Rekomendasi Wisata Setelah Lebaran dengan Tetap Menjalankan Prokes

Rekomendasi Wisata Setelah Lebaran dengan Tetap Menjalankan Prokes

Dear teman-teman PojokMungil, selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, ya. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadan diterima Allah SWT dan bisa bertemu lagi dengan Ramadan berikutnya. Mohon maaf kalau ada postingan dan balasan komen di blog pojokmungil.com ini yang kurang berkenan atau ada interaksi yang menyakiti hati teman-teman.

Libur lebaran ini pada ke mana, nih? Ada yang mudik, kah? Atau mungkin berwisata dalam kota?

Kalau saya sih nggak mudik karena alhamdulillah satu kabupaten dengan ortu dan mertua. Hanya saja suami yang sedang kerja di negara tetangga nggak bisa pulang untuk lebaran. Jadi lebaran ini adalah pertama kalinya dalam sejarah 15 tahun pernikahan kami nggak bisa merayakan hari raya Idul Fitri barengan. Padahal ya bukan untuk pertama kalinya kami menjalani long distance marriage seperti sekarang.

Tapi yah, memang pandemi mengubah semuanya. Idul Fitri biasanya menjadi kesempatan kami untuk berwisata, bahkan sejak saya belum menikah. Orang tua saya selalu menggunakan masa libur lebaran untuk mengajak kami bepergian ke luar kota, baik itu untuk mengunjungi sanak keluarga di kota lain atau ya liburan aja.

Setelah menikah dan merantau, kami selalu berusaha untuk mudik. Mulai dari Jakarta – Sidoarjo sampai Brunei – Sidoarjo. Hanya saja sejak pindah ke Sidoarjo setelah 8 tahun menetap di Brunei, kami nggak pernah mudik lagi. Lha ya gimana wong kampungnya memang di Sidoarjo hehehe.

Larangan mudik memang bikin hati banyak orang patah hati, ya. Harapan bisa berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga di hari yang fitri pupus. Tapi ya gimana lagi, dong. Pengorbanan ini terpaksa harus kita lakukan dengan ikhlas untuk kepentingan yang lebih besar ya, kan.

Namun, jangan khawatir, setelah periode larangan mudik berakhir kita bisa kok kembali ke kampung halaman atau berwisata ke tempat-tempat lain. Tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, ya.

Baca Juga: Aktivitas Seru di Wisata Kebun Pak Budi

Rekomendasi Wisata dan UMKM dari Konten Bedah Ninja Xpress

Nah, biasanya kalau mau berwisata pasti cari rekomendasi tempat yang wajib dikunjungi atau kuliner yang wajib dicoba. Biasanya teman-teman carinya di mana, nih? Kalau saya lagi suka nonton konten BEDAH di channelnya NinjaXpress, nih.

bedah ninja xpress

BEDAH atau Berita UKM Daerah ini adalah konten yang ngasih informasi seputar produk-produk UMKM lokal dari suatu daerah tertentu yang dapat bersaing dari segi kualitas maupun style. Dipandu dengan dua komika Fico Fachriza dan Praz Teguh, tiap episodenya mengundang narasumber yang menguasai keunikan daerahnya.

Memang sih, nggak fokus di rekomendasi wisata kota tertentu. Tapi isi kontennya bisa bikin kita pengen mendatangi UMKM-UMKM yang direkomendasikan oleh para narasumber. Seperti yang saya tonton baru-baru ini, yaitu tentang Fashion dan Kuliner Jogja dan Sambal Surabaya. Apa menariknya? Baca terus yaaa…

Fashion dan Kuliner Jogja Istimewa

Jogja selalu jadi kota favorit saya. Mungkin malah salah satu kota yang sering jadi tempat tujuan wisata keluarga kami sebelum saya menikah, karena ada keluarga pakde saya di sana. Waktu kuliah juga pernah ke Jogja bareng sahabat-sahabat saya dengan sepupu saya yang jadi tour guide.

Mengikuti rekomendasi wisata Jogja secara umum, tentunya tempat yang paling sering kami kunjungi di Jogja adalah Malioboro, Mirota Batik, Pasar Beringharjo dan kerajinan perak di Kotagede. Untuk kulinernya tentu saja Gudeg Yu Djum dan Bakmi Kadin.

Menonton konten BEDAH Jogja Istimewa! Fashion dan Kulinernya Ndak Usah Ditanya! dengan bintang tamu dr. Tirta Mandira Hudhi, saya jadi tahu kalau Jogja nggak cuma terkenal dengan batik dan gudeg, lho. Tentu batik adalah karya kerajinan istimewa di Jogja.

rekomendasi wisata oleh-oleh Jogjakarta

Tapi, dr. Tirta juga ngasih rekomendasi distro Jogja yang wajib banget dikunjungi oleh pecinta streetwear, yaitu: Starcross, Vast, Jogja vs Everybody dan Familias. Menurut dokter Tirta, brand-brand terkenal di kalangan pelajar dan mahasiswa lho. Karena memang kualitasnya bagus dan desainnya keren.

Kalau soal kuliner yang lagi hits ternyata adalah ayam geprek. Yang istimewa dari ayam geprek Jogja adalah ayamnya itu dicampur dan diulek bareng sambel. Bukan ayam yang dikasih sambel di atasnya gitu. Nah, ayam geprek yang enak adalah Geprek Bu Rum dan Geprek Mas Kobis.

Untuk oleh-oleh tentunya ada gudeg kaleng yang bisa dikirim pakai Ninja Xpress. Mulai dari gudeg Bu Tjitro, gudeg Yu Djum sampai gudeg Hj. Ahmad. Tinggal pilih aja dan dipaketkan ke rumah masing-masing. Dengan beli oleh-oleh Yogyakarta seperti gudeg kaleng ini, selain jadi obat kangen dengan Jogja juga bisa membantu para pengusaha UMKM di masa pandemi ini, lho.

Rekomendasi Wisata Kuliner Sambal Surabaya yang Bikin Kelenger

Nah, konten kedua BEDAH yang saya tonton adalah Sambal Surabaya yang Bikin Kelenger dengan narasumber Arief Alfiansyah. Kota Pahlawan adalah tempat saya lahir dan besar sampai kemudian orang tua pindah ke Sidoarjo saat saya di bangku SMA.

Seperti kata Arief di video tersebut, sebenarnya banyak sekali makanan khas Surabaya. Ada rujak cingur, lontong balap, tahu campur, tahu tek dan banyak lagi. Tapi, karena terkenal dengan pedasnya, orang biasanya kalau ke Surabaya itu cari rekomendasi wisata kulinernya sambal dan bebek. Ini valid banget sih. Sambal dan bebek adalah jujugan kuliner di kota terbesar kedua Indonesia itu. Sebagai arek Suroboyo, I approved this statement!

rekomendasi sambal surabaya

Sambal sendiri banyak macamnya sih, yang terkenal di Surabaya adalah sambal pencit (mangga muda), sambal bajak, sambal bawang, dan sambal petis. Kalau ngomongin sambal bawang, otomatis bakal teringat sama sambal bawang legend Bu Rudy. Saking enaknya ini sambal, sampai jadi oleh-oleh khas Surabaya, lho. Waktu saya masih tinggal di Brunei, tiap pulang ke Sidoarjo pasti ada aja temen di Brunei yang minta dibawain sambal Bu Rudy ini untuk oleh-oleh.

Selain Bu Rudy, ada juga sambal Bogajaya yang punya banyak varian yaitu sambal cumi, sambal bawang, sambal bebek dan sambal kecap. Nah, untuk teman-teman di luar kota yang ingin menikmati sambal Bu Rudy dan sambal Bogajaya nggak perlu lagi nunggu ada teman yang main ke Surabaya. Bisa langsung aja pesan online dan dikirim pakai Ninja Xpress.

Saking sukanya dengan menu sambal, Surabaya punya banyak wisata kuliner yang menyediakan sambal dengan berbagai lauk. Apa aja? Tonton deh video BEDAH (Berita UKM Daerah) EP.4 | Sambal Surabaya yang Bikin Kelenger bersama Arief Alfiansyah ini.

Oya, konten BEDAH ini tayang seminggu sekali di channel Ninja Xpress. Sampai saat ini sudah ada 19 episode yang bisa kita tonton. Dan semuanya punya tema yang menarik. Jadi biar nggak ketinggalan langsung aja subscribe channel Ninja Xpress.

Ninja Xpress

NinjaXpress.co sendiri sudah dikenal sebagai layanan pengiriman paket. Saya sih sudah familiar dengan jasanya karena beberapa toko online tempat saya belanja menggunakan Ninja Xpress untuk mengirim pesanan saya. Dan sampai sekarang sih selalu merasa layanan Ninja Xpress memuaskan, ya, karena cepat dan kurirnya jarang lempar-lempar paket.

Ninja Xpress ini juga mendukung UMKM dan brand lokal untuk berkembang dengan kampanye #ObsesiUntukNegeri. Baik melalui konten-konten edukatif seperti BEDAH dan BERGURU di channel YouTube NinjaXpress maupun lewat program Ninja Academy.

Baca Juga: Ide Bisnis Baru dari Hobi Seru

Di Ninja Academy, UMKM dibantu untuk mengadopsi layanan digital untuk bisnis mereka. Tentu saja tujuannya supaya semakin banyak lagi orang yang mengenal usaha tersebut. Keren yaaa. Nggak cuma menjadi mitra untuk mengirimkan paket tapi juga membantu supaya bisnis UMKM dan brand lokal untuk bangkit dan bertumbuh bersama menghadapi new normal.

Suka dengan artikel ini? Yuk bagikan :)

alfakurnia

Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

33 thoughts on “Rekomendasi Wisata Setelah Lebaran dengan Tetap Menjalankan Prokes

  1. Oh, lagi LDM? He he .. Gak apa-apa. Ntar ketemunya malu-malu kaya k penganten baru. Ahay …. Terima kasih ulasannya, ananda Alfa. Selama ini saya hanya tahu kalau Ninja itu kurir barang online. Ternyata lebih dari itu. Artikel yang informatif dan terkini. Selamat malam.

  2. Saya pernah ngalamin LDM tapi engga lama soalnya suami kembali lagi ke Bandung dan salut sama pasangan yang bisa saling mengerti, saling support selama LDM.

    Saya belum pernah pakai layanan Ninja Xpress ini, baca ulasannya di sini cukup bagus juga ya performanya.

  3. Duh sudah ada sembilan belas episode dan saya satu pun belum melihat. Maklum kudet nih. Terimakasih informasinya. Saya coba mau lihat juga. Penasaran.
    Btw sekaligus cari cari info kulineran Surabaya juga nih, hehehe
    Dari artikel ini jadi nambah wawasan nama nama sambal dari daerah Jatim

  4. Yang paling dikangenin dari mudik tuh ini yaaa…kuliner.
    Aku juga kampung halamannya Surabaya.
    Hehehe, jadi paling kangen kuliner Surabaya yang super peddasss…mantap.

  5. Wisata paling aman saat ini adalah wisata virtual ya emang. Hihi. Seru-seru tapi tuh, jogja dan surabaya. Wah, geprek Bu Rum disebut! Emang andalan semua mahasiswa Jogja kayaknya tuh. Saya aja kalo mudik ke Jogja masih suka beli tu. Hehe..

  6. Dulu ke Surabaya sama teman-teman dan pada buka jastip sambal bu Rudy dong… Berhubung aku ga terlalu suka pedas, jadinya ya cuma bisa heran, ternyata memang tenar banget ya

  7. Wah jogja ini kulinernya emang top punya ya mbak. Baru tahu nih kalau ayam geprek itu aslinya begitu selama ini ya tahunya ayam dikasih sambal diatasnya saja hehehe

  8. jujur aku baru sekali banget ke Surabaya itupun kerja, meski sempet keliling-keliling di kota Surabaya mengunjungi mall yang dekat dari hotel sambil tentunya makan di Bu Rudy dan borong sambalnya hehehe

  9. Ke Surabaya tanpa kulineran bagaikan makan roti doang, ga pake isi selai. *iyaaa ga nyambung, i know*

    Aah, kamu menyebut sambal bu Rudy aja otomatis enzim saliva bekerja loh Alfa, di dalam mulutku. Ga tau kenapa, tapi buatku sampe sekarang sambal Bu Rudy ini ga ada penggantinya! Yang favorit dari 4 varian rasa sambal ini ga ada, (Sambel Ikan Peda asin, Sambel bawang, Sambel bajak terasi dan Sambal Udang) saking semuaaaa favorit wkwkwkkwk

    Oiya met lebaran juga yaaa wahai pejuang LDR. Finally aku juga merasakan LDR itu seperti apa. Tetep semangaaaat!

  10. Saya suka ketawa kalau kurir Ninja Xpress datang. Seruannya bukan “pakeeet!”, tapi “ninjaaaa!” hehehe. Menarik banget dengan program yang dilakukan Ninja Xpress. Saya juga jadi tertarik ingin belajar menggali ilmu tentang UMKM.

  11. Mbak Alfa, saya saja yang orang Sulawesi, merasa pengen balik ke Jogja. Saya ke Jogja masih kuliah, bareng teman2 seangkatan tahun 1995. Masih pengen ke sana lagi, semoga bisa suatu saat nanti dan mendatangi hidden gems berbekal apa yang disampaikan Dokter Tirta 🙂

  12. Wah baru tau dong ada gudeg kaleng…inovasi yang nggak kaleng-kaleng dong ya.
    Jogja memang uakeeeeh kalau soal kuliner dan fashion ya mbak…bisa bikin bingung mo pilih yg mana 🙂
    btw, saya sendiri punya pengalaman apik sama ekspedisi ninja ini.

  13. Bunda ini boleh dibilang gak punya kampung tempat mudik. Lahir di Cirebon, besar sampe menikah dan punya permata2 hati di Jakarta. Beberapa kali ke Jogja bukan wisata kulineran, tp sempet ngantri mau beli gudeg Jogja yg populer itu buatan mbok siapa gitu dah lupa. Beda ya ayam penyet Jogja yg dipenyetin bersama bumbu sambelnya dngan ayam penyet deket rumah yg namanya aja ayam penyet tapi sama aja sama beli ayam bakar. One day kl anak2 ngajak bunda ke Jogja pasti tak ajak hunting nih ayam penyet Jogja dan sambel Bu Rudi. (gak suka pedes gila sih) ya sekedar curiousity aja.

  14. Aku tuh sudah sakau liburan dengan menikmati menu khas daeran atau kulineran daerah deh mbak. Zuzur ya lihat orang pada liburan keluar kota tuh ada rasa ingin sekali, apalagi ada beberapa tempat yang tadinya aku sering banget kunjungi tapi semenjak pandemi menahan banget untuk gak kesana. Padahal selain kangen makanan juga kangen dengan kehidupan di sana.

  15. Suka deh sama content2 nya ninjaexpress ini yang mengulas UMKM jadi kita lebih aware juga sama produk-produk lokal. Btw soal ayam geprek, kayanya bukan cuma di yogya aja dia booming yah, semua daerah suka ayam geprek hehhee.

  16. Baca tentang macam-macam sambal bikin saya lapar nih mbak. Soalnya makan tanpa sambal itu bagaikan LDM-an yg lamaaaa banget tidak ketemu, hihihi.
    Maaf ya, bercanda.

  17. Seru banget kalau ada wisata seperti ini apa lagi habis lebaran gitu aku juga pengen gitu buat wisata tapi bingung kemana

  18. Wah, menarik konsepnya. Jadi ngebantu UMKM juga ya kalo begini. BTW aku jadi inget saat awal2 kembali ke surabaya, dan kalap sambel Bu Rudy. Wkwkwkwk ada insiden nganuuuu…. gara-gara gak bisa kontrol makan sambelnya

  19. Tak kirain mbak Alfa udah pindah semua ke SDA, wong sidoarjo mudik nang sidoarjo, mek setengah jam hahaha (nek gak macet :p) Sambel Bu Rudy iku meskipun enaknya nggak ketulungan, aku nggak bisa makan mbak, karena ada udangnya, kadang sampe ngiler pengen. Trus Jogja.. Tujuanku receh kalo ke jogja, cuma lotek wkwkwkw.. Baru kali ini ada ekspedisi peduli sama pelanggannya, keren sih ^^

  20. Semacam hidden gems yaaa mak banyak kulneran yang kita ga tau trus didatangi. Pas kalau mau ke surabaya bisa mampir liat. Btw, kapan ketemuaaaan. Semoga jodoh yo iso pettuk <3
    Tapi kalau sekarang pengantaran banyak emaang ya mak, ninja express ini enak datang ke rumah buat ambil barang apalagi kalau langganan

  21. Ngomongin kuliner Yogya langsung kangen lama banget nggak ke sana padahal dekat saja dari kabupaten Semarang ya karena pandemi juga ya..bqgus nih dukungan Ninja Express untuk UMKM Indonesia..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top