Browsing Tag:

cloth diaper

  • Review

    Cloth Diaper Week, Day 3: Zigie Zag

    Akhirnya hari ini memberanikan diri memakaikan clodi ke Keenan untuk pergi keluar rumah. Meski cuma mengantar suami ke kantor dan Cinta ke sekolah, jaraknya cukup jauh. Selama 1,5 jam perjalanan, kira-kira 45 km lah total jarak yang kami lalui pergi dan pulang.

     zigie zag

    Sebagai percobaan pertama saya pilih clodi Zigie Zag hadiah kuis dari @milispopokkain beberapa waktu lalu karena bahan outernya yang waterproof. Pertama kali pegang popok nampaknya besar dan terbayang akan bulky saat dipakai. Tapi ternyata enggak lho. Meski cuttingnya besar, Zigie Zag cukup tipis sehingga nggak kebesaran waktu dipakai. Cuma ya memang kelihatan sedikit mengkangkang gitu lah kaki si bayi. Daya serapnya juga cukup bagus. Biasanya sih baru bocor setelah minimal 2 jam dan selama ini nggak pernah mengalami bocor samping karena ada leg gussetnya.

    zigie zag

    zigie zag

    Untuk jaga-jaga, pagi tadi saya meletakkan alas ompol di atas carseat. Tapi ternyata aman sampai kami kembali ke rumah. Popok baru basah setelah lebih dari 3 jam pemakaian. Selama pemakaian Keenan juga nyaman. Nggak merasa panas.

    Sayang di antara kelebihannya itu saya pribadi kurang suka karena pesing. Entah ya, mungkin karena sudah terlalu lama pakainya atau karena pipisnya terlalu banyak. Insertnya yang terbuat dari juga agak kaku dan meleot setelah beberapa kali cuci. Memang sih nyucinya pakai mesin cuci tapi sudah dimasukkan dalam laundry net. Apa faktor pencucian yang hanya menggunakan laundry deterjennya Pigeon dan bukan sabun khusus untuk clodi ya?

    Oya, karena clodi ini hadiah dan saat saya cari spesifikasi motif yang seperti punya saya nggak ada, daripada salah info kalau ada yang ingin tahu lebih jelas tentang Zigie Zag cloth diaper silakan langsung ke web Zigie Zag aja ya.

    Hari ini si kecil pakai clodi apa, Moms?

  • Review

    Cloth Diaper Week, Day 2: Cluebebe Coveria Petite

    Di hari kedua Cloth Diaper Week, saya memakaikan Keenan popok kain modern dari Cluebebe. Kalau kemarin modelnya pocket diaper, kali ini pakai yang diaper cover. Popok kain jenis ini lebih cocok sebenarnya untuk orangtua yang punya newborn yang masih sering pipis dan pup karena cukup mengganti innernya saat basah atau kotor selama lapisan luarnya nggak kotor. Tapi sebaiknya sih waktu ganti inner, covernya dilap juga lalu diangin-angin sebentar untuk kemudian dipakai lagi.

    CDW Day 2: Cluebebe coveria petite

    Salah satu hal yang saya suka dari Cluebebe Coveria Petite ini adalah ukurannya yang kecil sehingga saat dipakai nggak bulky. Selain itu covernya yang terbuat dari true waterproof Polyurethane Laminate (PUL) dan bersifat breathable bikin kulit bayi tetap kering dan sejuk. Bahan PUL ini juga lentur sekali serta cepat kering saat dicuci. Sedangkan stay dry insertnya tahan dipakai sampai sekitar 2-3 jam. Dalam meresensi popok kain modern saya memang menggunakan patokan jam karena nggak tahu berapa kali anak bayi pipis sampai clodinya terasa lembab. Pokoknya saat Keenan sudah mulai gelisah dan merasa nggak nyaman ya saya ganti popoknya.

    Hari ini adalah kali kesekian saya memakaikan Cluebebe Coveria Petite pada Keenan. Selama ini masih suka bocor samping meski outer sudah menggunakan leg gusset atau jahitan kerut di daerah paha yang berfungsi menjaga lingkar paha tertutup sempurna untuk mencegah kebocoran samping. Mungkin karena kurang pas saat memakaikan atau bisa juga karena insertnya sudah jenuh sehingga nggak bisa lagi menyerap pipis. Insert bawaan dari Cluebebe coveria petite ini dibuat dari 3 lapis microfiber yang dijahit menyatu dengan 1 helai microfleece (stay dry soaker pad) dan dilengkapi kancing supaya nggak mudah bergeser. Tapi kalau mau bisa juga digunakan dengan insert merek lain atau alas ompol yang dilipat-lipat sehingga lebih ekonomis.

    cluebebecluebebe

    Tapi pagi tadi alhamdulillah lancar. Nggak bocor samping dan selama 2,5 jam pemakaian baik cover bagian luar nggak basah serta microfleece tetap kering. Keenan pun tetap nyaman dalam wrapnya, nggak risih atau kepanasan. Namun, karena harus jemput kakaknya sekolah clodinya saya ganti dengan pospak. Maklum belum pede pakai clodi untuk pergi-pergi, secara harus nyetir sendiri dan nggak punya asisten untuk bantuin Keenan kalau harus ganti popok di jalan. Juga khawatir popoknya bocor lalu membasahi carseat.

    Ternyata setelah clodi dibuka baru ketahuan kalau lapisan microfiber dan bagian dalam cover sudah basah kuyup hehehe. Mungkin itu ya untungnya mengganti popok minimal 3 jam sekali, anak jadi terhindar dari perasaan risih karena basah juga mengurangi resiko infeksi saluran kencing. Akhirnya jadi membandingkan deh kalau menerapkan sistem ganti tiap tiga jam saat pakai pospak, bisa sehari minimal 8 popok, sebulan 240 popok. Wheeew, selain sampahnya yang menggunung berapa pengeluaran kita sebulan ya, Moms.

    Setelah cover dilap, saya jemur dan ditinggal pergi. Sedangkan innernya dikucek dan dimasukkan keranjang pakaian kotor untuk dicuci besok. Sore tadi cover yang sudah kering saya pakai lagi dengan menggunakan insert bamboo terry yang terdiri dari 1 layer serat bamboo alami + 3 layer microfiber terry produksi Pumpkins Baby Cloth Diaper. Dan aman sampai 3 jam lho. Insertnya nggak bergeser karena bayi 2 bulan 4 minggu juga belum terlalu banyak gerak ya. Tapi mau tidur tadi saya ganti lagi dengan pospak. Yah, lumayan hari ini saya mengurangi 2 sampah pospak. Semoga besok bisa lebih banyak lagi.

    Bagaimana pengalaman berclodi ria hari ini, Moms?