4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak Untuk Remaja

perawatan kulit berminyak, perawatan kulit untuk remaja

“Skin care apa aja sih yang harus dipakai anak gadis?” tanya sahabat saya yang anaknya seumuran dengan Cinta. “Ini, kulitnya mulai keliatan berminyak, keluar bruntusan dan berkomedo. Daripada kebablasan muncul jerawat mending diajarin merawat kulit dari sekarang deh,” tambahnya. ”Tapi bingung juga ya memilih produk perawatan kulit berminyak untuk remaja. Takut kalau nggak cocok malah ngerusak kulit,” ujarnya galau.

Saya yang tadinya belum terpikir ke arah sana jadi ikut galau. Selama ini sih Cinta cuma pakai sabun cuci muka aja. Itu pun sabun bayi karena saya merasa kulitnya nggak bermasalah dan sayang kalau pakai produk perawatan kulit yang kandungannya berat. Yang penting bersih aja.

Tapi, belakangan ini si sulung yang berusia 11 tahun mulai mengeluhkan bruntusan di hidungnya. Malah kadang diam-diam memakai plester hidung yang berfungsi mengangkat komedo serta masker punya saya. Rupanya dia sudah mulai peduli dengan kulitnya.

Maklum sih, seperti anak lainnya yang berusia 10 – 19 tahun, Cinta sudah memasuki masa remaja. Di mana perubahan hormon, tingkat stres serta polusi udara bisa memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak secara berlebihan. Yang kalau nggak dikontrol dengan produk perawatan kulit berminyak bisa menimbulkan masalah kulit seperti komedo dan jerawat. Masalah ini tentu punya efek negatif pada penampilan dan mempengaruhi percaya diri anak. Iya kan?

Produk Perawatan Kulit Yang Wajib Dimiliki Oleh Remaja

perawatan kulit berminyak, produk perawatan kulit untuk remaja

Nah, dari obrolan dengan geng mamak-mamak pecinta skin care, kami sepakat untuk membiasakan anak-anak gadis (dan bujang) kami merawat kulitnya sejak dini. Tujuannya ya untuk mencegah munculnya jerawat dan masalah kulit remaja lainnya. Tentu dengan produk yang sesuai dengan kulit mereka. Dan berikut adalah beberapa produk perawatan kulit yang bisa digunakan oleh remaja.

1. Pembersih Muka

Berupa lotion, gel, cream atau oil yang berfungsi membersihkan kotoran atau make up yang menempel setelah seharian beraktivitas. Untuk remaja, pilih pembersih yang formulanya lembut dan sesuai dengan jenis kulit mereka, serta mengandung anti oksidan untuk merawat dan mencerahkan wajah. Produk ini bisa digunakan bagi remaja yang sudah mulai menggunakan make up atau krim wajah seperti pelembab dan tabir surya.

2. Sabun Muka

Setelah menggunakan pembersih muka untuk membersihkan kotoran dan make up, gunakan sabun muka demi memastikan kulit wajah benar-benar bersih dari sisa-sisa kotoran, make up dan cleanser. Cuci muka 2 kali sehari dengan sabun yang tidak mengandung sodium lauryl sulfat agar wajah tidak kering dan kelembapan alaminya terjaga dengan baik.

perawatan kulit berminyak, produk perawatan kulit untuk remaja

Jangan terlalu sering mencuci muka dengan sabun karena bisa bikin kulit kering. Kalau merasa risih dengan kulit lengket atau kotor setelah berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, usap saja dengan tisu khusus pembersih muka atau micellar water dan kapas. Sebelum tidur, baru deh lakukan dua tahap pembersihan muka ini.

3. Moisturizer

Produk ini berfungsi sebagai asupan gizi bagi kulit dan membantu menjaga kelembapan alami kulit wajah. Pelembap yang ringan dapat melindungi kulit remaja dari beragam polusi udara, debu dan keringat yang bisa mengganggu kesehatan kulit.

4. Sunscreen

Berguna melindungi kulit wajah dari efek buruk sinar UV seperti munculnya flek di wajah dan kerutan sebagai tanda penuaan dini. Banyak yang mengabaikan penggunaan sunscreen ini karena nggak suka dengan teksturnya yang lengket. Padahal ini penting banget. Kalau remaja kita malas dengan banyak tahap perawatan kulit, boleh pakai pembersih muka dan sunscreen aja. Seperti saya terapkan ke Cinta saat ini.

perawatan kulit berminyak

Oya, pastikan produk yang dipakai ini memang khusus sunscreen. Bukan BB Cream dengan SPF atau moisturizer ber SPF atau bedak dengan UV protection. No no no. Karena produk 2 in 1 seperti ini nggak efektif melindungi kulit wajah dari efek buruk sinar UV. Secara fungsi utama mereka bukan sebagai tabir surya, kan. Jadi, ya harus yang jenisnya tabir surya atau sunscreen atau sunblock untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Setelah pakai sunscreen mau dilanjut dengan BB cream atau bedak boleh banget.

Di luar keempat produk ini, untuk remaja yang berusia di atas 15 tahun kita bisa melengkapinya dengan:

  • Facial toner yang bisa berfungsi sebagai pengangkat sel kulit mati atau melembapkan kulit. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
  • Face scrub yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan sisa make up yang nggak bisa diangkat oleh sabun.
  • Masker untuk member nutrisi tambahan pada kulit muka.

Contoh langkah penggunaan skincare untuk remaja bisa dilihat di video ini. Sunscreen dipakai terakhir setelah pelembab di pagi hari. Kalau malam nggak perlu. Cukup berhenti di pelembab.

Mengenal Jenis Kulit dan Perawatannya

Nah, sebelum mulai memilih produk perawatan kulit untuk remaja, sebaiknya kita kenali dulu jenis kulit yang dimiliki remaja kita dan cara merawatnya supaya dapat membeli produk yang tepat.

Kulit Normal

Kulit normal memiliki warna kulit yang halus dan merata; tekstur lembut; dan tidak terlihat bintik-bintik merah, atau bercak-bercak. Pori-pori hampir tidak terlihat, dan permukaan kulit tidak berminyak atau kering. Kulit normal adalah jenis kulit yang ideal karena jumlah air dan minyak yang seimbang dan sirkulasi darah yang baik.

Pemilik kulit normal sebaiknya merawat wajahnya dengan cara:

  1. Mencuci muka dua sampai tiga kali sehari dengan pembersih wajah yang lembut atau sabun muka dengan air untuk membersihkan kotoran dan keringat di wajah.
  2. Menggunakan pelembab yang ringan terutama kalau sering berada di ruangan berAC untuk menjaga kulit supaya nggak kering.
  3. Aplikasikan tabir surya yang minimal ber-SPF 30.

Kulit Kering

Kulit kering biasanya terlihat kusam, kasar, bersisik dan cenderung mudah gatal dengan pori-pori yang hampir nggak terlihat.

Untuk merawat kulit kering lakukan cara berikut ini:

  1. Cuci wajah dengan pembersih wajah berbentuk susu, oil atau lotion yang bebas sodium lauryl sulfat (SLS) agar kulit nggak makin kering.
  2. Kemudian lanjutkan dengan penggunaan moisturizer yang tidak mengandung alkohol.
  3. Dan akhiri dengan penggunaan tabir surya.

Kulit Berminyak

Kulit berminyak biasanya memiliki pori-pori yang terbuka, kelihatan berkilau dan lengket karena produksi minyak yang berlebihan serta rentan timbul komedo dan jerawat.

perawatan kulit berminyak

Untuk merawatnya, lakukan 4 langkah perawatan kulit berminyak berikut ini:

  1. Cuci muka 3 kali sehari dengan pembersih yang mengandung salicylic acid.
  2. Gunakan pelembab yang kandungannya tidak menyumbat pori-pori. Biasanya sih di produknya tertulis ‘noncomedogenic’.
  3. Aplikasikan tabir surya atau sunscreen berSPF minimal 30 yang berbahan dasar air.
  4. Gunakan produk eksfoliasi seperti scrub wajah, toner atau masker satu atau dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori.

Kulit Kombinasi

Remaja yang memiliki jenis kulit kombinasi biasanya bagian ‘T-Zone’nya (dahi, hidung dan dagu) berminyak sedangkan bagian lainnya kering. Pori-pori di kulitnya cenderung besar dan cenderung berkomedo.

Untuk merawat kulit kombinasinya, biasakan remaja kita untuk:

  1. Membersihkan wajah dua atau tiga kali sehari dengan sabun yang lembut dan air.
  2. Gunakan pelembab di bagian wajah yang kering.
  3. Aplikasikan sunscreen berbahan dasar air setiap hari setelah menggunakan pelembab.

Jadi sejak kapan anak mulai dibiasakan merawat kulitnya?

Sebaiknya sejak batita anak mulai diajarkan tentang kebersihan dan kesehatan kulit. Dimulai dengan mencuci tangan dengan baik, mandi yang benar, membersihkan alat kelamin dan dubur dengan bersih selepas buang air kecil dan besar serta menggosok gigi dengan baik.

Menjelang akil baligh atau memasuki usia belasan, baru deh dikenalkan dengan produk perawatan kulit wajah dan dibiasakan menggunakannya secara rutin.

Merawat kulit dengan baik sejak dini bisa membantu kulit tetap sehat dan mencegah munculnya jerawat, flek hitam dan tanda-tanda penuaan dini saat anak beranjak dewasa. Tapi, kalau sudah terlanjur timbul masalah pada kulit si remaja, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit agar tidak semakin parah ya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.