Klinik Anakku BSD

Klinik Anakku BSD

Hari Sabtu kemarin, karena Cinta makin lemas dan demamnya sampai 40 derajat Celcius, akhirnya saya memutuskan untuk bawa Cinta ke dokter. “Hah, batuk pilek demam aja ke dokter? Baca lagi dong guidelinesnya. Common cold nggak perlu ke dokter. Nanti juga sembuh sendiri!” Wuah, iya deh… Gini ya, menurut saya meski udah hafal guidelines common problems in pediatric tapi ya namanya saya bukan dokter, pengen dong konsultasi sama yang ahlinya. Setidaknya untuk memastikan dugaan saya kalau batuk pilek demamnya Cinta itu memang cuma common cold. Lagipula apa salahnya sih diskusi sama dokter? Yang penting kita udah punya pegangan jadi enak nanya-nanya ke dokternya.

Nah, karena deket rumah nggak ada dokter anak yang bagus akhirnya hunting dokter spesialis anak di sekitaran BSD. Awalnya sih mau ke Eka Hospital tapi takutnya hari Sabtu nggak ada yang praktek. Lagipula agak malas juga kalau harus ke RS karena pengalaman suka banyak banget pasiennya, antri dokter sama antri obat bisa berjam-jam. Keburu makin lemes deh ah si Cinta.

Memang sih kalau cuma common cold juga bisa periksa di dokter umum dan di kompleks ada dokter umum langganan para ibu yang anaknya sakit. Jadi mestinya bagus dong ya. Tapi saya masih belum sreg nih karena belum pernah bawa Cinta periksa di dokter umum selain ke UGD dulu karena demam tinggi.

Lantas saya ingat kalau nggak salah ada klinik khusus untuk anak di BSD dan setelah browsing nemu Klinik Anakku. Klinik ini lokasinya di Ruko Golden Madrid 2 Blok I-8, Jl. Letnan Sutopo (depan Pasar Modern BSD). Untuk memastikan bahwa ada dokter yang praktik, saya telpon dulu ke nomor 021-531 64830 dan 021-7091 3227. Alhamdulillah, bagian pendaftarannya memastikan kalau dokter praktik sampai jam 11.

Begitu sampai di sana ternyata kliniknya sepi, jadi sambil nunggu saya daftar, Cinta bisa main di ruang tunggu. Permainannya nggak banyak sih, cuma lumayan lah daripada lu manyun ūüėÄ eh, maksudnya cukup menghibur. Kalau malas main juga bisa nonton TV. Berhubung pasiennya cuma kita, abis daftar langsung diajak ke ruang praktik dokter di lantai 2. Setelah ditimbang dan ditanya keluhannya oleh suster, kita masuk kamar periksa.

Ruang periksanya khas ruang periksa dokter spesialis anak. Dinding bercat terang, wallpaper Pooh, tempat tidur beralas lucu dan penuh boneka di atasnya. Di meja dokter juga ada mainan-mainan yang berjejer, bahkan stetoskopnya dikasih sarung yang ada bonekanya. Dekorasi seperti itu bikin anak nyaman dan mungkin bisa sedikit berkurang rasa takutnya.

Dokternya sendiri ramah dan mau berkomunikasi dengan Cinta, minimal tanya nama, umur, sekolah, dan ngobrol sedikit untuk mencairkan suasana gitu lah. Abis ngomong ama Cinta, beliau tanya tentang gejala yang dialami Cinta. Sempat kaget juga begitu saya kasih tahu kalau demam sampai 40 der C, ditanya kejang nggak. Ya Alhamdulillah sih nggak pakai kejang demam. Waktu periksa pun Cinta nggak disuruh tiduran, cukup duduk di atas tempat tidur, jadi dia nggak tegang. Begitu selesai diperiksa, dokter bilang cuma batuk pilek dan ada radang lalu menuliskan resep *nyengir*. Cinta langsung bilang, “bu dokter, obatnya jangan yang pahit ya. Cinta nggak suka.” Beliau dengan ramah menjawab, “Oh, enggak kok. Nanti ada yang rasa jeruk ya obatnya.” Eh, dibalas lagi sama Cinta, “Maunya yang rasa blueberry muffin aja bu dokter, sama Stimuno.” Yang dijawab, “Yah, kalau Stimuno nanti lama sembuhnya.” Hihihi, ada-ada aja si Cinta.

Sambil menunggu dokter nulis resep saya tanya obat apa aja yang dikasih dan seperti dokter pada umumnya, beliau cuma bilang obat buat batuk, pilek dan demam berupa puyer plus antibiotik buat radangnya dan ibuprofen untuk demam. Lagi-lagi, saya cuma nyengir aja karena lagi males ngobrol panjang lebar. Yang penting saya tahu kalau memang gejala yang dialami Cinta itu common cold aja.

Abis periksa turun ke bawah, nunggu obat yang langsung diambil di situ. Begitu selesai dicek oleh apoteker, saya bayar sekitar Rp 250,000.00 untuk dokter dan obat plus bonus majalah Anakku karena Cinta adalah pasien baru. Cinta pun main lagi sambil nunggu obat selesai diracik. Bosan main, dia liat-liat etalase di situ yang memajang mainan. Sedangkan saya asik liat lemari yang isinya buku-buku tentang parenting dan kesehatan. Ternyata nggak terlalu lama nunggu obatnya. Sekitar 15 menit aja udah bisa diambil.

Well, overall sih pelayanan dan tempatnya cukup bagus dan cepat ya.  Buat saya yang penting nggak terlalu ramai, sehingga antrinya nggak terlalu lama dan bikin capek. Biaya yang dikeluarkan juga standar lah. Soal dokter dan obat-obatan, kalau memang kepengin yang rational use medicine ya harus kitanya yang cerewet nanya-nanya. Sekalian “ngasih tahu” dokter kan kalau pasien sekarang udah punya sedikit ilmu dan bisa diajak diskusi.

Belajar Ilmu Kesehatan Anak, Yuk

PESAT Dulu, waktu Cinta masih bayi banget, sebagai orang tua baru saya sering panik kalau tiba-tiba dia demam atau pilek. Bahkan Cinta bersin-bersin aja udah khawatir jangan-jangan anak ini sakit. Belum lagi tangisan tangisan heboh tiap malam, BAB yang keras, demam setelah imunisasi dan sebagainya. Entah sudah berapa banyak dokter anak yang saya kunjungi sekedar untuk menerima diagnosa batuk, pilek dan radang tenggorokan. Berbagai resep obat mulai dari sirup sampai puyer yang isinya bisa lebih dari campuran 5 macam obat pun saya terima demi menenangkan hati saya dan kakek neneknya yang khawatir akan kesehatan Cinta.

Sampai saya ketemu milis ini dari milis asiforbaby yang sudah lebih dahulu saya ikuti. Awalnya saya curhat di milis AFB, lantas anggota milis banyak memberi saran dengan mengutip, “menurut Bunda Wati” atau “kata milis sebelah”. Setelah saya cari dan bertanya ke anggota milis baru tahu kalo Bunda Wati ini adalah dr. Purnamawati Sujud Pujiarto, SpAK, MMPed yang juga pendiri Yayasan Orang Tua Peduli (YOP) dan pembina milis SEHAT yang banyak dibicarakan anggota milis parenting. Mulailah saya bergabung di milis itu dan sering mengintip situsnya.

Dari situ saya belajar banyak sekali tentang ilmu kesehatan anak, tata laksana penanganan penyakit yang umum diderita anak sampai mengenal istilah RUM atau Rational Use Medicine. Juga tentang bagaimana menjadi konsumen kesehatan yang baik dan memilih dokter anak yang bagus. Bagus di sini bukan berarti setiap obat yang diresepkan selalu cespleng alias minum sekali langsung sembuh, tapi (menurut saya) adalah dokter yang mau mendengarkan keluhan pasien, memeriksa pasien dengan teliti dan peduli akan kekhawatiran pasien. Selain itu ramah dan tidak pelit dalam memberikan informasi kesehatan. Jadi, kalau ada dokter yang memeriksa Cinta cuma 5 menit lalu tanpa memberi diagnosa langsung menyerahkan resep tanpa menjelaskan obat-obatan yang diberi pasti langsung saya coret dari daftar meskipun dia dokter terkenal yang sering masuk koran dan pasiennya amit-amit banyaknya (pengalaman pribadi).

Pengetahuan saya tentang kesehatan anak makin bertambah setelah ikut SEMINAR PESAT di Surabaya dengan pembicara bunda Wati. Meskipun sudah banyak menimba ilmu dari milis dan situs tapi rasanya tetap beda dengar sendiri penuturan bunda Wati dan dokter lainnya. Apalagi dalam acara itu saya jadi dapat banyak teman sesama orang tua, bahkan beberapa di antaranya teman-teman sekolah yang sudah lama nggak ketemu.

Bulan ini, Panitia Paket Edukasi Orangtua SEHAT mengadakan lagi Seminar PESAT ke-5, tepatnya tanggal 13-14 November 2010, bertempat di Gedung Telkom Divre 5, Jalan Ketintang 156 Lt.1 Surabaya dengan pembicara dr. Purnamawati, SpAK MMPed dan dr. Rizal Altway, SpA. Bagi yang berminat bisa menanyakan informasi lebih lengkap atau melakukan pendaftaran dengan mengirim email ke pesat5surabaya[at]gmail[dot]com. Sampai jumpa di PESAT 5 Surabaya ūüôā

KulTwit Tentang Broken Home oleh @AlissaWahid

Kalau di postingan I Thought I Was A Survivor,¬†saya mengutip beberapa twit tentang broken home dari kultwit mbak @AlissaWahid tentang apa itu broken home, dampaknya bagi anak dan bagaimana supaya bisa survive dalam keadaan itu. Nah, di postingan ini versi lengkapnya. Yuk belajar mengerti, memahami dan menolong serta mendampingi para “korban” broken home supaya menjadi survivor yang sukses.

The responsibility of a Mother to her children is to love their Dad, the responsibility of a Father is to love their Mom #brokenhome

The foremost & basic need of a humanbeing is security. After being born, the first psychological development is basic trust#brokenhome

This need for security is the foundation for the next psycho.development: autonomy, initiative, identity & so on..#brokenhome

When a baby learns that she can trust her Mother/othercaregiver, she will have a sense of security that others care for her#brokenhome

Buat manusia, finding his place in this world & having meaningful relationship adl hal dasar utk kesehatan jiwa #brokenhome

Hubungan ayah ibu mrpkn model hubungan yg tdekat utk anak. Dr sini anak belajar bgmn bangun hubungan bmakna dg org lain#brokenhome

Saat basic trust tcapai, anak mrs secured. Saat lihat hubungan orgtua, anak mbangun konsepnya ttg hubungan yg bermakna#brokenhome

Jd kl ayah-ibu bertengkar di depan anak2, apa kira2 yg sedang dipelajari si anak? #brokenhome

Saat orgtua berantem, anak belajar problemsolving, cinta, hubungan, etika, komunikasi, managing differences.. #brokenhome

Kl saat berantem, orgtua tdk pamer kemarahan dg teriakan, pukulan, lemparbarang.. Anak belajar utk tdk umbar emosi #brokenhome

Kl ibu teriak2, lempar piring ke ayah, lalu ayah menyembah2, anak belajar cara efektif mengalahkan org adl dg sikap agresif #brokenhome

Kl tiap berantem, ayah mjelek2an ibu kpd anak2, mrk blajar bhw begitulah cara membela diri dr ptikaian: umbar salah org lain #brokenhome

Kl tiap berantem, ibu lari dr rumah, atw ayah mabuk2an, maka anak belajar utk lari dr masalah, bukan menyelesaikan #brokenhome

Jd, the way orgtua berantem bukan hanya menyangkut si orgtua. Tp itu adl pbelajaran bharga utk anak #brokenhome

Isu yg diributkan orgtua tdk begitu penting utk anak. Dia tdk bs lihat siapa yg salah atw benar. Apalagi dia sayang keduanya#brokenhome

Menurut sy sih anak #brokenhome tdk hrs dr kelg bcerai. Bs juga dr orgtua yg stay together tp keluarganya gak tentram, tll sering ribut

Byk anak dr kelg bcerai tumbuh jd org dewasa yg baik & sukses. It’s bcoz the parents handle the process in empowering manner #brokenhome

Byk orgtua tdk bcerai tp anak2nya tumbuh jd org dewasa yg ‘kurang sehat’ krn ia belajar cara2 hubungan yg justru tdk sehat #brokenhome

Pceraian orgtua membawa dampak loss of security pd diri anak. Selalu. Tp ada dinamika keseluruhan pengalaman hidup anak.. #brokenhome

ada 3 jenis ptanyaan nih: how to survive, how to help survivor, how to be the best divorced-parents. satu2 dibahas ya

how to help survivor #brokenhome dulu, sdh kadung mulai bahas soalnya. yg tpenting pastikan kita bs mjd pdamping yg tepat. kita hrs kuat

how to help survivor #brokenhome : fokus beri dia unconditional love, tdk tseret saat dia moody, justru mampu seret dia balik

berat lho helping survivor¬†#brokenhome tapi it’s worth it. kl bener2 pengen bantu, kitanya juga perlu effort ekstra utk belajar & tumbuh

RT @arifnofiyanto: That happens, b4 he was born. One of his parent left & doesn’t have those calld responsibility. Yep, his dad#brokenhome

RT @arifnofiyanto: This man, grow “almost normal”, happy, excitd until somehow he dropped down into very bad sentimental life#brokenhome

RT @arifnofiyanto: Yes, he realized his life is not complete and have a big anger to his parent for being irresponsible#brokenhome

RT @arifnofiyanto: he life in his own way, create his own world, his own imagination abt a good family, sometime he living there too much

RT @arifnofiyanto: Then, one day, the man whose shud be his father coming back & asked to be called as dad. The new man refuse #brokenhome

RT @arifnofiyanto: This guy have all in his life: intelligence, friends, confidence, except feeling the love #brokenhome

to survive #brokenhome the man needs to search inside himself, replacing old beliefs about love & relationships with new empowering beliefs

semua masalah mengandung benih2 kebahagiaan/kesuksesan utk masadepan. our #brokenhome past is a starting point to turn back our lives!

how to erase the anger & forget the pain? you can’t. you can only handle the emotions. it’s a part of you. it is what it is.¬†#brokenhome

we can make the anger & the pain of being¬†#brokenhome as fuels to take steps necessary in building a happy future. that’s called forgiveness

RT @kopiholico: Stars glow because of the dark. Our child would learn to always grow out of adversities & bcome winners too!#brokenhome

seriously confused with lots of questions & responds on#brokenhome.. sdh malam pulak ini.. kita simpulkan dikit dulu ya..

as parents, we should realize the way we fight & handle conflicts is very influential to our children and the adults they become#brokenhome

#brokenhome does not refer only to divorce. staying together in unhealthy relationship will give the children unhealthy environment to grow

#brokenhome is not an end of the world. it can be a start for something better, if we truly want to change or help someone change

handling a situation of¬†#brokenhome as the survivor, helping a survivor, or the surviving parent is not easy, but it’s worth the fight

Let’s be grateful of whatever the life we have now,¬†#brokenhome or not, for now we have a reason to build better lives!

RT @willwesley: For those from a¬†#brokenhome, do remember that if it didn’t happen you wouldn’t be who you are now

RT @nuuii: Berdamai dgn masa lalu..memaafkan situasi,lingk,orang2 yg ikut andil adalah cara jitu keluar dr trauma#brokenhome

To start twitcussion¬†#brokenhome tonite, I’ll share a friend’s experience as a survivor.. Thanks for allowing us to learn, dear someone..

RT @arifnofiyanto: baca timeline @alissawahid lumayan mengaduk emosi. Alhamdulillah ak sdh masuk dlm tahap menerima#brokenhome

RT @arifnofiyanto: & memaafkan masa lalu. meskipun sejarah tak mungkin dihapus tp bdamai dg masa lalu & mcoba u mencintai ..#brokenhome

RT @arifnofiyanto: .. & menerima orangtua kt apapun kondisi & kekurangan mrk adl lebih baik dibanding terus menerus ….#brokenhome

RT @arifnofiyanto: .. dibanding terus menerus btanya *kenapa* stop berpura2 hidup dlm keluarga sempurna. #brokenhome

RT @arifnofiyanto: .. walau tak terlahir dlm keluarga yg sempurna, tetapkan dlm hati bahwa kt berhak u bahagia #brokenhome

Sharing dari ms.Survivor teman @arifnofiyanto tadi menunjukkan bhw coping with #brokenhome is not so easy..

RT @rkalski: #brokenhome sbg anak, mungkin awalnya efeknya gak kerasa, seiring waktu berjalan, efeknya jadi dahsyat,

Buat kita yg bukan produk¬†#brokenhome so easy to use logic & commonsense to cope with these ‘disaster’ but for the ones living with

Keluarga kandung adl lingkungan utama & pertama. How we sense the world comes from our early-start in the family #brokenhome

Ada 2 jenis survivor dari situasi #brokenhome : produk sukses dan produk gagal. Bedanya spt bumi & langit, walau tampak luarnya sama

Hurting-people hurts people.. Ungkapan ini paling pas utk menggambarkan para produk gagal dr keluarga #brokenhome

RT @abekanatalia: being close to some1 who survive from#brokenhome & now has broken family is quite hard for me 2 ustand

RT @abekanatalia: I don’t understand why¬†#brokenhome stimes like a curse in family. Kadang terjadi turun menurun.

RT @abekanatalia: from my experience being close to#brokenhome survivor. He’s so self oriented and overprotected to his family.

RT @abekanatalia: and unconsiously he create another#brokenhome family. I deeply sad bout this coz I can’t do much to help. .

RT @fuadfahrudin: Sbgian produk #broken home kdg bs bsikap manis&baik d dpn smua org,tp kl sdr biasany tlihat aslinya. Mdh marah&emosian..

di alam bawahsadarnya, produk #brokenhome meyakini bhw tdk ada jaminan ia akan bs hidup bahagia, punya hubungan bmakna dg seseorang

RT @arifnofiyanto: menurut pengamatanku anak yg tlahir dari kelg#brokenhome ketika berhubungan dgn pasangannya punya 2 sikap yg jauh

RT @arifnofiyanto: @AlissaWahid ketika berhubungan dgn pasangannya punya 2 sikap yg jauh bertolak belakang. [1] overprotected [2] supercuek.

RT @arifnofiyanto: Knp overprotected? Karena ketika dia merasa ada orang yg sayang sm dia, dia tdk ingin sedetikpun kehilangan ..

RT @arifnofiyanto: dia tdk ingin sedetikpun kehilangan rasa cinta dari pasangan yg selama ini tdk ditemukan dlm keluarga.#brokenhome

RT @arifnofiyanto: kdg itu jd pemicu ptengkaran ketika pasangannya bkn berasal dari kelg #brokenhome & tdk terlalu tahu kondisi & mau dia.

RT @arifnofiyanto: Yg kedua supercuek: karena telah terbiasa tdk mendapat kasih sayang dr keluarga, biasanya anak #brokenhometdk terlalu ..

RT @arifnofiyanto: @AlissaWahid biasanya anak¬†#brokenhome tdk terlalu cepat percaya dgn pasangannya akibatnya timbul perasaan cuek…

RT @arifnofiyanto: Dan berperinsip kalo benar pasangan cinta, harus ngerti dia kalo td ya lupakan saja ūüėĬ†#brokenhome

yg sy RT dr The Survivor #brokenhome mrpk contoh klasik perilaku yg keluar dari keyakinan kuat di tingkat bawahsadar tentang insecurity

survivor #brokenhome supersensitif thd hal2 yg kira2 bs meruntuhkan ego-nya. pdhal kesehatan jiwa ditentukan oleh kesehatan ego

semua org ingin melindungi egonya. ego yg intact/sehat membuat org punya keseimbangan mhadapi ‘cuaca’ kehidupan: ada badai, ada musim bunga #brokenhome

ego yg tdk sehat melihat ‘cuaca’ kehidupan: badai, musim hujan, musim gugur.. musim lain hanya pengantar menuju masa gelap #brokenhome

proses menyembuhkan kesehatan ego pd survivor #brokenhomememang lama & tdk mudah. to forgive is one step ahead, but not enough

struggle yg luarbiasa utk survivor #brokenhome .. utk btahan saja berat, merasakan pahit bkepanjangan, tak tahu kapan usainya..

saat jatuhcinta pd seseorang, alam bawahsadar survivor#brokenhome btanya: “apa iya aku bisa bahagia? would she stay with forever?”

krn ingin melindungi ego dr kemungkinan kecewa itu, survivor #brokenhome biasanya overprotektif. & testing the limit of her spouse..

tanpa sadar, si survivor #brokenhome melakukan hal2 yg di mata org normal aneh. mis. cinta kok cuek. pdhal itu krn dia takut terluka lagi..

now let’s move on to Produk Sukses dr¬†#brokenhome .. ini orang2 yg, despite their situation&struggle, comes out as winners of life..

RT @AlandaKariza: (#brokenhome) … it shows how human has the power to be resilient. Bounce back higher when pushed.

dengan proses yg tepat semua survivor¬†#brokenhome bisa kok melewati masa2 “produk gagal” to turn around and become “produk sukses”

sekali lagi, kunci kesehatan jiwa adl ego yg sehat. disaster spt#brokenhome kl dihadapi dg ego yg sehat dampaknya akan berbeda

ada dinamika proses hidup yg juga besar pengaruhnya thd kesehatan ego survivor #brokenhome bukan hanya saat2 konflik itu

si A yg bahagia saat ia balita, orgtua mulai konflik saat remaja akan beda kesehatan jiwanya dg si B yg dr kecil hidup dlm #brokenhome

si C yg #brokenhome tp dekat dg ayahnya & melihat kematangan ayahnya, beda situasi jiwanya dg si D yg lihat ayah mabuk, ibu depresi ..

all I’m saying is: be wise memandang/menilai org2 yg struggling dg#brokenhome .. they’re hurting, & they haven’t known any better

RT @NenoNeno: Mba makasih ya tweets nya malam ini. The only wishes from a #brokenhome is to be listened, understood & loved unconditionally

moving from Failure to Success from #brokenhome starts with focusing on the ego.. Ego kita mencari kedamaian. Damai dimulai dr titik nol

Titik nol adl titik dimana kita let go of segala hal yg telah tjd dlm kehidupan kita. Everything happens for a reason, tmsk #brokenhome kita

di titik nol, kita belajar utk memaknai #brokenhome sbg cara Tuhan menyampaikan pesan pd kita. kita terima rasa sakit itu sbg .. (1)

kita terima rasa sakit akibat #brokenhome itu sbg bagian baik dlm hidup kita, krn kita justru lbh bijak dr org2 lain karenanya

bekali diri dg lingkungan jiwa yg tepat: teman2, buku2 yg membuat kita menambah input ttg survivor yg sukses

“I never found anyone who could fill my needs, so I learned to depend on me” dr Greatest Love of All itu bener banget#brokenhome

sooner or later, all of us learn that we can only depend on ourselves. you, from #brokenhome families have the chance to learn the hard way

merelakan “kesalahan” orangtua¬†#brokenhome.. mrk tak hendak melukai kita. mrk hanya tdk tahu bgmn memberi yg terbaik pd kita ..

stl bdamai dg diri sendiri di titiknol #brokenhome, start your journey to build a healthy ego .. Learn to love yourself. klise, tapiii

Love yourself. You are someone special, that’s why God blesses you with a burden, that is¬†#brokenhome .. you are stronger than you think!

bcoz you have left the hurts on point zero of #brokenhome you can now focus to strengthen your character & talents..

focusing on empowering yrself instead of the hurts & confusion#brokenhome will make you feel good abt yourself. it’s good for your ego

#brokenhome RT @GreatestQuotes: “At the center of yr being you have the answer; you know who you are & you know what you want..” – Lao Tsu

and when it’s time, my dear survivor friends, I believe you hv the bigger capacity to love & shine, all bcoz of yr¬†#brokenhome past..

Only the strong admit their fears.. kata Barry Manilow.. but someday someone will make you glad you survive! …¬†#brokenhome

so have a great journey to find your palce in the sun, all my#brokenhome survivor friends … thanks for sharing..

RT @IndahWiyoga: @AlissaWahid so, to a survivor from the#brokenhome, whatever ur cross, whatever ur pain, just believe.. (1)

RT @IndahWiyoga: @AlissaWahid so, to a survivor from the#brokenhome, just believe..There will always be a sunshine after the rain (2)