Main Sepuasnya di Kidzoona Surabaya

kidzoona surabaya

Kidzoona Surabaya!

Saya tuh tadinya nggak terlalu suka bawa anak-anak jalan ke Tunjungan Plaza karena nggak ada tempat main untuk anaknya, kecuali yang di dekat Food Court TP 3. Tapi, sejak ada TP 5, saya lihat ada indoor playground Chipmunk di lantai yang sama dengan Kidz Station. Sepertinya, lantai tersebut memang dikhususkan untuk keperluan ibu dan anak. Karena selain Chipmunk dan Kidz Station juga ada gerai Mothercare & ELC, Mom n Bab, counter squishy, tempat main baking/menghias kue, dll.

Nah, waktu mudik kemarin, saya lihat ada tempat main baru di TP 6. Mama saya yang sudah pernah bawa keponakan-keponakan main ke sana langsung merekomendasikan tempat tersebut untuk main anak-anak.

Jadi deh, suatu hari setelah selesai survey beberapa sekolah di Sidoarjo, saya dan mama mengajak anak-anak main di sana. Karena sudah waktu makan siang, sebelum main kami makan dulu di Bakmi GM lantai 5 karena di tempat main tersebut nggak ada orang jual makanan. Setelah selesai makan, kami pun menuju KidzoonaSurabaya bersama 2 anak yang sudah nggak sabar pengen main.

Kidzoona Tunjungan Plaza, Surabaya, tempat main anak surabaya, playground indoor Surabaya

 

Harga dan Aturan di Kidzoona Surabaya

Setelah membeli 2 tiket all day weekdays seharga Rp 90.000/anak plus Rp 10.000 untuk sepasang kaos kaki, anak-anak pun mulai menjelajahi Kidzoona. Tiket bermain di Kidzoona Surabaya di TP 6 ini mulai dari Rp 60.000 – Rp 150.000 per anak.

Terletak di lantai 4 Tunjungan Plaza 6, Kidzoona Surabaya adalah arena bermain keluarga yang dirancang sebagai tempat bermain dengan konsep edukasi. Di sini, anak dapat mengasah kemampuan sensoris, motoris dan bermain peran.

Di Kidzoona Surabaya, anak dianjurkan untuk bermain bersama pendampingnya agar tercipta bonding yang baik antara anak dan pendampingnya, sehingga tidak ada kru khusus Kidzoona yang mengawasi anak-anak bermain. Harga tiket masuk pun sudah termasuk dengan 1 pendamping.

Kidzoona Satu Hari Satu Jam Orang Dewasa
Regular
Week Day Rp 90.000 Rp 60.000 Gratis*
Week End & Holidays Rp 150.000 Rp 90.000 Gratis*
Member
Week Day Rp 70.000 Rp 45.000 Gratis*
Week End & Holidays Rp 130.000 Rp 75.000 Gratis

* Penambahan orang dewasa Rp 30.000/orang
** Harga tiket per Desember 2017
*** Pengunjung dan pendamping harus memakai kaos kaki

Pendamping nggak perlu takut capek ngikutin anak-anak main, kecuali untuk batita yang memang masih harus diawasi dengan ketat. Permainan di sana cukup aman bagi anak, ruangannya juga terang, bersih dan banyak tempat bagi pendamping untuk menunggu anak-anak bermain. Seperti saya yang hari itu ada deadline upload artikel. Dengan berbekal laptop, saya duduk di arena profesi dan mengerjakan tugas saya sambil sesekali memastikan keberadaan dan keamanan anak-anak di tempat mereka bermain.

Ada Apa Di Dalam Kidzoona Surabaya?

Arena Profesi

Arena profesi Kidzoona Surabaya tempat saya duduk jadi favorit banyak anak. Di tempat ini anak berkesempatan untuk belanja sayur sekaligus jadi kasirnya, membuat ice cream, sushi dan burger mainan. Mereka dapat merancang bunga dan menjualnya. Serta menjadi petugas pos, polisi dan pemadam kebakarang dan banyak lagi. Si Keenan mencoba satu demi satu peran yang ada. Kadang main bareng kakak Cinta atau anak-anak lain tapi lebih sering lagi main sendiri.

Arena profesi juga jadi tempat kesukaan kakak Cinta. Meski sudah berusia 10 tahun, dia masih betah main peran dan dengan sabar mengajak anak-anak yang lebih kecil main bareng di booth yang sama.

Arena Sensori

Arena lain yang menarik dan tidak melibatkan banyak aktivitas fisik adalah arena sensori. Di arena ini ada beberapa meja berisi pasir kinetik, arena permainan kreativitas dan arena soft blocks. Di arena kreativitas (ini sebutan saya sendiri ya) ini ada track mobil-mobilan dari kayu, puzzle dari plastik dan beberapa yang lainnya. Sedangkan di arena soft blocks, anak-anak bisa membuat berbagai macam bangunan atau tracks menggunakan balok-balok yang ringan dan lembut.

Arena Permainan Motorik Kasar

Setelah  puas bermain di arena depan, anak-anak pun menjelajah ke belakang, arena permainan fisik. Ada roda putar, trampolin yang cukup besar dan playground yang berada di tengah kolam bola. Meskipun besar, arena bermain ini aman karena bolanya tidak terlalu tinggi dan selain perosotan, permainan yang lain terbuat dari karet. Anak-anak dapat bermain dengan bebas meski harus tetap waspada dengan aktivitasnya agar tidak menabrak atau melukai anak lain.

Untuk bayi dan batita juga disediakan arena khusus toddler. Meski nggak besar, cukup memadai kok bagi mereka bermain sementara kakak-kakaknya bertualang di arena yang lebih besar. Bisa juga kok main di tempat yang lain asal harus benar-benar dijaga. Karena ya tahu sendiri kan, anak-anak di atas 3 tahun kalau sudah main seringkali nggak bisa mengontrol tenaga dan emosinya.

Pertama kali kami ke Kidzoona Surabaya di TP 6, Cinta dan Keenan menghabiskan waktu lebih dari 3 jam di arena bermain raksasa ini. Saya dan mama pun menunggu dengan sabar di rest area bersama para mama dan pengasuh yang lain. Karena di Kidzoona hanya menjual minuman dalam kemasan, pengunjung bisa membawa makanan dari luar yang boleh dimakan di rest area.

Selama menunggu, saya memperhatikan bahwa setiap beberapa jam kru Kidzoona akan mengajak anak-anak beraktivitas bersama. Kegiatan pertama yang saya lihat ketika Cinta dan Keenan baru masuk adalah mewarna bersama dan yang kedua anak-anak diajak bermain dan berfoto dengan Lala, salah satu karakter Kidzoona.

Remaja Usia 13 – 16 Tahun Nggak Boleh Masuk Kidzoona Surabaya

Kedua kalinya kami ke sana, agak bingung dengan peraturan usia yang boleh masuk ke Kidzoona Surabaya, TP 6. Jadi ceritanya, saya dan adik ipar membawa Cinta, Keenan dan Rere yang berusia 10 dan 4,5 tahun. Karena ada keperluan lain di TP, adik ipar mengajak sepupunya yang berusia 13 tahun untuk mendampingi anak-anak bermain. Rencananya, sementara saya dan adik ipar bisa keliling Tunjungan Plaza, anak-anak dijagain sama auntynya ini.

Tapi ternyata, anak usia 13 – 16 tahun tidak boleh masuk Kidzoona, baik sebagai pendamping maupun beli tiket anak. Karena batas usia anak dapat bermain di Kidzoona adalah 0 – 12 tahun, sedangkan usia minimal untuk pendamping adalah 17 tahun. Akhirnya saya dan adik ipar gantian menemani anak-anak bermain, sementara sepupunya adik ipar ikut duduk di sebuah coffee shop bersama mama dan adik saya.

Jadi kalau lain kali bawa anak dengan rentang usia tersebut dan nggak ada orang lain yang bisa menjaga anak-anak, ngaku aja umurnya 12 tahun dan beli 1 tiket anak. Atau bisa bilang kalau berusia 17 tahun dan masuk dengan tiket pendamping.

Karena nggak mungkin juga kan kalau anak umur 13 – 16 tahun dibiarkan berkeliaran di mall sendirian sementara orangtua/pengasuh masuk untuk menemani adik-adik atau saudaranya bermain di Kidzoona. Atau semoga pihak Kidzoona Surabaya punya kebijakan case by case mengenai hal ini.

Tapi, bagi saya pribadi, di antara indoor playground yang pernah saya dan anak-anak coba di Surabaya, Kidzoona paling oke. Isinya lengkap, permainannya aman, ruangannya terang dan bersih, dan area untuk penunggu juga nyaman. Soal harga sepertinya memang standar indoor playground sekarang segitu ya? Jadi ya, bolehlah kalau buat main sesekali di mall. Daripada ke arcade game, uang segitu bisa habis nggak sampai 1 jam kan :))

Beli Tiket Hemat Lewat Traveloka Xperience

Atau kalau mau lebih irit bisa beli tiket lewat Traveloka Xperience, lho. Lumayan banget selisihnya, terutama untuk weekend. Dari harga asli Rp 150.000 untuk main sepuasnya, kita cuma bayar Rp 80.000 aja. Hampir separuhnya! Sedangkan untuk tiket main 1 jam, bisa kita beli dengan harga Rp 50.000 yang bisa digunakan setiap hari.

Traveloka Xperience

Caranya juga gampang banget, tinggal buka aplikasi Traveloka lalu pilih tab Xperience dan cari Kidzoona dan tentukan lokasi Kidzoona yang ingin kita kunjungi. Bisa di Tunjungan Plaza, Ciputra World atau Marvell City. Choose wisely ya. Karena sepertinya tiket hanya bisa digunakan di lokasi yang sudah dipilih.

Ekstra Stamp

Setiap kali main di Kidzoona, kita akan mendapatkan 1 stamp di kartu Kidzoona. Jika sudah terkumpul 10 stamp bisa otomatis menjadi member Kidzoona. Nah, kadang staf Kidzoona Surabaya memberikan informasi cara mendapatkan ekstra 1 stamp dalam 1 kali kunjungan. Seperti misalnya dengan pembelanjaan minimal Rp 100,000 (harga tiket normal dan minuman). Atau dengan mengunggah foto anak-anak yang sedang bermain di Kidzoona ke akun instagram kita. Jangan lupa tag akun @kidzooona_mollyfantasy_id dan 3 orang teman.

Kidzoona Tunjungan Plaza

Sahabat pojokmungil sudah ada yang pernah ke Kidzoona juga? Gimana pengalaman kalian? Atau mungkin ada rekomendasi indoor playground lain yang nggak kalah serunya? Share yaa.

 

LLRC Waterpark

LLRC Waterpark

Pas ngulik Flickr, teringat ada set foto waterpark yang belum sempat diposting di sini. Waterpark ini termasuk baru dan satu-satunya di kawasan Belait, Brunei Darussalam. Ada sih kolam renang umum lain di BSRC Panaga dan satu lagi di Kuala Belait. Tapi yang ada mainannya ya cuma ini.

Liang Lumut Recreation ClubDSC09609

DSC09598DSC09600

Dibangun mulai pertengahan tahun 2012, kolam renang yang terletak di area Liang Lumut Recreation Center ini resmi dibuka saat libur akhir tahun ajaran sekolah bulan Desember tahun lalu. Seperti umumnya tempat wisata yang baru buka, minggu-minggu pertama selalu ramai. Tiap lewat sana parkiran LLRC dan pantai di depannya penuh banget.

Sampai akhirnya bisa memenuhi janji ajak Cinta ke sana ya saat libur sekolah hampir selesai. Itu pun di hari Jumat pagi saat kebanyakan orangtua masih kerja.

Awalnya sempat ragu pergi cuma berdua dengan Cinta ke waterpark. Maklum waktu itu usia kehamilan sudah masuk trimester ketiga dan nggak punya baju renang yang cukup besar. Lalu saya minta ijin sama Cinta untuk menemani dia dari pinggir kolam aja dan nggak ikut berenang. Saking inginnya berenang, Cinta pun setuju dan janji mau selalu pakai pelampungnya.

DSC09597DSC09603

Sampai di sana ternyata kolamnya cetek, sodara sodara. Cuma setinggi lehernya Cinta atau sekitar 80cm. Meski begitu Cinta yang baru pertama kali masuk kolam renang sendiri tetap pakai pelampungnya wong dia belum bisa berenang hehehe.

Tadinya dia cuma jalan-jalan aja di dalam kolam sambil main semprotan air di sekitarnya. Lama-lama lihat teman-teman sebayanya main perosotan jadi tertarik mau juga dan minta ijin untuk ikut main. Setelah saya lihat nggak terlalu tinggi dengan pertimbangan kolamnya juga nggak dalam akhirnya saya perbolehkan. Tapi rupanya dia masih belum pede sehingga nggak mau lepas dari pelampungnya.

Sambil deg-degan saya menunggu dari pinggir kolam saat dia mulai meluncur. Wuiiii… Percobaan pertama berhasil! Cinta seneng banget. Saya pun mengabulkan permintaannya untuk bisa berseluncur sekali lagi. Sayang di kali kedua ini waktu menyentuh kolam hidungnya kemasukan air yang bikin dia nangis dan kapok perosotan. Jadilah selanjutnya Cinta cuma berenang di kolam atau kejar-kejaran di pinggir kolam sama kawan-kawannya sampai saya ajak pulang.

Well, untuk waterpark dengan HTM seharga B$ 2 bagi dewasa di hari kerja (B$ 3 di hari Sabtu-Minggu dan libur nasional) dan B$ 1 bagi anak-anak (B$ 2 pada hari Sabtu-Minggu dan public holiday), fasilitasnya cukup bagus meski kecil dan minimalis sekali. Dibandingkan sama SunCity Waterpark Sidoarjo aja masih kalah besar dan bagus apalagi sama Ciputra Waterpark di Surabaya.

Di sini nggak boleh bawa makanan dari luar, tapi di area kolam disediakan tempat makan yang dikelola oleh restorannya LLRC. Menunya ya semacam burger, sandwich gitu.

Ruang ganti dan kamar mandinya bersih dan semoga tetap bersih karena berdasarkan pengamatan saya entah kenapa toilet umum di Brunei ini kurang bersih.

Secara keseluruhan sih tempatnya nggak terlalu istimewa tapi lumayanlah sebagai tempat hiburan di dekat rumah saat kangen pengen main air. Kalau buat anak-anak kan yang penting mereka bisa bersenang-senang. Tentu di bawah pengawasan ketat orang tua ya terutama untuk balita dan yang belum bisa berenang karena nggak ada lifeguardnya.

Kalau mommies biasanya suka bawa anak-anak berenang di mana nih?

See more pictures here.

Waterfront Park, KB

waterfront, playgroud, kuala belait, brunei

view from the waterfront bay

Terletak di pinggir Jalan Sungai, Kuala Belait, Waterfront Park ini termasuk salah satu playground favoritnya Cinta, apalagi kalau cuaca lagi nggak terlalu panas. Permainannya nggak terlalu banyak sih tapi cukup menarik untuk anak-anak. Ada ayunan, jungkat-jungkit, perosotan dan lain-lain.

Di sore hari atau pagi saat weekend, tempat ini cukup ramai dikunjungi keluarga muda dengan anak-anak balitanya dan orang-orang yang ingin berolahraga atau sekadar kumpul-kumpul. Maklum, selain fasilitas permainan anak, taman ini juga menyediakan jogging track dan alat olahraga sederhana.

Saat anak-anak asik main, para orang tua bisa duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sungai dan hutan di seberangnya. Kalau lapar bisa buka bekal dan piknik di meja-meja yang sudah disediakan atau beli makanan di beberapa gerai yang ada di lokasi itu.

Toilet umum yang ada di Waterfront Park juga cukup terawat, dari beberapa kali ke sana. Cuma siap-siap tisu basah dan kering aja serta kantong plastik sendiri karena di dalam bilik nggak disediakan tempat sampah sehingga ada aja orang yang buang tisu di dalam kloset.

Waterfront KB Playground

IMG_0489
IMG_0503

IMG_0507

more picture of Waterfront Park, Kuala Belait

Madagascar 3: I Like To Move It Move It

Dadadadadada circus dadadadada afro circus afro circus afro polka dot polka dot polka dot afro.. I like to move it move. I like to move it move it.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=1UrpQTI6HTo&hd=1]

Aaaaaaak, lagu itu seperti terngiang-ngiang terus di telinga sepanjang malam setelah kami nonton Madagascar 3.

Petualangan Alex, Marty, GloriaMelman, King Julien, Maurice, Mort and the Penguins untuk kembali pulang ke New York Central Park Zoo kali ini penuh dengan kejutan yang seru, kocak dan romantis. Sepanjang film kita dibuat kagum, terharu dan ketawa karena cerita dan musik yang keren banget. Apalagi saya dan Cinta baru pertama kali nonton film 3D (iyaaaa, emang ndeso kok -ngaku sebelum dihina dina duluan). Cinta yang awalnya takut dan minta pangku sampai heboh sendiri di tempat duduknya karena keasikan nonton dan joget. Untung ya nontonnya film anak-anak, jadi mau ribut pun nggak ada yang protes karena semua juga begitu *grin*

This is a must seen movie for children, mumpung liburan sekolah. Anak-anak besar mungkin senang saat adegan kejar-kejaran antara the castaways dengan para animal controllers dan saat latihan sirkus juga romantisme Alex-Gia, sedangkan yang lebih kecil akan terhibur dengan lagu-lagu dan adegan-adegan lucu dari film ini.

Cinta sendiri sebagai penggemar berat Penguin of Madagascar nggak sabar menunggu film ini dirilis sejak liat posternya di The Mall Cineplex, Brunei beberapa bulan yang lalu. Pas banget akhirnya Madagascar 3 ini tayang di PSB (Plaza Sutera Biru) Dualplex, Seria saat libur sekolah 2 minggu yang lalu. Bertiga, sepulang pak suami kerja, kami pun menyempatkan nonton dan sekarang pengen nonton lagi 😀

Serunya Main di Paradise Dreamland

Berhubung hari Rabu Cinta nggak sekolah, mulai dari Selasa malam saya udah sounding mau ngajak Cinta berenang. Seneng banget dia dan langsung semangat nyiapin baju renang dan pelampung untuk besok paginya. Bangun tidur sebenarnya Cinta udah batuk-batuk tapi karena udah janji, saya tanya Cinta masih mau berenang atau mau istirahat di rumah aja. Dia bilang tetap mau berenang tapi nggak lama-lama. Okelah, mari berangkat kalau gitu. Awalnya Cinta minta berenang di Sport Centernya Bukit Dago, tapi ternyata lagi rame dipakai sama anak sekolah. Akhirnya meski dengan berat hati dia setuju untuk pindah ke kompleks sebelah, Serpong City Paradise.

Swimming Pool

Di SCP ada yang namanya Paradise Dreamland, isinya kolam renang dan playground gede. Meskipun jaraknya cuma 10 menit dari rumah dan sering banget lewat di depannya tapi baru kali itu kami main di sana. Kolam renangnya bagus dan bersih. Ada kolam dalam untuk orang dewasa (tapi nggak terlalu dalam juga sih, paling 145 cm), kolam dangkal untuk anak-anak dan whirpool. Berhubung hari itu nggak terlalu banyak pengunjungnya, hawanya juga belum terlalu panas ditambah alunan musik yang enak didengar, kami betah berlama-lama berenang di sana.

Abis berenang langsung bersih-bersih dan ganti karena Cinta minta main di playground yang ada di sebelah kolam renang. Ruang gantinya sendiri bersih, terang dan nyaman. Selain ada shower, kamar mandi dan bilik ganti juga ada loker-loker buat nyimpen tas dan sepatu. Buat saya yang agak cerewet soal ruang ganti dan kamar mandi, langsung mengacungkan jempol sama ruang ganti Paradise Dreamland ini.

Giant Playground

Begitu selesai, kami langsung menuju  tempat main raksasa. Cinta senang sekali liat arena permainan yang banyak. Dia nyobain satu-satu, bahkan tempat yang tinggi sekalipun. Mamanya aja yang deg-degan nungguin di bawah. Bosan main di situ, pindah ke tempat ayunan, panjat dinding, jungkat-jungkit dan masih banyak lagi. Kalau nggak karena matahari yang mulai panas, Cinta mungkin nggak mau pulang saking asiknya menjelajah satu per satu permainan di situ.

Total biaya yang kami keluarkan untuk main dan minum (makan bawa bekal dari rumah karena takut di sana nggak ada yang jual jajanan. Tapi ternyata ada booth spaghetti dan burger) juga nggak terlalu mahal. Tiket terusan kolam renang + giant playground untuk umum di hari kerja Rp 17,000.00/orang. Jadi untuk 2 orang plus 1 kotak Happy Jus dan 1 Teh Kotak, saya keluar uang nggak sampai Rp 50,000.00. Kalau mau main di playground aja biayanya Rp 5,000.00/orang di hari kerja dan Rp 6,000.00/orang di hari Sabtu, Minggu/libur nasional. Sedangkan untuk berenang aja bayar Rp 15,000.00/orang pas weekdays dan Rp 21,000.00/orang pas weekend dan hari libur nasional.