5 Tips Investasi Meski Gaji UMR

5 Tips Investasi Meski Gaji UMR

Ya setiap orang pasti mendambakan kerja di perusahaan level internasional dan mendapatkan gaji yang tinggi. Namun, bagaimanakah kalau gaji kita hanya sebatas UMR? Bisa nggak nih jadi orang kaya dan mencapai kebebasan finansial?

Tentu bisa dong, teman-teman bisa mencapai semua impian itu dengan melakukan investasi. Emang bisa investasi kalau gaji UMR? Well, menurut para financial planner sih bisa, lho. Coba deh investasi pakai Pluang. Teman-teman bisa investasi dengan mudah melalui instrumen reksadana hanya dengan 15 ribu rupiah, atau beli emas mulai 0,01 gram, bahkan beli aset kripto juga!

Investasi dan mengatur keuangan dengan baik adalah kunci supaya bisa jadi sultan di masa depan serta bebas secara finansial. Berikut tipsย  investasi yang bisa dilakukan dengan gaji UMR. Simak baik-baik ya!

Tips Investasi dengan Gaji UMR

1. Pangkas Pengeluaran yang Tidak Perlu

Salah satu cara terbaik dalam mengatur keuangan sehingga bisa dipakai untuk investasi adalah memangkas pos-pos pengeluaran yang tidak perlu.

Nah, untuk mengetahui pengeluaran apa saja yang sebenarnya nggak diperlukan, kita bisa mencatat semua pemasukan dan pengeluaran tiap bulan minimal selama 2 bulan. Dari situ akan terlihat mana sih pos-pos pengeluaran yang sebenarnya bisa dipangkas.

investasi pluang

Contohnya, jajan kopi kekinian yang harganya Rp 20ribu hampir setiap, bisa dibilang itu pengeluaran yang bisa dipangkas. Mari kita hitung sama-sama. Kalau kita setiap hari berhenti jajan kopi kekinian seharga 20ribu rupiah itu, maka dalam sebulan kita bisa hemat uang hingga Rp 600ribu.

Daripada buat beli kopi kekinian kan lebih baik diinvestasikan. Kamu masih bisa lho menikmati kopi dengan cara membuatnya sendiri di rumah.

Baca Juga: Financial Planning

2. Beli yang Benar-benar Dibutuhkan

Kebutuhan dan keinginan itu adalah dua hal yang berbeda. Kebutuhan adalah hal-hal penting yang wajib kita upayakan supaya dapat bertahan hidup. Contohnya membeli sembako, kemudian membayar tagihan listrik dan air.

Lalu, apa saja yang masuk kategori keinginan? Gampang sekali contohnya. Misalnya kamu ingin jajan kopi kekinian, kemudian nonton bioskop, ataupun ingin ganti gadget baru padahal gawai yang sebelumnya masih bagus.

Keinginan adalah hal-hal yang masih bisa kita tunda. Bukan berarti nggak boleh sama sekali, lho. Kita bisa kok bikin budgeting dari pemasukan kita untuk beli sesuatu yang diinginkan sesekali. Misalnya sebulan sekali nih budgetkan 100ribu untuk nonton atau jajan kopi. Kalau budgetnya udah habis ya udah jangan ambil dari pos pengeluaran lain. Tahan dulu keinginan supaya bisa berinvestasi, terutama di bulan-bulan awal.

3. Sisihkan 10% dari Gaji untuk Investasi

Kamu pasti sedikit kaget membaca besaran prosentase gaji yang harus diinvestasikan. Namun jangan khawatir, kamu bisa kok mencapai angka ini secara bertahap dan selalu konsisten kemudian.

Sebagai contoh UMR Jakarta adalah Rp 4.416.000, maka besarnya gaji yang harus kamu investasikan ada di kisaran Rp 441.600. Jika ini dirasa memberatkan maka kamu bisa mencoba investasi 100ribu di bulan pertama, kemudian menaikkan nilainya menjadi 200ribu pada bulan selanjutnya, begitu seterusnya.

Lama-lama kelamaan melakukan investasi Rp 441ribu ini tidak akan terasa berat buatmu karena sudah menjadi kebiasaan. Ingat, sisihkan dana untuk investasi di awal gajian.

Jika kamu menunggu ada sisa atau enggak dari pengeluaran selama sebulan, maka kemungkinan besar investasi ini tidak akan pernah terealisasi. Akan selalu ada alasan bagimu untuk tidak berinvestasi jika menunggu sampai saat akhir gajian.

Baca Juga: SociaBuzz Tribe, Cara Menghasilkan Uang Dari Blog

4. Pelajari Instrumen Investasi dan Kelola Risikonya

Setiap investasi selalu ada risikonya. Risiko ini biasanya dibagi menjadi tiga, yaitu risiko kecil, risiko moderat atau menengah, dan risiko tinggi. Nah, semakin tinggi risiko biasanya return atau imbal balik yang diterima juga semakin besar.

Investasi yang memiliki risiko rendah antara lain investasi emas batangan, deposito di bank, serta investasi reksadana di pasar uang. Untuk emas batangan termasuk aman karena tidak tergerus inflasi. Terlebih harga emas cenderung naik setiap tahun.

Adapun deposito di bank termasuk dalam kategori risiko rendah karena dana deposito sudah dijaminkan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Selain itu suku bunga bank bisa dibilang cukup stabil dengan kisaran 2 – 4 persen.

Reksadana pasar uang bisa dibilang reksadana yang paling cocok bagi pemula ataupun mereka yang memiliki dana terbatas untuk berinvestasi. Hal ini dikarenakan kinerja reksadana pasar uang bisa dibilang cukup stabil dengan imbal balik bisa mencapai 7% per bulan. Lebih besar dari imbal balik deposito.

Keuntungan lain dari reksadana pasar uang adalah bisa dicairkan sewaktu-waktu. Jadi apabila kamu membutuhkan dana secara mendadak dan satu-satunya pilihan adalah menarik investasi reksadana pasar uang, kamu tidak akan dikenakan denda sama sekali. Nah, sebelum kamu menentukan investasi mana yang akan dipilih, ada baiknya kamu pelajari dulu satu persatu keuntungan dan risiko dari masing-masing instrumen investasi.

Baca Juga: Menabung Saja Tidak Cukup

5. Lakukan Investasi untuk Jangka Panjang

tips investasi

Keinginan untuk menjadi sultan dan bebas secara finansial tidak bisa terwujud dengan sekejap mata. Contohnya, investasi dengan modal terbatas namun hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Investasi itu sebenarnya tujuannya adalah untuk jangka panjang. Apalagi timbal balik yang kamu terima dari investasi biasanya baru bisa terlihat secara signifikan setelah tiga tahun.

Akan lebih baik lagi apabila kamu berinvestasi untuk jangka waktu lebih lama. Cobalah untuk berinvestasi minimal lima tahun atau lebih, tentu saja yang sesuai dengan tujuan finansial kamu.

Investasi yang bisa kamu pilih untuk tujuan jangka panjang antara lain pembelian saham secara langsung atau reksadana saham. Risiko reksadana saham ini cukup tinggi, maka tak heran imbal baliknya juga tinggi. Kamu bisa mendapat keuntungan hingga 20% apabila berinvestasi di instrumen saham.

Itu dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan dalam berinvestasi walaupun gaji kamu di kisaran UMR. Pengelolaan gaji dan keuangan yang benar sekali lagi adalah kunci supaya kamu bisa melakukan investasi.

Tepislah godaan yang datang dan pastikan kamu bisa menggapai segala impian melalui investasi dengan bujet berapapun yang kamu punya. Selamat mencoba!

Suka dengan artikel ini? Yuk bagikan :)

alfakurnia

Lifestyle blogger yang suka berbagi tentang review produk, kisah sehari-hari, pengalaman parenting dan banyak lagi. Juga suka menulis resensi buku dan produk skincare di blog alfakurnia.com

18 thoughts on “5 Tips Investasi Meski Gaji UMR

  1. Dua langkah yang pertama itu: pangkas pengeluaran yang tidak perlu dan beli yang benar-benar dibutuhkan harus benar-benar dijalankan kalau gaji UMR dan pengen berinvestasi. Kalau sudah beres dengan itu baru deh melangkah ke langkah berikutnya.

  2. Pangkas pengeluaran yang tidak perlu, eh, tapi ya ada aja..wkwkwk….alesaaan, bener mbak, investasi itu penting, tapi sementara ini masih paksu doang yang ngelakuin, aku ngikut,.heuheu..

  3. Jadi inget, mayoritas kaum kelas menengah tuh gajinya ga gede, tapiii biaya gaya hidupnya doong ๐Ÿ˜€
    Kalo ngopi, kudu ke starcbucks, hadeeh ๐Ÿ˜€ atau makan2 kudu ngemal.

    padahal, ini kan latte factor yg bisa menggerus kesehatan financial kita.
    yuk lahh, tobaaatt supaya bisa invest demi masa depan yg makin cihuy!

  4. Memang harus benar2 disiplin ya mbak kalau mau berinvestasi. Kalau kita masih suka asal2an dalam mengelola keuangan maka bisa dipastikan tidak akan ada uang tersisa untuk investasi. Kalau saya biasanya pengeluaran terbesar itu buat jajan, hehehe. Ini termasuk godaan terberat.

  5. Menurut pengalaman, point ke 4 lumayan bagus. Yakni, Pelajari Instrumen Investasi dan Kelola Risikonya. Investasi rendah risiko yang pernah dicoba, antara lain, beli emas batangan dan tanah. Deposito di bank , untuk jangka pendek bagus. Jangka panjanngnya, rugi. Seiringdengan inflasi, nilai uang bukan bertambah tinggi tapi makin kecil.

  6. Aku mulai nabung emas pas baru nikah, Mbak.. Tapi trus habis semua pas beli rumah, wkwkw.. Sekarang pengen mulai nabung lagi. Memang bener sih, kalau ngga dipaksakan ya ngga akan bisa-bisa, yaa.. Untuk investasi tu peribahasa berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian tampaknya sangat relate.

  7. Seperti kata pepatah, beli sesuatu karena kebutuhan bukan karena keinginan jadi lebih menghemat pengeluaran, ya ada benarnya juga apalagi gaji UMR harus bisa di kelola dengan baik agar bisa menyisihkan sedikit penghasilan untuk menabung atau investasi. Aku dan suami termasuk susah menabung, jadi diakalin beli barang, terutama rumah karena di tangerang harga murah makin melonjak tinggi apalagi kalau dilingkungan pengembang besar, kemungkinan hunian terus berkembang sangat besar.

  8. terima kasih tipsnya mbak
    sepertinya harus aku ikutin nih
    biar nggak hanya bisa menabung tapi bisa juga punya investasi
    supaya mencapai kemerdekaan financial

  9. kalau aku pengeluaran yang kadang harus dipangkas itu bukan kopi tapi makan di luar waktu bekerja. kadang suka sebel sekali makan di luar bisa sampai 50 ribu lebih lumayan banget itu uangnya kalau dikumpulin

  10. Investasi itu kata yang makin sering kita dengar. Kalau dulu dengar kata investasi itu yang terbayang duit banyak, untuk beli tanah, emas atau rumah. Sekarang makin banyak orang yang kenal istilah investasi, makin banyak tahu bentuk-bentuk investasi gak sekedar benda yang bisa dipegang dan dilihat mata. Semoga seiring dengan itu, makin banyak juga orang yang paham risikonya. Setuju, gaji UMR juga bisa berinvestasi, aku sudah membuktikannya,

  11. Sedih banget karena kalau lagi ga inget sama tujuan keuangan, suka boros.
    Paling sering boros soal makanan.
    Padahal kalau dikumpul-kumpul, makanan yang bisa dimasak sendiri walau sederhana akan jauh lebih hemat ya.. dan bisa saving untuk investasi.

  12. Betul sekali kak, memangkas yang kopi kekinian, nongki dengan besty ini aslinya lumayan kalau dihitung dalam sebulan ya kak. Bismillah bisa yuk bisa investasi hihihi

  13. Yang namanya investasi emang kudu diniatkan yaa. Walaupun gaji UMR sih sebenarnya bisa-bisa aja. Tipsnya oke banget tuh kalau diterapkan. Alhamdulillah, saya termasuk yang sudah mempraktikkan. Tapi emang baru tahu sih tentang Pluang ini. Nice info ๐Ÿ™‚

  14. Investasi jangka panjang nih yang belum aku lakuin. Masih merasa pemasukan kurang, jadi buat investasi gak diprioritaskan. Padahal perlu ya Mbak. Harus dipertimbangkan nih.

  15. Meskipun gajiku jadi guru masih dibawah UMR, tapi saya juga berusaha untuk bisa investasi. Biasanya sih saya beli mini gold mbak. Kayak yang mbak ceritakan di awal, emas kecil-kecil, meski hanya 0,1 gram.. hehe.. ntr kalo udah kumpul, baru dituker ke emas 1 gram.. โ˜บ๏ธ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top