webinar sehat dan bersih saat menstruasi
Parenting

Hari Kebersihan Menstruasi: Tips Bicara Menstruasi Pada Anak

Usia berapa teman-teman mengenal tentang menstruasi? Kalau saya sih sejak kelas 4 SD itu sudah diajak bicara menstruasi oleh guru-guru di sekolah. Konteksnya waktu itu pelajaran agama bab thaharah atau kegiatan bersuci dari hadas maupun najis. Salah satunya adalah menstruasi.

Nah, di situlah saya belajar tentang apa itu menstruasi, bagaimana menjaga kebersihan saat menstruasi, gimana cara membersihkan pembalut dan membuangnya sampai cara bersucinya. Jadi saya tuh tahu tentang menstruasi bukan dari orang tua tapi dari guru.

Tapi dari hasil polling yang saya buat di twitter beberapa waktu lalu, sebagian besar yang mengatakan bahwa mereka mengenal menstruasi dari ibu. Dan sisanya baru dari anggota keluarga yang lain.

Hasil polling iseng ini sesuai dengan survey UNICEF tahun 2015 lalu yang menyatakan bahwa Ibu, teman/saudara perempuan dan guru di sekolah menduduki 3 peringkat teratas sumber informasi yang diharapkan oleh anak. Didukung dengan hasil penelitian DITPSD tahun 2017 yang menyatakan kalau lebih dari 90% anak perempuan percaya kepada orangtua dan guru sebagai sumber informasi.

Jadi memang sih sebagai ibu atau guru atau kakak, kita perlu banget membekali diri dengan ilmu tentang menstruasi dan manajemen kebersihan menstruasi. Supaya ketika saatnya tiba kita bisa jadi sumber informasi yang valid dan teman diskusi yang asik untuk anak-anak. Tapi gimana caranya?

28 Mei Hari Kebersihan Menstruasi

Nah, beberapa waktu lalu saya ikut webinar “Sehat dan Bersih Saat Menstruasi” yang diadakan oleh Mundipharma Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia). Webinar ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi atau yang disebut juga Menstrual Hygiene Day.

hari kebersihan menstruasi

Kenapa ada peringatan Hari Kebersihan Menstruasi segala? Karena kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya manajemen kebersihan menstruasi ini masih rendah lho.

Yah, ini nggak dipungkiri sih. Contoh sederhana aja, beberapa kali saya melihat pembalut bekas pakai dibuang begitu aja dalam keadaan terbuka di tempat sampah atau di dalam kloset toilet umum. Kan jorok ya. Padahal cara membuang pembalut dengan benar adalah bagian manajemen kebersihan menstruasi atau yang selanjutnya saya tulis MKM.

Tentang Menstruasi

Hal pertama yang saya pelajari dari webinar ini adalah tentang menstruasi dengan Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), MPH. Beliau adalah anggota pengurus besar Persatuan Obstreti dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Menstruasi adalah kondisi yang normal terjadi pada seorang perempuan dan merupakan salah satu kodrat perempuan yang nggak bisa dilakukan oleh laki-laki disamping hamil, melahirkan dan menyusui. Menstruasi atau haid terjadi ketika darah keluar dari vagina selama beberapa hari setiap bulannya.

Nah, darah yang dikeluarkan sebetulnya adalah lapisan dalam rongga rahim yang dipersiapkan sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi, yang kemudian akan berkembang menjadi janin. Tapi, ketika nggak ada sel telur yang sudah dibuahi, lapisan itu luruh dalam bentuk darah dan lendir menstruasi.

Siklus menstruasi normal biasanya berlangsung selama 21 – 35 hari dengan durasi antara 3 – 7 hari. Sedangkan secara umum, rata-rata siklus menstruasi 28 hari dengan durasi rata-rata 5 hari. Angka 28 dan 5 inilah yang kemudian menjadi simbol dan dicanangkan sebagai Menstrual Hygiene Day, tanggal 28 bulan 5.

Manajemen Kebersihan Menstruasi

Saat menstruasi, perempuan harus melakukan manajemen kebersihan menstruasi atau MKM. Kalau abai terhadap kebersihan vagina saat menstruasi bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Mulai dari risiko keputihan, gatal vagina, bau tidak sedap dan infeksi vagina. Sampai infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, infeksi jamur dan peningkatan risiko kanker serviks.

Apa sih MKM itu?

Manajemen kebersihan menstruasi adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi. Termasuk di dalamnya adalah harus menggunakan pembalut yang bersih dan diganti sesering mungkin selama periode menstruasi.

Trus harus memiliki akses untuk pembuangannya, dapat mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dengan privasi terjaga.

menjaga kebersihan menstruasi

Sayangnya seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kesadaran perempuan Indonesia terhadap pentingnya MKM itu masih rendah. Dari data yang diberikan oleh Prof. Dwiana, 1 dari 2 anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi untuk pertama kalinya.

Ini juga yang saya alami dulu. Meski udah dapat ilmunya sejak dini, pas dapat mens ya bingung juga harus apa. Harus pakai pembalut yang gimana, malu mau beli pembalut, trus kalau tembus tuh mesti ngapain. Gimana praktik membersihkan pembalut dan pakaian yang kena noda mens, dll. Akhirnya jadi panik sendiri.

Belum lagi kalau “dapet”nya di sekolah dan tembus trus diolok-olok teman. Jadi makin stres. Seperti data dari UNICEF tahun 2015 yang bilang kalau 1 dari 6 anak perempuan terpaksa nggak masuk sekolah selama satu hari atau lebih ketika menstruasi. Alasan utamanya adalah takut dibully kalau darah menstruasi tembus ke rok sekolah.

Bicara Menstruasi Pada Anak

Untuk itulah penting sekali ibu atau guru atau tante/kakak bicara menstruasi kepada anak perempuan (dan laki-laki). Selain supaya anak siap menghadapi menarke, juga ada beberapa manfaat lain menurut Anna Surti Nina, S.Psi., M.Si., Psikolog, yaitu:

  1. Kesehatan reproduksi remaja menjadi lebih baik.
  2. Anak akan cenderung menunda hubungan seksual pertama, karena menurut penelitian 1 dari 5 anak perempuan itu tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hamil. Jadi kalau anak diajak bicara menstruasi, mereka akan lebih berhati-hati saat memutuskan kapan akan berhubungan seksual terlepas dari pemahaman agama.
  3. Mengurangi risiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas.
  4. Relasi ibu-remaja lebih dekat.

Tapi memang sih, bicara soal menstruasi kepada anak ini tricky dan buat sebagian orang tua masih susah dilakukan karena:

  1. Pembicaraan menstruasi dinilai tabu.
  2. Ibu bingung mau memulai pembicaraan menstruasi dari mana.
  3. Ibu kurang pengetahuan/pengalaman untuk bicara menstruasi.
  4. Remaja meragukan kemampuan ibu untuk menjelaskan soal menstruasi.

Masalahnya kalau nggak dibicarakan justru akan berakibat kurang baik pada anak. Antara lain bisa menyebabkan munculnya emosi negatif seperti takut, cemas, malu dan marah pada hal yang berhubungan dengan menstruasi. Juga dapat membuat anak tidak siap menghadapi menarke dan salah paham tentang menstruasi.

Trus gimana cara bicara menstruasi ini pada anak? Mbak Nina, panggilan akrab Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta ngasih tips sebagai berikut:

7 Tips Bicara Menstruasi

1. Ingat, Ibu Paling Diharapkan Sebagai Sumber Informasi tentang Menstruasi

Jadi ibu harus membekali diri dengan pemahaman yang tepat tentang menstruasi. Tentunya juga harus bisa memisahkan mana yang fakta dan mana yang mitos.

Dan sebaiknya membekali diri dengan cara berkomunikasi yang baik tentang menstruasi. Mbak Nina menyarankan supaya ibu ngobrol tentang menstruasi ini dalam situasi yang santai dan arahkan pembicaraan dalam bentuk tanya jawab atau diskusi supaya anak nggak merasa digurui.

2. Pahami Bahwa Bicara Menstruasi itu Tidak Tabu

Justru pembicaraan ini penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.

hal-hal bicara tentang menstruasi

3. Lakukan Berulang Kali

Topik tentang menstruasi ini nggak bisa dibicarakan hanya dalam 1 kali pertemuan. Jadi harus berulang kali. Dimulai sejak anak menunjukkan tanda-tanda awal pubertas atau sebelumnya. Dan sesuaikan pembicaraan dengan usia anak.

4. Bersikap Positif

Isu-isu pubertas termasuk menstruasi ini bisa jadi topik yang sensitif untuk remaja. Jadi kalau misalnya si anak menunjukkan tanda emosi negatif, kita harus bersikap positif, jangan terpancing marah.

Baca Juga: Bersahabat Dengan Si Pra Remaja Dari Kacamata Mutia Erlisa Karamoy

5. Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Saat ngobrol tentang menstruasi, sebaiknya ibu banyak bertanya dan mendengarkan jawaban anak. Ini lebih dianjurkan daripada banyak menceramahi atau menasihati. Contoh, “Apa teman-temanmu sudah ada yang mens? Mereka cerita apa aja ke kamu?”

Ibu juga bisa berbagi pengalaman pribadi soal menstruasi secara positif. Nah, kalau misalnya mereka ngasih pertanyaan yang ibu nggak tahu jawabannya nggak perlu panik, minta waktu untuk berpikir dan cari info sebelum menjawab.

6. Jelaskan Secara Kongkrit

Kalau bisa jangan pakai kalimat sulit atau kata-kata kiasan. Lebih baik gunakan gambar misalnya anatomi tubuh sederhana untuk menjelaskan proses fisiologis menstruasi. Bisa juga ajak anak untuk main board games seperti Menstrual Maze.

Lalu tunjukkan pembalut dan cara menggunakannya. Ajarkan juga cara membuang pembalut yang benar. Sudah tahu, kan? Kalau belum boleh nih lihat infografis dari Prof. Dwiana.

cara buang pembalut

7. Jelaskan Juga ke Anak Laki-laki.

Anak laki-laki juga perlu tahu tentang menstruasi supaya dapat lebih menghargai dan memahami perempuan. Selain itu kalau mereka tahu diharapkan bisa membantu anak perempuan yang lagi mens alih-alih mengejek atau mempermalukan.

Inget kan video TikTok yang pernah viral yang cerita tentang kebaikan seorang remaja laki-laki yang minjemin jaketnya untuk menutupi rok temannya yang kena noda darah menstruasi? Itu heartwarming banget lho, kebayang betapa bersyukurnya si teman itu dibantu seperti itu.

Nah, setelah baca 7 tips ini sebenarnya nggak susah kan bicara menstruasi? Saya sudah pengalaman sih bicara soal ini ke anak gadis yang sudah dapat menarke setahun yang lalu. Tentunya dengan keterbatasan saya.

Dan benar kata Mbak Nina, obrolan ini nggak bisa cuma sekali. Sampai sekarang pun saya masih suka ngingetin cara membersihkan dan membuang pembalut. Juga ngobrol tentang pentingnya menjaga kebersihan vagina terutama saat haid. Salah satunya cara memilih pembersih vagina yang aman jika diperlukan.

Baca Juga: 4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak Untuk Remaja

Menjaga Kebersihan Vagina dengan Betadine Feminine Wash

Cara terbaik membersihkan vagina sebenarnya adalah dengan membasuhnya dengan air bersih yang mengalir. Tapi kebanyakan perempuan menggunakan sabun mandi juga. Padahal pH sabun belum tentu cocok dengan kondisi vagina dan ini bisa menyebabkan rusaknya perlindungan alami vagina.

Kalau diperlukan kita bisa sediakan pembersih vagina yang aman seperti Betadine Feminine Wash. Kenapa Betadine Feminine Wash? Karena Betadine punya varian yang lengkap untuk berbagai kondisi. Ada yang bentuknya foam dan cairan untuk dipakai di rumah. Dan tissue basah yang cocok dipakai bepergian.

betadine feminine wash

Kalau Betadine Feminine Wash digunakan bisa sehari-hari untuk menjaga kebersihan vagina. Maka Betadine Feminine Hygiene bisa dipakai saat menstruasi. Varian ini mengandung antiseptik PVPI 10% dan dapat mengatasi gejala infeksi di daerah kewanitaan, seperti keputihan, gatal vagina, iritasi ringan dan bau tidak sedap vagina.

Tersedia pula varian Betadine Vaginal Douche, antiseptik yang digunakan ketika mengalami infeksi vagina, tentunya setelah konsultasi dokter ya. Lengkap kan yaa.

Selain itu Betadine Feminine Wash juga memiliki pH seimbang yang sesuai dengan kondisi vagina dan mengandung prebiotik. Untuk produknya biasanya saya beli di minimarket dan supermarket. Atau bisa juga beli secara online di official storenya di Shopee dan Tokopedia.

Semoga setelah baca artikel yang panjang ini ada manfaat yang bisa diambil ya. Minimal untuk mengedukasi diri sendiri dan keluarga tentang manajemen kebersihan menstruasi. Syukur-syukur kalau dibagikan juga ke teman-teman yang membutuhkan ilmunya. Supaya perempuan Indonesia bisa sehat dan bersih saat menstruasi.

Author

alfa.kurnia@ymail.com
Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

Comments

Jun 6, 2021 at 9:37 PM

Jadi inget pertama kali mesntruasi aku tuh nangis nangins mbak, kirain kenapa gitu ya berdarah. Tapi setelah dijelaskan ibu saya akhirnya paham dan berusaha menjaga pergaulan. Bener nih, setiap datang bulan perempuan harus menjaga kebersihan organ intimnya ya mbak.



Jun 7, 2021 at 4:29 PM

Wah keren ya mbak Alfa udah dapat bekal ilmu menstruasi sejak dini. Aku kok ingatnya cuma dari ibu aja, itupun pas hari haid pertama ya tetap bingung menghadapinya, hehe.

Bersyukur kemarin ikut zoominarnya, jadi punya bekal baru untuk mengedukasi anak sulung yang bentar lagi remaja.



Jun 7, 2021 at 5:10 PM

Sebagai ibu, penting banget untuk selalu belajar dan belajar, siapa lagi kalau bukan demi anak-anak. Kalau dulu jaman aku kecil enggak ada tuh mba namanya diberitahu tentang apa itu menstruasi, jadi pas dapat, kaget dan bingung. Bagus sekali nih acara dan tujuannya.



Jun 7, 2021 at 5:49 PM

Nah, ini nih yang penting banget buat anak perempuan, edukasi tentang menstruasi. Juga tentang bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Penting banget.
Ortu (utamanya Bunda) kudu memberikan edukasi secara mumpuni.
jangan sampe anak2 dapat info tidak kredibel ya



Jun 7, 2021 at 10:44 PM

Bunda yg dibesarkan oleh nenek mendpt arahan dan bimbingan tentang menstruasi zaman baheula blm mengenal yg namanya pembalut modern hehe masih dibuatkan dari potongan handuk tapiii…tak lepas dari kebersihan yg hrs dijaga seputar daerah kewanitaan dan minum air kunyit lho. Jd th 1982 bunda trapkan kpd anak perempuan pertama bunda, bedanya pembalut kan sdh banyak pilihan. Tetap pembalut harus dicuci bersih dimasukkan dlm kantong plastik sebelum dibuang.



Jun 8, 2021 at 5:09 AM

Masih rendah ya mba kesadaran kebersihan saat menstruasi ini. Mudah2an dgn informasi kayak gini bisa meningkatkan kesadaran ya, aku dulu tau ttg haid dari guru ngaji dan mama aku juga. Kenapa kok ada bolong puasa atau sholatnya. Oh ternyata anak perempuan itu mengalami haid hehe. Mitos2 jg sempat dapat tapi mama aku bilang ya kalau mau potong kuku nggak apa2.. itu mitos.



Jun 8, 2021 at 8:24 AM

aku senang mbak bisa ikutan webinar ini mbak
selain makin sadar untuk bisa melakukan manajemen kebersihan menstruasi, juga tahu bagaimana cara bicara menstruasi kepada anak



Jun 8, 2021 at 9:46 AM

risiko yang dihadapi jika tidak menjaga kebersihan saat menstruasi cukup meresahkan ya mba, bahkan bisa membahayakan organ reproduksi juga



Jun 8, 2021 at 11:43 AM

Mpo suka banget sama betadine femine enak buat cebok apalagi bisa bersihin area wanita kalau lagi menstruasi dan terhindar dari keputihan



Jun 8, 2021 at 5:41 PM

Bersyukur dapat ikutan webinar yang menerangkan dengan detail ya mbak.
Sekarang tuh anak anak jadi tahu bahwa darah itu media empuk untuk bakteri, hiiy.. kalau tidak bersih apa kabarnya?



Jun 8, 2021 at 6:53 PM

Anak perempuan saya sekarang umur 10 tahun. Saya sudah mulai mengenalkan ke dia konsep mestruasi sejak 2-3 tahun yang lalu sih, tapi belum terlalu serius. Sepertinya sekarang saatnya saya bicara lebih serius soal menstruasi ini sama dia.



Jun 9, 2021 at 5:39 AM

Masalah kesehatan kewaniataan memang sebaiknya disampaikan ke anak perempuan sejak dini. Biar anak makin aware juga



Jun 9, 2021 at 8:16 AM

Webinar yang sarat manfaat. Semoga setelah ini, kita menjadi ibu yang makin lebih perhatian pada area kewanitaan diri sendiri, maupun anak perempuan. Lebih luas lagi, bersedia menyebarkan informasi manajemen kebersihan menstruasi ini pada orang-orang sekitar, baik yang kita kenal dekat, maupun kenal baik saja, untuk kemudian disampaikan ke anak-anak mereka.

Aku rutin membersihkan area kewanitaan dengan cairan pembersih khusus, baik saat haid maupun tidak. Dengan adanya Betadine feminincare ini, bisa kujadikan pilihan untuk digunakan sehari-hari. Terima kasih sudah berbagi info bermanfaat ini Mbak Alfa 🙂



Jun 9, 2021 at 10:48 AM

Ternyata masih ada yang belum mengerti soal menstruasi ya mbak. Bagaimana pun langkah Betadine ini patut utk diapreasi krn mengedukasi perempuan sejak dini soal menstruasi.

Apalagi mereka baru aja memperkenalkan produk barunya. Wah pas banget tuh momennya. Selama ini aku hanya kenal Betadine sebagai obat luka aja sih. Mantap Betadine.



Jun 9, 2021 at 1:50 PM

Tipsnya mantul deh. Emang ya anak jaman sekarang kalau ga punya trik buat ngadepinnya suka susah ngadepinnya. Apalagi bicara soal menstruasi yang kadang anak malu atau gengsi. Dengan tips ini pasti anak dengan mudah memahami



Jun 9, 2021 at 2:13 PM

penting banget edukasi soal MKM ini sejak dini…aku jg persiapkan khusus dg ikut event soal edukasi MKM barengan sm si kakak waktu dia blom dapat menstruasi pertamanya. jd belajar bareng jg sih



Jun 9, 2021 at 2:50 PM

Dear Mb, ma kasih ya informasi soal mensnya ini, bermanfaat sekali. btw maaf sebelumnya aku mau kasih saran, untuk preview blogpost yang ada di tengah tulisan ini, bagi saya agak bikin kurang nyaman, kalo pas nimpa tulisan atau foto jadinya kurang asik, hehehee



Jun 9, 2021 at 3:04 PM

Aku tadinya juga sempat mikir2 sih..gemana ya menyiapkan anak-anak menghadapi masa menstruasi. Alhamdulillah semuanya lancar..hehe apalagi pas pertama mens dapetnya di sekolah..



Diah Agustina
Jun 9, 2021 at 3:51 PM

Tips nya berguna banget nih mbak, apalagi aku punya anak perempuan yang wajib banget aku edukasi biar gak seperti aku dulu waktu awal menstruasi minim banget edukasi mengenai menstruasi



Jun 9, 2021 at 4:26 PM

Aku dulu tau menstruasi itu dari kakak sejajar waktu tinggal di asrama, tapi pas tau haid, ada darah di celana lumayan kaget hehe.
Itulah pentingnya edukasi tentang menstruasi ke anak anak, agar mereka lebih siap nantinya.



Jun 9, 2021 at 4:27 PM

manfaat sekali edukasi seperti ini. dan setuju jika manajemen kebersihan menstruasi, pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi, penting diketahui anak perempuan sejak dini. Juga dipahami oleh anak laki-laki



Jun 9, 2021 at 5:34 PM

Semoga para ibu ga tabu lagi untuk membicarakan menstruasi pada anak perempuannya ya, edukasi sejak dini penting banget soalnya supaya mereka siap saat menarke



Jun 9, 2021 at 6:21 PM

Aku lupa usia berapa tepatnya mengenal menstruasi, tapi yang jelas masih usia SD. Karena tinggal berdekatan dengan keluarga budhe, pakdhe, dan bulik, jadi banyak memiliki sepupu perempuan. Beruntung sih udah mengenal cara pakai pembalut, gimana membersihkan diri, jadi nggak kaget waktu pertama dapat menstruasi



Jun 9, 2021 at 7:58 PM

informasi seputar menstruasi ini penting banget ya mbak
dan baiknya disampaikan sebelum anak anak memasuki masa pubertasnya



Jun 9, 2021 at 9:23 PM

Kalau anak paham tentang menstruasi dan bagaimana cara menjaga kebersihan organ intimnya maka anak akan makin menyadari bahwa area kewanitaannya berharga jd gak sembarangan gtu ya ngumbar segala macem.
Suka banget sama edukasi2 kyk gini soalnya bikin makin paham apa yang harus diajarkan ke anak2 terutama ke anak gadis.



Jun 9, 2021 at 11:40 PM

Ngobrolin menstruasi emang penting ya mak
apalagi kalau ada nak perempuan biar ga bingung saat mereka menstruasi mau ngapain
peerku juga ini buat ngasih tau anak lakiku gimana itu menstruasi agar paham



Jun 10, 2021 at 2:40 AM

masalah tabu ini yang masih berkembang di masyarakat sehingga urusan menstruasi masih ditutup2i. bahkan saking ditutupinya sampai lupa ngobrolin sama anak perempuan. padahal bicara menstruasi sejak dini penting banget ya mba, ga cuma untuk kesehatan saat menstruasi tetapi juga untuk kesehatan reproduksi buah hati



Jun 10, 2021 at 5:09 AM

Kebetulan anakku perempuan semua mba.
Bisa jadi bekal persiapanku kelak, supaya mereka lebih siap menghadapi menarke nanti.
Baru tahu, menstruasi ada manajemen kebersihannya juga



Hendra Suhendra
Jun 10, 2021 at 7:49 AM

Penting banget ya edukasi soal menstruasi, biar nggak kaget saat ngalamin pertama kali. Nggak hanya edukasi ke anak cewek aja, tapi juga edukasi ke anak-anak cowok, biar bisa lebih menghargai kaum cewek yang sedang datang bulan.

Penting banget nih menjaga kebersihan saat menstruasi. Untung ada Betadine Feminine Care…. dan lewat artikel super keren ini, saya jadi tau kalo ada Hari Kebersihan Menstruasi



Jun 10, 2021 at 9:55 AM

Saya pertama kali menstruasi di kelas 5 SD, mana lagi lomba di SD lain pula. Duh, itu degdegannyaaa… Pas pulang ke rumah bilang ke Ibu, untungnya saya sudah dikasih tau pengertian oleh ibu kalau menstruasi itu harus gimana

Sekarang anak lelaki juga harus aware tentang menstruasi biar bisa bersikap yang baik kalau ada teman perempuannya yang sedang menstruasi. Jadi pr saya juga nih, punya anak laki-laki



Jun 10, 2021 at 3:12 PM

benar sekali nih, tidak hanya perempuan yang perlu paham tentang kondisi menstruasi, laki-laki juga perlu ya. Semakin ke sini senang sekali semakin banyak edukasi kesetaraan, jadi seharusnya bisa semakin menyelaraskan pemikiran terhadap suatu hal ya.



Fenni Bungsu
Jun 10, 2021 at 6:15 PM

Mantap kak Alfa sudah dapat pemahaman tentang menstruasi semenjak SD, daku pas SMP jelang menarke.
Benar sih ya edukasi itu perlu, biar saat pertama haid datang gak ada bingung harus ngapain ya



Jun 10, 2021 at 6:58 PM

Masih cukup banyak yang menganggap bahwa bicara soal menstruasi begini masuk ke dalam ranah tabu. Padahal perlu, biar anak dan remaja bisa mempersiapkan diri menghadapi menstruasi pertama. Termasuk paham cara menjaga kesehatan dan kebersihan diri selama menstruasi.



Jun 10, 2021 at 7:28 PM

Masalah kebersihan dan menstruasi emang penting banget buat anak perempuan.
Jadi inget zaman awal dapat menstruasi dulu. Sempat bingung dan takut. Ampe gak berani keluar kamar mandi 😂
Jadi ortu masa kini emang harus bisa memberi pendampingan pada anak2 ya biar mereka tidak salah informasi



Jun 10, 2021 at 7:52 PM

Tipsnya ini ngena banget loh mbak, soalnya aku juga bingung gimana cara yang lebih baik buat ngomong ke anak masalah menstruasi ini. Dengan adanya tips ini aku kayak dikasih rambu rambu gimana harusnya ngomongin menstruasi ini sama anak…



Jun 10, 2021 at 8:08 PM

angkat jempol buat Betadine ya mbak
Betadine ini punya produk yang lengkap untuk membantu setiap perempuan menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya



Adriana Dian
Jun 10, 2021 at 10:03 PM

Manajemen kesehatan mesntruasi tuh emang penting banget ya mbak saat menstruasi. Jangan sampe kita terkena berbagai penyakit infeksi karena ngga menjaga kebersihan saat menstruasi yaaa



Jun 10, 2021 at 10:47 PM

Bicara mengenai menstruasi serta edukasinya kok ya masih dianggap tabu yaa bagi sebagian masyarakat kita. Padahal penting banget nih untuk diketahui terutama oleh anak perempuan kita saat ini. Makasih ya kak atas tipsnya



Jun 10, 2021 at 11:04 PM

Setuju banget nih kalau edukasi mengenai menstruasi perlu dilakukan, bahkan di menstruasi pertama yang dialami anak perempuan. Tujuannya biar mereka aware ya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim. Selain itu, anak laki-laki juga perlu diedukasi mengenai hal ini lho, karena mereka jadi tahu juga untuk tolong temannya di sekolah yang sakit akibat tamu bulanan, atau nanti akan jadi bekal yang baik kalau sudah menikah



Jun 10, 2021 at 11:16 PM

Harus bisa nih edukasi anak perempuan
Di rumah saya ada dua calon anak gadis
Mau tidak mau ilmu ini bakalan sangat sering kuulang pada masanya



Jun 11, 2021 at 12:03 AM

bermanfaat banget ilmunya pastinya dalam webinar ini khususnya bagi kaum perempuan tahu banyak bagaimana cara merawat area perempuan agar tetap bersih dan aman saat menstruasi



Jun 11, 2021 at 5:07 AM

Jika melihat data, kesadaran akan manajemen kebersihan menstruasi di Indonesia masih kurang. Ini tandanya edukasi tentang menstruasi perlu ditingkatkan. Peran ibu penting banget buat menyampaikan informasi ini terutama buat anak perempuannya agar mereka paham tentang MKM



Jun 11, 2021 at 10:33 AM

Wah saya juga baru tau ada menstrual hygiene day gara-gara ikut webinar ini. Banyak belajar juga tentang MKM dan gimana cara menjelaskan tentang menstruasi pada anak. Biarpun anak saya laki-laki, Mbak Alfa..



Wiwin | pratiwanggini.net
Jun 11, 2021 at 10:47 AM

Ilmu dan tipsnya ok banget ini, mba Alfa. Sangat bermanfaat. Karena memang masih banyak ibu-ibu yang bingung gimana cara menyampaikan info tentang menstruasi kepada anak perempuannya.



Jun 11, 2021 at 1:05 PM

Alhamdullilah bisa ikutan webinar ini, jadi tahu kalau setiap tanggal 28 Mei adalah Hari Kebersihan Menstruasi, dan juga tahu banyak tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi, soalnya dahulu info yang aku dapat ngak selengkap ini dan itupun masih dibumbui mitos-mitos…hahaha, bahkan ibu dulu juga masih percaya mitos seputar menstruasi. Penting banget karena aku punya anak perempuan nih meskipun belum mengalami menstruasi.



Jun 12, 2021 at 8:49 AM

Sama mbak, akupun tau tentang menstruasi ini dari usia SD pas pelajaran agama atau pas ngaji, tapi karena waktu itu belum menstruasi, jadi belum kebayang aja sih gimana-gimananya, hehe. Pas dapet menstruasi beneran baru deh paham, alhamdulillah gak bingung, tapi malu aja bilang kalo lagi menstruasi.



Jun 12, 2021 at 8:56 AM

Ngobrolin menstruasi bareng anak ini memang membutuhkan waktu yang gak sebentar, aku setuju banget siih…karena pasti bahasannya bakal panjang karena sepaket dengan cara membersihkan dan bersucinya kembali.
Haturnuhun, kak…insighfull banget tulisannya.



Jun 12, 2021 at 9:58 AM

Wah aku salfok sama tisu pembersih sama sabunnya bagus bgt ya kemasannya. Kemarin mau beli bundle produk Betadine yg dapet bukunya, produknya udah abis.



Jun 12, 2021 at 11:09 AM

Kemasan produknya cantik dan yang terpenting bermanfaat untuk kesehatan miss v. Betadine identik dg obat luka, tapi ternyata produknya sudah beragam ya. Nggak ragu deh pakai produk dari betadine karena sudah ada sejak lama.



Jun 12, 2021 at 12:12 PM

Wah penting sekali ya edukasi melalui webinar tentang menstruasi supaya semua dapat pengetahuan tentang menstruasi yang baik dan benar



Jun 12, 2021 at 3:49 PM

Dulu aku malu saat dapat menstruasi pertama. Takut diketawain teman teman hehee.
Ternyata banyak anak perempuan yang ngalami hal yang sama.
Btw webinarnya bermanfaat banget, semoga makin banyak yg aware sama kesehatan organ kewanitaan saat menstruasi



Jun 12, 2021 at 9:50 PM

Yang lumayan nabok pas narsum ngingetin edukasi gak bisa ngomong sekali dua kali. Wkwkwk. APalah daku ini, mak emak yang bisa keluar tanduk gegara anak wedok lupa prosedur buang pembalut. Wkwkwk. Sabar….sabarrrr



Jun 13, 2021 at 8:30 PM

waaahh aku jg ikutan nyimak materi tentang menstruasi sehat dan bersih ini, ada banyak hal yg jadi PR utk disampaikan ke anak praremaja ya mba.



Jun 14, 2021 at 7:43 PM

Dulu saya dan teman sering mendapat mitos yang aneh aneh seputar menstruasi hingga akhirnya membuat kami takut jika harus bergaul dgn lawan jenis, takut hamil. hehehe. Hingga kami mendapat pengetahuan dari guru bahwa kehamilan hanya dapat terjadi melalui proses pembuahan. Duh, kalau skrng informasi sudah semakin mudahnya hingga harus benar2 difilter ya mbak kaitan menstruasi ini



Jun 18, 2021 at 5:11 AM

Benar banget, memberikan pengedukasian Anak tentang menstruasi adalah langkah yg tpat buat ibu agar anak nanti tdk kaget disaat pertama kali menstruasi



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.