5 Manfaat Berkebun Bagi Anak

5 Manfaat Berkebun Bagi Anak. Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat surat pemberitahuan dari sekolahnya Keenan bahwa anak-anak akan belajar berkebun di sekolah. Untuk itu kami diminta membayar sejumlah uang untuk membeli tanah berpupuk, bibit tanaman, starter seed, pot dan perlengkapan pendukung lainnya. Wah, langsung semangat dong saya. Kebayang Keenan pasti senang sekali belajar berkebun bareng teman-teman sekolahnya, secara di rumah dia yang paling rajin menyirami tanaman-tanaman saya.

Berkebun di Sekolah

Ketika rencana kegiatan ini saya ceritakan ke kakak Cinta, dia mengingatkan bahwa waktu bersekolah TK di tempat yang sama dengan Keenan 5 tahun yang lalu, dia pun melakukan hal yang sama bersama guru dan teman-teman TKnya. Bahkan ketika kakak Cinta kelas 3 tahun lalu, dia juga sempat mengikuti kelas berkebun di sekolah. Peminatnya banyak lho ternyata, dan menurut kakak kegiatan yang dilakukan seminggu sekali itu cukup seru, menyenangkan dan banyak hal yang mereka pelajari sehingga banyak manfaat berkebun yang mereka dapatkan.  Tapi kalau jaman kakak Cinta dulu guru-gurunya memilih untuk menanam sayur-sayuran di sebuah lahan kosong di halaman sekolah, kali ini angkatannya Keenan memilih menanam bunga.

Baca Juga: Suka Duka Tahun Ajaran Sekolah 2017

Sebelum kegiatan ini dimulai, guru kelas Keenan sudah mengenalkan anak-anak akan kegiatan bercocok tanam dengan menanam bibit bawang merah. Beliau meletakkan pot pot dari bekas botol air mineral berisi tanah dan bawang di pelataran depan kelas, lalu anak-anak diminta bergiliran menyirami tanaman tersebut. Mungkin melihat antusiasme anak-anak, dari kegiatan satu kelas itu lantas diadopsi menjadi kegiatan kolektif satu sekolah dengan jenis tanaman yang berbeda.

Tentu berkebun dengan anak nggak mudah. Memberikan penjelasan kepada anak-anak usia TK bagaimana sebuah biji kelak dapat tumbuh menjadi tanaman yang sehat, segar dan indah bukannya sederhana. Belum lagi antusiasme anak dalam memelihara tanaman yang hilang dan timbul bisa membuat tanaman nggak terawat dengan baik. Ya, namanya anak-anak ya, hari ini mereka semangat sekali menyiram tanaman sampai airnya berlebih dan menggenangi pot, eh besoknya mereka bosan dan lebih memilih bermain yang lain sehingga tanaman kekurangan air.

Alhamdulillah, guru-guru di sekolah Keenan telaten membantu anak-anak mengurus tanamannya. Yah, kalau nggak telaten mungkin nggak jadi guru TK ya.

Tahapan Menanam Bibit Bunga di Sekolah

Tahap pertama yang dilakukan oleh gurunya Keenan adalah memberikan penjelasan tentang aktivitas yang akan mereka lakukan. Lalu, ibu guru menyediakan flower garden starter kit dan meminta anak-anak memasukkan tanah dan bibit bunga milik mereka ke dalam box masing-masing. Setelah itu pot disiram dan disimpan di teras belakang kelas yang terkena cahaya matahari.

Setiap pagi para guru mengingatkan dan mengajak anak-anak menengok tanaman mereka untuk diberi air. Ada juga kelas anak-anak lebih besar yang menyediakan botol spray berisi air di dekat pot-pot tanaman supaya anak dapat mengairi tanamannya bersama ibu atau ayah yang mengantarnya ke sekolah hari pagi itu.

Saya sih mendukung sekali kegiatan ini, karena dari kegiatan yang nampaknya sederhana tersebut banyak sekali manfaat berkebun yang dapat diperoleh anak. Berikut 5 di antaranya.

Manfaat Berkebun Bagi Anak, Manfaat bercocok tanam bagi anak, benefit of gardening for children

5 Manfaat Berkebun Bagi Anak

  1. Anak mengenal siklus hidup tanaman dan apa saja yang dibutuhkan tanaman agar dapat tumbuh sehat. Ini sama saja anak belajar IPA ya, tentu lebih menyenangkan dengan cara praktik langsung kan seperti ini kan daripada hanya membaca dari buku
  2. Anak belajar bertanggungjawab dengan mengurus tanaman mereka agar dapat tumbuh sehat. Mereka juga belajar sabar menunggu dan melihat proses tumbuhnya tanaman.
  3. Mereka juga belajar sabar menunggu dan melihat proses tumbuhnya tanaman.
  4. Berkebun dapat menstimulasi panca indera anak. Anak dapat mengenal tekstur tanah, biji dan bunga, melihat aneka warna bunga dan daun yang tumbuh, mendengar suara sayuran yang dipetik atau desir angin saat berkebun di luar rumah, dan mencium wangi bunga dan segarnya tanah saat disiram dengan air.
  5. Anak belajar untuk mencintai alam dengan cara yang sederhana namun menyenangkan.
  6. Menumbuhkan kebiasaan makan makanan yang sehat. Waktu Cinta masih TK dulu, kelas mereka menanam kangkung, cabe dan okra atau lady finger. Setelah berbuah, dibagikan ke masing-masing anak. Cinta antusias sekali menyuruh saya untuk memasak sayurannya dan menyicipi hasil masakannya, walaupun akhirnya dia nggak doyan juga hahaha.

Bulan September yang lalu, tanaman anak-anak di sekolah Keenan mulai tumbuh. Guru-guru pun memindahkan ke pot yang lebih besar, diberi nama masing-masing anak dan ditata dengan cantik di teras belakang kelas. Anak-anak pun makin rajin menyiram tanaman mereka dan memamerkannya ke orangtuanya. Setelah berbunga cukup besar, beberapa kelas mengizinkan anak-anak membawa tanamannya pulang, sedangkan guru-guru kelas lain memilih untuk membuat sebuah petak khusus dan memindahkan tanaman-tanaman tersebut ke sana. Sekarang, sekolah Keenan punya taman bunga cantik yang dibanggakan oleh murid-murid karena ada hasil kerja keras mereka di situ. Hmmm, bisa juga ya diterapkan di rumah. Pasti anak-anak senang punya taman kecil dari hasil tangan mereka sendiri.

Teman Pojok Mungil ada yang suka berkebun juga? Boleh dong dibagi tips memilih tanaman yang mudah dirawat oleh anak. Terima kasih sebelumnya yaa…

Posts created 363

7 tanggapan pada “5 Manfaat Berkebun Bagi Anak

  1. Bunganya bagus-bagus sekali. Praktik langsung seperti ini bakal terus membekas di pikiran anak-anak ya Kak. Dulu waktu aku SD juga ada materi berkebun (lebih tepatnya sih praktikum IPA), kami menanam singkong, kunyit, jahe. Waktu panen, kami kebagian singkong sekilo atau 2 kiloan gitu, hehehe. Seneng banget.

    1. Wah, lumayan juga ya hasil panennya. Anak saya dulu dapat daun bawang sudah seneng banget hihihi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas