Two Amazing Years

Posted in Life in Brunei by

4 Maret 2013, 11:10 PM

Baru merebahkan diri di ruang perawatan ward 5 (eh, atau ward 6 ya?), Suri Seri Begawan Hospital, KB setelah melalui hampir 1 jam perjalanan dari apartemen di Sg. Liang saat kontraksi dirasa semakin sering. Padahal siangnya masih nyetir sendiri antar jemput sekolah.

Lantas menjalani sisa malam di kamar yang gelap dan hening bersama dua orang lainnya, menikmati kontraksi yang semakin sering dan semakin aduhai tanpa didampingi suami atau kerabat yang lain. Hanya kami bertiga, ibu-ibu hamil yang dalam diam tak henti merapal doa dan mencoba untuk tidur di sela-sela dengungan CTG yang bergantian dipasang pada perut kami dan rasa sakit yang hilang dan timbul.

Dalam hati berbicara pada si bayi, “Dek, kalau adek sudah siap nanti kita bekerja sama ya. Supaya adek lahirnya cepat dan lancar.” Sambil mempertimbangkan minta disuntik epidural dan berharap malam itu segera berlalu…

5 Maret 2013, 6:00

Pembukaan 6. Suster tiba-tiba masuk ke dalam kamar perawatan dan meminta supaya kembali ke ruang periksa. Rupanya suster yang jaga sebelumnya nggak ngasih tahu kalah harus kasih suntikan antibiotik beberapa jam sebelum proses melahirkan sesuai instruksi dokter. Tergopoh-gopohlah dia sambil berkali-kali minta maaf.

Sementara teman-teman sekamar satu-satu sudah pindah ke ruang bersalin, dan menyusul giliran saya…

5 Maret 2013, 8:00 AM

Pembukaan 8, sudah di ruang bersalin didampingi suami. Sementara Cinta yang terpaksa bolos sekolah padahal lagi ujian duduk sendiri di ruang tunggu ward 5, Suri Seri Begawan Hospital karena nggak ada yang jaga di rumah.

Kontraksi semakin kuat dan ketika diperiksa ternyata mekonium si bayi sudah keluar. Bidan minta ijin untuk melakukan episiotomi dan saya diminta siap-siap mengejan. 7 menit kemudian keluarlah bayi laki-laki seberat 3,2 kg dengan panjang 49 cm yang langsung disusui setelah diadzani oleh papanya.

5 Maret 2015

 photo 806A427F-5329-4439-B13A-68AB9176B994_zpsucyuecxj.png

Selamat ulang tahun ke-2, Keenan. Semoga Allah selalu melindungimu, menjadi anak sholeh dan selalu sehat. Semoga tumbuh menjadi pribadi yang gagah, berani dan bersinar memberi manfaat bagi agama, keluarga & masyarakat seperti doa yang kami panjatkan saat menyematkan nama “Keenan Aditya” padamu.

Mar 5, 2015
Previous Post Next Post

You may also like