Klaska Residence, Apartemen di Surabaya Bergaya Resor

Klaska Residence, apartemen di Surabaya

Tinggal di apartemen mungkin belum menjadi pilihan bagi sebagian keluarga di Indonesia yang terbiasa dengan hunian bertipe rumah tapak. Namun, harga rumah sekarang semakin mahal, terutama bagi keluarga muda yang sedang merintis karir. Kalaupun ada yang terjangkau biasanya letaknya jauh dari pusat kota. Sehingga meski mampu membeli rumah, banyak keluarga harus merelakan banyak waktu terbuang di jalan atau mengeluarkan ekstra uang untuk biaya transportasi karena lokasi rumah dan tempat kerja mereka di pusat kota terlalu jauh.

Karena itu hadirlah tipe hunian vertikal seperti apartemen, kondominium atau rumah susun. Biasanya apartemen memiliki lokasi yang strategis dan dekat dengan pusat kota, pusat pendidikan atau pusat industri. Apartemen juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh penghuninya. Hal inilah yang menjadi nilai plus apartemen daripada rumah tapak.

Blogger Gathering Klaska Residence
Blogger Gathering bersama Bpk. Harris Maulana dari Sinar Mas Land dan Ibu Patricia dari Klaska Residence

Tapi memilih apartemen yang sesuai juga bukan hal yang mudah kan, ya. Maka itu, saya tidak menampik kesempatan untuk melihat show unit salah satu apartemen di Surabaya, Klaska Residence dalam acara blogger gathering di Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Klaska Residence

Klaska Residence adalah apartemen modern bergaya resort yang terletak di pusat kota Surabaya. Memiliki prinsip panduan untuk menciptakan hunian untuk keluarga yang memungkinkan masing-masing penghuninya merasa lebih rileks dan memiliki rasa memiliki, Klaska Residence dilengkapi oleh berbagai fasilitas ala resor yang akan membuat kita betah.

Maket Klaska Residence

Apartemen di kawasan Jagir Wonokromo ini dikembangkan oleh Sinar Mas Land yang merupakan salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Indonesia. Sinar Mas Land sendiri saat ini sudah sukses dengan kota mandiri BSD City di Tangerang Selatan dan Kota Wisata Cibubur, serta area perumahan Wisata Bukit Mas Surabaya.

Dan Klaska Residence merupakan proyek apartemen pertama di Surabaya yang digarap oleh Sinar Mas Land yang memiliki berbagai kelebihan sebagai berikut.

Apartemen di Surabaya dengan Gaya Resor

1. Lokasi Strategis

Klaska berada di pusat kota Surabaya dengan lokasi yang strategis. Faktor ini tentu penting ya untuk warga Surabaya yang lalu lintasnya sudah mulai padat. Sehingga kita nggak perlu lagi menghabiskan waktu di jalan hanya untuk pergi ke kantor di pusat kota atau ke mall di akhir pekan. Secara Klaska hanya 10 menit perjalanan ke pusat perbelanjaan seperti: Surabaya Town Square, Royal Plaza, DTC Wonokromo, Plaza Marina dan Tunjungan Plaza.

. Lokasi Klaska Re

 

Klaska Residence juga terletak di antara 2 kantor pemerintahan yaitu kantor Pertamina dan kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) 1 Jawa Timur. Cocok banget untuk yang bekerja di dua kantor itu karena tinggal jalan kaki saja dari apartemen sudah sampai kantor.

Klaska pun dekat dengan beberapa pusat pendidikan, yaitu: Universitas Surabaya; Universitas 17 Agustus 1945; Universitas Dr. Soetomo; Universitas Pembangunan Nasional dan UK Petra. Dan tidak jauh dari fasilitas kesehatan seperti RS. Islam Surabaya dan RS Premier.

2. Kemudahan Akses Transportasi

Lokasi apartemen Klaska Residence ini tidak hanya mudah dijangkau oleh transportasi pribadi. Para pengguna angkutan umum pun dapat bepergian dari dan ke Klaska Residence dengan mudah karena sangat dekat dengan Stasiun Wonokromo. Dari dan menuju Bandara Internasional Juanda dan Terminal Bungurasih maupun Terminal Wonokromo pun tidak terlalu jauh dan banyak angkutan umum dan transportasi online yang dapat kita gunakan.

3. Fasilitas Keamanan 24 Jam

Fasilitas Keamanan Klaska Residence

Faktor penting dalam memilih hunian selain lokasi adalah keamanan. Di Klaska Residence sendiri, setiap unitnya dilengkapi oleh 24 hours secured smart unit system. Yaitu sistem keamanan lengkap mulai dari CCTV, panic button, anti theft dan power control untuk AC dan TV. Kebayang kan ya keamanan dan kenyamanannya.

4. Pilihan Unit yang Bervariasi

Saat ini yang sedang dibangun adalah Tower Azure yang akan selesai pada akhir tahun 2020. Ada 4 tipe unit yang tersedia di tower ini, yaitu:

  • Superior dengan luas 25, 67m2 yang memiliki 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

    Superior Klaska Residence
    Kamar di unit Superior Klaska Residence
  • Deluxe dengan luas 35,06m2 dengan 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi

    Deluxe Klaska Residence
    Living Room tipe Deluxe dengan dapur mini, ruang keluarga dan meja makan minimalis
  •  Suite dengan luas 51,58m2 yang memiliki 2 kamar tidur dan 2 kamar mandi

    Suite BR Klaska
    Kamar tidur utama di unit Suite Klaska Residence
  • Loft dengan luas 132,9m2 yang memiliki 3 kamar mandi dan 3 kamar tidur

    Suite Klaska Residence
    Lantai 1 tipe Suite Klaska Residence

5. Memiliki Fasilitas Modern ala Resor Bintang Lima

Klaska Residence ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas ala resor yang memberikan pengalaman hidup terbaik. Membuat kita lebih suka bersantai di rumah daripada pergi ke luar rumah. Berikut adalah beberapa fasilitas yang diberikan oleh Klaska Residence yang menurut saya menarik sekali:

Thematic Water Facilities

Thematic pool

Kolam renang yang tersedia di Klaska Residence ini nggak cuma satu lho, tapi 3! Ada kolam berukuran standar olimpiade, leisure pool dengan tambahan fitur bubble untuk bersantai dan berendam serta kolam anak-anak untuk si kecil. Selain itu juga disediakan jacuzzi dan sauna sebagai tempat istirahat yang dapat dinikmati para penghuni apartemen di waktu luang.

Family Party Park

Dilengkapi dengan fasilitas untuk membuat BBQ party, family party park ini bisa kita gunakan untuk merayakan saat istimewa bersama keluarga.

Hanging Garden dan Sky Jogging Park

Tinggal di apartemen bukan berarti nggak bisa menikmati hijaunya taman dan cuma bisa berolahraga di gym. Di Klaska Residence, kita tetap bisa kok bersantai di taman atau jogging di ruang terbuka yang sambil menikmati keindahan langit Surabaya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Klaska Residence (@klaskaresidence) on

Area Bermain dan Bersantai

Bagi yang lebih suka kegiatan indoor, Klaska Residence menyediakan area-area menarik yang bisa kita gunakan. Ada Movie Room, Virtual Playroom dan Perpustakaan Pribadi untuk penghuni apartemen. Wah, rasanya jadi makin betah di rumah ya kalau gitu.

Dengan berbagai fasilitas itu, nggak heran sih kalau sudah banyak unit yang terjual meskipun Tower Azure masih dalam tahap pembangunan. Apalagi Klaska Residence sekarang menawarkan unit spesial The Rivira yang memiliki akses langsung ke semua fasilitas di atas. Dengan memberikan uang tanda jadi Rp 5 juta dan cicilan mulai dari Rp 3 juta per bulannya, kita bisa memiliki satu unit apartemen di Surabaya itu. Dalam masa promosi ini kita juga memperoleh cashback DP 5%, free biaya KPA dan hadiah istimewa, lho.

Jadi tunggu apalagi, langsung saja lihat show unitnya dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan keluarga kita di:

KLASKA MARKETING GALLERY

Jl. Jagir Wonokromo No.100
Surabaya 60244

Buka setiap hari : 08.30 – 19.00 WIB
Telepon. 031 849 8888 | WA. 6282178887818

 

Foto: koleksi pribadi dan klaskaresidence.com

Akta Kelahiran Untuk Anak yang Lahir Di Luar Negeri

akta kelahiran anak lahir di luar negeri

Akta kelahiran adalah dokumen penting yang harus dimiliki oleh seorang warna negara Indonesia. Dokumen ini diperlukan untuk mendapatkan pelayanan negara seperti pembuatan kartu identitas, paspor, pendidikan, pendaftaran pernikahan di KUA, dan sebagainya. Setiap anak yang baru lahir sebaiknya langsung dibuatkan akte kelahirannya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Karena menurut peraturan, akta kelahiran yang dibuat lebih dari 60 hari setelah kelahiran atau 30 hari dari kedatangannya kembali ke Indonesia jika lahir di luar negeri akan kena denda sebesar Rp 100.000,-.

Saking pentingnya dokumen ini, banyak rumah sakit dan klinik bersalin yang memberikan fasilitas pengurusan akta kelahiran sesaat setelah anak lahir. Dengan ini orang tua nggak perlu lagi repot-repot mondar-mandir ke Dukcapil untuk mengurusnya, dan bisa fokus dengan bayi baru mereka. Tapi bagaimana dengan anak dari warga negara Indonesia yang lahir di luar negeri? Seperti anak saya, Keenan, misalnya.

akta kelahiran anak lahir di luar negeri

Keenan lahir di Kuala Belait, Brunei Darussalam, saat kami masih tinggal di sana pada tahun 2013. Dan sebagaimana orang tua pada umumnya, sesaat setelah kelahirannya, kami langsung mengurus akta kelahirannya di negara setempat. Akta kelahiran ini penting sekali untuk membuat paspor dan dependant pass, agar ia bisa tinggal di Brunei bersama kami.

Akta Kelahiran Negara Setempat

Langkah pertama yang kami lakukan adalah mendatangi Jabatan Imigresen dan Pendaftaran Kebangsaan Kementrian Hal Ehwal Dalam Negeri Brunei Darussalam dengan membawa dokumen-dokumen berikut:

  1. Borang permohonan pendaftaran kelahiran
  2. Surat pengakuan kelahiran dari rumah sakit/klinik
  3. Kad pengenalan (IC) orang tua (ayah dan ibu)
  4. Paspor orang tua (ayah dan ibu)
  5. Buku nikah

Akta Kelahiran Luar Negeri

Setelah itu kami diberi Certified True Copy of Register of Birth atau Sijil Kelahiran. Di Brunei, dokumen inilah yang akan menjadi pegangan anak untuk kemudahan pendaftaran sekolah, permohonan bagi kad pengenalan pintar, dokumen perjalanan, dll. Jabatan imigrasi Brunei juga mengeluarkan special pass bagi Keenan sebagai izin tinggal sementara sampai paspor dan dependant pass selesai diurus.

Lapor Kelahiran Anak di KBRI 

Tapi, belum cukup sampai di situ. Keenan masih harus mendapatkan paspor dan dokumen imigrasi lainnya dalam waktu 30 hari setelah mendapatkan special pass dari Imigrasi Brunei Darussalam. Setelah sijil kelahiran kami perolah, langkah selanjutnya adalah melaporkan kelahiran Keenan dan membuat paspor di KBRI Bandar Seri Begawan.

Yang pertama kami buat adalah paspor untuk Keenan dengan menggunakan dokumen:

  1. Fotokopi Surat Kelahiran/Akte Lahir Anak/Sjil Kelahiran Anak yang telah diendorse di Kedutaan Indonesia
  2. Fotokopi special pass dari Imigrasi
  3. Fotokopi buku nikah orang tua dan foto kopinya
  4. Fotokopi KTP dan IC Brunei atau paspor orang tua

Saat pembuatan paspor ini, anak harus dibawa ya untuk difoto di KBRI. Jadi waktu itu Keenan yang usianya belum 14 hari sudah harus menempuh perjalanan darat sejauh 120km dari Kuala Belait ke Bandar Seri Begawan untuk bikin paspor. Such a strong boy!

Surat Keterangan Kelahiran KBRI

KBRI Bandar Seri Begawan kemudian mengeluarkan Surat Keterangan Lahir yang kami peroleh secara gratis dalam waktu 2 hari kerja saja dengan melampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

  1. Surat Sijil Kelahiran dari Jabatan Imigrasi Brunei
  2. Fotokopi paspor orang tua dan paspor anak
  3. Fotokopi surat nikah orang tua.

Proses pembuatan dua dokumen ini cukup cepat. Dan memang harus cepat karena setelah itu kami harus mengurus dependant pass di Jabatan Imigrasi. Setelah dependant pass diperoleh, Keenan harus kami bawa keluar dari Brunei untuk membatalkan special passnya dan mengaktifkan dependant passnya. Alhamdulillah, kota tempat kami tinggal berbatasan langsung dengan Miri sebuah kota di Sarawak, Malaysia. Sehingga kami bisa jalan darat saja keluar dari Brunei, masuk Miri dan menginap semalam, lalu besoknya kembali ke Brunei.

Selama kami tinggal di Brunei, cukup paspor dan sijil kelahiran dari Brunei yang menjadi dokumen penting untuk Keenan. Tapi ternyata, begitu kembali ke Indonesia kami harus melaporkan kelahiran Keenan ke Dukcapil Sidoarjo, sesuai dengan KTP kami.

Mengurus Dokumen Pencatatan Kelahiran di Luar Negeri

Sebelum kami pindah, banyak informasi simpang siur yang kami peroleh dari teman-teman yang sudah lebih dulu kembali tinggal di Indonesia, tentang pembuatan akta kelahiran anak yang lahir di luar negeri. Mulai dari banyaknya dokumen yang harus disubmit sampai wajibnya kehadiran orang tua sebagai pelapor kelahiran anak di luar negeri. Dengan kata lain, di beberapa kota di Indonesia, pelaporan kelahiran anak di luar negeri harus dilakukan sendiri oleh orang tua, nggak boleh diwakilkan oleh orang lain.

akta kelahiran anak lahir di luar negeri

Begitu kami pindah, kami pun mendatangi Disdukcapil Sidoarjo di Jl. Sultan Agung No. 23 Sidoarjo dan mendapatkan informasi mengenai surat-surat yang harus dilampirkan untuk mengurus akta kelahiran sebagai berikut:

  1. Asli dan fotokopi Akta Kelahiran luar negeri.
  2. Asli terjemahan akta kelahiran luar negeri oleh penerjemah tersumpah dan berbadan hukum. Untuk wilayah Sidoarjo, kami disarankan untuk menggunakan jasa penerjemah tersumpah Lugas dengan biaya Rp 120.000,-
  3. Asli dan fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari KBRI atau Perwakilan RI Setempat.
  4. Asli dan fotokopi Kartu Keluarga.
  5. Asli dan fotokopi KTP kedua orang tua.
  6. Asli dan fotokopi Buku Nikah/kutipan akta perkawinan orang tua.
  7. Asli dan fotokopi Paspor RI kedua orang tua dan anak.
  8. Formulir Pelaporan yang harus ditandatangani Lurah atau Kepala Desa setempat.

Setelah semua dokumen lengkap dan disetujui oleh petugas Disdukcapil, Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri, selesai dalam waktu satu minggu.

Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri

Iya, ternyata yang kami terima bukanlah akta kelahiran seperti anak yang lahir di Indonesia, melainkan Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri. Untuk menegaskan hal ini, Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Sidoarjo, secara khusus menerangkan kepada kami bahwa Dukcapil tidak mengeluarkan akta kelahiran untuk anak yang lahir di luar negeri. Sesuai Undang-Undang Adminduk, Dukcapil hanyalah mencatat pelaporan kelahiran tersebut dan memasukkan anak ke dalam Kartu Keluarga (dalam kasus kami, Keenan sudah masuk dalam KK sebelum kami lapor kelahiran luar negeri).

Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri

Beliau juga memberi tahu bahwa yang dicatat oleh Kementrian Dalam Negeri dan diakui sebagai akta kelahiran untuk WNI yang lahir di luar negeri adalah Akta Kelahiran yang dikeluarkan oleh negara setempat. Bukan Surat Keterangan Lahir dari KBRI ataupun Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri. Tapi jika diperlukan, kita bisa melampirkan kedua surat tersebut di akta kelahirannya.

Ibu Kabid Pencatatan Sipil sengaja menjelaskan hal ini secara detil kepada kami, karena sebelumnya ada yang marah-marah saat menerima surat keterangan pelaporan kelahiran luar negeri. Sang pelapor berharap mendapatkan akta kelahiran, bukan sekadar surat keterangan dari Dukcapil.

Namun, bukan berarti anak dari pasangan WNI yang lahir di luar negeri dan sudah memiliki akta kelahiran dari negara setempat nggak perlu lagi mengurus Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri, ya. Surat ini tetap harus dimiliki sebagai dasar memasukkan anak ke Kartu Keluarga. Di mana Kartu Keluarga ini juga penting kan untuk mengurus surat-surat lain seperti perpanjangan paspor, daftar sekolah, daftar BPJS, membuat KTP dan lain-lain.

Jadi, untuk kelancaran proses pembuatan dokumen anak yang lain di kemudian hari, luangkan waktu untuk membuat Surat Keterangan Pelaporan Kelahiran Luar Negeri ini. Cukup mudah kok selama persyaratannya lengkap. Tapi ingat, setiap daerah mungkin memiliki proses dan aturan yang berbeda, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu dengan petugas di Disdukcapil setempat.

Menurut pengalaman saya, saat ini pelayanan di Disdukcapil cukup memuaskan kok. Petugasnya ramah dan informatif, waktu pelayanan juga cepat. Bahkan di Disdukcapil Sidoarjo kita bisa mengambil nomer antrian online, walaupun menurut saya lebih efektif jika kita datang langsung dan ambil nomer antrian di tempat.

Oya, artikel ini saya buat juga sebagai apresiasi kepada Kepala Bidang Pencatatan Sipil Sidoarjo, ibu Dyah Rina Pujiastuti SH, MM atas pelayanannya yang baik sekali kepada kami. Seperti yang saya jelaskan di atas, beliau benar-benar menerangkan kepada kami tentang perbedaan akta kelahiran, surat keterangan kelahiran dari KBRI dan surat pelaporan kelahiran luar negeri. Kebetulan selain kami juga ada seorang ibu yang mengurus surat pelaporan kelahiran luar negeri untuk anakya yang lahir di Jerman.

Selama 2 kali pertemuan dengan beliau, banyak sekali informasi yang kami terima baik dari perbincangannya dengan kami maupun tamu-tamu lain sebelum kami. Cara beliau memberi informasi, mengapresiasi dan menegur pemohon layanan itu seperti seorang ibu kepada anaknya, tanpa ada kesan arogan. Beliau juga berusaha supaya semua orang yang masuk ke ruangannya keluar dengan hati puas dan gembira. Semoga ibu Rina selalu dalam lindungan Allah SWT, dilancarkan urusannya dan dimudahkan pekerjaannya dalam melayani masyarakat Sidoarjo. Barakallah, bu Rina.

 

Pernik Cantik dari Lingga Classic

Pada bulan April banyak sekali acara memperingati Hari Kartini. Mulai dari berbagai perlombaan di sekolah-sekolah sampai aneka pameran atau bazaar di mall. Seperti halnya Festival Kartini 2015 yang diselenggarakan oleh Indonesian Heritage pada tanggal 15-19 April yang akan datang di Grand City Mall, Surabaya. Acara yang bertajuk “Karya Gemilang. Different is Beautiful” ini didukung oleh beberapa desainer dan artis nasional seperti Samuel Wattimena, Arzeti Bilbina, Celia Thomas dan lain-lain.

 photo 7B5D09A0-6614-4CE0-AC16-8319256E04C2_zpsqwu7tf8a.jpg

Dalam acara ini, Lingga Classic ikut berpartisipasi dengan berjualan produk-produk kaca lukis. Mulai dari cermin kecil, tempat tisu, kotak perhiasan sampai set baki dan toples. Peralatan rumah tangga yang unik tersebut bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 30.000 sampai Rp 350.000.

Lingga Classic ini sudah berdiri sejak tahun 2001 di Solo, Jawa Tengah. Berawal dari industri rumahan sederhana dengan tujuan melestarikan budaya lokal dan mengenalkannya kepada masyarakat di luar Solo sampai manca negara, Lingga Classic memproduksi kerajinan cermin dengan desain klasik. Kini produknya sudah berhasil dipasarkan sampai ke luar negeri dengan pangsa pasar terbesar di USA, Eropa, Australia dan Timur Tengah.

Saya sendiri punya hasil kerajinan berupa jam dinding besar dari cermin dengan desain yang elegan, hadiah pernikahan 9 tahun yang lalu dari owner Lingga Classic yang kebetulan adalah sahabat mama saya. Sayang akhirnya suvenir cantik itu ditinggal di rumah mama karena takut pecah kalau dibawa berpindah-pindah.

Dalam pameran kali ini, Lingga Classic mengeluarkan koleksi terbaru dari seri suvenir kaca lukisnya yang lebih simpel dan tak kalah menarik. Seri ini cocok sekali untuk menghias ruang tamu atau ruang keluarga kita. Cermin mungilnya pas banget untuk suvenir pernikahan. Sedangkan tempat tisu atau tatakan gelas bisa kita berikan sebagai kado housewarming bagi sahabat tercinta. Ibu atau (calon) mertua juga pasti suka lho kalau diberi kado kotak perhiasan atau set baki dan toplesnya.

 photo 804C6180-86B9-4CDF-B741-ED8836D9C199_zpsu1hcispc.png

Kalau belum ada desain yang sesuai selera, jangan khawatir, Lingga Classic juga bisa membuat produk sesuai keinginan kita. Jangan sungkan untuk tanya-tanya di sana. Ada mama saya dan teman-temannya serta adik ipar dan sepupu saya yang cantik akan membantu memilihkan pernik kaca lukis yang sesuai untuk kita.

Jadi jangan lewatkan Festival Kartini 2015 tanggal 15-19 April yang akan datang. Kunjungi stand Lingga Classic di depan gerai Starbucks Grand City Mall, Surabaya dan dapatkan diskon dan suvenir menarik untuk pembelian selama pameran berlangsung. Selamat berbelanja.

Satu Hari untuk Ibu

Hari Minggu kemarin, saya dan Cinta juga adik dan adik ipar, nemenin mama datang ke acara Hari Ibu yang diselenggarakan komunitas Perempuan Menulis, sekaligus launching buku antologi mereka di Royal Plaza, Surabaya. Komunitas ini terdiri dari para alumni Sirikit School of Writing yang didirikan oleh seorang sastrawan, jurnalis dan peneliti idola saya, Sirikit Syah. Bu Sirikit ini 10 tahun yang lalu pernah menjadi dosen penguji tamu saat saya sidang skripsi. Dan dulu saya mengidolakan ibu yang super aktif ini, makanya seneng banget bisa ketemu beliau lagi. Apalagi beliau juga ingat saya sebagai salah satu mahasiswa yang pernah diujinya, meski universitas tempat beliau mengajar berbeda dengan tempat saya belajar.

Oke, kembali ke topik. Di acara ini banyak kegiatan menarik. Ada lomba menggambar, yang kemudian diprotes Cinta karena menurutnya, “This is not a drawing competition. This is a coloring competition!”

Sambil nunggu anak-anaknya menggambar mewarnai, para orang tua diajak mendengarkan talkshow tentang pengasuhan anak oleh Psikolog dari sebuah rumah sakit swasta di Surabaya yang juga ikut berpartisipasi dalam antologi “Let’s Talk About Mom.” Lumayan lah, buat refreshing karena sudah lamaaaaaa sekali nggak ikut talkshow gitu.

Setelah acara untuk anak selesai dan sambil menunggu pengumuman pemenang lomba, ada talkshow tentang kecantikan dan kesehatan kulit dengan topik, “Apakah Kulit Putih Identik dengan Sehat dan Cantik?” dari Derma Estethic Centre. Tapi saya nggak ikut nih karena Cinta dan Yasmine, sepupunya pengen foto-foto di fotobox yang ada di sekitar area tersebut.

Saat saya dan mama yang juga jadi panitia acara peringatan Hari Ibu ini kembali dari makan siang, talkshow “Membentuk Karakter Anak Lewat Menulis” yang dibawakan oleh pak Sutanto Leo sudah berlangsung hampir separuh jalan. Pak Sutanto Leo adalah penulis dari Bandung yang sudah menelurkan banyak buku. Beliau juga writing trainer dan konsultan penerbitan.

Acara diakhiri dengan bagi-bagi doorprize dan foto bersama para panitia dan pembicara. Senang juga seharian ikut mama di acara komunitasnya. Jadi ikut tahu orang-orang baru. Bangga melihat mama dengan aktivitas barunya menjelang pensiun ini. Selamat Hari Perempuan, Indonesia. Semoga semakin banyak para perempuan yang mewariskan kearifan dan nilai-nilai hidupnya melalui tulisan.

Asiknya Foto di Fox Studio

Waktu mudik lebaran kemarin, Cinta berkali-kali minta foto studio dengan kostum a la princess Disney.

Ya sih, biasanya setahun sekali, tepatnya saat dia ulang tahun saya selalu ajak dia foto studio. Seru-seruan aja untuk dokumentasi pertumbuhan Cinta tiap tahunnya.

Sayang, sejak pindah ke Brunei belum pernah foto di studio lagi. Sebenarnya ada studio foto yang tampaknya lumayan oke di Kuala Belait, jadi satu dengan toko mainan Nanyang di Jalan Pretty. Tapi entah kenapa kok belum merasa tergerak untuk bawa Cinta foto di sana.

Beberapa hari sebelum pulang ke Brunei, saya dan Cinta menyempatkan diri ke Supermal Pakuwon Indah ditemani adik dan ipar yang bela-belain nggak kerja demi entertain ponakan tercintanya itu. Makasih ya, paman Bayu dan tante Mer. We heart you so much.

Berbekal petunjuk dari saudara, kami pun menemukan tempat foto yang terletak di Pakuwon Trade Center. Meski jauh dari bayangan saya, Cinta tetap senang bisa berfoto dengan kostum a la Cinderella dan tiaranya serta berpose sesuka hati. Hutang terlunasi sudah!

Sebelum pulang, saat menuju lobby mall, tiba-tiba saya melihat ada sebuah studio foto baru di sebelah Bread Talk. Seingat saya terakhir ke sana tahun lalu, studio yang tampak bagus sekali dengan beberapa booth foto beraneka tema belum ada. Dan benar saja, Fox Studio ini baru soft opening dan saat saya iseng lihat-lihat contoh foto, mbak pramuniaganya memberi tahu kalau saat itu sedang ada promo untuk paket-paket foto tertentu. Yihaaaa!

Akhirnya, saya ambil dua paket foto yang per paketnya terdiri dari 2 foto ukuran 4R + 1 background + CD plus ekstra sewa kostum untuk Cinta. Wuaaa, Cinta senang sekali dalam satu hari bisa dua kali foto studio dengan 2 kostum princess yang berbeda.

Sedangkan untuk Keenan sengaja nggak saya sewakan kostum meski pilihan kostum untuk bayinya lucu-lucu sekali. Mulai dari pumpkin, ulat, siput sampai kacang polong. Saya pikir Keenan baru belajar tengkurap jadi daripada nanti repot ngatur kostum dan dia malah bete nggak mau difoto biarlah pakai baju yang dipakai saat itu saja.

Ternyata sama fotografernya, Keenan disarankan hanya pakai popok sehingga fokus ke wajahnya aja. Ketelatenan mas fotografer dan kehebohan gaya dan atraksinya untuk menarik perhatian Keenan bikin anak bayi betah difoto. Apalagi liat lampu blitz yang menyala-nyala.

Sementara itu bagian kostum dengan sigap membantu Cinta ganti baju sambil memilihkan aksesoris yang sesuai. Dia juga helpful sekali merapikan kostum, rambut saat fotografer memotret Cinta.

Meski masih muda, mas fotografernya sabar lho mengarahkan gaya anak-anak ini. Dia juga nggak pelit memotret sampai berhasil mendapatkan foto yang cukup bagus menurutnya.

Setelah selesai, kami diminta memilih foto-foto untuk dicetak. Huaaa bingung karena bagus-bagus hasilnya. Tapi karena nggak mungkin dicetak semua, saya dan Cinta pun sepakat memilih empat foto terbaik* menurut kami ini.

20130929-235616.jpg

Senangnya lagi, hasil foto bisa diambil pada hari yang sama. Kami hanya diminta menunggu satu jam untuk proses cetak.

Sayang, foto yang kami terima benar-benar hasil mentah jepretan kamera tanpa diedit. Bahkan tanpa tusir atau minimal dicerahkan sedikit. Tapi nggak masalah sih karena hasilnya sudah cukup bagus. Yah, worth the pricelah. Yang penting Cinta senang koleksi foto a la princessnya bertambah lagi. Dan saya juga hepi punya foto bayi Keenan untuk disandingkan dengan foto bayinya Cinta dulu.

Jadi teman-teman yang ingin sekadar foto narsis dengan latar belakang dan properti foto lucu atau bikin dokumentasi foto teman satu grup untuk diupload di media sosial, boleh lah coba ke Fox Studio. Lumayan kan sambil jalan-jalan di mall bisa pulang bawa foto keren dengan harga terjangkau.

*foto yang diupload di sini sudah diedit sedikit tingkat keterangannya dengan aplikasi moldiv for iphone

Tips Hunting Kain Untuk Seragam Pernikahan di JMP

Seperti pada umumnya pernikahan, seragam keluarga adalah salah satu printilan (please deh, bahasanya :p ) yang harus diperhatikan. Biasanya sih seragam ini dibedakan antara orangtua pengantin, saudara kandung pengantin, keluarga besar, among tamu, penerima tamu, pagar ayu dan teman-teman dekat. Ada keluarga yang memilih menyewakan kebaya/baju daerah sesuai adat pernikahan atau membelikan kain untuk para sanak saudara.

Eh, meskipun nggak sepenting penghulu, gedung atau catering, tapi biaya yang dikeluarkan untuk beli atau sewa seragam ini ternyata juga nggak kecil lho. Jadi memang harus disiapkan anggaran khusus untuk kain seragam, baju sanak saudara laki-laki dan make up keluarga 🙂

Selain budget, masih ada lagi yang harus dipersiapkan sebelumhunting kain:

  • Tentukan warna utama dalam acara pernikahan dan warna turunannya.
  • Buat kategori pengguna seragam dan siapa-siapa aja yang masuk di dalamnya.
  • Bagi warna-warna turunan itu dalam kategori pengguna seragam. Sesuaikan juga dengan usia penggunanya.
  • Tentukan jenis kain yang mau digunakan, apakah brokat, lace, tule (tile) atau chiffon. Produk lokal atau impor.
  • Buat anggaran khusus berdasarkan kategori pemakai seragam. Misalnya untuk kain seragam orang tua dengan range harga 200.000-300.000/meter, saudara kandung 100.000-200.000 dan yang lain <100.000/meter.

Kalau sudah siap semua, waktunya belanja kain. Bisa di pasar khusus kain seperti Mayestik, Tanah Abang atau seperti kami yang di Surabaya ada JMP (Jembatan Merah Plaza). Kalau pengen yang nyaman silakan ke toko-toko kain di mall seperti Alta Moda, dll.

Berdasarkan pengalaman 3 kali belanja kain untuk seragam pernikahan di JMP, berikut tips hunting kain yang nyaman:

  1. Siapkan daftar belanja yang berisi kategori seragam dan jumlah orang masing-masing kategori
  2. Gunakan baju dan alas kaki yang nyaman.
  3. Tentukan toko-toko mana yang jadi tujuan pertama, langganan saya sih In Style, Chandra Jaya dan toko-toko di kanan kirinya. Tapi ternyata di toko-toko lain juga banyak sekali kain-kain untuk seragam dengan aneka pilihan harga dan bahan yang bagus.
  4. Bawa uang tunai. Meski beberapa toko ada yang sudah menggunakan EDC atau alat gesek kartu kredit/debit tapi ada yang masih membebankan biaya 2.5% per transaksi.
  5. Berangkat pagi saat badan masih segar, kenyang dan toko baru buka.
  6. Bawa botol air mineral. Percaya deh, keliling dari satu toko ke toko lain, nawar harga bisa bikin dehidrasi.
  7. Konsisten dengan jenis bahan dan warna yang ada dalam daftar belanja. Tapi kalau ragu atau belum ada pilihan, biasanya pegawai di toko kain akan memberikan saran pilihan warna dan jenis bahan.
  8. Jangan ragu untuk nawar. Kecuali ada tulisan “HARGA PAS” kalau nggak mau dipandangi mbak penjaga toko dengan tatapan aneh.
  9. Ketahui standar ukuran kain untuk kebaya biasanya 2 meter/orang. Sedangkan furingnya 1 meter/orang atau 1.5 meter jika berbusana muslim.
  10. Jangan terlalu lama di satu toko, kalau nggak ada yang sreg langsung pindah supaya nggak buang-buang waktu.

Untuk kepraktisan & menghemat biaya sih, saya sarankan kain seragam ini hanya diberikan untuk keluarga dan among tamu (kalo ada). Sedangkan pagar ayu & penerima tamu bisa kita sewakan di perias pengantin sekaligus make up dan sanggulnya (kalau pakai).

Trus jahitnya di mana? Di JMP sendiri banyak kok tukang jahit kebaya, malah ada salah satu penjahit khusus kebaya pengantin. Saya dulu jahit kebaya akad nikah juga di situ, sayang lupa namanya, kalau nggak salah sih Rumah Pengantin. Hasil jahitannya bagus, rapi dan kreatif, cuma memang agak mahal dan nggak bisa cepat. Harus dikejar-kejar. Agak merepotkan untuk saya yang waktu itu masih bolak-balik Jakarta – Surabaya untuk menyiapkan acara pernikahan.

Maka itu, untuk nikahan adik saya ini, kami minta saran kepada toko kain langganan. Kebetulan dia punya rekomendasi tukang jahit yang di area itu juga. Jadi lumayan bisa irit waktu lah, begitu dapat kain, langsung bawa ke sana untuk dijahitkan. Untuk hasil jahitan ya cocok-cocokan lah yaa. Tapi lumayan kok menurut saya. Dan harganya juga masuk akal.

Selamat hunting kain seragam. Semoga tips ini bermanfaat.