Pertemanan Maya

Posted in Babbles by

womens-group-735907_1280

Perempuan itu menghela nafas panjang, hatinya gundah, jemarinya lincah bermain di atas keyboard netbook, menuliskan beberapa baris komentar di blog temannya. Percakapan virtual hari ini terasa begitu panas, sebuah topik dilemparkan dan memicu banyak reaksi positif dan negatif. Entahlah, batas antara bangga dan pamer memang tipis sekali.

Ia baru tahu kalau ada yang menganggap menulis di jejaring sosial merupakan sebuah persaingan. Si A bisa begini, si B abis beli itu, si C masak anu. Gerah ia melihat pergaulan di dunia maya sudah mirip dengan di dunia nyata. Padahal inilah tempat pelariannya dari kumpulan tetangga yang suka bergunjing.

Ah, ibu-ibu. Berteman dengan mereka memang rumit. Ngomongin anak tetangga yang diasuh babysitter aja bisa jadi awal perang dunia.

Nov 3, 2010
Previous Post Next Post

Yuk baca ini juga