Hari Kebersihan Menstruasi: Tips Bicara Menstruasi Pada Anak

Hari Kebersihan Menstruasi: Tips Bicara Menstruasi Pada Anak

Usia berapa teman-teman mengenal tentang menstruasi? Kalau saya sih sejak kelas 4 SD itu sudah diajak bicara menstruasi oleh guru-guru di sekolah. Konteksnya waktu itu pelajaran agama bab thaharah atau kegiatan bersuci dari hadas maupun najis. Salah satunya adalah menstruasi.

Nah, di situlah saya belajar tentang apa itu menstruasi, bagaimana menjaga kebersihan saat menstruasi, gimana cara membersihkan pembalut dan membuangnya sampai cara bersucinya. Jadi saya tuh tahu tentang menstruasi bukan dari orang tua tapi dari guru.

Tapi dari hasil polling yang saya buat di twitter beberapa waktu lalu, sebagian besar yang mengatakan bahwa mereka mengenal menstruasi dari ibu. Dan sisanya baru dari anggota keluarga yang lain.

Hasil polling iseng ini sesuai dengan survey UNICEF tahun 2015 lalu yang menyatakan bahwa Ibu, teman/saudara perempuan dan guru di sekolah menduduki 3 peringkat teratas sumber informasi yang diharapkan oleh anak. Didukung dengan hasil penelitian DITPSD tahun 2017 yang menyatakan kalau lebih dari 90% anak perempuan percaya kepada orangtua dan guru sebagai sumber informasi.

Jadi memang sih sebagai ibu atau guru atau kakak, kita perlu banget membekali diri dengan ilmu tentang menstruasi dan manajemen kebersihan menstruasi. Supaya ketika saatnya tiba kita bisa jadi sumber informasi yang valid dan teman diskusi yang asik untuk anak-anak. Tapi gimana caranya?

28 Mei Hari Kebersihan Menstruasi

Nah, beberapa waktu lalu saya ikut webinar “Sehat dan Bersih Saat Menstruasi” yang diadakan oleh Mundipharma Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia). Webinar ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi atau yang disebut juga Menstrual Hygiene Day.

hari kebersihan menstruasi

Kenapa ada peringatan Hari Kebersihan Menstruasi segala? Karena kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya manajemen kebersihan menstruasi ini masih rendah lho.

Yah, ini nggak dipungkiri sih. Contoh sederhana aja, beberapa kali saya melihat pembalut bekas pakai dibuang begitu aja dalam keadaan terbuka di tempat sampah atau di dalam kloset toilet umum. Kan jorok ya. Padahal cara membuang pembalut dengan benar adalah bagian manajemen kebersihan menstruasi atau yang selanjutnya saya tulis MKM.

Tentang Menstruasi

Hal pertama yang saya pelajari dari webinar ini adalah tentang menstruasi dengan Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), MPH. Beliau adalah anggota pengurus besar Persatuan Obstreti dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Menstruasi adalah kondisi yang normal terjadi pada seorang perempuan dan merupakan salah satu kodrat perempuan yang nggak bisa dilakukan oleh laki-laki disamping hamil, melahirkan dan menyusui. Menstruasi atau haid terjadi ketika darah keluar dari vagina selama beberapa hari setiap bulannya.

Nah, darah yang dikeluarkan sebetulnya adalah lapisan dalam rongga rahim yang dipersiapkan sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi, yang kemudian akan berkembang menjadi janin. Tapi, ketika nggak ada sel telur yang sudah dibuahi, lapisan itu luruh dalam bentuk darah dan lendir menstruasi.

Siklus menstruasi normal biasanya berlangsung selama 21 – 35 hari dengan durasi antara 3 – 7 hari. Sedangkan secara umum, rata-rata siklus menstruasi 28 hari dengan durasi rata-rata 5 hari. Angka 28 dan 5 inilah yang kemudian menjadi simbol dan dicanangkan sebagai Menstrual Hygiene Day, tanggal 28 bulan 5.

Manajemen Kebersihan Menstruasi

Saat menstruasi, perempuan harus melakukan manajemen kebersihan menstruasi atau MKM. Kalau abai terhadap kebersihan vagina saat menstruasi bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Mulai dari risiko keputihan, gatal vagina, bau tidak sedap dan infeksi vagina. Sampai infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, infeksi jamur dan peningkatan risiko kanker serviks.

Apa sih MKM itu?

Manajemen kebersihan menstruasi adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi. Termasuk di dalamnya adalah harus menggunakan pembalut yang bersih dan diganti sesering mungkin selama periode menstruasi.

Trus harus memiliki akses untuk pembuangannya, dapat mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dengan privasi terjaga.

menjaga kebersihan menstruasi

Sayangnya seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kesadaran perempuan Indonesia terhadap pentingnya MKM itu masih rendah. Dari data yang diberikan oleh Prof. Dwiana, 1 dari 2 anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi untuk pertama kalinya.

Ini juga yang saya alami dulu. Meski udah dapat ilmunya sejak dini, pas dapat mens ya bingung juga harus apa. Harus pakai pembalut yang gimana, malu mau beli pembalut, trus kalau tembus tuh mesti ngapain. Gimana praktik membersihkan pembalut dan pakaian yang kena noda mens, dll. Akhirnya jadi panik sendiri.

Belum lagi kalau “dapet”nya di sekolah dan tembus trus diolok-olok teman. Jadi makin stres. Seperti data dari UNICEF tahun 2015 yang bilang kalau 1 dari 6 anak perempuan terpaksa nggak masuk sekolah selama satu hari atau lebih ketika menstruasi. Alasan utamanya adalah takut dibully kalau darah menstruasi tembus ke rok sekolah.

Bicara Menstruasi Pada Anak

Untuk itulah penting sekali ibu atau guru atau tante/kakak bicara menstruasi kepada anak perempuan (dan laki-laki). Selain supaya anak siap menghadapi menarke, juga ada beberapa manfaat lain menurut Anna Surti Nina, S.Psi., M.Si., Psikolog, yaitu:

  1. Kesehatan reproduksi remaja menjadi lebih baik.
  2. Anak akan cenderung menunda hubungan seksual pertama, karena menurut penelitian 1 dari 5 anak perempuan itu tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hamil. Jadi kalau anak diajak bicara menstruasi, mereka akan lebih berhati-hati saat memutuskan kapan akan berhubungan seksual terlepas dari pemahaman agama.
  3. Mengurangi risiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas.
  4. Relasi ibu-remaja lebih dekat.

Tapi memang sih, bicara soal menstruasi kepada anak ini tricky dan buat sebagian orang tua masih susah dilakukan karena:

  1. Pembicaraan menstruasi dinilai tabu.
  2. Ibu bingung mau memulai pembicaraan menstruasi dari mana.
  3. Ibu kurang pengetahuan/pengalaman untuk bicara menstruasi.
  4. Remaja meragukan kemampuan ibu untuk menjelaskan soal menstruasi.

Masalahnya kalau nggak dibicarakan justru akan berakibat kurang baik pada anak. Antara lain bisa menyebabkan munculnya emosi negatif seperti takut, cemas, malu dan marah pada hal yang berhubungan dengan menstruasi. Juga dapat membuat anak tidak siap menghadapi menarke dan salah paham tentang menstruasi.

Trus gimana cara bicara menstruasi ini pada anak? Mbak Nina, panggilan akrab Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta ngasih tips sebagai berikut:

7 Tips Bicara Menstruasi

1. Ingat, Ibu Paling Diharapkan Sebagai Sumber Informasi tentang Menstruasi

Jadi ibu harus membekali diri dengan pemahaman yang tepat tentang menstruasi. Tentunya juga harus bisa memisahkan mana yang fakta dan mana yang mitos.

Dan sebaiknya membekali diri dengan cara berkomunikasi yang baik tentang menstruasi. Mbak Nina menyarankan supaya ibu ngobrol tentang menstruasi ini dalam situasi yang santai dan arahkan pembicaraan dalam bentuk tanya jawab atau diskusi supaya anak nggak merasa digurui.

2. Pahami Bahwa Bicara Menstruasi itu Tidak Tabu

Justru pembicaraan ini penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.

hal-hal bicara tentang menstruasi

3. Lakukan Berulang Kali

Topik tentang menstruasi ini nggak bisa dibicarakan hanya dalam 1 kali pertemuan. Jadi harus berulang kali. Dimulai sejak anak menunjukkan tanda-tanda awal pubertas atau sebelumnya. Dan sesuaikan pembicaraan dengan usia anak.

4. Bersikap Positif

Isu-isu pubertas termasuk menstruasi ini bisa jadi topik yang sensitif untuk remaja. Jadi kalau misalnya si anak menunjukkan tanda emosi negatif, kita harus bersikap positif, jangan terpancing marah.

Baca Juga: Bersahabat Dengan Si Pra Remaja Dari Kacamata Mutia Erlisa Karamoy

5. Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Saat ngobrol tentang menstruasi, sebaiknya ibu banyak bertanya dan mendengarkan jawaban anak. Ini lebih dianjurkan daripada banyak menceramahi atau menasihati. Contoh, “Apa teman-temanmu sudah ada yang mens? Mereka cerita apa aja ke kamu?”

Ibu juga bisa berbagi pengalaman pribadi soal menstruasi secara positif. Nah, kalau misalnya mereka ngasih pertanyaan yang ibu nggak tahu jawabannya nggak perlu panik, minta waktu untuk berpikir dan cari info sebelum menjawab.

6. Jelaskan Secara Kongkrit

Kalau bisa jangan pakai kalimat sulit atau kata-kata kiasan. Lebih baik gunakan gambar misalnya anatomi tubuh sederhana untuk menjelaskan proses fisiologis menstruasi. Bisa juga ajak anak untuk main board games seperti Menstrual Maze.

Lalu tunjukkan pembalut dan cara menggunakannya. Ajarkan juga cara membuang pembalut yang benar. Sudah tahu, kan? Kalau belum boleh nih lihat infografis dari Prof. Dwiana.

cara buang pembalut

7. Jelaskan Juga ke Anak Laki-laki.

Anak laki-laki juga perlu tahu tentang menstruasi supaya dapat lebih menghargai dan memahami perempuan. Selain itu kalau mereka tahu diharapkan bisa membantu anak perempuan yang lagi mens alih-alih mengejek atau mempermalukan.

Inget kan video TikTok yang pernah viral yang cerita tentang kebaikan seorang remaja laki-laki yang minjemin jaketnya untuk menutupi rok temannya yang kena noda darah menstruasi? Itu heartwarming banget lho, kebayang betapa bersyukurnya si teman itu dibantu seperti itu.

Nah, setelah baca 7 tips ini sebenarnya nggak susah kan bicara menstruasi? Saya sudah pengalaman sih bicara soal ini ke anak gadis yang sudah dapat menarke setahun yang lalu. Tentunya dengan keterbatasan saya.

Dan benar kata Mbak Nina, obrolan ini nggak bisa cuma sekali. Sampai sekarang pun saya masih suka ngingetin cara membersihkan dan membuang pembalut. Juga ngobrol tentang pentingnya menjaga kebersihan vagina terutama saat haid. Salah satunya cara memilih pembersih vagina yang aman jika diperlukan.

Baca Juga: 4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak Untuk Remaja

Menjaga Kebersihan Vagina dengan Betadine Feminine Wash

Cara terbaik membersihkan vagina sebenarnya adalah dengan membasuhnya dengan air bersih yang mengalir. Tapi kebanyakan perempuan menggunakan sabun mandi juga. Padahal pH sabun belum tentu cocok dengan kondisi vagina dan ini bisa menyebabkan rusaknya perlindungan alami vagina.

Kalau diperlukan kita bisa sediakan pembersih vagina yang aman seperti Betadine Feminine Wash. Kenapa Betadine Feminine Wash? Karena Betadine punya varian yang lengkap untuk berbagai kondisi. Ada yang bentuknya foam dan cairan untuk dipakai di rumah. Dan tissue basah yang cocok dipakai bepergian.

betadine feminine wash

Kalau Betadine Feminine Wash digunakan bisa sehari-hari untuk menjaga kebersihan vagina. Maka Betadine Feminine Hygiene bisa dipakai saat menstruasi. Varian ini mengandung antiseptik PVPI 10% dan dapat mengatasi gejala infeksi di daerah kewanitaan, seperti keputihan, gatal vagina, iritasi ringan dan bau tidak sedap vagina.

Tersedia pula varian Betadine Vaginal Douche, antiseptik yang digunakan ketika mengalami infeksi vagina, tentunya setelah konsultasi dokter ya. Lengkap kan yaa.

Selain itu Betadine Feminine Wash juga memiliki pH seimbang yang sesuai dengan kondisi vagina dan mengandung prebiotik. Untuk produknya biasanya saya beli di minimarket dan supermarket. Atau bisa juga beli secara online di official storenya di Shopee dan Tokopedia.

Semoga setelah baca artikel yang panjang ini ada manfaat yang bisa diambil ya. Minimal untuk mengedukasi diri sendiri dan keluarga tentang manajemen kebersihan menstruasi. Syukur-syukur kalau dibagikan juga ke teman-teman yang membutuhkan ilmunya. Supaya perempuan Indonesia bisa sehat dan bersih saat menstruasi.

Suka dengan artikel ini? Yuk bagikan :)

alfakurnia

Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

79 thoughts on “Hari Kebersihan Menstruasi: Tips Bicara Menstruasi Pada Anak

  1. Jadi inget pertama kali mesntruasi aku tuh nangis nangins mbak, kirain kenapa gitu ya berdarah. Tapi setelah dijelaskan ibu saya akhirnya paham dan berusaha menjaga pergaulan. Bener nih, setiap datang bulan perempuan harus menjaga kebersihan organ intimnya ya mbak.

  2. Wah keren ya mbak Alfa udah dapat bekal ilmu menstruasi sejak dini. Aku kok ingatnya cuma dari ibu aja, itupun pas hari haid pertama ya tetap bingung menghadapinya, hehe.

    Bersyukur kemarin ikut zoominarnya, jadi punya bekal baru untuk mengedukasi anak sulung yang bentar lagi remaja.

  3. Sebagai ibu, penting banget untuk selalu belajar dan belajar, siapa lagi kalau bukan demi anak-anak. Kalau dulu jaman aku kecil enggak ada tuh mba namanya diberitahu tentang apa itu menstruasi, jadi pas dapat, kaget dan bingung. Bagus sekali nih acara dan tujuannya.

  4. Nah, ini nih yang penting banget buat anak perempuan, edukasi tentang menstruasi. Juga tentang bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Penting banget.
    Ortu (utamanya Bunda) kudu memberikan edukasi secara mumpuni.
    jangan sampe anak2 dapat info tidak kredibel ya

  5. Bunda yg dibesarkan oleh nenek mendpt arahan dan bimbingan tentang menstruasi zaman baheula blm mengenal yg namanya pembalut modern hehe masih dibuatkan dari potongan handuk tapiii…tak lepas dari kebersihan yg hrs dijaga seputar daerah kewanitaan dan minum air kunyit lho. Jd th 1982 bunda trapkan kpd anak perempuan pertama bunda, bedanya pembalut kan sdh banyak pilihan. Tetap pembalut harus dicuci bersih dimasukkan dlm kantong plastik sebelum dibuang.

  6. Masih rendah ya mba kesadaran kebersihan saat menstruasi ini. Mudah2an dgn informasi kayak gini bisa meningkatkan kesadaran ya, aku dulu tau ttg haid dari guru ngaji dan mama aku juga. Kenapa kok ada bolong puasa atau sholatnya. Oh ternyata anak perempuan itu mengalami haid hehe. Mitos2 jg sempat dapat tapi mama aku bilang ya kalau mau potong kuku nggak apa2.. itu mitos.

  7. aku senang mbak bisa ikutan webinar ini mbak
    selain makin sadar untuk bisa melakukan manajemen kebersihan menstruasi, juga tahu bagaimana cara bicara menstruasi kepada anak

  8. Bersyukur dapat ikutan webinar yang menerangkan dengan detail ya mbak.
    Sekarang tuh anak anak jadi tahu bahwa darah itu media empuk untuk bakteri, hiiy.. kalau tidak bersih apa kabarnya?

  9. Anak perempuan saya sekarang umur 10 tahun. Saya sudah mulai mengenalkan ke dia konsep mestruasi sejak 2-3 tahun yang lalu sih, tapi belum terlalu serius. Sepertinya sekarang saatnya saya bicara lebih serius soal menstruasi ini sama dia.

  10. Webinar yang sarat manfaat. Semoga setelah ini, kita menjadi ibu yang makin lebih perhatian pada area kewanitaan diri sendiri, maupun anak perempuan. Lebih luas lagi, bersedia menyebarkan informasi manajemen kebersihan menstruasi ini pada orang-orang sekitar, baik yang kita kenal dekat, maupun kenal baik saja, untuk kemudian disampaikan ke anak-anak mereka.

    Aku rutin membersihkan area kewanitaan dengan cairan pembersih khusus, baik saat haid maupun tidak. Dengan adanya Betadine feminincare ini, bisa kujadikan pilihan untuk digunakan sehari-hari. Terima kasih sudah berbagi info bermanfaat ini Mbak Alfa 🙂

  11. Ternyata masih ada yang belum mengerti soal menstruasi ya mbak. Bagaimana pun langkah Betadine ini patut utk diapreasi krn mengedukasi perempuan sejak dini soal menstruasi.

    Apalagi mereka baru aja memperkenalkan produk barunya. Wah pas banget tuh momennya. Selama ini aku hanya kenal Betadine sebagai obat luka aja sih. Mantap Betadine.

  12. Tipsnya mantul deh. Emang ya anak jaman sekarang kalau ga punya trik buat ngadepinnya suka susah ngadepinnya. Apalagi bicara soal menstruasi yang kadang anak malu atau gengsi. Dengan tips ini pasti anak dengan mudah memahami

  13. penting banget edukasi soal MKM ini sejak dini…aku jg persiapkan khusus dg ikut event soal edukasi MKM barengan sm si kakak waktu dia blom dapat menstruasi pertamanya. jd belajar bareng jg sih

  14. Dear Mb, ma kasih ya informasi soal mensnya ini, bermanfaat sekali. btw maaf sebelumnya aku mau kasih saran, untuk preview blogpost yang ada di tengah tulisan ini, bagi saya agak bikin kurang nyaman, kalo pas nimpa tulisan atau foto jadinya kurang asik, hehehee

  15. Aku tadinya juga sempat mikir2 sih..gemana ya menyiapkan anak-anak menghadapi masa menstruasi. Alhamdulillah semuanya lancar..hehe apalagi pas pertama mens dapetnya di sekolah..

  16. Tips nya berguna banget nih mbak, apalagi aku punya anak perempuan yang wajib banget aku edukasi biar gak seperti aku dulu waktu awal menstruasi minim banget edukasi mengenai menstruasi

  17. Aku dulu tau menstruasi itu dari kakak sejajar waktu tinggal di asrama, tapi pas tau haid, ada darah di celana lumayan kaget hehe.
    Itulah pentingnya edukasi tentang menstruasi ke anak anak, agar mereka lebih siap nantinya.

  18. manfaat sekali edukasi seperti ini. dan setuju jika manajemen kebersihan menstruasi, pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi, penting diketahui anak perempuan sejak dini. Juga dipahami oleh anak laki-laki

  19. Semoga para ibu ga tabu lagi untuk membicarakan menstruasi pada anak perempuannya ya, edukasi sejak dini penting banget soalnya supaya mereka siap saat menarke

  20. Aku lupa usia berapa tepatnya mengenal menstruasi, tapi yang jelas masih usia SD. Karena tinggal berdekatan dengan keluarga budhe, pakdhe, dan bulik, jadi banyak memiliki sepupu perempuan. Beruntung sih udah mengenal cara pakai pembalut, gimana membersihkan diri, jadi nggak kaget waktu pertama dapat menstruasi

  21. Kalau anak paham tentang menstruasi dan bagaimana cara menjaga kebersihan organ intimnya maka anak akan makin menyadari bahwa area kewanitaannya berharga jd gak sembarangan gtu ya ngumbar segala macem.
    Suka banget sama edukasi2 kyk gini soalnya bikin makin paham apa yang harus diajarkan ke anak2 terutama ke anak gadis.

  22. Ngobrolin menstruasi emang penting ya mak
    apalagi kalau ada nak perempuan biar ga bingung saat mereka menstruasi mau ngapain
    peerku juga ini buat ngasih tau anak lakiku gimana itu menstruasi agar paham

  23. masalah tabu ini yang masih berkembang di masyarakat sehingga urusan menstruasi masih ditutup2i. bahkan saking ditutupinya sampai lupa ngobrolin sama anak perempuan. padahal bicara menstruasi sejak dini penting banget ya mba, ga cuma untuk kesehatan saat menstruasi tetapi juga untuk kesehatan reproduksi buah hati

  24. Penting banget ya edukasi soal menstruasi, biar nggak kaget saat ngalamin pertama kali. Nggak hanya edukasi ke anak cewek aja, tapi juga edukasi ke anak-anak cowok, biar bisa lebih menghargai kaum cewek yang sedang datang bulan.

    Penting banget nih menjaga kebersihan saat menstruasi. Untung ada Betadine Feminine Care…. dan lewat artikel super keren ini, saya jadi tau kalo ada Hari Kebersihan Menstruasi

  25. Saya pertama kali menstruasi di kelas 5 SD, mana lagi lomba di SD lain pula. Duh, itu degdegannyaaa… Pas pulang ke rumah bilang ke Ibu, untungnya saya sudah dikasih tau pengertian oleh ibu kalau menstruasi itu harus gimana

    Sekarang anak lelaki juga harus aware tentang menstruasi biar bisa bersikap yang baik kalau ada teman perempuannya yang sedang menstruasi. Jadi pr saya juga nih, punya anak laki-laki

  26. benar sekali nih, tidak hanya perempuan yang perlu paham tentang kondisi menstruasi, laki-laki juga perlu ya. Semakin ke sini senang sekali semakin banyak edukasi kesetaraan, jadi seharusnya bisa semakin menyelaraskan pemikiran terhadap suatu hal ya.

  27. Mantap kak Alfa sudah dapat pemahaman tentang menstruasi semenjak SD, daku pas SMP jelang menarke.
    Benar sih ya edukasi itu perlu, biar saat pertama haid datang gak ada bingung harus ngapain ya

  28. Masih cukup banyak yang menganggap bahwa bicara soal menstruasi begini masuk ke dalam ranah tabu. Padahal perlu, biar anak dan remaja bisa mempersiapkan diri menghadapi menstruasi pertama. Termasuk paham cara menjaga kesehatan dan kebersihan diri selama menstruasi.

  29. Masalah kebersihan dan menstruasi emang penting banget buat anak perempuan.
    Jadi inget zaman awal dapat menstruasi dulu. Sempat bingung dan takut. Ampe gak berani keluar kamar mandi 😂
    Jadi ortu masa kini emang harus bisa memberi pendampingan pada anak2 ya biar mereka tidak salah informasi

  30. Tipsnya ini ngena banget loh mbak, soalnya aku juga bingung gimana cara yang lebih baik buat ngomong ke anak masalah menstruasi ini. Dengan adanya tips ini aku kayak dikasih rambu rambu gimana harusnya ngomongin menstruasi ini sama anak…

  31. angkat jempol buat Betadine ya mbak
    Betadine ini punya produk yang lengkap untuk membantu setiap perempuan menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya

  32. Manajemen kesehatan mesntruasi tuh emang penting banget ya mbak saat menstruasi. Jangan sampe kita terkena berbagai penyakit infeksi karena ngga menjaga kebersihan saat menstruasi yaaa

  33. Bicara mengenai menstruasi serta edukasinya kok ya masih dianggap tabu yaa bagi sebagian masyarakat kita. Padahal penting banget nih untuk diketahui terutama oleh anak perempuan kita saat ini. Makasih ya kak atas tipsnya

  34. Setuju banget nih kalau edukasi mengenai menstruasi perlu dilakukan, bahkan di menstruasi pertama yang dialami anak perempuan. Tujuannya biar mereka aware ya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim. Selain itu, anak laki-laki juga perlu diedukasi mengenai hal ini lho, karena mereka jadi tahu juga untuk tolong temannya di sekolah yang sakit akibat tamu bulanan, atau nanti akan jadi bekal yang baik kalau sudah menikah

  35. Harus bisa nih edukasi anak perempuan
    Di rumah saya ada dua calon anak gadis
    Mau tidak mau ilmu ini bakalan sangat sering kuulang pada masanya

  36. bermanfaat banget ilmunya pastinya dalam webinar ini khususnya bagi kaum perempuan tahu banyak bagaimana cara merawat area perempuan agar tetap bersih dan aman saat menstruasi

  37. Jika melihat data, kesadaran akan manajemen kebersihan menstruasi di Indonesia masih kurang. Ini tandanya edukasi tentang menstruasi perlu ditingkatkan. Peran ibu penting banget buat menyampaikan informasi ini terutama buat anak perempuannya agar mereka paham tentang MKM

  38. Ilmu dan tipsnya ok banget ini, mba Alfa. Sangat bermanfaat. Karena memang masih banyak ibu-ibu yang bingung gimana cara menyampaikan info tentang menstruasi kepada anak perempuannya.

  39. Alhamdullilah bisa ikutan webinar ini, jadi tahu kalau setiap tanggal 28 Mei adalah Hari Kebersihan Menstruasi, dan juga tahu banyak tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi, soalnya dahulu info yang aku dapat ngak selengkap ini dan itupun masih dibumbui mitos-mitos…hahaha, bahkan ibu dulu juga masih percaya mitos seputar menstruasi. Penting banget karena aku punya anak perempuan nih meskipun belum mengalami menstruasi.

  40. Sama mbak, akupun tau tentang menstruasi ini dari usia SD pas pelajaran agama atau pas ngaji, tapi karena waktu itu belum menstruasi, jadi belum kebayang aja sih gimana-gimananya, hehe. Pas dapet menstruasi beneran baru deh paham, alhamdulillah gak bingung, tapi malu aja bilang kalo lagi menstruasi.

  41. Ngobrolin menstruasi bareng anak ini memang membutuhkan waktu yang gak sebentar, aku setuju banget siih…karena pasti bahasannya bakal panjang karena sepaket dengan cara membersihkan dan bersucinya kembali.
    Haturnuhun, kak…insighfull banget tulisannya.

  42. Kemasan produknya cantik dan yang terpenting bermanfaat untuk kesehatan miss v. Betadine identik dg obat luka, tapi ternyata produknya sudah beragam ya. Nggak ragu deh pakai produk dari betadine karena sudah ada sejak lama.

  43. Dulu aku malu saat dapat menstruasi pertama. Takut diketawain teman teman hehee.
    Ternyata banyak anak perempuan yang ngalami hal yang sama.
    Btw webinarnya bermanfaat banget, semoga makin banyak yg aware sama kesehatan organ kewanitaan saat menstruasi

  44. Yang lumayan nabok pas narsum ngingetin edukasi gak bisa ngomong sekali dua kali. Wkwkwk. APalah daku ini, mak emak yang bisa keluar tanduk gegara anak wedok lupa prosedur buang pembalut. Wkwkwk. Sabar….sabarrrr

  45. Dulu saya dan teman sering mendapat mitos yang aneh aneh seputar menstruasi hingga akhirnya membuat kami takut jika harus bergaul dgn lawan jenis, takut hamil. hehehe. Hingga kami mendapat pengetahuan dari guru bahwa kehamilan hanya dapat terjadi melalui proses pembuahan. Duh, kalau skrng informasi sudah semakin mudahnya hingga harus benar2 difilter ya mbak kaitan menstruasi ini

  46. Benar banget, memberikan pengedukasian Anak tentang menstruasi adalah langkah yg tpat buat ibu agar anak nanti tdk kaget disaat pertama kali menstruasi

  47. Penting bangeettt Manajemen Kebersihan Menstruasi ini ya Mbaaa
    semogaaa, para Bunda membaca artikel ini dan bisa mengedukasi buah hati dgn baik seputar serba/i menstruasi.

  48. Nah iya, Mbak, perbincangan mengenai kebersihan menstruasi ini tidak cukup sekali, harus dibicarakan berulang kali. Sampai sekarang pun saya masih terus mengingatkan anak perempuan saya untuk menjaga kebersihan saat menstruasi.

  49. MKM ini haduuh penting bangeet buat perempuan, edukasi yang harus terus menerus diingatkan buat anak2 kita. Jelas banget kalau kita abai, akan banyak penyakit yang ga dinginkan disekitar kesehatan reproduksi.
    Alhamdulillah, makasih reminder lagi Mak.

  50. Zaman kita remaja dulu kalau lagi menstruasi terus bocor rasanya kayak aib banget ya, Mak. Mana anak-anak cowoknya suka ngisengin, ngetawain dan sebagainya. Bikin kita ngerasa nggak mau sekolah lagi besoknya. Semua terjadi karena ketidak siapan kita dengan manajemen kebersihan menstruasi. Sekarang edukasinya mengganti pembalut setiap 3-4 sekali dan membawa pembalut cadangan ketika bepergian. Sehingga bisa menghindari kejadian ‘bocor’ tadi. Semoga anak remaja putri sekarang makin aware dengan kebersihan saat menstruasi. Terima kasih tulisannya, Mak. Bermanfaat sekali.

  51. Jaman sekarang akses informasi makin terbuka ya mam, apa lagi info datang dari pakarnya, jadi lebih valid gitu lho…. Kalau untuk urusan urusan menjaga kebersihan, memang Betadine Feminine Wash ini jadi produk yang paling terpercaya karena sudah ada sejak dulu. Formulanya juga pasti kian hari kian baik ya mam.

  52. Banyak yang memang menganggap pembahasanenstruasi itu hal yang tabu. Tapi ortu harus membuka pembicaraan soal menstruasi dengan anak. Biar anak juga makin paham soal menstruasi

  53. Mungkin zaman dulu itu tabu ya membicarakan menstruasi kepada anak. Aku sama sekali tidak tau apa itu menstruasi sampai akhirnya datang menstruasi pertama, jadi bingung kan, untung aja itu waktu liburan sekolah.
    Ternyata ada tips nya juga ya membicarakan menstruasi kepada anak. Makasih sharingnya.

  54. Sepertinya ini baru ya Hari Kebersihan Menstruasi ini? Kayaknya dulu belum ada ya. Baru ada tahun 2014 ya. Menurutku ini penting sih edukasi ini, apalagi kalo yg punya anak gadis nih, perlu banget edukasi sejak dini. Thanks sharingnya.

  55. Aku jadi ikut ingat2 kapan pertama kali tahu tentang mentrusasi, mbak. Tapi ngga ingat juga. 😀 Btw, aku malah baru tahu istilah menarke, lho. Baca artikel ini nambah pengetahuan. Harus lebih jaga kebersihan saat menstruasi.

  56. Senang akutuuu ada edukasi seputar menstruasi seperti ini. Mengingat saat aku dulu cari tahu sendiri, jadi bingung sama info yang mana benar yang mana mitos. hiks
    Apalagi sudah ada Betadine Feminine Wash yang membantu menjaga kebersihan diri saat menstruasi

  57. Ini jadi PR banget buatku sebagai seorang ibu yang punya anak perempuan dan anak laki-laki. Penting untuk bisa mengedukasi mereka tentang manajemen kebersihan menstruasi ini. Tentu dengan cara yang mudah untuk dipahami sesuai dengan usia mereka, dan menyingkirkan rasa malu atau anggapan tabu itu..

  58. Kalau bicara tentang menstruasi sama anak perempuan seperti lumrah ya..
    Nah, bicara soal menstruasi kepada anak laki-laki itu yang sulit buat saya. Sekedar ngomong sih kalau anak perempuan yg haid itu tak boleh salat dan puasa bisa, tapi bicara hal lain, harus hati-hati dan berusaha menyentuh hatinya.

  59. Duh lah jorok banget emang ya mba kalau ada yang buang bekas pembalut begitu saja. Dalam agamapun juga diatur padahal bagaimana membersihkan pembalut dengan benar demi menjaga lingkungan dan kesehatan.

  60. Wajib banget kasih edukasi mengenai kebersihan saat memstruasi sejak dini ke anak cewe. Klo bisa malah sebelum mereka mulai menstruasi. Tapi klo baru diajarin pas mulai menstruasi, ya gpp daripada gak sama sekali. Wkwkwk soalnya aku termasuk telat nih. Baru ngajarin pas dia udh mulai menstruasi. La wong gak nyangka bakal secepat itu menstruasinya.

  61. Benar mbak, salah satu tugas ibu memberikan edukasi paling awal mengenai mentruasi ya mbak. kalau saya selalu dikaitkan dengan fikih mbak, karena kan tentu anak anak harus diberitahu juga kalau sedang haidh bagaimana dan setelah haidh bagaimana. Jadi mereka lengkap mendapatkan informasi mengenai kesehatan selama menstruasi dan juga paham menurut syariatnya.

  62. Iya tuh harus kasih penjelasan ttg menstruasi ke anak laki juga supaya bs lebih menghargai. Inget pas zaman aku sekolah dulu ada teman yang darah menstruasinya tembut ke rok sekolah terus ada bebebrapa anak cowok yg ngolokin. Langsung lah kita yg teman2 cewe ini ngebela. Kita omelin tuh cowok. abis tu kita laporin ke guru, mereka dimarahin lagi.

  63. Iya banget.
    Terasa bermanfaat sekali tulisannya, kak. Awalnya pasti untuk pengingat diri sendiri yaa.. Nanti saat waktunya tiba, bisa dibaca kembali untuk menjadi tema perbincangan dengan sang anak.

  64. Berasa inget dulu saat menarke zaman SMP. Sampai takut-takut tembus. Jaket dililit ke pinggang. Beruntung kemarin udah ikutin webinarnya, jadi engga perlu tabu bicara menstruasi sama anak, terutama anak perempuan. Meski anak lelaki juga perlu tahu soal ini

  65. Kemaren ku coba tes buat anakku yang laki dan mereka emang baru tau kalau cewek bakal sakit saat mens dan mereka kudu menghargai wanita seperti menghargai ibunya ❤❤

  66. Senang ya karena sekarang sudah banyak cara untuk mengajarkan anak soal menstruasi
    Bahkan ada Red Journal juga memudahkan sambil diajak diskusi anaknya

  67. Bicara tentang menatruasi sama anak perempuan tuh emang penting banget yaaaa.. plus gaboleh lupa juga buat mengedukasi tentang MKM ini yaaa

  68. Sebagai orangtua, wajib banget edukasi anak masalah MKM. Terutama untuk anak perempuan. Kadang jelasin ke mereka juga butuh banyak waktu dan berkali kali ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top