Pindah Sekolah dari Luar Negeri, Ini Prosedurnya

Bagi keluarga yang tinggal di luar negeri, banyak hal yang harus diurus saat kembali bermukim di Indonesia. Salah satunya adalah memindahkan sekolah anak. Pindah sekolah dari luar negeri ke Indonesia jujur saja bukan hal yang mudah, apalagi di tengah tahun ajaran seperti yang kami alami. Lebih lagi dengan perbedaan tahun ajaran di Brunei dan Indonesia. Selain harus mencari sekolah yang bisa menerima anak-anak di tengah tahun ajaran, kami juga harus mengurus surat penyetaraan ijazah serta surat penyaluran siswa sebagai syarat masuk sekolah baru. continue reading

Panduan Menghadiri Resepsi Pernikahan Adat Melayu di Brunei

pernikahan adat melayu

Bagi foreigner seperti saya, menghadiri acara pernikahan di negara orang bisa membuat bingung. Meski sudah 8 tahun tinggal di Brunei, bisa dibilang jarang sekali kami mendapat undangan pernikahan. Seingat saya, sampai saat ini baru 5 kali diundang ke Majlis Pernikahan Adat Melayu di Brunei. Plus suami 1 kali menghadiri Chinese Wedding. Kenapa dibedakan begitu? Karena kelompok etnis di Brunei ini terdiri dari 3 besar suku, yaitu Melayu, China dan (Dayak) Iban dengan adatnya masing-masing. continue reading

6 Manfaat Minum Jus Seledri Tiap Hari

Manfaat Minum Jus Seledri

Daun seledri umumnya dikenal ibu-ibu sebagai penyedap rasa masakan, sup biasanya ya. Tapi, sejak tinggal di Brunei, saya melihat cara lain mengonsumsi seledri. Biasanya nih, anak-anak bule suka bawa bekal sekolah batang seledri yang dicocol dengan salad dressing atau keju dan dimakan sebagai camilan. Dan setelah saya coba ya cukup enak juga. Ternyata seledri ini bisa dimakan dengan berbagai cara dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Termasuk diolah menjadi jus. Ada yang pernah mencoba? continue reading

Mempersiapkan Anak Pindah Tempat Tinggal Baru

Mempersiapkan Anak Pindah Ke Tempat Baru

Pindah tempat tinggal sebenarnya bukan hal yang baru bagi keluarga kami. Sejak menikah 13 tahun yang lalu, saya sudah pindah rumah sebanyak 6 kali. Pertama adalah dari Sidoarjo ke Jakarta. Lalu pindah lagi ke Sidoarjo. Setelah itu ke Parung. Dari Parung kembali lagi ke Sidoarjo beberapa bulan sebelum pindah ke Brunei. Di Brunei sendiri kami pindah rumah sebanyak 2 kali. continue reading