Jalan-jalan Ke Giant

Hari ini, 20 Oktober 2011, Cinta dan teman-teman sekolahnya jalan-jalan ke Giant Pamulang Square bersama para bunda guru. Kegiatan field trip ini sudah diumumkan ke orang tua dan murid sejak awal Oktober, jadilah Cinta sangat menantikan waktu jalan-jalan ini. Hampir tiap bangun pagi dia tanya, “hari ini aku ke Giant ya?” Padahal sih, nggak harus nunggu field trip pun, Cinta sudah sering sekali ke Giant.

Pagi ini akhirnya hari yang ditunggu datang. Setelah mandi, sarapan oatmeal dan sereal Honey Star, tepat jam 7.30 kami berangkat ke sekolah Cinta. Sampai di sana ternyata teman-teman yang sudah tiba lebih dulu, sedang berbaris masuk kelas untuk berdoa lebih dulu. Karena ingin menemani Cinta, saya dan pak suami pun menunggu di luar sekolah untuk kemudian bersama-sama ke Giant.

Pada field trip kali ini, bundanya sudah memberi tahu bahwa transportasi disediakan oleh sekolah, tidak seperti tahun kemarin yang menggunakan mobil dari orang tua murid. Beliau juga mengatakan bahwa kami boleh menemani ke Giant tapi diminta untuk menunggu di tempat yang agak jauh, supaya mereka nggak merengek minta ini itu.

Saat menunggu, datanglah 5 angkot kosong yang langsung parkir di sekitar area sekolah. Agak kaget juga sih, masa iya anak-anak ini mau disuruh naik angkot. Dan ternyata benar, transportasi yang disediakan sekolah adalah angkutan kota. Dieeengg. Waktu ketemu kepala sekolah, beliau minta maaf karena menggunakan kendaraan umum, katanya biar anak-anak juga merasakan naik angkot seperti apa.

Well yah, karena jaraknya dekat, saya berusaha untuk mengikhlaskan Cinta naik angkot. Meski rada khawatir karena di angkot yang berisi lebih dari 10 anak itu hanya didampingi oleh 1 orang guru. Mungkin kalau jaraknya lebih dari 5 km, saya akan pikir-pikir lagi untuk mengijinkan Cinta naik angkot.

Bukan saya sombong lho, nggak mau naik angkot. Lha wong saya dari SD kalo pas nggak ada yang nganter ya sekolah sampai kerja pun naik angkutan kota. Malah jaraknya Sidoarjo-Surabaya yang belasan kilometer itu.  Cinta pun suka saya ajak naik kendaraan umum. Cuma, menurut saya, untuk kegiatan sekolah seperti ini, anak usia KB – TK kok belum waktunya ya dilepas naik angkutan umum hanya dengan pengawasan 1 orang guru. Namun, berhubung Cintanya sendiri sih tampak ceria dan senang bisa pergi rame-rame sama teman-temannya. Saya pun agak tenang melepasnya.

Sampai di sana, anak-anak berkumpul dulu sebelum masuk Giant yang lalu dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama ikut cooking class bikin donat sementara kelompok kedua keliling Giant sambil berbelanja dengan bekal uang Rp 10.ooo,00 yang sudah disiapkan oleh orang tua. Kebetulan Cinta dan teman-teman sekelasnya masuk dalam kelompok pertama. Mereka pun dengan semangat ikut kelas belajar membuat donat.

Setelah semua duduk manis menghadap meja panjang, adonan donat yang sudah disiapkan tim Giant pun dibagikan ke anak-anak. Lalu mereka yang sebelumnya sudah cuci tangan dan melumuri tangannya dengan tepung diminta untuk membuat lubang di tengah adonan tersebut. Abis itu dikumpulkan di loyang untuk digoreng di dapur Giant. Sambil menunggu donat matang, kelompok pertama berkeliling Giant bergantian dengan kelompok kedua.

Selesai berkeliling, anak-anak duduk bersama di dalam Giant sambil makan donat dan beristirahat sampai semua siap dan tiba waktunya pulang. Selain bawa pulang belanjaan, Cinta dan teman-temannya juga dapat goody bag dan balon dari Giant. Terima kasih bunda guru dan kakak-kakak dari Giant, Cinta senang sekali dengan acara jalan-jalan hari ini.

Oct 20, 2011
Previous Post Next Post

You may also like