Mengembangkan Dana di P2P Lending Akseleran, Bunga Hingga 21%

Di masa pandemi seperti ini, banyak keluarga yang harus menata ulang prioritas finansialnya. Dikarenakan tidak sedikit pencari nafkah yang terpaksa dirumahkan atau hanya menerima separuh gaji oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Dari semua kebutuhan keluarga, mungkin hanya kebutuhan pokok dan dana pendidikan anak yang nggak bisa diganggu gugat karena bagaimanapun kondisinya, keluarga harus tetap makan dan anak-anak harus tetap sekolah meski secara daring.

Bagi keluarga yang sudah menyiapkan dana pendidikan anak serta dana darurat, mungkin kondisi ini nggak terlalu memberi efek yang signifikan. Mereka tetap bisa membayar SPP dan uang pangkal sekolah atau daftar ulang saat dimulainya ajaran baru 2020 – 2021. Namun, nggak sedikit juga yang terpaksa jungkir balik memenuhi kewajiban tersebut.

Pandemi ini memang menunjukkan pentingnya punya dana pendidikan dan dana darurat. Yang meski sudah berkali-kali didengungkan oleh para penasihat keuangan, belum banyak diterapkan. Kebanyakan karena masih bingung memilih cara mengembangkan dana yang sederhana tapi efektif, terutama bagi ibu rumah tangga seperti saya.

Skema Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak, yaitu:

1. Tabungan

Cara ini relatif mudah dan pasti sudah biasa kita lakukan. Tingkat keamanan dan likuiditasnya pun tinggi karena bisa diuangkan kapan saja kita membutuhkannya. Tapi, biasanya bunganya kecil. Hanya 1-2% per tahun dan masih dipotong pajak 15-20% tergantung saldo tabungan. Tabungan seperti ini cocok untuk membayar SPP, uang les dan kebutuhan pendidikan rutin bulanan yang jumlahnya nggak terlalu besar.

dana pendidikan anak

Baca Juga: Menabung Saja Tidak Cukup

2. Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan lebih bersifat jangka panjang dan fungsi utamanya adalah proteksi. Di mana jika pemilik asuransi mengalami kecelakaan atau meninggal dunia, maka anak sebagai penerima manfaat akan mendapatkan dana saat memasuki jenjang pendidikan baru.

3. Emas

Ini masih menjadi favorit banyak orang dalam mengembangkan dana pendidikan. Karena selain dapat dibeli sedikit demi sedikit, harga emas relatif stabil dengan kenaikan 5% – 6% setiap tahunnya. Saat orang tua membutuhkan dana untuk membayar uang pangkal atau SPP anak, bisa langsung menjualnya dengan mudah.

4. Peer to Peer (P2P) Lending

Bisa dilakukan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Dengan imbal hasil hingga mencapai 21% per tahun, hasil mengembangkan dana dengan P2P Lending bisa kita gunakan untuk menyiapkan uang pangkal saat anak masuk ke jenjang pendidikan baru dan daftar ulang tahun ajaran baru.

P2P Lending itu Apa?

Skema pendanaan dengan sistem P2P Lending cukup booming di generasi milenial belakangan ini. Tapi bagi ibu rumah tangga dari generasi X seperti saya, sistem ini juga sangat menarik karena sederhana. Dan bisa dimulai dengan dana Rp 100.000 aja atau senilai dengan 2 gelas minuman di kedai kopi langganan.

Secara sederhana, P2P Lending adalah proses pinjam meminjam uang ke sesama. Mirip dengan kita meminjamkan uang ke saudara atau teman. Hanya saja, pada skema ini kita dibantu oleh teknologi berupa situs atau aplikasi yang dibuat oleh suatu perusahaan startup atau fintech yang sudah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Platform online inilah yang akan mempertemukan kita sebagai pemilik dana atau pemberi pinjaman dengan para peminjam.

cara kerja p2p lending

Untuk sistem kerjanya, dalam P2P Lending pemberi pinjaman (lender) menyerahkan dananya kepada perusahaan fintech lending untuk diteruskan kepada pihak yang membutuhkan dana atau peminjam (borrower). Kemudian setelah jangka waktu tertentu, peminjam akan mengembalikan dana tersebut beserta bunga atau bagi hasil. Lalu fintech akan meneruskan dana yang sudah dikembalikan dan bunganya kepada lender. Sederhana, kan?

Tapi sistem ini tentu saja ada risikonya dan salah satunya adalah kegagalan borrower dalam mengembalikan pinjamannya. Oleh karena itu kita harus hati-hati dalam memilih fintech lending supaya risiko itu bisa diminimalkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Pilih fintech lending yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • Memiliki nilai TKB90.
  • Diversifikasi profil risiko peminjam
  • Manajemen risiko yang dimiliki oleh perusahaan fintech tersebut.

Dari faktor-faktor ini, saya merekomendasikan Akseleran sebagai platform fintech yang tepat untuk memulai mengembangkan dana kita lewat skema P2P Lending. Kenapa Akseleran?

Kenapa Akseleran?

PT. Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia atau biasa dikenal dengan nama Akseleran, merupakan platform marketplace yang berfungsi sebagai tempat pertemuan antara pemilik dana dengan calon peminjam. Berdiri pada 2 Oktober 2017, perusahaan rintisan P2P Lending ini sudah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sejak 13 Desember 2019 dengan nomor keputusan KEP -122/D.05/2019. Akseleran juga telah mendapatkan sertifikasi  ISO27001 full scope yang menjamin penerapan standar keamanan informasi terbaik bertaraf internasional.

akseleran imbal hasil

Alasan saya merekomendasikan Akseleran adalah:

Membantu Pendanaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Kita tahu sendiri kan di masa pandemi ini banyak sekali UKM yang terdampak sampai bisnis mereka terpaksa gulung tikar. Nah, untuk membantu UKM yang tengah struggling agar usaha mereka tetap bisa berjalan dan berkembang, kita bisa memberi pinjaman dana kepada mereka melalui Akseleran. Dana yang diberikan dapat membantu perekonomian negara dengan semakin tumbuhnya bisnis UKM di Indonesia.

Modal Mulai dari Rp 100.000,00

Ya, saat ini sebagai ibu rumah tangga kita harus cermat mengalokasikan pengeluaran keluarga. Supaya tetap bisa mengembangkan dana pendidikan anak, kita bisa mengalokasikan uang belanja sebagai modal awal di Akseleran sebesar Rp 100.000,00 untuk belajar menjadi lender. Jika sudah bisa, kita tinggal top up aja dana kita untuk disalurkan ke campaign yang lain.

Oya, teman-teman yang ingin mencoba mengembangkan dana di Akseleran, bisa pakai kode referral saya: AKSLALFA372827. Dengan kode itu, teman-teman bisa mendapatkan saldo gratis sebesar Rp 100.000 yang dapat digunakan untuk pendanaan. Saldo ini harus disalurkan dalam sebelum 7 hari ya, supaya nggak hangus. Kan lumayan tuh untuk belajar jadi lender.

Imbal Hasil Akseleran Hingga Mencapai 21% per tahun.

Di Akseleran, pemilik dana dapat mengembangkan dananya dengan imbal hasil yang didapatkan hingga mencapai 21% per tahun. Ini jauh lebih tinggi daripada bunga tabungan dan deposito. Sedangkan pelaku usaha sebagai peminjam berpotensi memperoleh pinjaman usaha mulai dari Rp 200juta sampai Rp 2milyar.

Mitigasi Risiko Akseleran

Dalam setiap skema pendanaan pasti ada risikonya, termasuk P2P Lending. Akseleran melindungi para pemberi dana pinjaman dengan cara:

  1. Proteksi asuransi. Akseleran bekerja sama dengan asuransi ASEI dengan mengcover 85% total dari pinjaman yang diberikan setelah 90 hari keterlambatan. Dengan adanya proteksi ini tentu risiko lebih rendah, namun imbal hasil juga jadi lebih rendah yakni menjadi 15%-17% per tahun.
  2. Menggunakan agunan di lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya. Pengajuan pinjaman pun diseleksi ketat oleh tim profesional dan berpengalaman
  3. Mengingatkan lender untuk melakukan diversifikasi risiko, karena dalam bisnis atau usaha pasti ada naik turunnya.

Saat sedang mencari informasi tentang Akseleran, saya sempat menonton sebuah video dari channel keuangan di YouTube. Dalam review tersebut, pemilik akun memperlihatkan hasil pendanaannya di Akseleran yang sudah berlangsung selama beberapa bulan. Dari beberapa piutang, ada 2 peminjam yang belum mengembalikan dana pokok dan bunganya. Namun, di video tersebut juga dijelaskan bahwa Akseleran selalu memberikan update langkah-langkah yang mereka lakukan untuk memastikan peminjam melaksanakan kewajibannya. Ini menunjukkan keseriusan Akseleran dalam memproteksi lender. Dan dibuktikan dengan nilai TKB90 Akseleran yang saat artikel ini ditulis mencapai 97,48%.

Oya, TKB90 adalah ukuran tingkat keberhasilan penyelenggara P2P Lending seperti Akseleran dalam memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu sampai dengan 90 hari terhitung sejak jatuh tempo. Jika TKB90 tinggi, itu artinya tingkat kredit bermasalah (non performing loan, NPL) rendah.

Proses Pendaftaran di Akseleran yang Mudah dan Sederhana

Mengembangkan dana di Akseleran itu mudah sekali. Kita hanya perlu mengunduh aplikasi Akseleran di Google Play (Android) atau AppStore (iOS). Kalau malas install aplikasi, kita bisa kok mengakses situsnya di www.akseleran.co.id/daftar. Jangan lupa persiapkan KTP dan NPWP karena kita akan diminta berfoto dengan sambil memegang KTP. Kalau nggak punya NPWP juga nggak masalah. Siapkan juga nomer rekening ya.

akseleran

Pastikan untuk memasukkan kode referral di atas saat proses pendaftaran supaya teman-teman bisa mendapatkan saldo pendanaan Rp 100.000.

Setelah lolos proses verifikasi, kita bisa langsung memilih kampanye pinjaman yang sedang berlangsung. Oya, ada fitur seleksi kategori bidang usaha yang ingin kita danai, jenis kampanye, tenor pinjaman sampai jenis agunan. Jadi kita bisa mengalokasikan dana sesuai dengan pilihan kita. Jangan lupa untuk membaca detil kampanye sertai info usaha dan histori keuangan setiap badan usaha ya. Dan usahakan untuk melakukan diversifikasi pinjaman alias don’t put all your eggs in one basket.

Kalau teman-teman tertarik dalam P2P Lending dengan Akseleran untuk mengumpulkan dana pendidikan anak dan ingin tahu lebih banyak lagi, bisa menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email cs@akseleran.co.id.

alfakurnia
Posts created 352

36 tanggapan pada “Mengembangkan Dana di P2P Lending Akseleran, Bunga Hingga 21%

    1. Saya juga termasuk orang tua yang mengutamakan dana pendidikan untuk anak. Selama ini mengandalkan tabungan emas. Sepertinya mengembangkan dana di P2P Lending Akseleran bisa jadi alternatif ya…

    2. Aku mba, masih setia dengan tabungan emas. Selain mudah perosesnya dan harga emas stabil, sehingga kita tidak perlu khawatir suatu2 emas turun.

  1. Nah jadi di era sekarang,
    ada istilah pemberi pinjaman (lender) —> back up perusahaan fintech lending —> dan ada peminjam (borrower).
    Ini sebenernya sama dengan sistem yang udah ada kan?

    Aku coba dulu ya akseleran ini, apa benar untuk UMKM bisa?

  2. Aku pernah juga coba-coba investasi di P2P Lending ini…Lumayan sih ya, modal 100ribu, pengembangannya ya cukup sepadan lah ya…Tetap cari info dulu aplikasi P2P Lending yang terpercaya seperti akseleran, jadi lebih yakin dalam investasi

  3. Biaya pendidikan termasuk yang utama banget bagi kami. Makanya, sejak anak-anak lahir, berusaha menyisihkan uang untuk ini. Saat pandemi juga termasuk yang pertama dipikirkan. Investasi ini menarik juga ya untuk dipertimbangkan

  4. Familiar dengan Akseleren p2p lending ini, beberapa temenku mencoba pake ini.
    Nah aku masih mikir2 dulu untuk berinves lagii, soalnya mau ga mau emang butuh dan penting banget buat masdep

  5. Aku pernah pelajari ini mba tentang p2p lending. Dan bagus juga ya skema. Setauku ini juga terlindungi atau diakui oleh OJK. Makasih kode referalnya mba πŸ™‚

  6. Sebenarnya kehadiran P2P Lending sekarang ini mulai banyak dan mulai menggusur fungsi bank sebagai pengumpul dana masyarakat. Tinggal pintar-pintar kita saja bagaimana cara mengelola dana dari P2P Lending seperti ini sehingga tidak merugi.

  7. Well, that’s how it is, if you say it’s more economical, it could be yes, especially vacation funds and meals can be saved. but for the next year you don’t know anymore, it’s really necessary to organize your finances

  8. Prinsip orang ekonomi banget ini yaa…don’t put all your eggs in one basket.
    Kalau menanam modal begini, yang paling kerasa ketika sudah menghasilkan..hehehe…tentu jadi happy.

  9. Wah kebetulan banget saya juga lagi cari-cari dan belajar tentang tabungan, investasi, segala hal tentang finansial deh. Ya maklum, baru berumah tangga hehe. Kalo dulu mah semuanya orangtua yang urus. Sekarang baru deh ngerasain sendiri gimana ngatur uang hehe.

    Makasih ya mbak atas tulisannya, saya dapat ilmu baru πŸ˜€

  10. Wah, ada kode referral, aku mau pakek ya Mbak. Kebetulan lagi nyari produk investasi yang terjangkau buat emak-emak, kayaknya aku minat untuk mencoba P2P Akseleran. Cucoklah buat nyimpen fee ngeblog

  11. Tabungan penting banget menurut saya, jadi tiap bulan wajib nabung berapapun itu. Biasanya sih pakai celengan ayam, jadi setelah belanja di mlijo uang kembalian berupa koin saya masukkan kesitu. Sudah 5 tahun dan Alhamdulillah sudah berat celengannya πŸ˜‚

  12. Saya juga memilih pendanaan di Akseleran Mbak udah mau dua bukan ini. Sebulan kemarin alhamdulillah dapat hasil, meski kecil… Lah dana pokoknya juga kecil sih hehehe

  13. P2P landing page ini sedang ramai dibahas ya, bisa jadi salah satu solusi keuangan yang patut diperhitungkan nih, apalagi modalnya yang bisa dibilang terjangkaulah ya.

  14. Udah lebih dr 6 bulan saya pakai akseleran. Lumayan banget, dapat dari refferal juga. Hehe. Bunganya saya puter terus, kan itu uang nganggur. Drpd saya masukin bank, kepotong bea admin per bulan mulu πŸ˜…

  15. p2p aplikasi semakin banyak yg bisa qt unduh dan gunakan. Sebagai konsumen qt harus cerdik memilih mana yg paling baik dan menguntungkan tentunya buat kita

  16. Menarik. Bisa jadi alternative bagi yang sedang membutuhkan pendanaan. Kalau diawasi oleh OJK insha Allah aman ya. Mudah-mudahan sesuai harapan dan semuanya berjalan lancar sebagaimana mestinya.

  17. udah lama baca tentang akseleran, tapi baru paham sesudah baca tulisannya mbak Alfa

    jadi merupakan perantara bagi mereka yang memerlukan ya?

    bagus juga, bisa kita mulai dengan jumlah kecil sambil mempelajari risikonya ya?

    karena setiap investasi pasti berisiko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas