional di Brunei pun cukup terjangkau karena nggak ada pungutan untuk uang gedung atau uang pangkal dan uang kegiatan. Siswa cukup membayar SPP tiap bulan sebanyak 10x dalam satu tahun (bulan November dan Desember nggak perlu bayar uang sekolah).

Tapi ya, tiap negara punya kebijakannya masing-masing ya. Alhamdulillah selama 8 tahun ini kami dapat kesempatan menyekolahkan anak tanpa bayar uang gedung di tiap jenjang pendidikan dan tanpa bayar uang kegiatan tiap tahun dengan kualitas pendidikan yang cukup baik. Kini saatnya beradaptasi dengan sistem pendidikan di Indonesia dengan kelebihan dan kekurangannya.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri

Seperti yang saya sebutkan di atas, pindah sekolah dari luar negeri itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi kami para ibu, concern utama adalah mencari sekolah dulu. Seharusnya ini nggak sulit ya dan sebenarnya memang mudah jika anak masuk di awal tahun ajaran baru. Sayangnya, tahun ajaran sekolah di Brunei (seperti halnya Malaysia dan Singapura) yang dimulai pada bulan Januari, berbeda dengan Indonesia yang mulai pada bulan Juli. Sehingga agak bingung juga menempatkan Cinta yang November lalu baru lulus Primary School (SD).

Mau ngulang kelas 6 kan ya kasian kalau dia harus ikut UN (dan berdasarkan pengalaman teman-teman yang sudah pindah sebelum saya, nggak banyak sekolah yang mau menerima murid pindahan dari luar negeri di kelas 6, kelas 9 dan kelas 12). Mau langsung masuk kelas 7 kok ya sudah semester 2. Nanti takut dia nggak bisa ngejar ketinggalan. Pokoknya selain pusing packing, mamak ini juga pusing mikirin sekolah anak.

Nah, karena belum dapat sekolah, berbekal informasi dari teman-teman yang sudah berpengalaman dan hasil pencarian di internet, kami memutuskan untuk mengurus surat-surat yang diperlukan sebagai syarat pindah sekolah dari luar negeri. Untuk kakak Cinta yang sudah lulus Primary School, kami harus mengurus Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dan Surat Penyaluran Siswa. Sedangkan untuk Keenan yang baru menyelesaikan kelas 1, cukup mengurus Surat Penyaluran Siswa.

Semua prosedur pindah sekolah dari luar negeri ini sebenarnya lengkap tertulis di situs Indonesia.go.id. Prosesnya juga gampang kok, kita bisa apply secara online ke E-Layanan Dikdasmen untuk siswa SD – SMA. Sedangkan untuk penyetaraan ijazah kuliah dan konversi nilai IPK bisa dilakukan di situs Ristekdikti.

Dokumen yang Harus Dimiliki Sebelum Pindah

Sebelum kembali ke Indonesia, pastikan kita mengurus beberapa surat ini dulu di sekolah asal dan KBRI atau Perwakilan RI negara tempat kita tinggal:

  1. Rapor terakhir (untuk penyetaraan ijazah diperlukan nilai rapor 3 tahun terakhir).
  2. Surat berhenti sekolah (leaving certificate) dari sekolah asal.
  3. Surat penyetaraan atau keterangan dari KBRI/Perwakilan RI yang menyatakan bahwa siswa tersebut sudah menyelesaikan pendidikan tingkat (X) yang setara dengan pendidikan tingkat (X) di Indonesia.

Untuk mendapatkan surat penyetaraan pada poin 3 di KBRI Bandar Seri Begawan, kita harus menyiapkan:

  1. Salinan Surat berhenti sekolah (leaving certificate) dari sekolah asal.
  2. Salinan Paspor anak
  3. Salinan Paspor orang tua
  4. Salinan Kartu identitas negara setempat orang tua
  5. Salinan KTP

Dokumen ini dapat kita peroleh dalam 3-4 hari kerja setelah berkas masuk ke KBRI. Tapi sebelum ambil lebih baik telepon dulu ya, daripada jauh-jauh datang eh ternyata belum selesai dokumennya. Oya, kalau di KBRI Bandar Seri Begawan, bagian yang mengurus Surat Penyetaraan ini adalah Fungsi Sosial Budaya. Jadi kalau ke KBRI masuknya ke kantor kedutaan, yang sebelah kiri pos satpam. Bukan ke bagian layanan Kekonsuleran tempat kita biasa bikin paspor itu.

E-Layanan Disdakmen
Situs E-Layanan Disdakmen

Nah, setelah kembali ke Indonesia, langkah berikutnya adalah mendaftar layanan Perizinan Siswa di E-Layanan Dikdasmen.

Penyetaraan Ijazah

Kalau anak sudah lulus jenjang pendidikan tertentu (SD, SMP, SMA) maka kita perlu membuat surat keterangan penyetaraan ijazah agar ijazah tersebut diakui dan dapat digunakan saat diperlukan mengurus dokumen-dokumen lain seperti daftar ke jenjang pendidikan lebih tinggi, mendaftarkan pernikahan, dll.

Layanan Penyetaraan Ijazah (PI) adalah layanan penilaian kesetaraan terhadap dokumen hasil belajar (ijazah/diploma/sertifikat/transkrip nilai/rapor) yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara pendidikan luar negeri/dalam negeri yang tidak menganut kurikulum pendidikan nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. – Indonesia.go.id

Caranya gampang kok. Tinggal mengisi formulir permohonan (data pribadi siswa dan asal sekolah) dan mengunggah softfile dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai berikut:

  1. Foto
  2. Paspor
  3. Surat Keterangan dari KBRI/Perwakilan RI dari negara setempat
  4. Ijazah
  5. Transrip nilai
  6. Struktur kurikulum sekolah asal
  7. Akta kelahiran
  8. Rapor 3 tahun terakhir

Baca juga: Mengurus Akta Kelahiran Anak WNI yang Lahir di Luar Negeri

Setelah itu kita cetak bukti permohonan dan  menunggu berkas kita diverifikasi dan disetujui. Semua proses ini bisa kita pantau di situs E-Layanan Disdakmen, dan dalam 5 hari kerja sudah selesai Cetak SK. Lalu, kita bisa melanjutkan proses permohonan Penyaluran Siswa.

Penyetaraan Ijazah SD

Oya, untuk layanan penyetaraan ijazah ini kita hanya akan menerima Surat Keterangan dari Kemdikbud Disdakmen yang menyatakan bahwa si anak telah menyelesaikan pendidikan kelas (X) di Negara (X). Sehingga yang bersangkutan dinilai memiliki pengetahuan setara tamat (SD/SMP/SMA) di Indonesia. Jadi bukan ijazah, ya. Kalau ada yang membutuhkan ijazah anak, maka kita bisa memberikan salinan ijazah dari sekolah asal dan surat penyetaraan ijazah ini.

Penyaluran Siswa

Permohonan penyaluran siswa ini wajib dilakukan oleh semua siswa pindahan, termasuk yang masih SD dan belum punya ijazah. Tujuannya agar anak kita dimasukkan ke tingkat pendidikan yang sesuai di kurikulum nasional. Nah, untuk itu kami mengajukan dua permohonan penyaluran siswa, untuk si kakak dan Keenan.

Layanan Penyaluran Siswa (PS) adalah layanan penilaian untuk penyaluran siswa yang belajar di luar negeri atau yang belajar di luar kurikulum nasional Indonesia dan akan mengikuti kurikulum nasional. – Indonesia.go.id

Seperti layanan Penyetaraan Ijazah, permohonan penyaluran siswa juga dilakukan secara online melalui situs E-Layanan Disdakmen. Kita tinggal mengisi formulir permohonan dan mengunggah berkas-berkas sebagai berikut:

  1. Paspor.
  2. Akta Kelahiran (kalau kelahiran luar negeri bisa mengunggah akta kelahiran dari negara asal dan surat keterangan kelahiran dari KBRI).
  3. Surat keterangan pindah dari sekolah asal atau sekolah sebelumnya.
  4. Transkrip Nilai/ Rapor kelas terakhir.

Lalu cetak bukti permohonan dan tunggu sampai berkas selesai diverifikasi dan disetujui. Lamanya pelayanan kira-kira 5-7 hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap. Seperti pelayanan penyetaraan ijazah, proses layanan penyaluran siswa ini bisa kita pantau lewat situs E-Layanan Disdakmen.

Cetak Surat Keterangan

Setelah status sampai ke Cetak SK, kita bisa telepon ke 021-5725612 untuk memastikan kapan dokumen-dokumen tersebut bisa kita ambil. Lalu pada tanggal yang ditentukan, dengan membawa bukti permohonan dan dokumen-dokumen asli dari berkas yang kita unggah, langsung datang ke:

Bagian Hukum, Tatalaksana dan Kerja Sama
Gedung E, Lantai 14, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta

Berdasarkan pengalaman kami ke sana kemarin sih dokumen asli nggak diperiksa, tapi nggak ada salahnya bawa aja. Prosesnya juga cepat kok dan semua tidak dipungut biaya ya alias gratis. Di sana kami hanya diminta menyerahkan bukti permohonan, lalu petugas menyerahkan surat keterangan penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa. Kemudian kami diminta untuk membuat beberapa lembar salinan surat-surat tersebut di sekretariat yang ada di lantai yang sama (yang ini bayar biaya fotokopi). Setelah itu, satu lembar salinan diberikan ke petugas dan sisanya mereka legalisir. Nggak sampai 15 menit kami di kantor Kemdikbud. Alhamdulillah.

Untuk pengambilan dokumen ini bisa diwakilkan kok, tentu dengan membawa bukti permohonan dan dokumen asli ya. Jadi yang tidak tinggal di Jakarta bisa minta tolong keluarga atau sahabat yang tinggal di sana. Kalau kami sih memang sengaja ingin ambil sendiri sekalian jalan-jalan akhir tahun ke Jakarta hehehe.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri
Surat Penyaluran Siswa dan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah

Surat penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa ini kemudian kita berikan kepada sekolah baru untuk mendapatkan NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional. NISN ini biasanya diurus sama sekolah, jadi kita nggak perlu ngurus sendiri kecuali ada kondisi khusus.

Ada beberapa sekolah yang meminta surat penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa ini sebagai syarat pendaftaran sekolah. Namun ada juga yang saat pendaftaran cukup menunjukkan leaving certificate dari sekolah asal dan surat keterangan dari KBRI, dan memberi kesempatan kepada orang tua untuk mengurus penyetaraan ijazah dan penyaluran siswa setelah anak mulai belajar di sekolah.

Sekolah Baru! Bismillah.

Alhamdulillah, saat ini Cinta bisa masuk ke kelas 7 semester 2 di sebuah sekolah swasta nasional di Sidoarjo. Namun, sebelum sekolah dimulai, kepala sekolah memberikan penjelasan bahwa nanti mereka akan memberikan tes untuk mengisi nilai semester 1 kelas 7 yang belum dimiliki Cinta. Wellwe think it’s fair enough lah ya. Daripada anaknya nganggur 6 bulan menunggu tahun ajaran baru di bulan Juli untuk bisa masuk kelas 7.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri
Hari Pertama Jadi Anak Sekolah di Indonesia

Sedangkan Keenan kami putuskan untuk masuk kelas 1 semester 2 di sekolah yang sama dengan kakaknya. Karena meskipun di Brunei dia sudah selesai kelas 1, menurut kami umurnya masih terlalu muda untuk masuk kelas 2 semester 2. Toh, bulan Maret nanti dia baru akan 7 tahun. Jadi dia punya banyak kesempatan untuk beradaptasi di sekolah baru.

Harapan kami, semoga anak-anak bisa beradaptasi dengan sistem pendidikan yang baru dan bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Semoga mereka juga bisa bersenang-senang di sekolah dan mendapatkan pengalaman dan teman-teman baru di Indonesia. Aamiin.

Untuk teman-teman yang putra-putrinya sedang dalam proses pindah sekolah dari luar negeri ke Indonesia, saya doakan semua urusannya lancar. Semoga anak-anak mendapat sekolah yang bagus dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Jangan lupa untuk tetap mendampingi mereka melalui fase-fase ini, karena reverse culture shock can be harder. Semangaaat.

Baca juga: Mempersiapkan Anak Pindah Tempat Tinggal Baru

 

 

 

 

 

alfakurnia
Posts created 320

24 tanggapan pada “Pindah Sekolah dari Luar Negeri, Ini Prosedurnya

  1. wah masya Allah ya mba effort nya ini melelahkan dan semoga lillah selalu ya mba. Tentu perpindahan ini selalu repot, karena aku udah 5 kali pindahan dalam hidup dan mau akan menuju ke 6 dan itupun ya Indonesia tapi cukup burnout banget, apalagi mamahku.

    Pernah jg ngalamin pindahan sekolah yg hampir aja aku gasekolah nih mba, karena ada beda gitu antara jawa barat dan jawa timur. Ini info menarik sih mba, izin bookmark yaa

    1. Seneng banget bacanya, bener-bener menguras tenaga sekali menurut aku pribadi. Kakaknya keren bisa menghadapi kerepotan dua anak pindah sekolah sekaliguss..
      Semoga berkah adik-adik dan kakak dimanapun kalian berada hehe aamiin

    2. Aamiin. Makasih doanya, MMbak. Iyaaa memang menguras tenaga dan pikiran. Jadi harus dikerjakan satu persatu dan pelan-pelan biar nggak bikin stres.

    3. Informatif mba. Ternyata baru tahu prosesnya seperti itu. Cukup panjang ya. Namun demi anak bisa sekolah hehe. Kebayang sih kalau pindah domisili dan anak posisinya sedang masa-masa sekolah. Aku baru sekali pindah dr jakarta ke malang, saat anak mau masuk SD. Itu aja cukup memakan waktu. Apalagi kalau pindahannya antar negara ya hehe. Bismillah aja ya mba

  2. beda negara beda kebijakan dan pasti bakalan beda juga ya prosedurnya, makasih loh kak aku jd tau gimana detail prosedurnya selama ini liat temen pindah ya pindah aja ternyata ada dramanya jg dibalik itu semua ya hehe
    semoga selalu sehat dan makin pinter buat anak2nya 🙂

  3. seru yah mba pindah sekolah gitu. dulu aku masih kecil juga kerjaan nya pindah sekolah terus dr kalimantan, jakarta, palembang, well seru aja . jadi banyak temen hehe

  4. Masya Allah banyak juga yang harus diurus untuk memindahkan sekolah anak dari luar negeri ke Indonesia. Semoga info ini nanti kepakai untukku (bismillah pengen nyekolahin anak di luar negeri hehe). Makasih Mbak, lengkap banget infonya.

  5. Sesimole itu yaa Mbak pindah sekolah dsri Indo me Brunei. Tapi sebaliknya malah agak rumit hehe kukira bisa lgsg masuk swasta. alhamdulillah sudah terlewati 🙂

  6. Ternyata ngga semudah yang dibayangkan pindah sekolah dari LN ke sini. Yang penting sabar dan senang menjalaninya ya. Pengalaman yang berkesan ya mba pastinya. Seumur-umur aku pindahan sekolah cuma dari Medan ke Bandung, itu pun TK sih dulu dan adaptasinya lumayan agak lama karena sistem belajarnya beda walau masih sesama Indonesia. Kebayang dek Cinta sama Keenan adaptasinya nih, semoga betah di sekolah yang baru yaa.

    1. Iya, Mbak. Biar bisa ikut sekolah dengan kurikulum nasional. Tapi kalau pindah sekolah ke International School nggak perlu ngurus seperti ini.

  7. Ternyata prosesnya panjang ya mbak, aku belum pernah pindah sekolah apalagi pindah ke luar negeri. Tapi bisa banget ini di save, siapa tau ntar ada keponakan yg tiba-tiba mau pindah, kan bisa dapet pencerahan dari sini🤭

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas