5 Tips Menjadi Content Writer Ala Inuel Jomblokudotcom

Husnul Khotimah, content writer, jombloku, inuel, blogger

Menjadi ibu rumah tangga nggak harus mematikan kreativitas kita dalam berkarya. Apalagi di era digital gini, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk terus berkreasi dan menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga. 

Jaman multiply masih berjaya dulu, banyak teman-teman sesama multiplier yang memanfaatkan akunnya untuk berjualan, mulai dari perlengkapan bayi dan anak sampai produk perawatan kecantikan dan kosmetik. Saking banyaknya yang berjualan di MP akhirnya platform tersebut memutuskan untuk menutup fitur blog dan fokus menjadi Market Place. Sayangnya, nggak lama muncul Facebook yang lebih ramah pengguna, sehingga para penjual online ini beralih mempromosikan dagangannya lewat Facebook. MP pun menutup layanannya di Indonesia pada tahun 2013.

Para blogger yang menggunakan layanan Multiply pun kemudian beralih ke blogger, wordpress, dan tumblr. Belakangan ini blog yang tadinya hanya digunakan untuk curhat ternyata dapat menghasilkan bagi pemiliknya baik dari google ad sense maupun dari postingan sponsor. Peluang ini pun dimanfaatkan oleh para ibu rumah tangga yang merasa suka menulis dan ingin mengembangkan kemampuan bloggingnya. Terbukti dengan banyaknya ibu-ibu (dan yang belum menjadi ibu) yang tergabung dalam komunitas blogger seperti KEB dan BP Network.

Banyaknya kesempatan dan pelatihan yang diadakan untuk para blogger untuk memonetize blognya, membuat blogging dan content writing menjadi profesi baru yang cukup populer di kalangan para ibu. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya berani terjun secara profesional sebagai blogger dan content writer di sela-sela kesibukan mereka mengurus keluarga. Istilah kerennya sih jadi working at home mom. Seperti teman saya di Arisan Link Blogger Perempuan, Husnul Khotimah.

jombloku, inuel, husnul khotimah, blogger, content writer

Perempuan yang biasa disapa Inuel ini sudah mulai ngeblog sejak tahun 2009 ketika ia bekerja sebagai operator warnet. Hobi menulis yang dimilikinya sejak kecil menjadikan tulisan-tulisan di blog Jombloku.com bervariasi dan menarik untuk dibaca. Blog yang didominasi warna putih (dan pink) ini juga sudah banyak bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Lazada, Zalora, Goindonesia, Traveloka, MatahariMall, Urbanindo dan masih banyak lagi. Hebatnya lagi, ibu muda yang lahir 26 tahun lalu di Jombang ini juga suka mendesain sendiri blognya. Nggak heran deh, dalam satu bulan ini saya ngepoin blog Jombloku, desainnya sudah ganti 3 kali. Kereeeen.

Pada tahun 2013, seorang teman meminta bantuan ibu satu anak ini untuk menulis artikel wisata bagi webnya. Kesempatan ini pun dimanfaatkan dengan baik dan menjadi awal karirnya sebagai fulltime blogger dan content writer.  

“Jadi blogger dan content writer itu enak karena nggak ada jam kantornya. Jadi saya bisa nulis kapanpun saya mau, tentu setelah selesai mengurus anak dan suami. Selain itu karena orang sekarang suka mencari informasi di internet, tentu semakin banyak yang membutuhkan jasa content writer.”

Tapi ternyata, nggak mudah juga menjadi content writer yang baik. Menurut pengalaman Inuel sebagai pemilik blog jualbeliartikel.com, ada saja penulis yang hasil tulisannya kurang baik sehingga mengecewakan pelanggannya. Untuk itu, Inuel berbagi beberapa tips bagi para calon penulis yang ingin menjadi penulis konten web:

Husnul Khotimah, content writer, jombloku, inuel, blogger
 

1. Harus Suka Menulis

Yaaa judul kerjaannya aja penulis konten, jadi suka menulis ini adalah syarat utamanya. Dan nggak sembarang menulis, menurut entrepreneur.com, seorang penulis konten juga harus menguasai berbagai gaya penulisan, yaitu 

  • Berita: sesuai standar Association Press, singkat padat dan jelas di mana paragraf yang mengandung inti berita terletak di atas tulisan.
  • Blog: personal, friendly dan seringkali mengandung opini pribadi penulisnya.
  • Iklan: pendek dan persuasif.
  • White paper: panjang, menjabarkan sebuah masalah dan memaparkan solusi-solusinya.

2. Kuasai Topik

Menurut Inuel, seperti yang saya kutip dari tulisannya di blog jualbeliartikel.com, penulis konten harus menguasai topik yang akan ditulisnya agar tulisannya berisi dan akurat. Untuk itu penulis harus rajin membaca ya dan mencari referensi yang benar-benar bisa dipercaya sebagai sumber tulisan.

3. Kuasai EYD dan Cara Menulis Artikel SEO.

Suka gemes nggak sih kalau baca artikel yang peletakan huruf besar kecil, di ke dari, titik komanya masih belum benar? Juga kata-kata yang kalau secara lisan diucapkan kesannya gaul tapi jadi wagu ditulis karena nggak sesuai dengan EYD. Jadi, kuasailah dasar-dasar EYD supaya tulisan nyaman dibaca dan mudah dimengerti pembaca.

Dan walaupun sepertinya susah, penulis konten harus bisa mempraktikkan ilmu-ilmu SEO dalam tulisannya serta terus memperbarui pengetahuannya tentang SEO karena algoritma mesin pencari terus berkembang dan berubah.

4. Original

jombloku, husnul khotimah, inuel, blogger. content writer

Sebagai penulis konten yang juga menerima tulisan dari penulis lain untuk memenuhi permintaan pelanggan yang membutuhkan artikel bagi webnya, Inuel mewanti-wanti supaya penulis konten menulis dengan ide dan kreativitasnya sendiri. Boleh mengambil inspirasi dari sumber lain tapi harus diolah lagi. Jangan sampai sekadar copy paste. Ini artikel, bukan skripsi. Lagipula kalau sampai ketahuan tulisan kita plagiat dari situs lain akan memberikan reputasi buruk bagi SEO, pelanggan dan tentunya kita sendiri.

5. Temukan Mentor dan Bergabung dengan Komunitas Penulis Konten

Tips terakhir ini saya temukan dari situs wikihow. Jangan segan bergabung dengan komunitas penulis konten dan komunitas yang mewadahi penulis konten dan pencari konten seperti jisportal atau ads.id. Biasanya di komunitas seperti itu selain memperoleh tawaran pekerjaan, kita juga dapat mencuri ilmu dari para penulis konten yang sudah lebih senior dan memiliki banyak pengalaman.

Nah, sudah ada bayangan kan apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi seorang penulis konten? Yang penting, Inuel berpesan agar penulis konten harus mau belajar dan memperbaiki kualitas tulisannya serta menulis secara konsisten. Dengan demikian, tawaran sebagai penulis akan berdatangan dengan sendirinya. Selamat mencoba.

Jenis Pakaian yang Wajib Dimiliki Wanita Berhijab

Wanita berhijab kini tidak akan tampil kuno dan membosankan lagi. Sebab ada banyak sekali variasi hijab yag siap mendukung penampilan. Jadi, kita hanya perlu rajin-rajin mengikuti tren busana untuk wanita berhijab. Supaya penampilan kita bisa senantiasa disesuaikan dengan karakter dan tren yang sedang populer.

jenis-pakaian-yang-wajib-dimiliki-wanita-berhijab

Berbicara soal hijab, tentu saja wanita berhijab wajib memiliki beberapa jenis pakaian ini. Sehingga aktivitas sehari-hari semakin lancar dengan gaya berbusana yang tepat.

Hijab Aneka Warna dan Motif

Hijab dengan aneka warna dan motif akan melengkapi gaya wanita berhijab. Jadi, jangan lupa menyiapkan hijab berwarna gelap, cerah, dan hijab bermotif. Sebelum membeli hijab, pilihlah warna-warna yang serasi dengan warna pakaian yang kita miliki. Dengan demikian, perpaduan pakaian dan hijab jadi lebih selaras dan menarik.

Ciput

Penggunaan ciput akan membuat rambut kita menjadi lebih tertata rapi. Di samping itu, bentuk hijab pun akan lebih teratur dan tidak mudah berubah kalau kita menggunakan ciput untuk menata rambut. Padanan warna ciput sebaiknya disesuaikan dengan warna hijab dan pakaian yang kita miliki. Namun kita juga bisa menyiapkan persediaan ciput dengan warna netral seperti hitam, putih, dan cokelat.

Manset

Ketika kita terpaksa untuk menggunakan pakaian lengan pendek atau pakaian yang panjang lengannya kurang, kita bisa menggunakan manset sebagai pelengkap. Miliki beberapa pasang manset yang berkualitas sehingga tidak mudah melar bila sering digunakan. Manset berkualitas akan mendukung penampilan kita agar kelihatan rapi.

jenis-pakaian-yang-wajib-dimiliki-wanita-berhijab-1
credit: mataharimall.com

Kaos Lengan Panjang

Kaos lengan panjang sangat nyaman digunakan ketika beraktivitas di rumah. Pilih saja kaos yang berukuran agak longgar dengan bahan nyaman yang menyerap keringat. Sehingga aktivitas rumah tangga tidak membuat kita kegerahan karena baju yang sempit atau bahannya panas.

Dress Lengan Panjang

Untuk urusan dress lengan panjang, percayakanlah pada MatahariMall. Karena MatahariMall juga dikenal sebagai online shop dress wanita muslim dengan koleksi super lengkap yang modern. Kalau ingin berbelanja dress lengan panjang, jangan ragu untuk mendapatkannya di MatahariMall. Karena semua koleksi toko online ini siap memenuhi kebutuhan kita.

Gonna Be Around: Celebrating Motherhood Through Song

gonna be around; song; lagu; widi mulia, the sasono family, motherhood, song about motherhood, lagu tentang pengalaman menjadi ibu

Beberapa waktu yang lalu, saya iseng ngeklik satu link Youtube yang dibagi oleh teman saya hanya karena ada Widi Mulia di sampul link tersebut. Maklum, saya penggemar berat B3 sejak mereka masih SMA dan bernama AB3. Perpaduan suara yang bagus, anggota yang cantik-cantik, kemampuan menari yang keren bikin saya yang saat itu juga masih SMA terkagum-kagum sama trio beranggotakan Widi, Lusi dan Nola. Apalagi karena saat itu di usia yang masih muda, ketiga gadis jebolan kompetisi nyanyi Asia Bagus ini sudah meraih banyak prestasi di berbagai ajang nyanyi di luar negeri. Lebih ngefans lagi karena waktu itu banyak yang bilang saya mirip Nola AB3 huahahaha. Iya, iyain aja ya, bikin bahagia orang itu berpahala lho hihihi, lagian itu kan 20 tahun dan 25kg yang lalu. Sekarang sih kasian Nola kalau saya masih dibilang mirip sama dia >_<

Kekaguman saya berlanjut sampai mereka menjadi ibu. Lusi yang sempat menjadi single parent dan sekarang telah menikah lagi dan membesarkan anak-anaknya di luar negeri, Nola yang masih aktif nyanyi dengan B3 dan berhasil mengorbitkan anak-anaknya menjadi penyanyi cilik berkualitas di Indonesia, Cynthia (dan suami) yang berjuang dengan IVFnya serta Widi yang peduli dengan dunia parenting dan kesehatan anak. Sepertinya saya tumbuh bersama mereka, mulai dari remaja unyu-unyu sampai menjadi ibu-ibu beranak lebih dari satu.

Jadi, ketika mendapati link tersebut adalah video klip dari single terbarunya Widi yang bertema motherhood jelas saya merasa bahagia. Apalagi setelah mendengar lagunya yang enak didengar dengan lirik yang menyentuh dan video yang menggambarkan kehangatan keluarga Widi Mulia dan Dwi Sasono. Seketika itu saya jatuh cinta.

Lagu Gonna Be Around seakan mewakili perasaan saya sebagai ibu. Di mana menjadi ibu itu rasanya campur aduk ya, kadang kita bisa terhibur melihat polah anak yang lucu, di lain waktu rasanya pengen meledak karena tingkah mereka yang “menggemaskan” dan di akhir hari yang melelahkan memandangi wajah damai mereka saat tertidur dapat membuat kita bahagia dan bersyukur sekali memiliki mereka di samping kita. Overall, jadi ibu itu menyenangkan. Karena itulah selelah apapun kita eh saya, rasanya ingin bisa selalu berada di sisi anak-anak sampai mereka dewasa nanti. Membacakan cerita sebelum tidur, memeluk mereka saat merasa takut dan menyanyikan lagu pengantar tidur dengan suara seadanya. Mencintai mereka selama mungkin. Merekam semua momen tawa dan tangis mereka dalam hati dan menyimpannya sebagai salah satu harta terindah saya.  

Seperti itulah isi lagunya Widi. Emak-emak banget kan. Lalu saya pun mewek. Beneran deh, lagu ini bikin baper. Ketika akhirnya muncul di iTunes, saya mengunduhnya dan mengajak anak-anak mendengarkan lagu ini bersama-sama sebelum mereka tidur malam.

Saking ear catchynya, anak-anak saya pun senang mendengarnya. Bahkan mereka ikut tertawa riang dan menari mengikuti irama lagu dan minta supaya diputar berulang-ulang. Lantas kami pun menari bersama, kakak berdansa dengan Papa, saya dengan Keenan, Keenan dengan Kakak berputar-putar sampai pusing sambil tertawa riang. Malam itu, kami tidur dengan hati yang hangat dan riang. 

Thanks Widi, your song helped me create a beautiful moment that my kids might forget but I will treasure it forever in my heart.

Kisekii. Jadilah Diri Sendiri dan Temukan Keajaibannya.

kisekii.com, dwi sari, blogger perempuan, arisan link

Adakah mama blogger yang mengalami gegar budaya saat bertransisi dari working mom menjadi stay at home mom? Terbiasa keluar rumah di pagi hari, berdandan cantik dan mengenakan blazer modis, bertemu dengan tumpukan pekerjaan, menjalani internal meeting atau meeting dengan klien. Makan siang bersama rekan kerja di food court mall sebelah kantor lalu pulang di sore hari menikmati waktu yang tersisa dengan bersantai bersama keluarga. Ketika menjadi working mom hari demi hari tampak menarik dan menyenangkan meski stres kerja seringkali membuat tubuh dan pikiran nggak bisa fokus dengan urusan keluarga.

Setelah blazer berganti dengan daster, hari-hari seakan menjadi monoton. Hari berulang seperti film Groundhog Day aja. Sesekali ada sesuatu yang menarik tapi selebihnya ya begitu-begitu aja. Membosankan bagi sebagian orang. Sehingga banyak mantan ibu bekerja yang stres di tahun pertama masa transisinya.

Tapi ternyata hal itu tidak dirasakan oleh teman blogger saya, Dwi Sari Ambarningsih. Pemilik blog Kisekii.com ini menikmati hari-harinya setelah resign dari sebuah BUMN untuk mengikuti suami tercinta pindah ke kota lain. Nining, panggilan akrabnya, mengaku sempat takut bosan karena banyak yang merasakan hal seperti itu setelah berhenti dari pekerjaannya. Namun, nyatanya Nining justru enjoy dengan peran barunya, padahal dia telah bekerja di luar rumah selama 11 tahun.

“Mungkin karena saya tipikal betah di rumah. Seharian di rumah bahkan nggak nonton TV sekalipun ya nggak masalah.” ujarnya.

Untuk menghabiskan waktu, Nining mencoba untuk lebih rajin ngeblog secara serius. Dalam satu minggu ada minimal 2 tulisan baru di blog yang berniche lifestyle ini. “Sejak resign aku lebih bisa menghargai blogku, dulu ngasal aja postnya,” ungkapnya. Nggak sia-sia, kerajinannya membuat kisekii.com memiliki ranking Alexa yang lumayan ramping. 

kisekii.com, dwi sari, blogger perempuan, arisan link

 

Domain Kisekii sendiri berasal dari kata bahasa Jepang yang berarti keajaiban dan dengan tagline BeYOUtiful, Nining mengajak pembacanya untuk menghargai keindahan dari hal-hal yang kita temui sehari-hari, mulai dari diri kita sendiri, lagu, persahabatan, sampai kecantikan hati kita. Dengan begitu kita akan mudah menemukan keajaiban-keajaiban kecil yang terjadi di sekitar kita.

Yang menarik dari blognya Nining adalah pengkategorian yang baik. Maklum, blog lifestyle memang cenderung membingungkan pembaca yang blogwalking karena isinya campur aduk segala ada, sehingga tanpa adanya label atau kategori yang baik kita mau nggak mau harus scroll atas bawah untuk mencari tulisan yang sesuai minat kita. Akibatnya bounce rate jadi tinggi karena orang nggak selalu menemukan apa yang dia cari.

Tapi, arek Suroboyo yang tengah beradaptasi menjadi kera Ngalam ini sudah membagi tulisan-tulisannya dalam beberapa kategori yang mudah dicari, yaitu Foodie yang berisi aneka resensi tempat makan; Traveling, dimana Nining bercerita tentang tempat-tempat menarik yang pernah ia kunjungi; MovieGeekuntuk para pecinta film; Lifestyle bagi tulisan segala rupa dan Lovembre.com yang mengarah ke situs fiksi yang juga ditulis oleh Nining.

kisekii.com, dwi sari, blogger perempuan, arisan link

 

Karena inilah blog kisekii mulai dipercaya agensi sebagai media promosi klien mereka. Beberapa sponsored post dapat ditemui di blog dengan tagline ‘BeYOUtiful’ ini. Tentu ditulis dengan opini yang jujur, seimbang, terpercaya, tidak subyektif dan sesuai dengan pengalamannya menggunakan produk tersebut, sebagaimana tertulis dalam laman Disclosurenya.

Nah, jadi, beralih dari wanita karir menjadi ibu rumah tangga bukan berarti kita harus berhenti berkreasi. Temukan saja hobi atau aktivitas yang kita sukai dan tekuni di waktu luang, minimal 30 menit sehari. Dengan demikian selain mengisi waktu luang dan mengurangi kejenuhan, siapa tahu kelak dapat menjadi ladang penghasilan baru untuk kita. Selamat berkarya.

Ritual Pagi Untuk Mood Yang Lebih Baik

morning routine for busy mom, morning routine, mom, lifehack

Moms, pernah nggak sih merasa bad mood berkepanjangan? 

Malas bangun dari tempat tidur, malas ngapa-ngapain, kehilangan minat untuk melakukan hal-hal yang disukai, kepala rasanya penuh dengan berbagai pikiran harus mengerjakan ini dan itu tapi kemudian semuanya berantakan. Menjalani kegiatan sehari-hari pun menjadi sekadar rutinitas tanpa arti. Seakan-akan tubuh dan pikiran nggak nyambung, badannya di mana, pikirannya sudah berkelana ke mana-mana. Moody, bawaannya pengen makan tapi trus nyesel karena kebanyakan makan, akhirnya uring-uringan lagi. Hal-hal kecil bisa bikin kita emosi dan pengennya seharian itu sendiri, tiduran, main hape atau baca buku. Ya, perasaan semacam itulah? Pernah?

Saya sedang mengalaminya dan kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa minggu. Sampai suami saya menyuruh saya ke dokter karena melihat saya yang nampak nggak seperti biasanya. Padahal saya tahu secara fisik saya sehat, never been this fit, thanks to the Body Balance class yang saya ikuti seminggu 2 kali belakangan ini. Bahkan mulai minggu lalu sesi “olahraga” bertambah karena di sore hari anak-anak suka minta ke Billionth Barrel Monument untuk cari Pokemon :))

 

Karena kondisi ini banyak pekerjaan yang terbengkalai, termasuk urusan ngeblog. Banyak hutang tulisan yang belum saya lunasi, kalaupun akhirnya saya posting saya merasa nggak memberikan 100% usaha saya untuk menulis hal itu. 

Periode vakum ngeblog ini memang selalu saya alami. Ada saat-saat saya sangat produktif, bisa posting beberapa kali dalam seminggu dengan banyak sekali ide tulisan yang bermunculan. Masih sempat juga untuk berkontribusi di situs-situs lain di sela-sela aktivitas rutin seperti ngurus rumah, antar jemput anak-anak, masak, bergaul, berkomunitas, olahraga dan sebagainya. Kadang memang merasa seperti sprint karena harus mengerjakan sesuatu dengan cepat, sehingga tiap abis Maghrib sering merasa kelelahan tapi saya happy. 

Lalu muncul periode seperti yang sedang saya alami saat ini. And I feel unhappy

Kemudian, saya mulai membaca satu per satu blog teman-teman yang tergabung dalam grup V Arisan Link Blogger Perempuan. Lantas mengagumi betapa produktifnya mereka, betapa cerianya nada dalam tulisan mereka. Dan saya semakin merasa down hahaha. Iya, kok saya nggak bisa seperti itu. Katanya pengen jadi blogger profesional, mengalahkan mood saja nggak bisa. Duh.

Baca juga: Working At Home Mom: Blogger Profesional

Apalagi ngeliat blog dan aktivitasnya Tia Marty, seorang blogger dan penulis yang sangat produktif menurut saya. Ya, gimana enggak, selain rajin menulis aneka reportase dari berbagai event yang ia kunjungi sebagai blogger, Tia juga berprofesi sebagai scriptwriter untuk serial Bro and Bray, Laundry Kiloan, Kos-kosan Jogja, Lovepedia: Dilema Sahabat, dan layar unggulan: Cinta Seutuhnya. Keren yaa. Profesinya sebagai penulis skrip ini memungkinkan Tia untuk berkenalan dengan para artis, lho. Seru liat foto-foto Tia bareng beberapa pemain sinetron di akun Instagramnya.

Masih belum puas, Tia yang bergabung dalam berbagai komunitas penulis dan blogger seperti IIDN (Ibu Ibu Doyan Nulis), Blogger Reporter Indonesia, Blogger Perempuan dan Writer Blogger juga sudah menerbitkan beberapa buku fiksi maupun non fiksi. Hiaaa, produktif banget kan. Trus masih sempat juga jalan-jalan dan menyalurkan hobi memotretnya sambil mempromosikan hasil karyanya di media sosial.

Tia Marty, tiamarty.com, arisan link, blogger perempuan, profil blogger, blogger, scriptwriter
Buku-buku karya Tia Marty

Ketika saya mencoba mengorek rahasianya, Tia mengaku nggak punya kiat khusus untuk menjaga moodnya supaya tetap produktif dalam berkreasi. Dia hanya berusaha membuat skala prioritas dalam setiap kegiatannya. 

“Aku utamakan yang deadline dulu yang aku kerjakan, misalnya menjelang deadlineskrip, aku fokus di situ. Kalau sudah selesai baru ganti fokus nulis buku atau blog.”

Untuk blog sendiri, walau rajin datang ke event dan mendapat job review, Tia nggak punya target khusus. “Aku jalaninnya santai. Sesempatnya saja,” ujarnya. Meski demikian ternyata beberapa tulisan di blog tiamarty.com sudah berhasil menjadi juara di beberapa kompetisi blog, lho. Itu yang namanya sersan kali ya, serius tapi santai. Maklum, bagi Tia, dunia penulisan ini adalah hal yang dia sukai sehingga ia mengerjakannya dengan senang hati. “Kalau lagi nggak moodya aku tinggalin sebentar buat nonton, jalan-jalan, makan, tidur.”

Tia Marty, tiamarty.com, arisan link, blogger perempuan, blogger, scriptwriter

Nah, mungkin itu ya, rahasia supaya periode demotivasi saya ini nggak makin berlarut-larut. Melakukan sesuatu yang saya suka. Tapi, untuk ibu-ibu dengan aktivitas random seperti saya ini, agak susah menjaga mood mungkin ya. Lagi hepi masak di dapur, eh udah waktunya jemput anak sekolah. Lagi nulis, eh, si kecil udah ngoceh-ngoceh minta ditemenin main. Mau ngopi-ngopi cantik sama temen-temen kok ya kerjaan rumah menuntut diselesaikan. Ya udahlah, saya mah tidur aja akhirnya :))

Namun, ternyata masalah ini nggak cuma saya sendiri yang menghadapi kelelahan mental seperti itu dan menurut beberapa contekan yang saya baca salah satu obatnya adalah melakukan rutinitas rutin tiap pagi supaya seharian dapat melakukan aktivitas dengan tubuh dan pikiran yang segar. Apa aja sih?

morning routine for busy mom, morning routine, mom, lifehack

1. Bangun Lebih Dulu dari Penghuni Rumah Lainnya

Iya, ini pasti sudah rutin dilakukan emak-emak ya. Tidur paling malam (kecuali suami begadang nonton film atau pertandingan olahraga) dan bangun paling pagi. Etapi karena jujur saja saya ini bukan morning person, biasanya suami saya bangun lebih dulu sih, mungkin mesti dicoba deh bangun lebih pagi dari dia.

2. Minum Segelas Air Hangat dan Perasan Lemon

Banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dengan minum segelas air hangat dan perasan lemon setelah bangun tidur dan sebelum minum teh, kopi atau susu. Air dengan perasan lemon dapat merehidrasi tubuh kita yang kekurangan cairan karena tidur selama 6-8 jam, meningkatkan imunitas tubuh dengan vitamin C yang terdapat dalam lemon, menutrisi sel-sel otak kita dengan potasium, membantu liver mengeluarkan racun dari tubuh, dan masih banyak lagi. Ini adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan energi di pagi hari. 

3. Ibadah

Sholat Subuh atau doa pagi atau ritual apa saja yang bisa mendekatkan kita kepada Sang Pencipta. Dengan khusyu’ berdoa, dapat membantu kita untuk fokus pada hal-hal yang perlu kita lakukan di hari itu serta mengurangi stres. Setelah beribadah, luangkan waktu untuk mensyukuri hal-hal yang kita terima di pagi itu. Bisa bangun dalam keadaan sehat, anak-anak yang tidur nyenyak semalam, atau apa saja. Mungkin kita juga bisa membuat jurnal kebahagiaan dengan mencatat 3 hal yang membuat kita bersyukur hari itu. Bersyukur ternyata dapat meningkatkan mood dan energi kita secara natural lho. Huhuhu, mungkin iya ya, selama ini saya kurang bersyukur dan lebih banyak mengeluh sehingga mood tak kunjung membaik.

4. Regangkan Tubuh

Saya tuh suka merasa pegel dan kaku tiap bangun tidur. Mungkin karena posisi tidur yang kurang tepat kali ya, soalnya sambil ngelonin anak lanang sih. Kalau sudah gitu, badan jadi nggak enak banget untuk memulai aktivitas di pagi hari. Tapi setelah mulai ikut kelas body balance, keluhan itu mulai berkurang, dan ternyata memaksakan diri untuk berolahraga ringan, minimal meregangkan tubuh di pagi hari bisa membuat kita lebih segar sepanjang hari. Nggak usah susah-susah, cukup dengan berbaring di tempat tidur sambil menarik lutut ke arah dada lalu dipeluk sambil menggoyangkan tubuh ke kanan dan kiri untuk meregangkan tulang belakang dan melepaskan cadangan energi.

Begitu bangun dari tempat tidur, regangkan tubuh semaksimal mungkin. Rentangkan tangan ke atas sambil menggoyangkan jari-jari dan berdiri jinjit supaya tubuh bagian bawah juga ikut meregang. Enak banget rasanya, aliran darah jadi terasa lancar.

ritual pagi untuk mood yang lebih baik. lifehack, mom'slife, morning routine for mom

5. Hirup Udara Segar

Kalau lagi nggak buru-buru, sebelum menyiapkan sarapan anak-anak, saya suka keluar ke halaman belakang sambil membawa tumpukan baju kotor untuk dimasukkan ke mesin cuci yang terletak di teras belakang. Segar sekali menghirup udara pagi, merasakan rerumputan basah di telapak kaki dan memandangi langit yang pelan-pelan menerang. Supaya lebih mantap, sekalian duduk di luar sambil minum air lemon hangat itu tadi. 1-2 menit saja sudah cukup membuat kita fresh.

6. Jalan Pagi

Jalan pagi dapat membantu mengurangi stres, melemaskan otot-otot, menurunkan berat badan dan menjernihkan pikiran kita. Cukup 10-15 menit sehari keliling kompleks perumahan konon sih bisa memberi efek menakjubkan bagi kesehatan tubuh, jiwa dan pikiran kita.

7. Cek Agenda Kegiatan dan Buat Prioritas

Nah, ini! Membuat to-do-list atau daily planner akan memudahkan kita membuat skala prioritas hal-hal yang harus kita lakukan segera dan mana yang bisa menunggu. Catatan ini juga dapat mengurangi beban otak kita yang harus terus-menerus mengingat dan berpikir tentang rencana harian kita. Kalau semua tercatat dengan rapi pasti akan lebih mudah bagi kita memastikan apakah kita berada di jalur yang benar hari ini. 

Begitulah 7 ritual pagi yang bisa membantu kita menjalani hari-hari sibuk dan melelahkan dengan lebih semangat dan pikiran yang jernih. Kalau dilihat semua sepertinya berat ya dan berarti harus bangun lebih pagi. Jadi, nggak masalah kok kalau kita mau memulai satu ritual dulu sampai terbiasa lantas ditambah lagi dengan ritual yang lain. One small step at a time lebih baik daripada terus-menerus berada dalam kondisi mental yang tidak produktif ini. Yuk, dicoba bareng-bareng. Atau mungkin mama ada ritual yang selalu dilakukan tiap pagi untuk meningkatkan mood? Ditunggu sharingnya ya.

3 KDrama Populer Untuk Pemula

K-Drama, Drama Korea, Drakor, arisan link, ranirtyas.com, blogger

Judulnya gitu banget ya hihihi. Maklumin aja deh, abis yang nulis ini bukan pecinta drama Korea tapi penasaran pengen nonton serial tv yang akhir-akhir ini sering diobrolin mamak-mamak di linimasa media sosial saya. Sebenarnya sudah 4 tahun ini saya jarang sekali nonton serial tv yang saya suka karena channel tv selalu dikuasai oleh anak-anak dan suami. Jadi tontonannya ya seputar Disney Channel, Disney Jr, NatGeo, dan sejenisnya. Kadang aja kalau pagi lagi agak santai saya suka nonton Criminal Minds, NCIS dan Castle atau seri tentang baju-baju pengantin gitu di TLC. Kalau malam dan nggak bisa tidur, baru deh nonton serial Sherlock berulang-ulang atau marathon Gilmore’s Girls yang diputar ulang di Netflix.

Padahal ya, dulu waktu masih tinggal di Jakarta Bogor, jam 7-9 malam itu jatahnya saya menguasai tv. Mulai dari Glee, Desperate Housewives, Grey’s Anatomy, Private Practice, Bones, CSI, sampai segala Next Top Model itu saya ikutin semua. Buat saya, setelah berkutat dengan kesibukan sehari-hari, nonton tv itu salah satu me time yang mudah dan murah. Lagian dulu juga kan LDRan ya sama suami, jadi daripada bengong mending nonton aja.

Nah, berhubung sekarang udah nggak punya banyak waktu untuk nonton dari tv dan terlalu malas untuk download, akhirnya ketinggalan serial-serial kesayangan. Tapi kok ya lama-lama penasaran sama drama Korea ini, karena kayanya penggemarnya banyak banget, mulai dari remaja tanggung sampai emak-emak macam teman-teman saya. Sementara sekalinya saya nonton drakor sudah sepuluh tahun yang lalu kayanya, dan sempat ikut berderaiairmata ngeliat akting Song Hye-kyo dan Rain di serial Full House.

Daripada bingung memilih serial drama Korea yang layak tonton, saya pun ngulik blognya Rani R Tyas, seorang lifestyle blogger yang saya kenal lewat grup Arisan Link Blogger Perempuan. Awalnya, saya justru main ke blog Coretan Ran ini untuk mencari cara menyimpan video dari Facebook tanpa harus menggunakan aplikasi tertentu. Tapi malah jadi ngubek-ngubek baca yang lain juga.

ranirtyas, lifestyle blogger, arisan link, blogger perempuan, blogger, coretan ran

Memang sih, blog ibu 1 putra ini bikin betah pembacanya. Selain tampilannya yang rapi, tulisan-tulisan di blognya juga sudah dipilah-pilah dalam berbagai kategori. Sehingga nggak susah nyarinya. Tinggal klik aja label yang menarik menurut kita di bagian atas blog dan munculah artikel-artikel yang sesuai. Kalau malas mencari satu per satu, kita juga bisa memasukkan kata kunci dari tulisan yang ingin kita baca di kolom “Looking for Something”. Dengan berbagai kemudahan bagi pembaca, bahasan menarik serta tulisan yang enak dibaca, nggak heran kan kalau akhirnya blog dengan tagline berbahasa Jawa Genggem Donya Langkung Seratan ini memiliki Alexa Traffic Rank 520,962.

Selain aneka kisah keseharian yang menurutnya absurd, di blog Coretan Ran juga terdapat beberapa postingan sponsor. Tapi jangan khawatir, sesuai dengan disclosurenya, semua resensi produk baik yang berbayar maupun tidak tetap berpijak pada opini jujur dari Rani sebagai pengguna produk dan penulis blog. Sehingga Insya Allah nggak akan misleading ya info-info di blognya Rani.

Balik lagi ke drama Korea, isi tulisan dalam kategori ini di blog mamanya Han memang belum terlalu banyak tapi bagi saya sudah cukup untuk menyebut beliau sebagai penggemar K Drama. Sehingga saya pun meminta Rani memberikan rekomendasi beberapa drama Korea yang kira-kira cocok ditonton pemula seperti saya.

Menurut Rani, banyak hal yang menyebabkan serial dari negara Korea Selatan ini menjadi sangat populer akhir-akhir ini, khususnya di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Mudah diakses. Selain bisa ditonton di RCTI, drama Korea ini juga dengan mudah dapat kita tonton secara streaming atau download. Malas menghabiskan kuota internet? DVDnya pasti banyak kita temukan di luar sana.
  2. Pemerannya ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Yeah, terlepas dari isu operasi plastik yang dilakukan para aktor dan aktris di negara yang beribukotakan Seoul ini, nggak bisa dipungkiri kalau tampang mereka menarik untuk dilihat. Yang cowok ganteng, imut dan putih, sementara yang cewek cantik dan kulitnya bagus-bagus. Coba aja itu Song Hye-Kyo meski usianya cuma lebih muda 2 tahun dari saya tapi masih seperti awal 20an.
  3. Episodenya sedikit. Lelah nggak sih ngikutin sinetron Indonesia yang sampai bertahun-tahun ceritanya nggak kelar-kelar? Mendingan nonton drakor deh, episodenya paling antara 10-25 aja sehingga nggak membosankan.
  4. Muncul pada saat yang tepat. Kayanya di Indonesia drama Korea mulai booming bersamaan dengan populernya genre musik K-Pop, sehingga nggak cuma boyband dan girlband dari Korea Selatan yang ikut digemari, segala sesuatu yang berbau negara ginseng termasuk serial tv, makanan dan produk perawatan kulitnya pun ikut mendunia.
  5. Paket lengkap. Biasanya dalam satu seri cerita yang disajikan cukup lengkap, persahabatan, percintaan, komedi romantis, dipadu dengan karakter yang kuat dan plot yang berhasil bikin penonton baper.
  6. Banyak pilihannya. Mau drama, komedi, aksi, horor atau drama kolosal, tinggal pilih sesuai selera. Nah, saking banyaknya pilihan, saya pun bingung memilih mana satu yang sebaiknya saya tonton terlebih dahulu. Untuk itu, Rani menyarankan agar saya mencari drama dengan rating tertinggi di situs myasiantv.se/drama. Drama dengan rating tinggi tentu memiliki penggemar yang banyak ya, sehingga dijamin alur cerita dan akting pemerannya tidak mengecewakan. Namun, karena nggak puas hanya lihat di situs itu, saya pun mencoba browsing ke sana sini dan menemukan 3 serial ini selalu menduduki peringkat tertinggi di setiap artikel yang memberi rekomendasi drama Korea terbaik. Apa saja?

 

K-Drama, Drama Korea, Drakor, arisan link, ranirtyas.com, blogger

 

Descendants of The Sun

Meski saya belum pernah nonton serial ini, tapi drama yang dibintangi oleh Song Hye-Kyo dan Song Joong Ki ini pada suatu periode rajin sekali melintas di linimasa media sosial saya dan sukses membuat beberapa teman merelakan jam tidur malamnya berkurang demi menonton kisah cinta berlatar belakang dunia militer dan medis ini.

Bergenre aksi-komedi-romantis, drama ini berkisah tentang seorang kapten tentara kesatuan yang bertugas di UN Peacekeeper, Yo Si Jin dan seorang dokter andal, Kang Mo Yeon yang bertemu pada sebuah peristiwa lucu dan akhirnya saling jatuh cinta. Pekerjaan Yo Si Jin yang sarat akan konflik dan bahaya membuat hubungan kedua tidak berjalan mulus, bahkan sempat berpisah sampai takdir mempertemukan mereka kembali di sebuah negara yang sedang dilanda konflik.

Plot yang anti mainstream, unsur komedi romantis yang kental dan isi yang lengkap membuat drama ini jadi favorit banyak orang. Apalagi episodenya nggak panjang, jadi nggak repot-repot amat kalau mau streaming atau download kan. Tapi, supaya lebih mantap, bisa juga lho kita baca kesan Rani setelah menonton serial yang satu ini di blognya.

Uncontrollably Fond

Drama ini bercerita tentang hubungan antara Shin Joon-Young dan No Eul yang dimulai sejak mereka remaja. Sayang, pertemanan antara mereka terpaksa berakhir karena No Eul yang diperankan oleh Suzy Miss-A (Bae Suzy) mengalami kecelakaan yang hampir menyebabkan ia kehilangan nyawanya. Namun, ternyata Shin Joon-Young yang diperankan dengan apik oleh Kim Woo Bin nggak bisa melupakan cinta masa remajanya. Sampai suatu saat mereka dipertemukan lagi ketika No Eul telah menjadi produser sebuah film dokumenter yang money oriented karena terlilit hutang  dan Shin Joon-Young menjadi aktor dan penyanyi terkenal di Korea Selatan.

 

Hubungan keduanya yang diliputi rahasia Shin Joon-Young tentang kondisi kesehatannya serta drama keluarga yang sangat komplek, seakan-akan sulit untuk bersatu. Tapi menurut bocoran dari blognya Rani, drama ini happy ending kok (eh, kayanya sih hihihi) jadi bolehlah ditonton sebagai hiburan di kala senggang.

Doctors

Kayanya nggak boleh membayangkan Grey’s Anatomy atau Private Practice apalagi House, M.D ya kalau mau nonton drama yang satu ini meski keempatnya berlatar belakang dunia medis.

Bercerita tentang Yoo Hye-jung (Park Shin-hye), seorang gadis yang dibesarkan di lingkungan preman sehingga tumbuh menjadi gangster. Karena memiliki banyak luka batin dari berbagai peristiwa di masa kecilnya, Yoo Hye-jung menutup diri dan hatinya dari orang lain karena tidak mau terluka lagi. Namun, setelah bertemu dengan mentornya,  Hong Ji-hong (Kim Rae-won), gadis itu pelan-pelan bertranformasi dari anak nakal yang tidak memiliki masa depan menjadi calon dokter yang penuh kasih dan berdedikasi. Seperti dua cerita di atas, kedua pasangan ini sempat berpisah selama 13 tahun sampai akhirnya berjumpa lagi ketika Yoo Hye-jung telah menjadi dokter.

Menarik ya sepertinya. tapi karena sampai tulisan ini tayang serial Doctors masih tayang, belum bisa memperkirakan akhirnya bakal seperti apa. Apalagi serial ini diproduksi oleh SBS yang menurut Rani, berdasarkan bocoran yang ia terima dan survey kecil-kecilan yang pernah dilakukannya, sering memberikan ending yang tidak terduga. Jadi agak deg-degan mau nontonnya, takut baper hahaha. Namun, kalau penasaran, yuk ah nonton aja dan baper bersama.

Kalau kamu, apa serial drama Korea favoritmu?