Resep Banana Muffin Yang Lembut dan Mudah

muffin, banana muffin, muffin pisang, banana yoghurt muffin, muffin pisang dengan yoghurt

Tanggal 23 Februari kemarin suami dan anak-anak libur kerja dan sekolah karena ada peringatan National Day Brunei. Karena kebanyakan toko dan restoran tutup setengah hari, saya pun nggak bisa memaksa mereka untuk sarapan di luar meskipun isi kulkas kosong dan sedang kehabisan ide mau bikin apa untuk sarapan.

Tiba-tiba teringat stok pisang yang sudah mulai terlalu matang. Biasanya sih saya masukin freezer untuk jadi campuran green smoothies. Tapi karena akhir-akhir ini lagi malas bikin smoothies jadinya pisang itu harus segera diolah supaya nggak terbuang sia-sia. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat banana muffin dan menemukan salah satu resep muffin yang konon lembut karena menggunakan yoghurt sebagai salah satu bahannya. Kebetulan banget ada stok yoghurt di rumah yang mendekati masa kadaluarsa.

 photo 2_zpsvdblhql5.jpg

Saya suka bikin muffin karena mudah dan praktis, nggak perlu pake mixer dan timbangan. Bahan-bahan biasanya cukup ditakar dengan cangkir (cup) dan diaduk manual pakai sendok kayu atau whisker, sehingga anak-anak pun bisa ikut bantu.

Namun kali ini saya lagi pengen me time sambil baking. Tsah, gaya banget ya, me timenya baking. Tapi emang iya sih, pernah ada masanya bikin kue itu jadi salah satu stress relieve saya. Asal nggak direcokin anak-anak hahaha. Jadi ya akhirnya bikinnya diem-diem aja di dapur sementara mereka lagi asik nonton tv sama bapaknya.

Hasil akhirnya, si banana muffin ini moist dan enak. Apalagi ditambah taburan keju parut di atasnya. Manis gurih dan ringan, cocok buat sarapan. Dan karena sudah pakai yoghurt, muffin ini jadi lebih sedikit menggunakan minyak dan tanpa butter sehingga lebih sehat. Yuk, coba bareng untuk sarapan hari Minggu besok. Ini resep yang saya adaptasi dari food.com.

[yumprint-recipe id=’1′]

Taco Ala Ala Nan Sedap

Kenapa namanya Taco Ala-Ala sih?

Karena emang bikinnya apa adanya dan serba instan hahaha.

taco, menu sarapan, menu brunch

Maklum, nggak pernah bikin taco sebelumnya, dan entah dapat angin dari mana, anak gadis yang keseringan nonton acara makan dan masak-masak di saluran tivi luar negeri itu minta dibikinin sarapan pake Taco.

Untungnya di Supa Save sudah ada Taco Shells siap pakai, jadi tinggal beli bahan-bahan isiannya aja. Tadinya saya sudah berniat bikin bahan isian sendiri, sampai cari-cari resep di google. Eh, ternyata waktu beli si taco shells ada aja dong bumbu instannya. Ya udah, angkut ajalah hehehe.

Ternyata dengan serba instan, taco buatan saya disukai sama Cinta. Keenan sih cuma suka ngemilin taco shellnya. Apalagi dengan isian, sayuran dan keju yang saya siapkan di piring-piring tersendiri membuat Cinta semangat meramu isi taco sesuai seleranya. Alhamdulillah yaaa…

Tapi sebenarnya sih kalau liat resep-resep yang ada di google, nggak susah kok bikin isian taco tanpa bumbu instan. Cuma ya kalau ada yang mudah kenapa enggak. Apalagi untuk menu sarapan yang memang harus disiapkan secara cepat. Mungkin lain kali saya bakal belajar buat isian sendiri tanpa bumbu instan.

Yah, siapa tahu ada yang terinspirasi untuk bikin taco ala saya. Ini dia resepnya:

TACO ALA ALA

Bahan:

1 boks Taco Shell siap pakai isi 12 (saya pakai 6 saya untuk 6 porsi taco), siapkan sesuai petunjuk dalam boks

1 bungkus bumbu instan Tacos Garlic & Paprika (saya pakai 1/2 bungkus)

200 gram daging giling (blansir dulu dengan air mendidih sebelum dimasak)

1/2 buah bawang bombay iris dadu

1 genggam paprika hijau

1 genggam wortel parut

2 sendok makan jagung manis

50 ml air

Garam gula merica secukupnya

Lettuce secukupnya iris tipis

Timun secukupnya iris dadu

Keju cheddar parut secukupnya

taco, resep, menu sarapan,

Cara Membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak dalam penggorengan, masukkan bawang bombay. Tumis sampai harum.
  2. Masukkan daging giling, tumis sampai berubah warna.
  3. Masukkan wortel parut, paprika dan jagung. Aduk rata.
  4. Tambahkan bumbu instan Tacos Garlic & Paprika
  5. Tuang air, aduk rata dan biarkan sampai air mengering.
  6. Sajikan isian taco dengan lettuce, timun, keju cheddar dan tentu saja taco shells.

Selamat menikmati.

Bola Bola Nasi Keju

bola nasi keju, nasi, keju, masak dengan anak, cooking with children, resep, camilan anak

Halo…

Kembali lagi dalam seri Cooking with Cinta. Kali ini kami mau bikin camilan berbahan nasi dan keju. Kenapa memilih itu? Karena anak-anak suka banget yang namanya keju. Kadang kalau lagi nggak doyan makan, dikasih nasi yang ditaburi keju parut aja udah deh lahap makannya.

bola nasi keju, bekal sekolah, camilan anak, masak bersama anak, resep

Biar nggak bosan ngemilin nasi dan keju dalam bentuk yang itu-itu lagi, saya coba ajak Cinta membuat bola-bola nasi keju. Caranya gampang sekali. Bahannya pun mudah dan takarannya bisa disesuaikan dengan selera keluarga. Anak-anak pasti bisa deh bikin sendiri. Paling cuma perlu bantuan orangtua untuk menggorengnya. Dan rasanya juga enak. Yah, semua yang pakai keju pasti enak ya hehehe. Yang jelas sih, rasanya yang ngeju tapi nggak terlalu bikin eneg membuat anak-anak suka banget ngemil ini sambil nonton tv di jam-jam nanggung antara setelah makan siang dan sebelum makan malam.

Oya, bola-bola nasi keju ini juga bisa lho, untuk variasi bekal sekolah anak-anak. Supaya nggak repot bikinnya, siapkan aja pada malam hari. Setelah dilapisi tepung roti, bola nasi keju dapat disimpan dalam freezer selama 1 minggu. Jadi pada pagi hari tinggal dikeluarkan dari kulkas dan digoreng. Praktis kan.

Yuk, biar nggak lama-lama langsung aja tonton tutorialnya dan contek resepnya di bawah ini.

BOLA-BOLA NASI KEJU ALA CINTA

Bahan:

Nasi putih secukupnya
Keju parut secukupnya
1 butir telur, kocok lepas
Tepung roti secukupnya
Keju mozarella secukupnya (optional)
Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  1. Campur nasi putih dengan keju sampai rata.
  2. Letakkan 1 sendok makan nasi di telapak tangan, lalu isi dengan keju mozarella. Kemudian bentuk bola dengan keju mozarella di tengahnya. Lakukan sampai nasi habis.
  3. Lapisi bola dengan telur dan gulingkan dalam tepung roti.
  4. Goreng dalam minyak banyak yang sudah hangat sampai bola-bola nasi berwarna kekuningan.
  5. Bola-bola nasi keju siap disantap hangat-hangat.

Catatan:

  • Kami menggunakan keju mozarella supaya ada efek keju leleh di dalamnya. Tanpa itu pun sudah enak.
  • Supaya lebih sehat, bisa juga ditambahkan wortel parut yang sudah direbus ketika mencampur nasi dan keju.
  • Tambahkan sedikit mixed herbs atau bumbu seperti oregano, basil, merica agar lebih beraroma. Saya nggak pakai karena tepung roti yang saya gunakan sudah mengandung garam, bawang putih dan bumbu-bumbu lain.

Selamat mencoba.

Cheesy Meatloaf. Menu Mudah Favorit Anak

cheesy meatloaf, recipe, resep, daging giling, kids meal, menu favorit anak, menu sehat anak, keju

Masak untuk anak-anak saya itu lumayan menantang. Pertama, karena mereka nggak suka sayur. Kedua, mereka cuma mau makan lauk dari daging ayam dan tempe (khusus Cinta). Ketiga, waktu yang ada untuk menyiapkan makanan terbatas karena tanpa bantuan asisten rumah tangga penuh waktu, selain mengurus rumah saya juga harus mondar mandir antar jemput sekolah bocah-bocah.

Biasanya sih, kalau nggak sempat masak saya bawa aja anak-anak makan di luar atau beli makanan jadi yang mereka suka menunya. Tapi susahnya, menu yang dipesan ya itu itu aja. Padahal untuk anak seusia mereka perlu banget variasi makanan kan ya. Apalagi, belakangan nafsu makan anak-anak alhamdulillah semakin besar jadi ya sebentar-sebentar minta makan. Tekor juga kalau harus jajan melulu.

cheesy meatloaf, menu favorit anak, menu praktis untuk anak, menu sehat anak, keju, daging giling, telur

Sampai beberapa bulan yang lalu, saya mencoba bikin salah satu menu berbahan daging giling yang waktu itu rajin sliweran di linimasa facebook. Itu lho, yang daging giling dibentuk bola, diisi telur rebus trus digoreng kemudian dipanggang. Cinta kinda like it. Tapi dia protes waktu saya kasih tahu nama masakannya ada meatloaf-meatloafnya gitu. “But meatloaf supposed to be rectangle, Ma. Because it baked in a loaf pan, like bread. That’s why it called meatloaf. Can you make me a real meatloaf next time?” Dan, akhirnya menu meatloaf “beneran” ini jadi favoritnya.

Favorit saya juga sebenarnya, karena bikinnya gampang meski bahannya agak banyak. Tinggal aduk-aduk trus panggang deh. Sambil nunggu selesai dipanggang, saya bisa kerjain macem-macem. Begitu selesai, langsung bisa disantap anget-anget.

Sampai terakhir saya bikin ini, Cinta kalau disajikan menu ini pasti makannya lahap banget. Sampai nambah-nambah. Keenan juga suka sih, asal dipanggang dalam muffin tin jadi keliatan seperti camilan aja, bukan lauk. Buat saya, menu ini selain praktis juga bermanfaat sekali supaya anak-anak mau makan daging sapi karena mereka perlu asupan zat besi. Dan paling bagus kalau minumnya jus jeruk supaya kandungan vitamin C-nya membantu tubuh menyerap zat besi dengan optimal.

Mau coba juga? Ini dia resepnya:

CHESSY MEATLOAF

Bahan:

300 gr daging giling, blansir dengan air mendidih selama 2-3 menit, tiriskan dan sisihkan
1/2 buah bawang bombay
2 siung bawang putih
1/2 cup tepung roti
1 cup keju cheddar parut
1/2 genggam keju mozarella (optional)
1/4 cup susu cair
1 butir telur

cheesy meatloaf, menu favorit anak, menu praktis untuk anak, menu sehat untuk anak, resep, daging giling, oven, keju

Bumbu:
1 sdm saus tomat
Garam
Oregano
Basil
Merica

Cara Membuat:
1. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celcius.

2. Aduk rata daging giling, telur, bawang bombay, bawang putih, tepung roti, keju cheddar, mozzarella, saus tomat, susu dan bumbu-bumbu.

3. Pindahkan ke loyang roti atau pinggan tahan panas. Panggang selama 1 jam.

4. Sajikan hangat dengan tumis sayuran.

Catatan:

Untuk memenuhi kebutuhan sayuran pada anak, bisa juga tambahkan brokoli rebus yang sudah dipetik kecil atau parutan wortel ke dalam adonan sebelum dipanggang.

Saya menambahkan keju mozzarela supaya ada efek lelehan keju di bagian atas. Tapi tanpa mozzarela pun sudah enak kok.

cheesy meatloaf, menu sehat anak, menu favorit anak, menu praktis untuk anak, keju, daging giling, telur

Tingkat kesulitan: Mudah
Waktu menyiapkan: 20 menit
Waktu masak: 1 jam

Chocolate Chip Cookies Ala Cinta

chocolate chip cookies

Masih dalam suasana libur sekolah 2 minggu yang lalu. Sebenarnya di hari Jumat yang hujan itu, hasrat hati pengen rebahan aja karena memang lagi capek banget. Tapi kok nggak bisa gitu lihat anak-anak berkegiatan tak tentu arah. Si kakak sibuk mantengin youtube, sedangkan Keenan lari ke sana ke mari sambil sesekali lompat-lompat ke badan saya. Mungkin dalam imajinasinya badan mamanya ini semacam trampolin gitu ya.

Akhirnya coba cari resep kue kering yang gampang dan bahannya ada di rumah, secara sudah mendekati jam 12 siang dan nggak mungkin keluar rumah untuk beli bahan-bahan yang nggak ada. Maklum, setiap hari Jumat semua toko, restoran dan kantor di Brunei tutup selama 2 jam pada pukul 12-14 siang untuk memberi kesempatan bagi yang ingin melaksanakan sholat Jumat.

Akhirnya ketemu juga resep chocolate chip cookies yang lumayan gampang di sini. Diam-diam saya persiapkan semua peralatan perang dan bahan-bahan. Pengennya mengeksekusi sendiri gitu. Tapi ternyata kedua bocah itu benar-benar lagi haus hiburan. Mendengar mamanya ribut di dapur langsung pada nyamperin dan ikut bikin ribut juga *inhaleee exhaleeee* *oles peace and calming* sampai harus saya suruh keluar dapur dulu.

Pas saya selesai mempersiapkan bahan, kakak Cinta masuk lagi ke dapur. “Are you going to bake something?” tanyanya. “Yes, I do. Do you want to help?” ujar saya. “Yes!” balasnya penuh semangat.

Biasanya sih tiap mau bikin kue saya selalu melibatkan kakak Cinta mulai dari persiapan bahan. Tapi kali ini melihat kehebohan Keenan yang juga ingin terlibat, saya bisa memperkirakan tingkat keberantakannya bakal seperti apa dan karena lagi nggak mood membereskan dapur, akhirnya langkah itu saya kerjakan sendiri.

 photo F18EC174-A18A-4746-9086-3AB528F2F151_zpsqnxlfo0h.jpg

Jadi kakak Cinta mulai terlibat pada tahap membuat adonan saja. Semua dia lakukan sendiri. Mulai dari mengocok mentega dan gula, mengayak tepung dan soda kue, mencampur bahan kering dan bahan basah sampai mencetak adonan. Keenan juga bantu sih. Bantu ngeliatin kakak mixer adonan dan mencicipi adonan yang sudah dicetak.

Alhamdulillah, meski belum seindah kukis kemasan atau yang dijual di bakery, kukis buatan kami masuk dalam kategori layak makan. Bahkan nyaris ludes dalam waktu 24 jam oleh suami. Entah karena dia doyan atau nggak ada pilihan camilan yang lain hihihi. Hanya saja waktu baru dingin rasanya sedikit terlalu manis untuk selera kami.

Setelah dievaluasi, rasa yang terlalu manis itu ternyata disebabkan penggunaan unsalted butter sementara resep asli menggunakan salted butter. Saya juga lupa memasukkan 1/2 sendok teh garam seperti yang tertulis di resep. Eaaaa.

Nah, kalau belum ada rencana akhir pekan ini, bikin kue aja sama si kecil. Ini dia resep yang sudah kami adaptasi sesuai dengan keberadaan bahan yang ada di rumah:

chocolate chip cookies
Chocolate Chip Cookies Ala Cinta

Bahan:

150 gram unsalted butter
80 gram light brown muscovado sugar
80 gram granulated brown sugar
2 sendok teh vanila extract
1 buah telur ukuran besar (AA)
225 gram tepung terigu serbaguna
1/2 sendok teh soda kue
1/2 sendok teh garam
Chocolate chips plain secukupnya

Cara Membuat:

1. Panaskan oven pada suhu 190• C, beri alas baking paper pada loyang.
2. Kocok mentega (butter) dan gula sampai creamy. Lalu masukkan ekstrak vanila dan telur. Aduk rata.
3. Ayak campuran tepung terigu, soda kue dan garam ke dalam adonan mentega. Aduk menggunakan sendok kayu. Masukkan coklat chip lalu aduk sampai rata.
4. Ambil sesendok teh adonan dan atur di atas loyang dengan jarak yang cukup renggang. Panggang selama 9-10 menit dengan api atas bawah sampai kue nampak kecoklatan di pinggir tapi empuk di tengahnya.
5. Biarkan kue di atas loyang selama beberapa menit lalu pindahkan ke rak pendingin.

Resep asli oleh Valerie Barret yang dimuat oleh situs bbcgoodfood.

Selamat mencoba ya.

Frittata Muffins. Sarapan Mudah Bergizi.

 photo 955E7D8A-8EB9-4FA2-A78E-6F66251C7724_zpscume7xtz.jpg

Frittata Muffins. Beberapa waktu yang lalu, saat lagi cari ide menu sarapan praktis yang sekaligus bisa dibawa sebagai potluck acara silaturahim ibu-ibu komunitas oil & gas di KB-Seria, Brunei Darussalam, saya melihat resep frittata ini muncul di newsfeed akun Facebook saya. Dan menurut saya resep dari Health.com itu sesuai dengan kriteria penganan yang saya cari. Bahannya mudah, bergizi, masaknya simpel dan tingkat keberhasilan memasaknya tinggi.

Frittata sendiri sebenarnya adalah makanan berbahan dasar telur yang berasal dari Italia yang digoreng (fried). Bentuk dan isinya mirip dengan omelet. Hanya saja adonan telur resep ini dipanggang dalam loyang muffin sehingga disebut frittata muffin.

Untuk resep ini ada beberapa bahan yang saya tambahkan, ada pula yang tidak saya pakai. Bisa juga diutak atik sesuai selara dan keberadaan bahan yang ada di rumah. Hanya saja telur sebagai bahan utamanya harus ada ya, namanya juga telur panggang hehehe.

Supaya lebih mudah, bahan-bahan frittata saya siapkan sore sebelumnya, jadi di pagi hari tinggal siapkan adonan telur, tumis dan panggang. Total waktu yang diperlukan sekitar 45 menit saja.

Mau coba juga? Ini dia resepnya. Kalau mau resep asli bisa langsung meluncur ke sini ya. Di sana juga ada video pembuatannya. Selamat menikmati!

 

Bahan:

1 sdm olive oil.
1/2 bawang bombay, potong dadu
1/2 paprika, potong dadu
100 gr jamur kancing, iris tipis
100 gr dada ayam, potong dadu
6 butir telur
2 sdm susu cair
3 sdm keju parut
Garam, merica

Cara Pembuatan:

1. Panaskan oven dalam suhu 175• C
2. Olesi loyang muffin dengan minyak
3. Kocok telur dengan susu cair, garam dan merica
4. Tumis bawang bombay sampai harum, masukkan paprika, jamur dan ayam. Masak sampai matang.
5. Tuang 1 sdm tumisan ke dalam loyang muffin
6. Tuang telur sampai loyang muffin penuh
7. Taburi keju parut
8. Panggang selama 15-17 menit
9. Setelah 5 menit lepaskan frittata dari loyang. Siap dinikmati.

Untuk 8 porsi
Diadaptasi dari: Health.com