Browsing Tag:

kultwit

  • Life as Mom

    Flesh and Blood

    part of me wants to call you up and talk to you like a friend. but there’s a part of me that wants to shut you out and never see your face again. how can we be like enemies when we’re only flesh and blood? – Flesh and Blood by Wilson Phillips

    Abis baca twit mbak @AlissaWahid dan postingan mamak Kopi di Ngerumpi sore ini, aku jadi sadar kalau nggak semua orang punya hubungan indah dengan orang tuanya.

    Waktu kecil-remaja, wajar bila ada org yang tak suka pada orangtuanya. Wajarnya orang dewasa, tak suka itu berubah menjadi tak setuju saja. – Alissa Wahid

    Bahkan aku pun saat remaja punya masa-masa nggak suka dengan orang tua. Lebih memilih dekat dengan teman yang menurutku lebih bisa memahami gejolak masa muda daripada Mama, Dad dan Papa yang suka ngelarang ini itu.

    Kalau kita sudah dewasa & masih tidak suka kepada orangtua kita, ada baiknya kita tengok diri. We have a real problem.. Mengapa real problem? Ya karena ‘tidak menyukai orangtua’ menunjukkan bahwa kita tak bisa membedakan ‘tidak setuju’ dengan ‘tidak suka’. – Alissa Wahid

    Tapi setelah menginjak middle 20’s apalagi setelah menikah, hidup sendiri dan punya anak, hubungan dengan orang tua jadi jauh lebih baik. Aku jadi bisa memahami kenapa mereka dulu bersikap seperti orang tua, karena sekarang aku pun begitu terhadap Cinta. Pun saat ada masalah, larinya ya ke Mama, ketika teman or they so called best friends itu menghilang karena sudah lelah mendengarkan keluh kesah tak berujungku.

    Orang yang matang bisa membedakan antara perilaku dengan orang. Terhadap orangtua, kalau kita melihat orangtua sangat buruk, itu tidak sehat. – Alissa Wahid

    Mungkin karena pada usia itu, cara pandangku sudah mulai berubah dari remaja labil menjadi perempuan (lebih) dewasa yang sedang belajar bertanggungjawab akan diri dan hidupnya. Mama dan Dad sebagai orang tua juga seiring dengan bertambahnya usia dan makin banyaknya pengalaman juga berubah.

    Pada usia dewasa muda itu, peran orang tua sebenarnya juga mulai berubah. Dari pendidik menjadi penyokong, pendukung anaknya. Hal ini juga yang bisa membuat kami lebih banyak bicara saat menghadapi suatu masalah. Konflik tetap ada, tapi seringkali salah satu mengalah.

    Kita lebih sibuk menuntut hak kita, berusaha menjamin semua pihak lain memenuhinya. Lupa bahwa kita pun berkontribusi. Kita kadang terlalu sibuk dengan kewajiban orangtua terhadap hak kita sebagai anak. ‘Orangtuaku harusnya bla3x..’ dan melupakan sebaliknya. – Alissa Wahid

    Setelah ada anak, justru kasih sayang orang tua lebih terasa. Betapa mereka begitu memperhatikan Cinta, mengurus aku yang mengalami post partum depression, menyediakan telinga dan bahu ketika butuh tempat bersandar. Dan tiba-tiba aku menyadari bahwa belum ada seujung kukupun semua kebaikan itu kubalas.

    Most parents did the best, with whatever they had, for the children. If it’s wrong? They just didn’t know any better. – Alissa Wahid

    Jadi orang tua itu nggak mudah, now I feel it. Lihat Cinta tantrum, membentak-bentak saat dia kesal aja aku sudah patah hati. Nah, berkonflik dengan orang tua sampai lari dan menjauh dari mereka tentu menyakitkan. Makanya aku suka sedih melihat teman-teman yang berantem sama ibunya karena nggak sepakat tentang pemberian ASI, MPASI, pengasuhan anak lalu benci sama ibu atau mertuanya. Bayangkan betapa terlukanya para nenek ini.

    In the end, let’s just remember: walau tidak 100% seperti harapan, our parents did what they thought the best for their children. – Alissa Wahid

    Apapun masalahnya, jangan sampai deh saat orang tua nggak ada baru kita menyesal pernah membenci mereka. Karena permintaan maaf, pelukan erat, suara tegas namun hangat itu nggak akan bisa kita dapatkan lagi.

     

  • Family Health, Parenting

    KulTwit Tentang Broken Home oleh @AlissaWahid

    Kalau di postingan I Thought I Was A Survivor, saya mengutip beberapa twit tentang broken home dari kultwit mbak @AlissaWahid tentang apa itu broken home, dampaknya bagi anak dan bagaimana supaya bisa survive dalam keadaan itu. Nah, di postingan ini versi lengkapnya. Yuk belajar mengerti, memahami dan menolong serta mendampingi para “korban” broken home supaya menjadi survivor yang sukses.

    The responsibility of a Mother to her children is to love their Dad, the responsibility of a Father is to love their Mom #brokenhome

    The foremost & basic need of a humanbeing is security. After being born, the first psychological development is basic trust#brokenhome

    This need for security is the foundation for the next psycho.development: autonomy, initiative, identity & so on..#brokenhome

    When a baby learns that she can trust her Mother/othercaregiver, she will have a sense of security that others care for her#brokenhome

    Buat manusia, finding his place in this world & having meaningful relationship adl hal dasar utk kesehatan jiwa #brokenhome

    Hubungan ayah ibu mrpkn model hubungan yg tdekat utk anak. Dr sini anak belajar bgmn bangun hubungan bmakna dg org lain#brokenhome

    Saat basic trust tcapai, anak mrs secured. Saat lihat hubungan orgtua, anak mbangun konsepnya ttg hubungan yg bermakna#brokenhome

    Jd kl ayah-ibu bertengkar di depan anak2, apa kira2 yg sedang dipelajari si anak? #brokenhome

    Saat orgtua berantem, anak belajar problemsolving, cinta, hubungan, etika, komunikasi, managing differences.. #brokenhome

    Kl saat berantem, orgtua tdk pamer kemarahan dg teriakan, pukulan, lemparbarang.. Anak belajar utk tdk umbar emosi #brokenhome

    Kl ibu teriak2, lempar piring ke ayah, lalu ayah menyembah2, anak belajar cara efektif mengalahkan org adl dg sikap agresif #brokenhome

    Kl tiap berantem, ayah mjelek2an ibu kpd anak2, mrk blajar bhw begitulah cara membela diri dr ptikaian: umbar salah org lain #brokenhome

    Kl tiap berantem, ibu lari dr rumah, atw ayah mabuk2an, maka anak belajar utk lari dr masalah, bukan menyelesaikan #brokenhome

    Jd, the way orgtua berantem bukan hanya menyangkut si orgtua. Tp itu adl pbelajaran bharga utk anak #brokenhome

    Isu yg diributkan orgtua tdk begitu penting utk anak. Dia tdk bs lihat siapa yg salah atw benar. Apalagi dia sayang keduanya#brokenhome

    Menurut sy sih anak #brokenhome tdk hrs dr kelg bcerai. Bs juga dr orgtua yg stay together tp keluarganya gak tentram, tll sering ribut

    Byk anak dr kelg bcerai tumbuh jd org dewasa yg baik & sukses. It’s bcoz the parents handle the process in empowering manner #brokenhome

    Byk orgtua tdk bcerai tp anak2nya tumbuh jd org dewasa yg ‘kurang sehat’ krn ia belajar cara2 hubungan yg justru tdk sehat #brokenhome

    Pceraian orgtua membawa dampak loss of security pd diri anak. Selalu. Tp ada dinamika keseluruhan pengalaman hidup anak.. #brokenhome

    ada 3 jenis ptanyaan nih: how to survive, how to help survivor, how to be the best divorced-parents. satu2 dibahas ya

    how to help survivor #brokenhome dulu, sdh kadung mulai bahas soalnya. yg tpenting pastikan kita bs mjd pdamping yg tepat. kita hrs kuat

    how to help survivor #brokenhome : fokus beri dia unconditional love, tdk tseret saat dia moody, justru mampu seret dia balik

    berat lho helping survivor #brokenhome tapi it’s worth it. kl bener2 pengen bantu, kitanya juga perlu effort ekstra utk belajar & tumbuh

    RT @arifnofiyanto: That happens, b4 he was born. One of his parent left & doesn’t have those calld responsibility. Yep, his dad#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: This man, grow “almost normal”, happy, excitd until somehow he dropped down into very bad sentimental life#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: Yes, he realized his life is not complete and have a big anger to his parent for being irresponsible#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: he life in his own way, create his own world, his own imagination abt a good family, sometime he living there too much

    RT @arifnofiyanto: Then, one day, the man whose shud be his father coming back & asked to be called as dad. The new man refuse #brokenhome

    RT @arifnofiyanto: This guy have all in his life: intelligence, friends, confidence, except feeling the love #brokenhome

    to survive #brokenhome the man needs to search inside himself, replacing old beliefs about love & relationships with new empowering beliefs

    semua masalah mengandung benih2 kebahagiaan/kesuksesan utk masadepan. our #brokenhome past is a starting point to turn back our lives!

    how to erase the anger & forget the pain? you can’t. you can only handle the emotions. it’s a part of you. it is what it is. #brokenhome

    we can make the anger & the pain of being #brokenhome as fuels to take steps necessary in building a happy future. that’s called forgiveness

    RT @kopiholico: Stars glow because of the dark. Our child would learn to always grow out of adversities & bcome winners too!#brokenhome

    seriously confused with lots of questions & responds on#brokenhome.. sdh malam pulak ini.. kita simpulkan dikit dulu ya..

    as parents, we should realize the way we fight & handle conflicts is very influential to our children and the adults they become#brokenhome

    #brokenhome does not refer only to divorce. staying together in unhealthy relationship will give the children unhealthy environment to grow

    #brokenhome is not an end of the world. it can be a start for something better, if we truly want to change or help someone change

    handling a situation of #brokenhome as the survivor, helping a survivor, or the surviving parent is not easy, but it’s worth the fight

    Let’s be grateful of whatever the life we have now, #brokenhome or not, for now we have a reason to build better lives!

    RT @willwesley: For those from a #brokenhome, do remember that if it didn’t happen you wouldn’t be who you are now

    RT @nuuii: Berdamai dgn masa lalu..memaafkan situasi,lingk,orang2 yg ikut andil adalah cara jitu keluar dr trauma#brokenhome

    To start twitcussion #brokenhome tonite, I’ll share a friend’s experience as a survivor.. Thanks for allowing us to learn, dear someone..

    RT @arifnofiyanto: baca timeline @alissawahid lumayan mengaduk emosi. Alhamdulillah ak sdh masuk dlm tahap menerima#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: & memaafkan masa lalu. meskipun sejarah tak mungkin dihapus tp bdamai dg masa lalu & mcoba u mencintai ..#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: .. & menerima orangtua kt apapun kondisi & kekurangan mrk adl lebih baik dibanding terus menerus ….#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: .. dibanding terus menerus btanya *kenapa* stop berpura2 hidup dlm keluarga sempurna. #brokenhome

    RT @arifnofiyanto: .. walau tak terlahir dlm keluarga yg sempurna, tetapkan dlm hati bahwa kt berhak u bahagia #brokenhome

    Sharing dari ms.Survivor teman @arifnofiyanto tadi menunjukkan bhw coping with #brokenhome is not so easy..

    RT @rkalski: #brokenhome sbg anak, mungkin awalnya efeknya gak kerasa, seiring waktu berjalan, efeknya jadi dahsyat,

    Buat kita yg bukan produk #brokenhome so easy to use logic & commonsense to cope with these ‘disaster’ but for the ones living with

    Keluarga kandung adl lingkungan utama & pertama. How we sense the world comes from our early-start in the family #brokenhome

    Ada 2 jenis survivor dari situasi #brokenhome : produk sukses dan produk gagal. Bedanya spt bumi & langit, walau tampak luarnya sama

    Hurting-people hurts people.. Ungkapan ini paling pas utk menggambarkan para produk gagal dr keluarga #brokenhome

    RT @abekanatalia: being close to some1 who survive from#brokenhome & now has broken family is quite hard for me 2 ustand

    RT @abekanatalia: I don’t understand why #brokenhome stimes like a curse in family. Kadang terjadi turun menurun.

    RT @abekanatalia: from my experience being close to#brokenhome survivor. He’s so self oriented and overprotected to his family.

    RT @abekanatalia: and unconsiously he create another#brokenhome family. I deeply sad bout this coz I can’t do much to help. .

    RT @fuadfahrudin: Sbgian produk #broken home kdg bs bsikap manis&baik d dpn smua org,tp kl sdr biasany tlihat aslinya. Mdh marah&emosian..

    di alam bawahsadarnya, produk #brokenhome meyakini bhw tdk ada jaminan ia akan bs hidup bahagia, punya hubungan bmakna dg seseorang

    RT @arifnofiyanto: menurut pengamatanku anak yg tlahir dari kelg#brokenhome ketika berhubungan dgn pasangannya punya 2 sikap yg jauh

    RT @arifnofiyanto: @AlissaWahid ketika berhubungan dgn pasangannya punya 2 sikap yg jauh bertolak belakang. [1] overprotected [2] supercuek.

    RT @arifnofiyanto: Knp overprotected? Karena ketika dia merasa ada orang yg sayang sm dia, dia tdk ingin sedetikpun kehilangan ..

    RT @arifnofiyanto: dia tdk ingin sedetikpun kehilangan rasa cinta dari pasangan yg selama ini tdk ditemukan dlm keluarga.#brokenhome

    RT @arifnofiyanto: kdg itu jd pemicu ptengkaran ketika pasangannya bkn berasal dari kelg #brokenhome & tdk terlalu tahu kondisi & mau dia.

    RT @arifnofiyanto: Yg kedua supercuek: karena telah terbiasa tdk mendapat kasih sayang dr keluarga, biasanya anak #brokenhometdk terlalu ..

    RT @arifnofiyanto: @AlissaWahid biasanya anak #brokenhome tdk terlalu cepat percaya dgn pasangannya akibatnya timbul perasaan cuek…

    RT @arifnofiyanto: Dan berperinsip kalo benar pasangan cinta, harus ngerti dia kalo td ya lupakan saja 😀 #brokenhome

    yg sy RT dr The Survivor #brokenhome mrpk contoh klasik perilaku yg keluar dari keyakinan kuat di tingkat bawahsadar tentang insecurity

    survivor #brokenhome supersensitif thd hal2 yg kira2 bs meruntuhkan ego-nya. pdhal kesehatan jiwa ditentukan oleh kesehatan ego

    semua org ingin melindungi egonya. ego yg intact/sehat membuat org punya keseimbangan mhadapi ‘cuaca’ kehidupan: ada badai, ada musim bunga #brokenhome

    ego yg tdk sehat melihat ‘cuaca’ kehidupan: badai, musim hujan, musim gugur.. musim lain hanya pengantar menuju masa gelap #brokenhome

    proses menyembuhkan kesehatan ego pd survivor #brokenhomememang lama & tdk mudah. to forgive is one step ahead, but not enough

    struggle yg luarbiasa utk survivor #brokenhome .. utk btahan saja berat, merasakan pahit bkepanjangan, tak tahu kapan usainya..

    saat jatuhcinta pd seseorang, alam bawahsadar survivor#brokenhome btanya: “apa iya aku bisa bahagia? would she stay with forever?”

    krn ingin melindungi ego dr kemungkinan kecewa itu, survivor #brokenhome biasanya overprotektif. & testing the limit of her spouse..

    tanpa sadar, si survivor #brokenhome melakukan hal2 yg di mata org normal aneh. mis. cinta kok cuek. pdhal itu krn dia takut terluka lagi..

    now let’s move on to Produk Sukses dr #brokenhome .. ini orang2 yg, despite their situation&struggle, comes out as winners of life..

    RT @AlandaKariza: (#brokenhome) … it shows how human has the power to be resilient. Bounce back higher when pushed.

    dengan proses yg tepat semua survivor #brokenhome bisa kok melewati masa2 “produk gagal” to turn around and become “produk sukses”

    sekali lagi, kunci kesehatan jiwa adl ego yg sehat. disaster spt#brokenhome kl dihadapi dg ego yg sehat dampaknya akan berbeda

    ada dinamika proses hidup yg juga besar pengaruhnya thd kesehatan ego survivor #brokenhome bukan hanya saat2 konflik itu

    si A yg bahagia saat ia balita, orgtua mulai konflik saat remaja akan beda kesehatan jiwanya dg si B yg dr kecil hidup dlm #brokenhome

    si C yg #brokenhome tp dekat dg ayahnya & melihat kematangan ayahnya, beda situasi jiwanya dg si D yg lihat ayah mabuk, ibu depresi ..

    all I’m saying is: be wise memandang/menilai org2 yg struggling dg#brokenhome .. they’re hurting, & they haven’t known any better

    RT @NenoNeno: Mba makasih ya tweets nya malam ini. The only wishes from a #brokenhome is to be listened, understood & loved unconditionally

    moving from Failure to Success from #brokenhome starts with focusing on the ego.. Ego kita mencari kedamaian. Damai dimulai dr titik nol

    Titik nol adl titik dimana kita let go of segala hal yg telah tjd dlm kehidupan kita. Everything happens for a reason, tmsk #brokenhome kita

    di titik nol, kita belajar utk memaknai #brokenhome sbg cara Tuhan menyampaikan pesan pd kita. kita terima rasa sakit itu sbg .. (1)

    kita terima rasa sakit akibat #brokenhome itu sbg bagian baik dlm hidup kita, krn kita justru lbh bijak dr org2 lain karenanya

    bekali diri dg lingkungan jiwa yg tepat: teman2, buku2 yg membuat kita menambah input ttg survivor yg sukses

    “I never found anyone who could fill my needs, so I learned to depend on me” dr Greatest Love of All itu bener banget#brokenhome

    sooner or later, all of us learn that we can only depend on ourselves. you, from #brokenhome families have the chance to learn the hard way

    merelakan “kesalahan” orangtua #brokenhome.. mrk tak hendak melukai kita. mrk hanya tdk tahu bgmn memberi yg terbaik pd kita ..

    stl bdamai dg diri sendiri di titiknol #brokenhome, start your journey to build a healthy ego .. Learn to love yourself. klise, tapiii

    Love yourself. You are someone special, that’s why God blesses you with a burden, that is #brokenhome .. you are stronger than you think!

    bcoz you have left the hurts on point zero of #brokenhome you can now focus to strengthen your character & talents..

    focusing on empowering yrself instead of the hurts & confusion#brokenhome will make you feel good abt yourself. it’s good for your ego

    #brokenhome RT @GreatestQuotes: “At the center of yr being you have the answer; you know who you are & you know what you want..” – Lao Tsu

    and when it’s time, my dear survivor friends, I believe you hv the bigger capacity to love & shine, all bcoz of yr #brokenhome past..

    Only the strong admit their fears.. kata Barry Manilow.. but someday someone will make you glad you survive! … #brokenhome

    so have a great journey to find your palce in the sun, all my#brokenhome survivor friends … thanks for sharing..

    RT @IndahWiyoga: @AlissaWahid so, to a survivor from the#brokenhome, whatever ur cross, whatever ur pain, just believe.. (1)

    RT @IndahWiyoga: @AlissaWahid so, to a survivor from the#brokenhome, just believe..There will always be a sunshine after the rain (2)

  • Wounded children, broken home, divorce
    Life as Mom, Parenting

    I Thought I’m a Survivor

    Baca kultwitnya mba @AlissaWahid tentang #brokenhome seakan membuka kembali lembaran lama yang sudah saya tutup rapat-rapat.

    Wounded children, broken home, divorce

    Selama ini saya selalu berujar, “I was a broken home child BUT I’m proud of it coz it makes me stronger. I’m a survivor.

    Saya menganggap diri saya adalah seorang survivor yang sukses karena tidak terjerumus dalam hal-hal negatif seperti menjadi pecandu obat-obatan terlarang, kabur dari rumah dan sebagainya. Saya hidup normal, mulai dari SD sampai kuliah beberapa kali memperoleh penghargaan akademis walaupun bukan yang terbaik. Mengikuti berbagai kegiatan, berprestasi dan memiliki banyak teman yang saya sayangi dan menyayangi saya. Bekerja, menikah dan memiliki anak, lalu menjadi ibu rumah tangga. Membangun keluarga kecil saya sendiri. Semua baik-baik saja, orang tua saya walaupun berpisah tetap berhubungan baik. Adik-adik saya juga tidak ada yang bermasalah. We’re aaaaaall good.

    Sampai semalam membaca dampak-dampak yang dialami para “korban” broken home dan tersadar bahwa ternyata saya termasuk salah satu produk gagal. Secara kasat mata mungkin ya saya baik-baik saja, nothing’s wrong with me tapi ternyata saya selama ini gagal mengelola emosi dan memiliki ego yang tidak sehat sehingga selalu merasa insecure terhadap apapun yang saya miliki.

    Dari sebelum menikah, saya selalu merasa bahwa hubungan yang saya miliki dengan pasangan tidak akan bertahan lama. Kalaupun bertahan lebih dari 2 tahun (saya pernah pacaran selama 4 tahun dan akhirnya putus) selalu punya khayalan somehow ini bakal berakhir juga. Entah karena dia yang selingkuh atau saya.

    alissa wahid broken home

    Saya juga selalu merasa orang lain lah yang harus bertanggung jawab atas kebahagiaan saya. Baik itu pasangan, teman, saudara dan orang tua. Padahal pribadi yang sehat seharusnya bisa bertanggungjawab atas kebahagiaannya sendiri. Happiness is only a state of mind, right? Dan itu sebenarnya melelahkan karena setiap kali keadaan mulai tidak menyenangkan, saya lari. Selingkuh dari pacar, putus dan ganti baru, pindah dari kerjaan dan masih banyak lagi.

    Hurting-people hurts people.. Ungkapan ini paling pas utk menggambarkan para produk gagal dr keluarga #brokenhome – @AlissaWahid

    Yes, it’s true. I do become the one who hurt people who love me. How? By being so overprotective and self oriented. Mudah marah dan emosional terhadap orang-orang terdekat. Di bawah alam sadar, I’m testing their limits, sampai sejauh mana mereka bisa bertahan. Ketika ada yang pergi saya pun merasa mereka tidak mencintai saya sepenuhnya, karena kalau benar menyayangi saya sepenuhnya seharusnya bisa menerima saya apa adanya.

    Sepanjang yang saya ingat, saya tidak pernah menyalahkan orang tua saya atas apa yang terjadi. Mereka sudah cukup punya masalahnya sendiri dan sudah berjuang mengatasinya. Saya menyayangi mereka apapun kekurangannya dan keadaan keluarga kami. Tapi ternyata belum cukup. Mungkin saya masih harus berjuang lagi, lebih keras. Demi diri sendiri dan keluarga kecil saya. Sehingga suatu saat saya bisa berkata, “I was a broken home child AND I’m proud of it.

    moving from Failure to Success from #brokenhome starts with focusing on the ego.. Ego kita mencari kedamaian. Damai dimulai dr titik nol

    Titik nol adl titik dimana kita let go of segala hal yg telah tjd dlm kehidupan kita. Everything happens for a reason, tmsk #brokenhome kita

    di titik nol, kita belajar utk memaknai #brokenhome sbg cara Tuhan menyampaikan pesan pd kita. kita terima rasa sakit itu sbg .. (1)

    kita terima rasa sakit akibat #brokenhome itu sbg bagian baik dlm hidup kita, krn kita justru lbh bijak dr org2 lain karenanya

    bekali diri dg lingkungan jiwa yg tepat: teman2, buku2 yg membuat kita menambah input ttg survivor yg sukses

    “I never found anyone who could fill my needs, so I learned to depend on me” dr Greatest Love of All itu bener banget#brokenhome

    sooner or later, all of us learn that we can only depend on ourselves. you, from #brokenhome families have the chance to learn the hard way

    merelakan “kesalahan” orangtua #brokenhome.. mrk tak hendak melukai kita. mrk hanya tdk tahu bgmn memberi yg terbaik pd kita ..

    stl bdamai dg diri sendiri di titiknol #brokenhome, start your journey to build a healthy ego .. Learn to love yourself. klise, tapiii

    Love yourself. You are someone special, that’s why God blesses you with a burden, that is #brokenhome .. you are stronger than you think!

    bcoz you have left the hurts on point zero of #brokenhome you can now focus to strengthen your character & talents..

    focusing on empowering yrself instead of the hurts & confusion#brokenhome will make you feel good abt yourself. it’s good for your ego

    By: @AlissaWahid