Browsing Tag:

social network

  • Family Health, Recipe

    Sore Throat Remedies

    Beberapa waktu yang lalu saya mengalami sakit tenggorokan yang sakitnya terasa menusuk-nusuk sampai telinga, nggak enak banget. Mau makan susah, nggak makan laper. Ditambah demam bikin badan lemas selama beberapa hari. Saya tahu sakit tenggorokan kebanyakan disebabkan oleh virus sehingga akan sembuh dengan sendirinya tapi rasanya nggak dosa kan ya kalau mencari cara meringankan gejala supaya tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

    Setelah browsing dan menemukan serta mencoba beberapa cara seperti kumur-kumur pakai air hangat dan garam, minum air jeruk hangat sampai makan mie instan super pedas dan belum menunjukkan tanda-tanda tenggorokan mulai membaik, akhirnya saya mencoba bertanya kepada teman-teman di twitter. Mereka pun berbaik hati memberikan saya beberapa cara home treatment untuk meringankan sakit tenggorokan. Berikut saya copas twit teman-teman, siapa tahu ada yang membutuhkan:

    @hildayie: strepsils ma air putih anget. Trus tidurnya agak tinggi kpalanya, klo gak pasti guatel dan memicu batuk

    @as3pram: minum anget2 ama ndusel bojo

    @_plukz: makan indomi pedes pake bubuk cabe banyak juga membantu. kasi telor setengah mateng dan suwiran ayam

    @cahyayu: coldizo tablet! Tablet kunyah yg mengandung ekstrak tumbuhan..obgyn di RS sy suka meresepkan bwt bumil

    @yohanes_hans: masalah tenggorokan yg paling enak minum jeruk panas. yg agak ekstrim ngunyah jahe 😀

    @kabarburung: Kumur dg larutan garam dan air hangat ..

    @merkrisnanti: Teh crysanthium Mbak

    @DyahYantie: Biasanya aku minum air rebusan daun pecut kuda,cespleng. FG Troches malah bikin batuk Mbak

    @faroex: 1. minum pke air hangat ex: lemon tea/teh hangat+madu

    @faroex: 2. Kumur2 dg air garam hangat (1/2 sndok teh garam dlarutkan dlm 1 gelas air), kumur2 2-3x shari

    @ndutyke: mie direbus bareng ama tomat dibelah 4 jg enak. Jadinya asem2 seger gt 🙂 enak klo pas lg idung buntu.

    @ndutyke: kalo #sorethroatremedies, coba konsumsi habbatussauda, jeng. Manjur kalo buat aku n suami, so far sih ya..

    Kalau cara kalian gimana?

  • Babbles

    Semakin Bijaksana, Bukan Semakin Hebat

    Lama-lama capek juga ngikutin twitwarnya Marissa Haque dan keluarga Addie MS (iya iya emang nggak ada yang nyuruh kok, saya aja yang terlalu kepo). Dari yang awalnya semangat bacain blog dan twitternya tante doktor sampai akhirnya memutuskan untuk report as spam akun twitternya.

    Terlepas dari keraguan apakah blog dan akun itu benar-benar milik beliau, postingan yang sudah menyerang pribadi orang lain dan spam lama-lama bikin gerah juga. Apalagi meski nggak follow ibu hebat itu tapi masih aja sliweran retweetannya di timeline.

    Kehebohan beliau dan reaksi orang-orangpun bikin saya berharap jangan sampai kelak saya seperti itu. Yah, memang levelnya beda sih, dia lulusan S3 dari 2 universitas ternama di Indonesia, belum lagi gelar S2nya yang berderet-deret. Selain artis hebat di jamannya juga mantan anggota DPR RI. Sementara saya cuma ibu rumah tangga yang lulusan S1. Dan masih jadi mahasiswa abadi di universitas kehidupan, fakultas ilmu parenting.

    Bagaimanapun, saya berterima kasih sama tante Icha karena twit-twitnya menunjukan nggak semua orang siap memiliki ilmu dan gelar yang bejibun. Bahwa pohon tinggi yang angkuh lebih rentan tumbang dan merugikan orang banyak ketimbang padi yang selalu merunduk saat isinya makin berat.

    Saya juga belajar banyak dari twitwar dan blog beliau, kadang orang yang mengaku dirinya hebat belum tentu dihargai orang lain.  Sedangkan orang bijaksana dan bermanfaat bagi orang lain selalu memberi warna indah bagi lingkungannya. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.

    Dan ini memicu saya supaya terus introspeksi diri. Berusaha melakukan sesuatu yang berguna bagi lingkungan dan dibanggakan oleh anak-anak saya. Memikirkan betul tiap langkah dan keputusan yang saya ambil agar tak mempermalukan orang tua, suami dan anak-anak. Thank you 🙂

  • Review

    #Charity4NF

    Beberapa minggu yang lalu saya sempat baca berita di situs Metro News tentang seorang bayi yang diculik dan diperkosa lantas ditinggalkan begitu saja di atas perahu yang sedang terapung dalam keadaan alat kelamin yang terluka. Sedih dan marah banget rasanya, kok bisa ada orang yang setega itu. Penculikan sendiri sudah pasti melukai hati orang tua dan anak itu sendiri, ini ditambah lagi perkosaan.

    Lama berselang nggak ada kelanjutan kabarnya lagi. Saya kira pelakunya sudah tertangkap dan kasus tersebut sudah diproses. Tapi lantas saya kembali membaca beritanya di linimasa mbak Silly, founder Blood For Life tentang perkosaan bayi NF. Ternyata kasus itu belum selesai, pelakunya belum ditangkap dan yang lebih miris lagi bayi NF adalah korban kelima, yang berarti ada 4 korban sebelumnya :((

    Sebagai ibu dari seorang anak perempuan yang masih balita perasaan saya seperti diaduk-aduk membayangkan keadaan 5 bocah tak berdosa itu. Apalagi setelah mendapatkan cerita dari seorang teman yang melihat langsung keadaan bayi NF, saya langsung nangis sesenggukan. Duh, bayi sekecil itu sudah harus menderita karena perbuatan seseorang yang sudah nggak pantas lagi disebut manusia.

    Bersyukur lantas ada 3 orang perempuan berhati mulia yang menggagas pengumpulan dana untuk pengobatan bayi NF. Meski banyak rintangannya tapi mbak Silly, penyanyi dan penyiar radio Female Jakarta Xochitl Priscilla (FLa) dan Titut Ismail tetap berusaha untuk membantu NF dan keluarganya. Perjuangan mereka jauh-jauh ke Makasar pun membuahkan hasil, bisa bertemu dengan bayi NF dan keluarganya, melihat langsung dan mendokumentasikan keperluan untuk membuat acara #charity4NF.

    Penggalangan dana untuk bayi NF tersebut diawali dengan gerakan sosial lewat Twitter. Dengan hashtag #charity4NF, mereka mengumpulkan sumbangan melalui rekening BCA cabang Kemang No Rek: 2861532846 a/n XOCHITL PRISCILLA yang sampai postingan ini ditulis kabarnya sudah terkumpul puluhan juta rupiah.  Sedangkan puncak acaranya yang bertajuk “Stop Child Abuse: Charity for baby NF” sendiri akan diselenggarakan di Cilandak Town Square (CITOS) hari Minggu, 26 Juni 2011.

    Meski dana yang ada sudah banyak tapi bayi NF masih perlu biaya banyak untuk proses pengobatannya lho, jadi sumbangan masih diterima. Yuk, kita bantu bayi NF agar segera pulih dari sakitnya dengan sedikit uang yang kita punya. Sekaligus kita doakan agar NF dihilangkan traumanya dan diberi kekuatan dan kebahagiaan lahir batin. Juga keluarganya diberi ketabahan. Semoga pelakunya segera ditangkap (lalu diserahkan ke massa, dipotong alat kelaminnya dan digebukin sampe mampus #abaikan) supaya nggak ada lagi korban yang lain.

    Gambar diambil dari twitternya Xochitl Priscilla.

  • Babbles, Uncategorized

    Jangan Asal Posting

    Baca tulisannya MbakDos di blognya yang keren itu, membuat saya teringat pada percakapan dengan suami beberapa malam lalu. Waktu itu saya sedang kesal karena timeline Twitter penuh dengan RT-an twit seorang public figure yang sedang menerangkan suatu hal. Kalau sekedar RT, saya nggak masalah tapi kali ini dan tiap kali orang tersebut ngetwit mengenai suatu hal, pasti banyak sekali RT-an twit dia yang ditambah dengan caci maki. Sayangnya kebanyakan orang yang nge-RT itu nggak follow bapak itu.

    Kebetulan saya follow beliau, jujur saya suka baca twit-twitnya tentang banyak hal. Ada pengetahuan baru yang saya dapatkan tiap beliau membahas sesuatu. Setuju atau tidak dengan pendapat beliau, itu lain soal. Karena saya mengikuti kicauannya, jelas saya tahu apa yang dia maksud. Sedangkan mereka-mereka yang tidak mengikuti beliau cuma sekedar meneruskan RT dari temannya, temannya lagi tanpa mau bersusah payah menengok timeline bapak itu. Sehingga pesan yang didapat hanya separuh dan yang separuh itu kadang bisa menyesatkan lalu muncul caci maki dan sumpah serapah di timeline saya.

    Saya kesal bukan karena ngefans sama beliau sehingga nggak terima beliau dicacimaki gitu. Asli enggak! Saya kesal karena para pekicau itu hanya mau membaca apa yang mereka mau baca. Sama seperti kesal karena memperoleh broadcast message atau email atau sms berantai, dimana si pengirim tidak mau sedikit berupaya konfirmasi kebenaran, yang belakangan ternyata salah. Kalau tidak merugikan pihak lain sih mungkin nggak papa, anggap saja iseng tapi jika lantas ada yang merasa tersakiti lalu menuntut kita atas pesan-pesan itu bagaimana?

    Seruan Pikir Sebelum Publish dari MbakDos ini merupakan pengingat bagi saya juga untuk berhati-hati dalam menuliskan sesuatu di tempat yang bisa diakses umum, termasuk disini, Facebook, Twitter, Plurk dan jaringan sosial lainnya.