Resep Kolo Mee ala Brunei

resep kolo mee brunei ala pojokmungil

Kolo mee. Mie ayam ala Brunei.

Memberanikan diri menerima tongkat estafet dari ibuknya Kika dalam rangka meramaikan kehebohan #FoodChallenge di sosial media. Berhubung ibu kreatif ini mintanya makanan Brunei, untuk tantangan hari pertama saya pajang menu makan siang yang populer di Brunei ini. Kalau di Indonesia disebutnya Mie Ayam, di Brunei (dan Sarawak) dikenal dengan nama Kolo Mee atau Mi Kolok. Menu sederhana dan murah ini bisa dijumpai di kedai makan lokal. Tapi siang ini pengen nyoba bikin sendiri mumpung kemarin di supermarket nemu fresh kolomee noodles.

Kolo Mee ala MyBooney Restaurant
Kolo Mee ala MyBooney Restaurant

Versi asli (dan halal) kolo mee disajikan bersama irisan ayam saus barbecue/rebus. Tapi di sini saya cukup menumis dada ayam dengan bumbu minimalis karena saus kolo mee sendiri sudah penuh dengan MSG hehehe. Dan seharusnya sih mie yang biasa disajikan untuk kolo mee ini tipis-tipis tapi karena saya ngerebusnya lebih lama dari instruksi jadi ya ngembang gendut-gendut kaya yang masak gitu. Hasilnya malah enak, lembut dan saus kolo mee jadi lebih meresap sehingga anak-anak doyan makannya.

Resep Kolo Mee sederhana ini saya ambil dari hasil pencarian di google yang saya modifikasi sesuai dengan bahan yang ada di rumah dan selera. Gampang kok kalau mau nyoba. Ini bahan dan cara bikinnya:

resep kolo mee brunei ala pojokmungil

 

Resep Kolo Mee ala Brunei

Bahan-bahan:

– Daging ayam cincang (saya pakai daging sapi cincang)
– 1/2 ekor ayam, potong kecil-kecil (optional. Saya pakai fillet dada ayam)
– Fresh kolo mee noodles

Saus kolo mee:

*Takaran bahan sesuai selera*
Saus tiram
Saus kedelai (saya pakai kecap manis)
Merica
Gula
Minyak wijen
(Campur semua bahan, sisihkan sedikit untuk rendaman daging cincang)

Bawang goreng untuk taburan
Daun bawang untuk taburan

Cara membuat:

• Pertama, bumbui fillet dada ayam dengan minyak wijen, garam dan mixed herbs. Diamkan selama 15 menit atau sampai bumbu meresap lalu potong sesuai selera dan tumis dengan sedikit minyak sampai matang.

• Rendam daging cincang dalam saus selama 15 menit. Lalu tumis sampai matang.

• Masak saus dengan sedikit air sampai mendidih dan kental. Sisihkan.

• Rebus mie dalam air mendidih selama 1-2 menit, buang airnya lalu bilas dengan air dingin yang mengalir. Kemudian rendam dalam air panas sebentar untuk menghangatkan mie.

• Letakkan mie dalam mangkuk besar, siram dengan saus dan aduk rata. Pindahkan ke piring, sajikan dengan daging ayam, daging cincang, daun bawang dan bawang goreng. Sajikan segera.

Biasanya sih Kolo mee yang di restoran disajikan dengan sup kosong alias kuah kaldu. Tapi saya nggak pakai karena nggak bisa bikinnya hiks. Padahal anak-anak saya tuh suka banget nyeruputin kuah kaldu itu. Semoga kapan-kapan bisa cari resep yang pas untuk direcook deh.

Nah, ada yang mau menerima tongkat estafet selanjutnya? Di FB dan IG sih sudah saya serahkan ke pemilik toko kue online Antique’s Cake. Tapi kalau ada yang berani terima tantangan ini sih boleh aja ikutan. Aturannya gampang kok:
1. Posting foto makanan selama 5 hari berturut-turut
2. Boleh bikinan sendiri atau wisata kuliner
3. Boleh foto baru atau lama
4. Tag 1 teman setiap harinya untuk meneruskan tantangan selanjutnya.

Yuk ikut. Kan lumayan buat nambah postingan blog tiap hari #eh. Happy cooking or eating, Teman.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.