Browsing Tag:

young living

  • DIY, Kids Activities

    Yuk, Buat Snow Playdough Bersama Si Kecil

    “Snow playdough, hmmm apa sih itu? Jenis play dough yang seperti apalagi?” Begitu pikir saya saat membaca judul resepnya di salah satu web. Bikin play dough mungkin sudah biasa ya. Anak-anak juga sudah lumayan sering bikin play dough sendiri pakai berbagai resep yang beredar di internet, mulai dari yang cuma dicampur pakai air panas sampai yang dimasak. Buat cloud dough pun pernah juga. Jadi begitu lihat resep snow playdough ini, saya tertarik untuk mencoba. Apalagi resepnya gampang dan nggak pakai perwarna yang bisa bikin repot membersihkannya.

    snow playdough, playdough, kids activities, essential oil, young living

    Akhirnya hari Minggu kemarin, saya ajak Cinta untuk bikin adonan ini. Semangat banget dia, apalagi waktu tahu bahwa aktivitasnya mau divideokan, walaupun saya masih ragu untuk mengunggahnya ke youtube. Hehehe. Ternyata memang gampang banget membuat snow playdough ini. Sayangnya, resep yang saya dapatkan kurang jelas dan nggak ada fotonya. Jadi nggak tahu harusnya bentuk si snow playdough ini seperti apa, cuma dijelaskan seperti teksturnya salju. Nah, masalahnya satu-satunya salju yang pernah saya tahu adalah salju yang ada di Snow World BSD beberapa tahun lalu dan sepertinya kurang representatif untuk mengetahui tekstur salju sesuai petunjuk si resep.

    Setelah mencoba resep aslinya dan menemukan bahwa hasilnya terlalu lengket sehingga nggak bisa dibentuk, saya dan Cinta pun memutuskan untuk menambahkan tepung jagung sampai teksturnya mirip playdough. Hanya saja versi ini lebih lentur dan lembut.

    Oya, dalam resep asli menggunakan body lotion yang tanpa pewangi dan essential oil. Essential oil yang saya gunakan kali ini adalah Lemon dari Young Living yang berfungsi sebagai pewangi dan pembangkit mood sekaligus menenangkan anak-anak. Bisa juga menggunakan essential oil lain seperti peppermint, lavender atau apa saja yang ada di rumah. Tapi kalau nggak ada essential oil, juga bisa diskip kok. Atau diganti dengan body lotion yang harumnya disukai anak-anak.

    snow playdough, playdough, kids activities, essential oil, playdough quote, quote about playdough, quotes

    Setelah jadi, anak-anak senang banget mainnya, dari yang awalnya mau berbagi sampai rebutan adonan, dilanjutkan dengan tepung yang bertebaran di mana-mana dan berakhir dengan dibuangnya adonan yang mulai kering ke tempat sampah. Ih, kan sedih ya ngebuang body lotion. Tapi namapun udah nggak bisa dipakai main lagi ya buat apa juga disimpan. Yang penting sudah berani nyoba resep baru dan seseruan main bareng. Penasaran? Yuk, bikin juga. Dijamin gampang dan menyenangkan. Selamat mencoba!

    snow playdough, diy playdough, playdough, kids activity, essential oil, young living

    SNOW PLAY DOUGH

    Bahan:

    1 cangkir tepung jagung/tepung maizena
    3/4 cangkir body lotion tanpa pewangi
    3 tetes essential oil (optional)

    Cara Membuat:

    Campur semua bahan dalam mangkuk. Aduk rata sampai kalis dan bisa dibentuk.

    Catatan:
    Campur sedikit demi sedikit sampai mendapatkan tekstur yang diinginkan.

  • Family Health

    Ringankan Gejala Flu dengan Essential Oils

    Mengalami gejala flu dan selesma atau yang biasa dikenal sebagai common cold pasti bukan hal yang menyenangkan. Hidung tersumbat atau justru nggak berhenti meler, tenggorokan gatal, kadang juga disertai demam yang seringkali bikin susah tidur. Bagi orang dewasa saja kondisi ini sangat mengganggu ya apalagi jika dialami oleh batita yang ngomong aja belum lancar sehingga dia nggak bisa mengutarakan apa yang dirasakan seperti Keenan beberapa minggu yang lalu.

    Meski dia masih aktif di siang hari tapi di malam hari jadi susah tidur karena hidungnya tersumbat. Padahal supaya cepat sembuh, Keenan perlu banyak istirahat. Belum lagi virusnya bisa nularin seisi rumah yang kenyataannya terjadi hanya dua hari setelah Keenan mulai pilek, papanya pun ikut sakit.

    Seperti biasa untuk gejala flu yang disebabkan oleh virus, meski nggak tega lihat anaknya nggak nyaman, saya berusaha untuk nggak ngasih obat kecuali paracetamol ketika demam. Saat Keenan mulai pilek, suami pun menyarankan supaya saya sering-sering ngasih Keenan honey lemon suam terutama setiap bangun tidur untuk meningkatkan imunitasnya. Selain itu setiap mau tidur saya ajak Keenan berendam air hangat untuk mengeluarkan ingus dari hidungnya supaya dapat tidur lebih nyenyak.

     photo F7319C61-C239-4719-9C4E-A9BD9B6182F1_zpsphyekndw.jpg

    Sayangnya kedua hal itu masih belum bisa mengurangi gejala flunya Keenan. Akhirnya saya menggunakan diffuser Young Living yang belakangan jarang dipakai karena anak-anak sudah jarang sakit. Seperti biasa tiap ada yang mengalami gejala flu, saya meneteskan 3 oils andalan untuk pilek, yaitu lemon, peppermint dan thieves dalam diffuser tiap waktu tidur siang dan malam, masing-masing 4 tetes.

    Saya pilih ketiga oil itu karena lemon berfungsi untuk meningkatkan vitalitas dan energi jika didifuse dan dihirup. Juga mengandung antivirus yang dapat membunuh kuman-kuman dalam udara. Bermanfaat sekali saat ada anggota keluarga yang sakit kan.

    Peppermint berguna untuk melegakan pernafasan dan mengencerkan dahak. Sedangkan thieves berfugsi menjaga daya tahan tubuh serta membersihkan ruangan dari bakteri dan kuman.

    Alhamdulillah, aroma lemon, peppermint dan thieves yang didifuse sekaligus bisa membantu melegakan pernafasan dan membuat tidur lebih nyenyak. Nggak cuma untuk Keenan tapi juga mamanya hihihi.

    Selain didifuse, campuran ini juga saya oleskan di telapak kaki anak-anak terutama pada bagian bawah jari kakinya sambil dipijat lembut untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi demam.

    Karena campuran lemon, peppermint dan thieves paling sering saya gunakan baik didifuse atau dioles, saya mencampur ketiga oil ini ke dalam satu botol kosong yang sudah disteril dengan perbandingan 1:1:1 menggunakan pipet bersih.

    Cara ini memudahkan saya saat ingin menggunakan dan tentu lebih praktis membawa satu botol ke mana-mana daripada 3 botol sekaligus ya. Apalagi saat cuaca nggak menentu di Brunei seperti sekarang. Tiap pulang sekolah saya oles ke telapak kaki kakak Cinta untuk menjaga imunitasnya sampai Keenan benar-benar sembuh.

    Alhamdulillah dalam tiga hari, gejala selesma Keenan sudah berkurang. Meskipun memerlukan waktu hampir seminggu sampai benar-benar sembuh, setidaknya Keenan lebih nyaman dan bisa tidur nyenyak. Sayangnya saya kurang rajin ngedifuse dan mengoleskan oil-oil ini ke suami sehingga common cold yang dia alami lebih lama sembuhnya meski sudah minum obat bebas.

    Oya, essential oils ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti obat ya. Bagi saya dan keluarga, minyak-minyak ini hanya berguna untuk meringankan gejala penyakit. Kalau sakit terus berlanjut tetap harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

  • DIY

    Bikin Masker Sendiri, Yuk!

    Saya ini penggemar berat masker. Sejak kenal yang namanya perawatan muka, masker adalah favorit saya. Mulai dari masker bubuk keluaran Mustika Ratu atau Sari Ayu yang penggunaannya harus dicampur dengan toner Sari Mawar, peel off masker Oriflame sampai masker lembaran dari berbagai merek perawatan muka yang cukup terkenal seperti SK-II, The Faceshop atau keluaran drugstore macam Watsons pernah saya coba, meskipun tidak rutin.

    Ada perasaan rileks saat memakai masker, apalagi kalau pakainya pas kulit muka lagi buluk banget atau setelah berpanas-panasan di luar rumah. Bisa sampai ketiduran dengan masker yang masih menempel di muka tuh.

    Sayangnya, kebanyakan masker yang dijual di pasaran terbuat dari bahan-bahan yang saya nggak ngerti kandungannya. Selain itu harganya yang lumayan juga bikin nggak bisa sering-sering beli.

    Nah, sebagai emak irit dengan fasilitas internet dan aplikasi Pinterest serta kecanggihan om google, saya menemukan beberapa resep masker yang bisa dibuat sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur. Salah satunya adalah facial scrub yang juga bisa dipakai untuk masker dari website Homemadeforelle ini.

     photo 10B5CDBF-90DA-45D7-ABF2-283792982F3B_zpskp45vg3r.jpg

    Ini dia bahan-bahan masker yang sudah saya modifikasi:

    1/8 cup rolled oats (diblender sampai hancur)

    2 sdm madu (atau secukupnya sampai adonan masker dapat dioleskan ke muka)

    1/4 sdt pala bubuk

    5 tetes Lavender YL Essential Oil

    Caranya gampang sekali. Cukup aduk semua bahan sampai tercampur dengan baik. Setelah itu bisa langsung diaplikasikan ke wajah yang sudah bersih atau seperti yang saya lakukan, dinginkan beberapa saat dalam lemari es.

    Masker ini cocok untuk kulit yang berjerawat atau sedang mengalami iritasi karena terdiri dari madu yang berfungsi melembabkan dan mengandung antiseptik. Kandungan ini berguna untuk menyembuhkan luka akibat iritasi.

    Oatmeal sendiri termasuk hypoallergenic dan dapat menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit serta melembabkan. Sedangkan pala dan the magic oil Lavender bersifat antibakteri, anti inflamasi sehingga cocok untuk menenangkan kulit yang iritasi maupun jerawat. Lavender juga berfungsi untuk mendinginkan kulit yang mengalami sunburn.

    Berdasarkan pengalaman saya memakai ini, setelah dibersihkan dengan air sambil menggosok muka dengan lembut (hey, masker ini bisa jadi face scrub juga kan), kulit jadi terasa kenyal dan bersih sekali. Wangi lavendernya juga bikin tenang. Nyaman banget lah.

    Oya, resep di atas bisa untuk 2 kali pemakaian dan tahan 1 minggu jika disimpan di kulkas. Yuk, dicoba!