Serunya 4 Wahana di Seaworld Ancol

Serunya 4 Wahana Seaworld Ancol

Kapan terakhir teman-teman main ke SeaWorld Ancol? Kalau saya rasanya 9 tahun yang lalu lah, sebelum kami pindah ke Brunei. Waktu itu ke sana sama mertua, ipar dan Cinta yang baru berusia 3 tahunan. Meski harus menempuh perjalanan hampir 2 jam dari rumah kami di Parung karena macet, kami yang dewasa dan tentunya Cinta sangat menikmati main di SeaWorld Ancol. Saking berkesannya pengalaman itu setelah Keenan lahir 6,5 tahun yang lalu, kami bercita-cita untuk bawa Keenan main di sana suatu hari.

SeaWorld Ancol
SeaWorld Ancol di Musim Libur Sekolah

Nah, tiba-tiba kesempatan itu datang. Di akhir tahun 2019 kemarin, kami melakukan perjalanan darat dari Sidoarjo ke Jakarta untuk mengurus surat-surat mutasi sekolah anak-anak. Meski terkesan mendadak, sebenarnya perjalanan ini sudah kami rencanakan sejak di Brunei. Hanya saja, waktu itu kami belum tahu kapan akan pergi, karena menunggu kepastian kapan dokumen-dokumen tersebut dapat kami ambil dari Kemdikbud.

Begitu sudah ada konfirmasi bahwa surat-suratnya bisa diambil sebelum libur tahun baru, kami pun langsung menyusun jadwal perjalanan. Direncanakan sebagai liburan keluarga, kami berusaha menyisipkan waktu untuk mengajak Keenan dan Cinta mengunjungi SeaWorld Ancol.

Sayangnya, semalam sebelum pergi, kami mendapat kabar yang kurang menyenangkan. Pertama, si Kakak memutuskan untuk nggak ikut ke Jakarta karena lebih memilih untuk main dengan sepupu-sepupunya yang sedang menghabiskan liburan sekolah mereka di rumah mama saya. Meskipun sedih, kami tetap menghormati keputusan dia. Dan akhirnya kami hanya berangkat bertiga: saya, suami dan Keenan. Untung ini perginya naik mobil pribadi ya, kalau naik transportasi umum ya tentu sudah saya paksa ikut daripada tiketnya hangus kan ya.

Kedua, kami mendapat kabar kalau nenek saya masuk rumah sakit karena dehidrasi akibat menolak makan selama beberapa hari. Ayah saya meminta kami untuk menengok beliau di sebuah rumah sakit di Bintaro dan mama saya meminta saya untuk mengunjungi kakaknya di Cipinang. Jadi, akhirnya 1 hari kami alokasikan untuk menengok keluarga yang sudah lama nggak kami jumpai. Hey, it’s family first, right?

Seaworld Ancol di Hari Libur Sekolah

Nah, saat bertamu ke rumah bude saya di hari libur Natal itu, kami cerita ke sepupu saya tentang rencana kami ke Seaworld Ancol. Kakak saya itu menyarankan agar kami pergi keesokan harinya, di hari Kamis, bukannya Jumat seperti agenda kami sebelumnya. “Mending Kamis lah, kan masih hari kerja, jadi nggak macet. Seaworldnya juga sepi. Kalau Jumat pasti sudah ramai,” ujarnya. Baiklah, akhirnya setelah menyelesaikan semua urusan di Kemdikbud, kami pun berangkat ke Seaworld Ancol.

Sesuai prediksi, alhamdulillah perjalanan dari BSD ke kantor Kemdikbud lalu ke Ancol nggak macet. Kami sampai sana sebelum pukul 12 siang dan ternyata Seaworld sudah ramai sekali hahaha. Mungkin karena sudah masuk liburan sekolah ya, meski orang masih kerja tapi kan banyak keluarga yang sudah ambil cuti untuk berlibur dan ingin mengunjungi Seaworld.

Namun, meski penuh antrian loket masih nggak terlalu panjang. Hanya saja foodcourt di dalam Seaworld memang sudah penuh sekali sampai nggak ada meja kosong dan banyak kerumunan di sekitarnya. Akhirnya kami yang tadinya ingin makan dulu memutuskan untuk langsung masuk Seaworld.

Harga tiket di Seaworld Ancol dibagi menjadi beberapa jenis, sebagai berikut:

Harga Tiket Seaworld

Karena waktunya terbatas, kami memutuskan untuk ambil tiket reguler, yaitu tiket masuk Seaworld seharga Rp 120.000 per orang. Kok beda dengan harga yang ada di gambar di atas? Iya, harga yang saya bayar adalah harga high season. Di mana selama high season ini nggak ada bedanya weekday dengan weekend dan memang lebih mahal dari harga reguler. Hiks. Tapi dengan tiket ini kita bisa bebas keluar masuk Seaworld dalam satu hari itu, kok. Jadi kalau lapar bisa keluar dulu cari makan di dalam food court Seaworld atau area Ancol lainnya dan masuk lagi.

Serunya Main di SeaWorld Ancol

Oya, tiket masuk ini juga bisa dibeli secara online lho. Baik lewat situs resmi Ancol maupun lewat agen perjalanan online seperti Traveloka Xperience. Kemarin itu sempat mau beli lewat Traveloka karena lebih murah tapi akhirnya memutuskan beli langsung di loket aja.

Keenan yang sudah semangat banget mau main di SeaWorld langsung mengajak kami ke gerbang pemeriksaan tiket. Siap menikmati semua wahana dan atraksi yang ada di sana. Dan ini adalah 4 wahana favorit kami di Seaworld Ancol.

Touch Pool

Begitu melewati gerbang pemeriksaan tiket, kita akan disambut dengan akuarium-akuarium raksasa dengan berbagai jenis ikan di bagian kanan dan kiri ruangan. Namun, yang biasanya jadi magnet pengunjung, terutama anak-anak adalah wahana touch pool.

Di wahana touch pool Seaworld Ancol, sesuai dengan namanya kita bisa menyentuh aneka biota laut yang ada di kolam. Seaworld Ancvbol punya 3 kolam sentuh yang bisa dicoba oleh pengunjung. Ada kolam berisi bintang laut, kolam penyu raksasa dan kolam baby shark atau anak hiu. Meski boleh menyentuh, ada aturan yang harus kita patuhi juga supaya tidak membahayakan biota laut, yaitu cuma boleh menyentuh bagian atas tubuh dan nggak boleh mengangkat binatang-binatang tersebut.

Touch Pool Seaworld Ancol
Touch Pool Seaworld Ancol

Sayang, Keenan kemarin nggak mau menyentuh para biota laut itu. Geli dan takut katanya. Tapi dia suka sekali berkeliling dari satu kolam ke kolam lain sambil menyuruh papanya memegang-megang binatang laut.

Terowongan Antasena

Setelah puas lihat-lihat beraneka akuarium raksasa dan binatang-binatang laut di kolam sentuh, kami langsung menuju under water tunnel. Tahu nggak sih kalau nama terowongan bawah air ini adalah Terowongan Antasena? Saya lho, baru tahu hahaha, katrok banget ya.

Terowongan Antasena Seaworld Ancol
Terowongan Antasena atau Under Water Tunnel SeaWorld Ancol

Terowongan Antasena ini panjangnya sekitar 80 meter dan berisi ribuan ikan besar dan kecil. Untuk menyusuri terowongan kita bisa menggunakan travelator atau trotoar berjalan. Jadi nggak bakal capek deh mengeksplorasi under water tunnel ini.

Keenan sih suka banget di wahana ini, padahal awalnya saya khawatir dia bakal takut karena terowongannya agak gelap. Tapi ternyata serunya sensasi berjalan di bawah laut ini mengalahkan rasa takutnya. Dia semangat sekali saat melihat ikan pari melintas di atasnya juga saat bermacam-macam ikan yang saya nggak tahu namanya itu berenang di sampingnya. Seru banget. Sampai-sampai dia minta masuk ke terowongan itu dua kali.

Jellyfish Exhibit

Selain ikan laut, kita juga bisa melihat aneka ubur-ubur seperti blubbers jellyfish, sea nettle fish dan upside down jellyfish berenang-renang di Seaworld Ancol, lho. Akuarium-akuarium berisi berbagai jenis ubur-ubur itu ditata dengan cantik di sebuah ruangan gelap. Ternyata meski gelap, ruangan ini nggak menakutkan sih karena menonjolkan pencahayaan dari masing-masing akuarium yang warnanya berubah-ubah. Cantik banget deh.

Jellyfish Exhibit Seaworld Ancol
Berfoto siluet di depan akuarium ubur-ubur

Kemarin waktu ke sana, sempat liat beberapa kakak yang sibuk berfoto siluet di depan sebuah akuarium yang menghasilkan foto yang bagus banget. Cuma ya agak kesal ya, karena lagi-lagi demi mendapatkan hasil foto yang bagus menurut mereka, jadi nggak peduli dengan pengunjung lain yang juga pengen liat dan berfoto di tempat tersebut. Duh, kalau teman-teman ke situ jangan seperti itu ya. Boleh sih berfoto lama-lama asal lagi sepi. Kalau lagi ramai pengunjung ya pengertian dikit lah ya.

Feeding Show

Ini adalah atraksi terakhir yang kami saksikan karena Keenan sudah mulai bosan dan mengeluh minta pulang. Tadinya pengen liat feeding show di akuarium utama sih, yang nyambung sama under water tunnel itu. Tapi sayang waktunya nggak pas. Jadi cuma bisa lihat atraksi ngasih makan Piranha dan Arapaima yang waktunya berdekatan.

Piranha yang berada di akuarium silinder besar ini jumlahnya ribuan dan berjenis piranha perut merah. Di atraksi ini, petugas Seaworld akan memasukkan ikan kembung (kalau nggak salah dengar ya) sebanyak 1,5 kg sebagai makanan untuk piranha. Di atas akuarium ada timer yang berfungsi menghitung kecepatan piranha menghabiskan makanannya. Waktu kami lihat, ikan kembung sebanyak itu habis dalam waktu 10 detik saja!

Piranha Feeding Show Seaworld Ancol
Piranha Feeding Show Seaworld Ancol

Sedangkan feeding show Arapaima bisa kita lihat di akuarium nomer 2, dekat dengan pintu pemeriksaan karcis. Salah satu akuarium pertama yang kita lihat begitu masuk ke dalam Seaworld Ancol. Arapaima adalah ikan air tawar yang sangat besar dan berasal dari perairan Amazon, seperti piranha.

Kedua atraksi ini cukup menarik, meski mungkin tidak seseru feeding show di akuarium utama, di mana kita bisa melihat penyelam dari Seaworld memberi makan para ikan. Tapi alhamdulillah kami cukup senang dengan berbagai pengalaman main di Seaworld Ancol hari itu.

Sayang sekali nggak punya foto-foto yang bagus dan bisa melukiskan keseruan wahana-wahana di Seaworld Ancol. Namun, semoga video amatir ini bisa memberi gambaran serunya main di Seaworld Ancol.

Kalau teman-teman, paling suka wahana apa di Seaworld Ancol?

 

 

Pindah Sekolah dari Luar Negeri, Ini Prosedurnya

Bagi keluarga yang tinggal di luar negeri, banyak hal yang harus diurus saat kembali bermukim di Indonesia. Salah satunya adalah memindahkan sekolah anak. Pindah sekolah dari luar negeri ke Indonesia jujur saja bukan hal yang mudah, apalagi di tengah tahun ajaran seperti yang kami alami. Lebih lagi dengan perbedaan tahun ajaran di Brunei dan Indonesia. Selain harus mencari sekolah yang bisa menerima anak-anak di tengah tahun ajaran, kami juga harus mengurus surat penyetaraan ijazah serta surat penyaluran siswa sebagai syarat masuk sekolah baru.

Ini jauh berbeda dengan pengalaman kami saat memindahkan Cinta dari sekolah TKnya di Indonesia ke Kindergarten di Brunei. Saat survei sekolah, kepala sekolah hanya menanyakan kelas terakhir di Indonesia dan usia saat ini. Tanpa tes, Cinta langsung diterima masuk sekolah dengan berbekal dependant pass, paspor, akta kelahiran dan rapor terakhir. Teman-teman yang anaknya masuk Primary School pun mendapatkan kemudahan yang sama. Hanya beberapa kasus yang membutuhkan sekolah melakukan tes pada anak. Intinya menyekolahkan anak di Brunei itu mudah.

Sekolah di Brunei
Hari Pertama Tahun Ajaran 2019 di Brunei Darussalam

 

Hal ini karena Brunei menerapkan program wajib belajar sampai O Level (please correct me if I’m wrong). Semua anak yang berusia mulai 6 tahun harus masuk sekolah, kalau nggak sekolah ya orang tuanya kena sanksi. Jadi di Brunei nggak mengenal konsep homeschooling. Biaya sekolah swasta nasional di Brunei pun cukup terjangkau karena nggak ada pungutan untuk uang gedung atau uang pangkal dan uang kegiatan. Siswa cukup membayar SPP tiap bulan sebanyak 10x dalam satu tahun (bulan November dan Desember nggak perlu bayar uang sekolah).

Tapi ya, tiap negara punya kebijakannya masing-masing ya. Alhamdulillah selama 8 tahun ini kami dapat kesempatan menyekolahkan anak tanpa bayar uang gedung di tiap jenjang pendidikan dan tanpa bayar uang kegiatan tiap tahun dengan kualitas pendidikan yang cukup baik. Kini saatnya beradaptasi dengan sistem pendidikan di Indonesia dengan kelebihan dan kekurangannya.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri

Seperti yang saya sebutkan di atas, pindah sekolah dari luar negeri itu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi kami para ibu, concern utama adalah mencari sekolah dulu. Seharusnya ini nggak sulit ya dan sebenarnya memang mudah jika anak masuk di awal tahun ajaran baru. Sayangnya, tahun ajaran sekolah di Brunei (seperti halnya Malaysia dan Singapura) yang dimulai pada bulan Januari, berbeda dengan Indonesia yang mulai pada bulan Juli. Sehingga agak bingung juga menempatkan Cinta yang November lalu baru lulus Primary School (SD).

Mau ngulang kelas 6 kan ya kasian kalau dia harus ikut UN (dan berdasarkan pengalaman teman-teman yang sudah pindah sebelum saya, nggak banyak sekolah yang mau menerima murid pindahan dari luar negeri di kelas 6, kelas 9 dan kelas 12). Mau langsung masuk kelas 7 kok ya sudah semester 2. Nanti takut dia nggak bisa ngejar ketinggalan. Pokoknya selain pusing packing, mamak ini juga pusing mikirin sekolah anak.

Nah, karena belum dapat sekolah, berbekal informasi dari teman-teman yang sudah berpengalaman dan hasil pencarian di internet, kami memutuskan untuk mengurus surat-surat yang diperlukan sebagai syarat pindah sekolah dari luar negeri. Untuk kakak Cinta yang sudah lulus Primary School, kami harus mengurus Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dan Surat Penyaluran Siswa. Sedangkan untuk Keenan yang baru menyelesaikan kelas 1, cukup mengurus Surat Penyaluran Siswa.

Semua prosedur pindah sekolah dari luar negeri ini sebenarnya lengkap tertulis di situs Indonesia.go.id. Prosesnya juga gampang kok, kita bisa apply secara online ke E-Layanan Dikdasmen untuk siswa SD – SMA. Sedangkan untuk penyetaraan ijazah kuliah dan konversi nilai IPK bisa dilakukan di situs Ristekdikti.

Dokumen yang Harus Dimiliki Sebelum Pindah

Sebelum kembali ke Indonesia, pastikan kita mengurus beberapa surat ini dulu di sekolah asal dan KBRI atau Perwakilan RI negara tempat kita tinggal:

  1. Rapor terakhir (untuk penyetaraan ijazah diperlukan nilai rapor 3 tahun terakhir).
  2. Surat berhenti sekolah (leaving certificate) dari sekolah asal.
  3. Surat penyetaraan atau keterangan dari KBRI/Perwakilan RI yang menyatakan bahwa siswa tersebut sudah menyelesaikan pendidikan tingkat (X) yang setara dengan pendidikan tingkat (X) di Indonesia.

Untuk mendapatkan surat penyetaraan pada poin 3 di KBRI Bandar Seri Begawan, kita harus menyiapkan:

  1. Salinan Surat berhenti sekolah (leaving certificate) dari sekolah asal.
  2. Salinan Paspor anak
  3. Salinan Paspor orang tua
  4. Salinan Kartu identitas negara setempat orang tua
  5. Salinan KTP

Dokumen ini dapat kita peroleh dalam 3-4 hari kerja setelah berkas masuk ke KBRI. Tapi sebelum ambil lebih baik telepon dulu ya, daripada jauh-jauh datang eh ternyata belum selesai dokumennya. Oya, kalau di KBRI Bandar Seri Begawan, bagian yang mengurus Surat Penyetaraan ini adalah Fungsi Sosial Budaya. Jadi kalau ke KBRI masuknya ke kantor kedutaan, yang sebelah kiri pos satpam. Bukan ke bagian layanan Kekonsuleran tempat kita biasa bikin paspor itu.

E-Layanan Disdakmen
Situs E-Layanan Disdakmen

Nah, setelah kembali ke Indonesia, langkah berikutnya adalah mendaftar layanan Perizinan Siswa di E-Layanan Dikdasmen.

Penyetaraan Ijazah

Kalau anak sudah lulus jenjang pendidikan tertentu (SD, SMP, SMA) maka kita perlu membuat surat keterangan penyetaraan ijazah agar ijazah tersebut diakui dan dapat digunakan saat diperlukan mengurus dokumen-dokumen lain seperti daftar ke jenjang pendidikan lebih tinggi, mendaftarkan pernikahan, dll.

Layanan Penyetaraan Ijazah (PI) adalah layanan penilaian kesetaraan terhadap dokumen hasil belajar (ijazah/diploma/sertifikat/transkrip nilai/rapor) yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara pendidikan luar negeri/dalam negeri yang tidak menganut kurikulum pendidikan nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. – Indonesia.go.id

Caranya gampang kok. Tinggal mengisi formulir permohonan (data pribadi siswa dan asal sekolah) dan mengunggah softfile dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai berikut:

  1. Foto
  2. Paspor
  3. Surat Keterangan dari KBRI/Perwakilan RI dari negara setempat
  4. Ijazah
  5. Transrip nilai
  6. Struktur kurikulum sekolah asal
  7. Akta kelahiran
  8. Rapor 3 tahun terakhir

Baca juga: Mengurus Akta Kelahiran Anak WNI yang Lahir di Luar Negeri

Setelah itu kita cetak bukti permohonan dan  menunggu berkas kita diverifikasi dan disetujui. Semua proses ini bisa kita pantau di situs E-Layanan Disdakmen, dan dalam 5 hari kerja sudah selesai Cetak SK. Lalu, kita bisa melanjutkan proses permohonan Penyaluran Siswa.

Penyetaraan Ijazah SD

Oya, untuk layanan penyetaraan ijazah ini kita hanya akan menerima Surat Keterangan dari Kemdikbud Disdakmen yang menyatakan bahwa si anak telah menyelesaikan pendidikan kelas (X) di Negara (X). Sehingga yang bersangkutan dinilai memiliki pengetahuan setara tamat (SD/SMP/SMA) di Indonesia. Jadi bukan ijazah, ya. Kalau ada yang membutuhkan ijazah anak, maka kita bisa memberikan salinan ijazah dari sekolah asal dan surat penyetaraan ijazah ini.

Penyaluran Siswa

Permohonan penyaluran siswa ini wajib dilakukan oleh semua siswa pindahan, termasuk yang masih SD dan belum punya ijazah. Tujuannya agar anak kita dimasukkan ke tingkat pendidikan yang sesuai di kurikulum nasional. Nah, untuk itu kami mengajukan dua permohonan penyaluran siswa, untuk si kakak dan Keenan.

Layanan Penyaluran Siswa (PS) adalah layanan penilaian untuk penyaluran siswa yang belajar di luar negeri atau yang belajar di luar kurikulum nasional Indonesia dan akan mengikuti kurikulum nasional. – Indonesia.go.id

Seperti layanan Penyetaraan Ijazah, permohonan penyaluran siswa juga dilakukan secara online melalui situs E-Layanan Disdakmen. Kita tinggal mengisi formulir permohonan dan mengunggah berkas-berkas sebagai berikut:

  1. Paspor.
  2. Akta Kelahiran (kalau kelahiran luar negeri bisa mengunggah akta kelahiran dari negara asal dan surat keterangan kelahiran dari KBRI).
  3. Surat keterangan pindah dari sekolah asal atau sekolah sebelumnya.
  4. Transkrip Nilai/ Rapor kelas terakhir.

Lalu cetak bukti permohonan dan tunggu sampai berkas selesai diverifikasi dan disetujui. Lamanya pelayanan kira-kira 5-7 hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap. Seperti pelayanan penyetaraan ijazah, proses layanan penyaluran siswa ini bisa kita pantau lewat situs E-Layanan Disdakmen.

Cetak Surat Keterangan

Setelah status sampai ke Cetak SK, kita bisa telepon ke 021-5725612 untuk memastikan kapan dokumen-dokumen tersebut bisa kita ambil. Lalu pada tanggal yang ditentukan, dengan membawa bukti permohonan dan dokumen-dokumen asli dari berkas yang kita unggah, langsung datang ke:

Bagian Hukum, Tatalaksana dan Kerja Sama
Gedung E, Lantai 14, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta

Berdasarkan pengalaman kami ke sana kemarin sih dokumen asli nggak diperiksa, tapi nggak ada salahnya bawa aja. Prosesnya juga cepat kok dan semua tidak dipungut biaya ya alias gratis. Di sana kami hanya diminta menyerahkan bukti permohonan, lalu petugas menyerahkan surat keterangan penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa. Kemudian kami diminta untuk membuat beberapa lembar salinan surat-surat tersebut di sekretariat yang ada di lantai yang sama (yang ini bayar biaya fotokopi). Setelah itu, satu lembar salinan diberikan ke petugas dan sisanya mereka legalisir. Nggak sampai 15 menit kami di kantor Kemdikbud. Alhamdulillah.

Untuk pengambilan dokumen ini bisa diwakilkan kok, tentu dengan membawa bukti permohonan dan dokumen asli ya. Jadi yang tidak tinggal di Jakarta bisa minta tolong keluarga atau sahabat yang tinggal di sana. Kalau kami sih memang sengaja ingin ambil sendiri sekalian jalan-jalan akhir tahun ke Jakarta hehehe.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri
Surat Penyaluran Siswa dan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah

Surat penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa ini kemudian kita berikan kepada sekolah baru untuk mendapatkan NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional. NISN ini biasanya diurus sama sekolah, jadi kita nggak perlu ngurus sendiri kecuali ada kondisi khusus.

Ada beberapa sekolah yang meminta surat penyetaraan ijazah dan surat penyaluran siswa ini sebagai syarat pendaftaran sekolah. Namun ada juga yang saat pendaftaran cukup menunjukkan leaving certificate dari sekolah asal dan surat keterangan dari KBRI, dan memberi kesempatan kepada orang tua untuk mengurus penyetaraan ijazah dan penyaluran siswa setelah anak mulai belajar di sekolah.

Sekolah Baru! Bismillah.

Alhamdulillah, saat ini Cinta bisa masuk ke kelas 7 semester 2 di sebuah sekolah swasta nasional di Sidoarjo. Namun, sebelum sekolah dimulai, kepala sekolah memberikan penjelasan bahwa nanti mereka akan memberikan tes untuk mengisi nilai semester 1 kelas 7 yang belum dimiliki Cinta. Wellwe think it’s fair enough lah ya. Daripada anaknya nganggur 6 bulan menunggu tahun ajaran baru di bulan Juli untuk bisa masuk kelas 7.

Pindah Sekolah dari Luar Negeri
Hari Pertama Jadi Anak Sekolah di Indonesia

Sedangkan Keenan kami putuskan untuk masuk kelas 1 semester 2 di sekolah yang sama dengan kakaknya. Karena meskipun di Brunei dia sudah selesai kelas 1, menurut kami umurnya masih terlalu muda untuk masuk kelas 2 semester 2. Toh, bulan Maret nanti dia baru akan 7 tahun. Jadi dia punya banyak kesempatan untuk beradaptasi di sekolah baru.

Harapan kami, semoga anak-anak bisa beradaptasi dengan sistem pendidikan yang baru dan bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Semoga mereka juga bisa bersenang-senang di sekolah dan mendapatkan pengalaman dan teman-teman baru di Indonesia. Aamiin.

Untuk teman-teman yang putra-putrinya sedang dalam proses pindah sekolah dari luar negeri ke Indonesia, saya doakan semua urusannya lancar. Semoga anak-anak mendapat sekolah yang bagus dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Jangan lupa untuk tetap mendampingi mereka melalui fase-fase ini, karena reverse culture shock can be harder. Semangaaat.

Baca juga: Mempersiapkan Anak Pindah Tempat Tinggal Baru

 

 

 

 

 

Mudahnya Bertransaksi dengan QR Standar

QR Standar

“Mbak, nanti bayar pakai OVO aja. Lagi ada cashback,” ujar adik saya saat kami sedang makan bersama keluarga di sebuah restoran.

“Hah? Susah nggak bayar pakai OVO?” tanya saya.

“Enggak. Mbak sudah ada aplikasi OVO kan di hape? Ada saldonya?” dia balik bertanya.

“Sudah sih. Ada saldonya kok, tadi baru diisi,” jawab saya.

“Nah, nanti tinggal bawa hapenya aja ke kasir, Mbak. Trus scan QR codenya. Setelah itu saldo kita akan terpotong sejumlah tagihan,” jelasnya.

“Oh, oke.”

Kejadian setahun yang lalu itu masih saya ingat dengan baik karena itulah kali pertama saya melakukan transaksi dengan menggunakan QR Code. Sempat bingung juga saat melakukannya, tapi alhamdulillah kasirnya membantu saya melakukan pembayaran dengan sabar sampai akhirnya transaksi sukses dilakukan. Sejak itu, hampir setiap kali belanja saya menggunakan pembayaran digital, baik itu melalui OVO atau GoPay, tergantung apa yang disediakan oleh pedagang.

Kalau awalnya saya menggunakan pembayaran digital karena ingin mendapatkan cashback atau poin dari OVO atau GoPay, belakangan ini saya memilih sistem tersebut karena lebih praktis. Apalagi karena saya menggunakan fasilitas m-banking, mengisi saldo di akun e-money saya pun sangat mudah.

Tapi, apa sih QR Code itu?

QR Code Payment

Quick Response Code Payment adalah metode pembayaran tanpa uang tunai dengan memindai atau scanning kode yang berwujud 2 dimensi.

QR Standar

Metode pembayaran ini mulai marak digunakan sejak adanya start up Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) seperti OVO. Dengan iming-iming cashback atau diskon, banyak orang akhirnya beralih dari menggunakan uang tunai atau kartu ke QR Code Payment.

Namun, selain cashback dan diskon, ada kelebihan lain sistem pembayaran dengan menggunakan QR Code ini, yaitu:

Kelebihan QR Code Payment

Lebih Mudah Digunakan

QR Code Payment lebih mudah digunakan daripada sistem pembayaran lain. Hanya dengan memindai atau scan kode yang disediakan oleh merchant menggunakan aplikasi pembayaran digital dalam telepon selular kita, pembayaran bisa dilakukan. Kita tidak lagi direpotkan dengan membawa uang tunai atau mengeluarkan kartu debit atau kartu kredit dari dompet.

Lebih Responsif

Kode quick response lebih mudah dikenali oleh smartphone. Meski beberapa bagian kode misalnya ada yang rusak, QR Code masih dapat diterjemahkan dengan baik oleh smartphone saat discanning.

Cocok Untuk Pengejar Kemudahan dengan Smartphone

Saat ini yang namanya smartphone hampir tidak pernah lepas dari genggaman. Bahkan banyak orang yang merasa lebih baik tidak membawa dompet daripada tidak membawa ponsel. Maka sistem pembayaran digital seperti OVO ini cocok sekali bagi pengguna smartphone yang ingin serba praktis. Mulai dari transaksi perbankan sampai pembayaran bisa dilakukan dengan aplikasi di telepon genggam.

Namun, kadang sebagai pengguna jasa layanan pembayaran digital, kita harus memiliki lebih dari satu aplikasi karena tidak semua merchant menyediakan OVO misalnya. Kadang pedagang hanya menyediakan QR Code dari GoPay atau Dana atau aplikasi lain karena masing-masing Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran memiliki model QR Code yang berbeda.

QR Code Indonesia Standard (QRIS)

Untuk semakin memudahkan pedagang dan pengguna uang elektronik dan mendukung perkembangan ekonomi digital, Bank Indonesia (BI) meluncurkan sistem Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital bagi seluruh masyarakat Indonesia. #transaksilancarpakaiQRStandar

Standarisasi QR Code ini berfungsi agar penjual bisa menggunakan 1 QR Code untuk semua penyelenggara jasa sistem pembayaran. Sehingga pelanggan dapat menggunakan dompet elektronik mana saja yang kita miliki untuk melakukan pembayaran di merchant. Saat ini PJPS yang sudah terkoneksi dengan sistem QRIS adalah Link Aja, Gopay, OVO, Dana dan lainnya.

QR Code Payment

Sistem yang akan efektif berlaku dalam skala nasional pada 1 Januari 2020 ini bertujuan untuk #gairahkanekonomi, mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui sistem QRIS yang disusun oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan menggunakan standar internasional EMV Co. ini, pembayaran digital menjadi lebih mudah dan dapat diawasi oleh BI sebagai regulator dari satu pintu.

Jadi nantinya sebagai pelanggan kita bisa lebih gampang melakukan pembayaran di merchant mana saja, termasuk tempat permainan anak dengan sistem QR Standar ini. Tapi jangan jadi boros ya, tetap harus bijaksana dalam mengelola keuangan.

Selain memudahkan kita sebagai konsumen, harapannya implementasi QRIS ini bisa membantu para pedagang khususnya pedagang kecil dan pelaku UMKM untuk memajukan usahanya. Sehingga ekonomi Indonesia semakin baik di tahun-tahun akan datang. #majukanekonomiyuk

Nah, untuk memperkenalkan QRIS, Bank Indonesia menyelenggarakan Festival Edukasi Bank Indonesia (Feskabi) dengan tema “QRIS (QR Code Indonesia Standard): Pembayaran Digital Ala Milenial.

FESKABI 2019

Feskabi atau yang dahulu dikenal dengan nama BI Goes to Campus adalah acara tahunan yang digelar oleh BI secara rutin sejak tahun 2013. Event ini bertujuan menyosialisasikan dan mengedukasi generasi milenial, khususnya mahasiswa sebagai digital talent di berbagai kota Indonesia, akan fungsi, tugas dan kebijakan terkini Bank Indonesia.

feskabi 2019

#feskabi2019 dimulai pada tanggal 26 September sampai 20 November 2019 bersamaan dengan penyelenggaraan Bank Indonesia Blog and Video Competition yang bertema:

  1. Transaksi lancar pakai QR Standar!
  2. Usaha lancar #pakaiQRStandar !
  3. QR Standar pembayaran digital ala milenial.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan PT. Media Televisi Indonesia ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia. Dengan total hadiah Rp 200.000.000,-, kompetisi ini diharapkan dapat membantu sosialisasi QR Standar sebagai alat pembayaran digital ala milenial.

Teman-teman tertarik mengikuti kompetisinya? Langsung saja kunjungi situs https://site.medcom.id/feskabi/competition/blog. Blogpost ini juga ditulis dalam rangka ikut serta meramaikan kompetisi tersebut, lho. Yuk, berlomba bersama saya.

 

Tips Memilih MakeUp Artist Untuk Rias Wajah yang Istimewa

jasa-make-up-artist

Memakai jasa makeup artist bukanlah hal yang asing bagi saya. Sejak remaja saya sering dirias saat menjadi penerima tamu acara pernikahan saudara atau teman. Saat wisuda, saya dan beberapa teman pun rela bangun lebih pagi agar wajah kami bisa dirias dan nampak lebih cantik.

Hanya saja, waktu itu saya selalu pasrah dengan para perias ini. Nggak pernah protes meski dipakaikan foundation yang tebal dan lipstik merah menyala misalnya, walaupun saya sudah berpesan supaya diberi riasan natural saja. Hasilnya membuat wajah remaja saya nampak 10 tahun lebih tua. Tapi karena orang-orang selalu memuji bahwa hasil make up tersebut membuat saya terlihat cantik dan manglingi jadi ya saya happy happy aja.

Pencarian jasa make up panggilan yang serius baru saya lakukan saat akan menikah. Belasan perias kami datangi dan lihat portfolionya. Dan baru 1 bulan sebelum hari H saya dan mama saya menemukan perias pengantin yang menurutnya bagus. Iya, yang cerewet memilih perias itu sebenarnya mama saya karena saya nggak ngerti apa-apa soal make up ini. Di pikiran saya asal hasilnya bisa membuat saya berbeda pasti bagus. Tapi ternyata salah.

Pengalaman Menggunakan Jasa MakeUp Artist

Saya baru sadar kalau tidak semua make up yang tebal itu bagus setelah menjalani foto prewedding di Jakarta. Kali itu saya nggak perlu repot-repot mencari makeup artist Jakarta, karena bude saya bekerja di salah satu tabloid wanita, dan beliau merekomendasikan salah satu MUA yang biasa merias artis-artis yang akan tampil di tabloid tersebut.

Alhasil saya bahagia sekali dengan hasil akhirnya. Sang make up artist bisa membuat wajah saya nampak lebih cantik tanpa pulasan yang tebal. Itu mungkin salah satu momen saya merasa paling cantik dan cocok tampil di sampul majalah atau tabloid hahahaha. Sayang euy nggak bisa pasang fotonya di sini karena waktu itu saya belum berjilbab.

jasa-make-up-artist

Setelah menikah, saya nggak terlalu sering lagi memakai jasa make up panggilan. Selain memang nggak terlalu suka dandan, saat bekerja atau hadir ke acara istimewa saya memilih untuk memulas sendiri wajah saya. Yah, maklum saat masih bekerja sebagai pegawai bank, kami dibekali sedikit ilmu tentang tata rias natural dan hair do yang menunjang penampilan kami sebagai front liner perusahaan.

Tapi setelah menjadi ibu rumah tangga, saya jadi semakin jarang dandan. Sehingga ketrampilan merias wajah pun memudar. Jadi, ketika kami pindah ke Brunei dan bersama ibu-ibu Indonesia lain akan tampil bermain angklung di acara Indonesia Day, saya pun menggunakan jasa make up artist lokal.

Sayangnya, kali ini hasilnya zonk huhuhu. Seharusnya saya sudah curiga dari awal karena beliau ini mendandani saya di ruangan tanpa penerangan yang memadai. Lalu foundation yang digunakan untuk wajah saya warnanya lebih muda dari tone kulit saya. Jadilah hasilnya jelek sekali, bahkan suami saya bilang kalau make up saya sehari-hari jauh lebih bagus dari hasil pulasan si perias. Alhamdulillah, ada teman yang mau membantu saya memperbaiki riasan saya hari itu sehingga akhirnya tampak lebih presentable. Kalau enggak ya sudah kaya badut. Duh, kalau inget tuh masih suka sebal sampai sekarang.

Sejak itu saya jadi lebih berhati-hati dalam memilih make up artist. Dan beberapa hal ini saya jadikan panduan saat memilih jasa makeup panggilan.

Tips Memilih Make Up Artist Untuk Riasan Istimewa 

jasa-make-up-artist

1. Tentukan Gaya Make Up yang Kita Inginkan

Tiap makeup artist punya keahliannya masing-masing. Ada yang pintar menyulap wajah jadi benar-benar berbeda, ada yang ahli bikin gaya no make up make up, ada juga yang fokus di rias wajah pengantin tradisional. Nah, supaya hasil riasan kita sesuai dengan yang kita inginkan, pastikan dulu kita mau dirias seperti apa dan untuk acara apa. Karena rias wisuda tentu berbeda dengan rias pengantin. Lalu cari make up artist yang karakter riasannya sama dengan keinginan kita.

2. Minta Rekomendasi dari Teman atau Keluarga

Kalau sudah tahu mau gaya rias seperti apa, waktunya kita hunting. Sekarang sih nyari MUA lebih gampang ya, tinggal cari aja di sosial media dengan hestek makeup artist Jakarta atau rias wisuda Surabaya gitu pasti banyak yang muncul. Tapi paling enak sebenarnya kalau ada rekomendasi dari teman atau keluarga, setidaknya mereka bisa memberikan informasi lebih detil tentang karakter make up si MUA, etos kerjanya sampai harga jasanya.

3. Lihat Portfolionya

Setelah mendapat rekomendasi, kita bisa melihat portfolio perias baik dari akun sosial medianya maupun dari portal-portal penyedia jasa make up panggilan seperti Sociabuzz. Cari  yang menyediakan foto klien sebelum dan sesudah dirias serta testimoni dari para klien sebelumnya. Agar kita bisa melihat konsistensi hasil riasan MUA dan cara kerjanya.

4. Sesuaikan Budget

Nah, setelah ada daftar MUA potensial yang bisa kita sewa, pilih yang sesuai dengan budget kita. Biasanya sih ada harga ada kualitas ya. Tapi jangan memaksakan untuk dirias MUA top langganan para artis kalau memang kita nggak mampu. Nggak sedikit kok makeup artist yang hasilnya bagus tapi harganya masih terjangkau dengan kantong. Tinggal pintar-pintar memilih aja ya.

5. Lakukan Test Make Up

Jika ada dana lebih, satu atau dua minggu sebelum hari H lakukanlah test make up dengan perias yang sudah kita pilih. Ini penting banget untuk kita yang ingin dirias untuk acara super penting seperti wedding atau wisuda. Agar kita bisa memastikan apakah hasil make upnya cocok untuk kita, apakah produk yang digunakan sesuai dengan kulit kita dan apa hair do yang sesuai dengan riasan tersebut. Saat tes make up ini juga sampaikan keinginan kita seperti misalnya nggak mau cukur alis, jangan pakai lipstik warna tertentu, dll. Kalau perlu tunjukkan contoh foto hasil rias yang kita inginkan dan diskusikan bersama apa saja yang bisa diaplikasikan ke wajah kita.

Memilih MakeUp Artist di SociaBuzz

Saat ini proses memilih jasa makeup panggilan lebih mudah ya dengan adanya situs penyedia jasa MUA seperti Sociabuzz. Sociabuzz.com adalah situs online penyedia marketplace untuk mencari dan memesan berbagai jenis jasa kreatif seperti MUA. Dan jasa makeup artist yang disediakan oleh Sociabuzz tentunya yang berkualitas alias bukan kaleng-kaleng ya.

jasa-make-up-artist

Cara memesan jasa MUA di Sociabuzz pun mudah sekali. Kita hanya perlu membuat akun di sana dan cari kata kunci makeup artist. Nanti akan muncul banyak sekali pilihan MUA untuk berbagai macam acara. Harga jasanya pun bervariasi, mulai dari Rp 150.000 ,- sampai sekelas Bubah yang sudah jutaan rupiah tarifnya.

Fitur pencarian yang ada sangat membantu dalam menyeleksi MUA yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita. Karena selain ada seleksi harga, kita juga bisa mencari perias berdasarkan jenis kelamin dan lokasi tempat tinggal. Setelah hasil pencarian muncul kita tinggal lihat portfolio mereka yang sudah disediakan oleh Sociabuzz. Kalau oke, langsung booking deh.

Gampang banget kan.

Semoga tips ini bisa membantu teman-teman dalam memilih make up artist ya. Kalau ada saran lain  atau pengalaman menarik saat menggunakan jasa MUA langsung saja tulis di kolom komentar.

Panduan Menghadiri Resepsi Pernikahan Adat Melayu di Brunei

pernikahan adat melayu

Bagi foreigner seperti saya, menghadiri acara pernikahan di negara orang bisa membuat bingung. Meski sudah 8 tahun tinggal di Brunei, bisa dibilang jarang sekali kami mendapat undangan pernikahan. Seingat saya, sampai saat ini baru 5 kali diundang ke Majlis Pernikahan Adat Melayu di Brunei. Plus suami 1 kali menghadiri Chinese Wedding. Kenapa dibedakan begitu? Karena kelompok etnis di Brunei ini terdiri dari 3 besar suku, yaitu Melayu, China dan (Dayak) Iban dengan adatnya masing-masing.

Tidak seperti pesta pernikahan di Indonesia yang biasanya megah dengan aneka hiburan dan aneka makanan yang berlimpah, majlis pernikahan adat melayu atau yang biasa disebut Majlis Bersanding (Resepsi) relatif lebih sederhana. Namun, bukan berarti menjadi tidak istimewa.

Pernikahan Adat Melayu di Brunei terdiri dari banyak upacara, yang biasanya dilakukan selama 2 minggu. Secara tradisional, ritualnya adalah sebagai berikut:

  1. Mengagai atau Berjarum-jarum
  2. Menghantar Tanda Pertunang
  3. Menghantar Berian
  4. Berbedak Mandi
  5. Akad Nikah
  6. Malam Berbedak
  7. Malam Berinai/Berpacar atau Pengganggunan
  8. Majlis Bersanding
  9. Majlis Ambil-Ambilan
  10. Muleh Tiga Hari

(Sumber: Wikipedia dan Brideculture)

Namun, konon saat ini banyak pengantin modern dan keluarganya yang hanya melaksanakan beberapa upacara saja, bahkan ada yang cukup dengan Akad Nikah dan Majlis Bersanding.

Malay Wedding

Nah, akhir pekan kemarin, salah satu teman kami sesama orang Indonesia yang tinggal di Kuala Belait (KB), Brunei Darussalam menikahkan anak gadisnya dengan pemuda Brunei dan mengundang komunitas keluarga Indonesia di KB dan Seria untuk merayakan pernikahan mereka. Meski sebelumnya pernah menghadiri Brunei Malay Wedding, saya masih suka bingung tentang apa yang harus dilakukan di tempat pesta. Secara ini di negara orang gitu lho, kalau sampai salah bersikap kan bisa bikin malu ya.

Akhirnya saya dan seorang sahabat berkonsultasi dengan sahabat kami yang lebih senior dan lebih paham urusan tata cara menghadiri pesta pernikahan di Brunei, khususnya pernikahan cara Melayu. Dan inilah panduan yang kami peroleh.

Panduan Menghadiri Majlis Pernikahan Adat Melayu di Brunei

BUSANA

Di Brunei sini orang Melayu biasanya beragama Islam, jarang sekali menemukan Melayu non Muslim. Jadi saat menghadiri majlis seperti ini tamu biasanya diharapkan berpakaian sopan. Bagi orang Brunei Melayu, umumnya yang perempuan mengenakan Baju Kurung dan yang laki-laki mengenakan Baju Cara Melayu.

Baju Kurung dan Baju Cara Melayu Anak

Oya, budaya sarimbit alias mengenakan busana senada dengan pasangan atau keluarga juga ada di sini lho. Banyak sekali suami istri yang mengenakan baju kurung dan baju cara melayu senada sekaligus dengan anak-anaknya. Kadang ada yang senada warnanya aja dan ada yang benar-benar kembaran warna kain sampai motif sinjang. Bagus-bagus deh. Senang hati ini melihat parade baju kurung dan baju cara melayu.

Tapi ini nggak wajib ya. Kalau nggak punya baju kurung atau baju cara Melayu boleh pakai baju yang sopan, seperti batik, kaftan, gamis, dress, celana panjang kain, dll. Tidak harus tertutup dari atas kepala sampai kaki kok, minimal untuk perempuan ya pakai baju dengan panjang di bawah lutut dan jangan pakai baju tanpa lengan. Seperti yang kami kenakan ini misalnya. Ada yang pakai baju kurung (saya, sementara suami pakai batik, nggak matching sama sekali hahaha), ada yang pakai gamis (atau jubah disebutnya di Brunei), ada yang pakai tunik dan rok bermotif tenun Asmat, ada yang pakai celana juga. Sekali lagi yang penting sopan yaaa. Biar cuma datang ke acara pernikahan juga tetap aja kita membawa nama negara ya, kan.

Ibu Indonesia di Brunei Darussalam
Jangan remehkan emak-emak berdaster, karena kalau mereka dandan kelar lo semua!

Baca juga: Tips Hunting Kain Seragam Pernikahan di Jembatan Merah Plaza

WAKTU KEHADIRAN

Dalam undangan biasanya tertulis lengkap itinerary atau jadwal acara, mulai dari kedatangan tamu sampai pukul berapa acara di mulai. Untuk pernikahan Melayu yang umumnya diadakan siang hari, tamu diharapkan hadir mulai pukul 11.00 – 12.00. Setelah itu, baru rangkaian acara dimulai. Ketepatan waktu ini sangat penting karena acara setelah itu nggak bisa diprediksi apakah cepat atau lama. Bisa-bisa kalau telat, kita nggak bisa lihat prosesi bersandingnya pengantin atau malah kehabisan makanan. Jadi kalau diundang ke Majlis Bersanding datanglah tepat waktu ya.

MASUK KE AREA MAJLIS

Penting untuk kita tahu yang mengundang kita dari pihak pengantin laki-laki atau perempuan. Karena saat masuk tempat majlis, kita akan mendapat pertanyaan, “Jemputan (undangan) pengantin perempuan atau laki-laki?” dari penerima tamu.

Kenapa?

Karena tempat duduk tamu dari pihak pengantin perempuan ditempatkan di bagian yang berbeda dengan tamu dari pihak pengantin laki-laki.

Pernikahan Adat Melayu

Setelah itu, penerima tamu akan mengarahkan di bagian mana kita bisa duduk. Kalau pergi bareng suami atau kerabat atau teman laki-laki jangan harap bisa duduk bareng ya, karena tempat duduk perempuan dan laki-laki dipisah. Tapi tenang, di Brunei nggak pakai sekat pemisah kok, hanya dipisah kanan dan kiri atau laki-laki di bagian depan ruangan, sedangkan yang perempuan di bagian belakang. Jadi masih bisa ngintip-ngintip ke sisi sebelah kalau perlu.

Bahkan, kalau misalnya di sisi perempuan penuh namun masih ada yang baru datang, akan diarahkan ke meja kosong di sisi tamu laki-laki. Yang jelas laki-laki dan perempuan nggak boleh duduk barengan di satu meja, meski suami istri sekalipun.

Oya, ketika disambut oleh penerima tamu, ada yang meminta kita menulis daftar hadir dan ada yang tidak. Tapi yang jelas tidak perlu mencari kotak tempat memasukkan amplop berisi uang atau hadiah ya. Karena umumnya memang tidak disediakan. Jadi setelah mengisi daftar tamu dan menerima suvenir, langsung aja ikuti penerima tamu yang akan menunjukkan tempat duduk kita.

ACARA

Begitu mendapat tempat duduk, silakan bergaul dengan teman di sebelah kanan dan kiri. Agak canggung memang kalau kita nggak kenal siapa-siapa di acara tersebut. Makanya kadang kalau yang diundang suami aja istri jarang ikut dan sebaliknya. Cuma kalau suami saya sih tiap ada jemputan Majlis Bersanding selalu ngajak saya meski saya nggak kenal sama yang punya acara. Jadinya ya main hape deh daripada bengong atau duduk manis mengikuti prosesi acara.

Untungnya acara resepsi adat Melayu di Brunei ini cenderung singkat dan sederhana. Baik yang diadakan di gedung maupun di rumah. Yah, setidaknya begitulah yang pernah saya hadiri. Seperti yang ada di foto ini:

Pernikahan Adat Melayu

Jadi kalaupun bengong ya nggak lama-lama amat. Begitu selesai makan langsung deh nelpon suami ngajak pulang hahaha. Minusnya jadi nggak bisa datang terlambat. Karena kalau kita masuk saat acara dimulai otomatis banyak mata memandang kan ya. Jadi makin canggung deh hehehe.

Berziarah

Berziarah di sini tidak sama artinya dengan di Indonesia yang berarti mendatangi tempat pemakaman atau tempat keramat. Berziarah dalam bahasa Melayu berarti mengunjungi atau pergi ke suatu tempat atau pergi melawat. Dalam konteks acara majlis bersanding, prosesi berziarah adalah ketika pihak keluarga (dipimpin ibu/bapak mempelai) mendatangi tamu-tamu yang datang dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu.

Inilah salah satu alasan kenapa tetamu dari pengantin laki-laki dipisah dengan tamu-tamu dari pengantin perempuan. Jadi, ibu dan kerabat perempuan dari pengantin perempuan akan mendatangi tamu-tamu perempuan yang mereka undang. Begitu pula dengan ayah dan kerabat laki-laki dari pengantin perempuan akan berziarah ke meja tetamu laki-laki. Hal ini juga dilakukan oleh ibu/bapak dan kerabat dari pengantin laki-laki kepada tetamu jemputannya.

Majlis Bersanding

Setelah kedua orang tua pengantin selesai berziarah, giliran wakil dari keluarga pengantin memberikan sepatah dua patah kata menyambut para tamu dan bercerita tentang pengantin berdua. Biasanya ini nggak terlalu lama, paling 10-15 menit lah. Setelah itu masuk ke prosesi Majlis Bersanding.

Prosesi ini bisa berbeda di masing-masing keluarga, tergantung apakah mereka menggunakan upacara adat (macam di Jawa yang pakai lempar telur, cuci kaki, suap-suapan nasi kuning, dll) atau tidak. Tapi di semua acara majlis bersanding yang saya amati nggak ada yang pakai upacara adat jadi belum pernah liat adat tradisional bersanding ala Melayu Brunei huhuhu.

Prosesi Majlis Bersanding yang saya hadiri selama ini adalah ketika pasangan pengantin memasuki tempat resepsi diiringi oleh orang tua dan kerabat lalu duduk di pelaminan. Biasanya yang duduk di pelaminan hanyalah pasangan pengantin, sementara orang tua akan duduk bersama keluarga di meja prasmanan.

MENIKMATI JAMUAN

Seusai pengantin berdua duduk di pelaminan, keluarga dan tetamu akan mendoakan pengantin dipandu seorang Ustadz atau pihak keluarga yang dituakan. Dan kemudian tamu akan dipersilakan menikmati jamuan yang sudah dihidangkan di meja masing-masing.

View this post on Instagram

Sanding | 04.08.19 | 1200pax | ICC Hall

A post shared by HYS Tindulang (@hystindulang) on

Rata-rata hidangan ini terdiri dari nasi putih, 2 sampai 3 macam lauk, sayur, buah dan kue-kue. Minumannya air mineral, minuman bersoda atau sirup. Semua ini disajikan secara prasmanan di meja tempat kita duduk. Kita bisa mengambilnya sendiri sesuai dengan kemampuan kita makan. Usahakan jangan ambil terlalu banyak ya, selain harus berbagi dengan tamu yang lain, sayang banget kan kalau sampai makanan yang kita ambil bersisa.  Mending ambil secukupnya saja lah, Kalau kurang baru nambah lagi. Toh mejanya juga nggak jauh dari tempat duduk kita.

Begitu selesai makan, pihak keluarga pengantin akan memberi tahu bahwa seluruh rangkaian acara sudah selesai. Para tetamu akan dipersilakan berfoto bersama mempelai atau boleh meninggalkan ruangan.

HADIAH

“Trus gimana kita ngasih angpawnya?”

“Harus angpaw atau boleh ngasih hadiah?”

Pertanyaan ini benar-benar mengganggu saya saat pertama kali datang ke jemputan pernikahan. Saking bingungnya karena nggak ada kotak angpaw, akhirnya saya nggak ngasih sama sekali hihihi. Untungnya, pesta pertama yang saya hadiri waktu itu adalah pernikahan teman kantornya suami, dan teman-teman sekantornya sudah patungan untuk membelikan si pengantin baru peralatan rumah tangga. Jadi saya nggak terlalu merasa bersalah.

Baru di jemputan ketiga saya tahu kalau amplop berisi uang itu diberikan kepada ibu/bapak mempelai ketika mereka berziarah ke tempat kita duduk. Cara ngasihnya ya model salam tempel gitu. Saat kita salaman dan cipika cipiki dengan ibu dan kerabat mempelai, saat itu juga kita selipkan amplop ke tangan beliau. Kalau kita datang dengan suami, boleh masing-masing ngasih (suami ngasih ke bapaknya mempelai), boleh juga cuma salah satu aja.

Malah ada teman yang bilang kalau ngasih angpaw di acara pernikahan adat Melayu ini nggak wajib. Mostly mereka memang mengadakan pesta sebagai bentuk rasa syukur atas pernikahan ini. Sehingga nggak terlalu mengharap dapat hadiah dari tamu, apalagi kalau yang ngadain pesta orang kaya.

Tapi sepantasnya menghadiri undangan pesta, ya sebaiknya kita memberi hadiah. Tidak harus berupa uang kok, hadiah berupa benda juga boleh. Cuma agak repot ya kalau misalnya kita bawa misalnya bungkusan berisi sprei gitu trus dikasih ke ibu mempelai saat beliau berziarah ke meja kita. Jadi kalau kita membawa hadiah berupa barang bisa langsung dititipkan ke penerima tamu saat kita masuk ke ruangan majlis.

Begitulah sedikit panduan menghadiri Jemputan Majlis Bersanding di Brunei. Kalau teman-teman ada yang lebih paham tentang acara ini dan menemukan hal-hal yang perlu ditambahkan atau mungkin tidak tepat dari artikel ini, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar atau hubungi saya via email.

Oya, sharing yuk pengalaman menghadiri pesta pernikahan yang paling menarik.

Credit image: Image by Janislylove from Pixabay

 

6 Manfaat Minum Jus Seledri Tiap Hari

Manfaat Minum Jus Seledri

Daun seledri umumnya dikenal ibu-ibu sebagai penyedap rasa masakan, sup biasanya ya. Tapi, sejak tinggal di Brunei, saya melihat cara lain mengonsumsi seledri. Biasanya nih, anak-anak bule suka bawa bekal sekolah batang seledri yang dicocol dengan salad dressing atau keju dan dimakan sebagai camilan. Dan setelah saya coba ya cukup enak juga. Ternyata seledri ini bisa dimakan dengan berbagai cara dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Termasuk diolah menjadi jus. Ada yang pernah mencoba?

Nah, saya baru tahu kalau jus daun seledri ini sekarang sedang menjadi tren sebagai makanan diet karena memiliki kandungan serat serta kalori rendah yang bisa mengembalikan bentuk ideal tubuh. Tidak cuma itu, ternyata ada beragam manfaat minum jus seledri setiap hari lainnya yang bisa kita rasakan.

cekaja.com, manfaat minum jus seledri

Bukan hanya kaya serat dan rendah kalori, seledri juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Mau tahu apa saja manfaat lainnya yang bisa kita rasakan jika minum jus seledri setiap hari? Yuk intip ulasannya:

6 Manfaat Minum Jus Seledri Tiap Hari

1. Menurunkan Berat Badan

Karena mengandung kalori yang rendah, daun seledri bisa kita konsumsi setiap hari tanpa harus menghitung jumlah kalori hariannya. Seledri juga bisa membuat perut terasa lebih cepat kenyang dan tenang. Sehingga, sayuran ini sangat cocok untuk kita yang sedang diet atau setidaknya berusaha untuk diet, seperti saya.

2. Melancarkan Pencernaan

Tidak hanya untuk menurunkan berat badan, seledri juga sangat baik untuk kesehatan saluran pencernaan kita, lho. Kandungan serat yang bagus dalam seledri, bisa melancarkan pencernaan. Tahu kan kalau tubuh kurang mendapatkan asupan serat, maka pencernaan kita bisa melambat, akibatnya kita bisa mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit atau sindrom iritasi usus.

Kandungan serat dalam seledri terdiri dari dua jenis yakni serat larut dan tidak larut. Kedua serat tersebut tidak dicerna langsung oleh tubuh. Serat larut akan membentuk zat berupa gel penambah kotoran ke feses dan bisa membantu feses lebih mudah dikeluarkan.

Sedangkan serat yang tidak larut akan memberi makan bakteri baik sehingga usus dapat mencerna makanan dengan baik. Kandungan phytochemical dalam seledri juga berfungsi membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh.

3. Turunkan kolestrol

Seperti yang kita tahu, tubuh yang memiliki kolesterol tinggi bisa berisiko terserang berbagai penyakit mematikan. Nah, kolesterol jahat yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia ini, juga bisa diturunkan dengan mengonsumsi jus seledri secara rutin setiap hari. Bahkan menurut para ilmuwan, jika kita makan empat tangkai seledri per hari dapat mengurangi kolesterol buruk.

Manfaat Jus Seledri

4. Mengurangi Peradangan

Manfaat selanjutnya dari sayur hijau ini adalah untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan. Memiliki setidaknya 12 jenis antioksidan, seledri dipercaya ampuh kurangi peradangan dan rasa sakit. Jadi kalau kita punya riwayat nyeri sendi, seledri bisa menjadi salah satu solusi nih.

Tidak hanya radang sendi, seledri juga bagus untuk meningkatkan fungsi organ tubuh dan menjaga kesehatan kulit agar terlihat muda.

5. Mencegah atau Mengobati Batu Ginjal

Karena mengandung banyak air, seledri juga ternyata bisa mencegah dan mengobati penyakit batu ginjal. Kita bisa konsumsi seledri atau minum jus seledri setiap hari untuk mencegah dehidrasi dan membuat tubuh menjadi lebih mudah mengeluarkan kelebihan kalsium yang menjadi sebab utama batu ginjal. Tapi, tetap minum air putih yang banyak juga ya untuk mengeluarkan sisa-sisa hasil pencernaan melalui keringat, urin dan kotoran.

6. Obat jerawat paling manjur

Tidak hanya untuk kesehatan, celery juice juga bermanfaat menjaga kecantikan kulit dengan mengurangi tumbuhnya jerawat. Seledri biasanya diandalkan dalam menjaga fluktuasi hormon yang kerap memicu timbulnya jerawat.

Seledri juga mengandung anti-inflamasi yang berfungsi mengurangi masalah kram perut, lho. Jadi teman-teman Pojok Mungil yang sering mengalami kram perut saat menstruasi bisa nih coba mengonsumsi jus seledri selama beberapa hari menjelang haid.

Itulah beberapa beragam manfaat yang dapat kita peroleh dengan minum jus seledri setiap hari. Bahkan, minum jus seledri saat ini dijadikan ajang “challenge” yang cukup viral di media sosial. Saya sih belum bisa konsisten ya minum jus seledri setiap hari.

Tapi jika teman-teman mau ikut coba tantangan unik dan menyehatkan yang satu ini atau penasaran ingin mencoba rasa jus seledri, langsung aja cek resep jus seledri yang nggak kalah segarnya dengan jus sayur lainnya di: https://www.cekaja.com/info/tantangan-minum-jus-seledri-berani-coba/