<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pojok Mungil</title>
	<atom:link href="http://pojokmungil.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pojokmungil.com</link>
	<description>learn, life, love stories of a premature mom</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 May 2012 00:38:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pojokmungil.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/26c22c0571e0732cbe7757554b42cbe4?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Pojok Mungil</title>
		<link>http://pojokmungil.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pojokmungil.com/osd.xml" title="Pojok Mungil" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pojokmungil.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>I Love You To The Moon and Back</title>
		<link>http://pojokmungil.com/2012/05/14/kasih-ibu/</link>
		<comments>http://pojokmungil.com/2012/05/14/kasih-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:52:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfakurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ngerumpi]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojokmungil.com/?p=1589</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bunda, aku suka deh dipeluk Bunda seperti ini. &#8220; &#8220;Bunda juga suka meluk kakak seperti ini.&#8221; &#8220;Bunda janji ya, sampai aku besar suka peluk aku.&#8221; &#8220;Iya nak, Bunda janji. Akan selalu peluk kakak meski nanti kakak udah nggak mau dipeluk &#8230; <a href="http://pojokmungil.com/2012/05/14/kasih-ibu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1589&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">&#8220;Bunda, aku suka deh dipeluk Bunda seperti ini. &#8220;<br />
&#8220;Bunda juga suka meluk kakak seperti ini.&#8221;<br />
&#8220;Bunda janji ya, sampai aku besar suka peluk aku.&#8221;<br />
&#8220;Iya nak, Bunda janji. Akan selalu peluk kakak meski nanti kakak udah nggak mau dipeluk Bunda. Akan selalu ada untuk kakak, sampai kapan pun.&#8221;<br />
&#8220;Bunda, <em>I love you</em>.&#8221;<br />
&#8220;<em>I love you more</em>, kak.&#8221;<br />
&#8220;<em>I love you to the top of the tree</em>, Bun.&#8221;<br />
&#8220;<em>I love you to the moon and back, boy</em>.&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Perempuan itu mengusap air matanya, masih terbayang jelas kenangan malam itu. Saat ia dan lelaki kecilnya berbaring berpelukan di halaman rumah. Memandang langit yang berbintang dan menikmati indahnya bulan purnama.</p>
<p>Betapa kehangatan saat itu terasa kembali di hari ini, hari bahagia lelaki kecilnya. Ah ya, meski sudah berusia 27 tahun, lelaki itu tetaplah anak kecil di hatinya. Bocah tampan yang membuatnya jatuh cinta sejak pertama kali diletakkan di dadanya, menggeliat mencari kehangatan lalu berusaha menyesap air susu sang bunda.</p>
<p><span id="more-1589"></span>22 tahun sejak malam itu, waktu terasa cepat berlalu. Tak sekalipun ia melewatkan semua peristiwa penting lelaki tampannya. Mulai dari senyum bangga saat masuk SD, lepasnya gigi susu yang pertama, tangis menahan sakit ketika disunat, kekecewaan saat pertandingan sepak bola yang pertama, patah hati, wisuda sarjana dan pasca sarjana, keriaan berbagi gaji pertama sampai saat lelakinya meminang seorang perempuan cantik untuk menjadi pendamping hidup. Ia selalu ada, tak pernah jauh.</p>
<p>Pandangan perempuan itu beradu dengan lelaki kebanggaannya yang menatap sang bunda dengan mata bersinar dan senyum yang mengembang. Ia ikut tersenyum, air matanya merebak lagi. &#8220;Terima kasih Tuhan, Kau beri aku kesempatan untuk menunaikan janjiku.&#8221; ucapnya dalam hati. &#8220;Hari ini, usailah tugasku untuk selalu ada di sisinya. Sudah ada penggantiku, gadis baik yang mendampinginya. Berdua, atas seijinMu, mereka akan saling menjaga.&#8221;</p>
<p>Mata perempuan itu beralih ke layar besar di dekat pelaminan yang menampilkan foto-foto kenangan kedua mempelai. Diputar pula sebuah video, cuplikan perjalanan hidup lelaki muda itu sejak lahir sampai berusia 10 tahun. Persembahan khusus dari sang bunda. Tamu undangan terperangah haru, pengantin gagah itu pun tak kuasa menahan tangis.</p>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p>Di sebuah pusara, sepasang manusia duduk bersisian. Tangan mereka sesaat saling menggenggam, menguatkan. Sang lelaki menyiram gundukan tanah di depannya, menabur bunga dan berdoa. &#8220;Meski sudah 17 tahun Bunda pergi, aku merasa Bunda selalu dekat, seperti di hari pernikahanku kemarin. Selalu di sisiku dan menjagaku, terutama saat aku sedang membutuhkan Bunda. Kadang, pelukan Bunda pun masih terasa hangat. Terima kasih Bun, telah menepati janjimu untuk selalu bersamaku. Kini, Bunda bisa beristirahat dengan tenang. Doaku selalu besertamu, tunggu aku di surga nanti.&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:left;">&#8220;<em>I love you more and more</em>, bunda&#8221;<br />
&#8220;<em>Well, i love you most, boy. I love you more than my life.</em>&#8221; balas perempuan itu sambil mengeratkan pelukan.<br />
&#8220;Kelak, bila aku tak ada lagi dan kau rindu pada bunda, ingatlah malam ini ya nak. Bawa bunda selalu di hatimu. Simpan kebersamaan dan kehangatan kita dalam tiap hela nafasmu. Sehingga kau tak akan pernah merasa kehilangan bunda.&#8221; bisik perempuan itu kepada lelaki kecilnya yang telah tertidur lelap dalam dekapan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Pertama kali ditulis dan dipublikasikan di <a href="http://ngerumpi.com/baca/2012/04/11/kasih-ibu">Ngerumpi</a>, untuk <em><a href="http://ngerumpi.com/baca/2012/03/29/ngerumpi-writing-competiton.html">Ngerumpi Writing Competition</a> </em>yang telah berakhir tanggal 21 April 2012.</p>
<br />Filed under: <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-cerita/fiksi-pojok-cerita/'>Fiksi</a>, <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-cerita/ngerumpi/'>Ngerumpi</a> Tagged: <a href='http://pojokmungil.com/tag/cerpen/'>cerpen</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/family/'>family</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/ngerumpi/'>Ngerumpi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pojokmungil.wordpress.com/1589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pojokmungil.wordpress.com/1589/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1589&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojokmungil.com/2012/05/14/kasih-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f93031eaac9c0857f4a2f6900cb019?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lovelyfla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Heartwarming Moment</title>
		<link>http://pojokmungil.com/2012/04/12/my-heartwarming-moments/</link>
		<comments>http://pojokmungil.com/2012/04/12/my-heartwarming-moments/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 20:12:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfakurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Our Days in Brunei]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Gambar]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari Hari]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[our days in Brunei]]></category>
		<category><![CDATA[sehari-hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://pojokmungil.wordpress.com/?p=1573</guid>
		<description><![CDATA[Terbangun di dini hari dengan perasaan tak nyaman, lalu mendapati dua orang yang sangat berarti ini tidur dengan lelapnya. Begitu damai, begitu besar rasa syukur akan kehadiran mereka. Couldn&#8217;t ask for more. Filed under: Our Days in Brunei, Pojok Gambar, &#8230; <a href="http://pojokmungil.com/2012/04/12/my-heartwarming-moments/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1573&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terbangun di dini hari dengan perasaan tak nyaman, lalu mendapati dua orang yang sangat berarti ini tidur dengan lelapnya. Begitu damai, begitu besar rasa syukur akan kehadiran mereka. <em>Couldn&#8217;t ask for more.<img class="alignnone" title="father and daughter" src="http://i736.photobucket.com/albums/xx4/pojokmungil/1fd94423.jpg" alt="" width="450" height="325" /></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://pojokmungil.com/category/our-days-in-brunei/'>Our Days in Brunei</a>, <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-gambar/'>Pojok Gambar</a>, <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-keluarga/'>Pojok Keluarga</a>, <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-keluarga/family-daily-life/'>Sehari Hari</a> Tagged: <a href='http://pojokmungil.com/tag/bersyukur/'>bersyukur</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/family/'>family</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/kehidupan/'>kehidupan</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/keluarga/'>keluarga</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/our-days-in-brunei-2/'>our days in Brunei</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/sehari-hari/'>sehari-hari</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pojokmungil.wordpress.com/1573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pojokmungil.wordpress.com/1573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1573&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojokmungil.com/2012/04/12/my-heartwarming-moments/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f93031eaac9c0857f4a2f6900cb019?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lovelyfla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i736.photobucket.com/albums/xx4/pojokmungil/1fd94423.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">father and daughter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngerumpi Writing Competition </title>
		<link>http://pojokmungil.com/2012/04/06/1572/</link>
		<comments>http://pojokmungil.com/2012/04/06/1572/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 11:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfakurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojokmungil.com/2012/04/06/1572/</guid>
		<description><![CDATA[Reblogged from Penikmat Senja: Dalam rangka Ngerumpi Days Out, event yang akan melibatkan puluhan komunitas pada bulan April mendatang, kami punya pre-event yang gak kalah serunya nih. Kalau kamu hobi nulis, yuk ikutan Writing Competition berhadiah gadget keren dari Ngerumpi! &#8230; <a href="http://pojokmungil.com/2012/04/06/1572/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1572&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="reblog-post"><p class="reblog-from"><img alt='' src='http://1.gravatar.com/avatar/524def90f251fd5ca63fa0271eed96d5?s=25&amp;d=identicon&amp;r=G' class='avatar avatar-25' height='25' width='25' /> <a href="http://wholesketch.wordpress.com/2012/04/06/ngerumpi-writing-competition/">Reblogged from Penikmat Senja:</a></p><div class="wpcom-enhanced-excerpt"><p dir='auto'>
<a href="http://wholesketch.wordpress.com/2012/04/06/ngerumpi-writing-competition/" target="_self"><img src="http://wholesketch.files.wordpress.com/2012/04/62b011a01225cd0f66d0fc7b3e664c49.jpg?w=500" alt="Click to visit the original post" class="size-full" /></a>

</p><p>Dalam rangka Ngerumpi Days Out, event yang akan melibatkan puluhan komunitas pada bulan April mendatang, kami punya pre-event yang gak kalah serunya nih.</p>
<p>Kalau kamu hobi nulis, yuk ikutan Writing Competition berhadiah gadget keren dari Ngerumpi!</p>
<p>Apa aja syarat dan ketentuan lombanya?</p>
<p>Tema (silakan pilih salah satu):</p>
<ul>
<li>    Relationship</li>
<li>    Family</li>
<li>    Career</li>
<li>    Lifestyle</li>
<li>    Human Interest</li>
</ul>
<p>Persyaratan Umum:</p>
<ol>
<li>Peserta adalah member Ngerumpi.com </li>
<li>Peserta kontes wajib follow Twitter&hellip;</li></ol>

 <p class="read-more"><a href="http://wholesketch.wordpress.com/2012/04/06/ngerumpi-writing-competition/" target="_self"><span>Read more&hellip;</span> 142 more words</a></p></div></div> ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojokmungil.com/2012/04/06/1572/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f93031eaac9c0857f4a2f6900cb019?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lovelyfla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Cokelat by Sitta Karina</title>
		<link>http://pojokmungil.com/2012/04/06/rumah-cokelat-by-sitta-karina/</link>
		<comments>http://pojokmungil.com/2012/04/06/rumah-cokelat-by-sitta-karina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 02:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfakurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Resensi]]></category>
		<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[rumah cokelat]]></category>
		<category><![CDATA[sitta karina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojokmungil.com/?p=1567</guid>
		<description><![CDATA[The best moments in reading are when you come across something &#8212; a thought, a feeling, a way of looking at things &#8212; that you&#8217;d thought special, particular to you. And here it it is, set down by someone else, &#8230; <a href="http://pojokmungil.com/2012/04/06/rumah-cokelat-by-sitta-karina/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1567&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Rumah Cokelat" src="http://i736.photobucket.com/albums/xx4/pojokmungil/IMG_8972.jpg" alt="" width="256" height="383" /></p>
<blockquote><p>The best moments in reading are when you come across something &#8212; a thought, a feeling, a way of looking at things &#8212; that you&#8217;d thought special, particular to you. And here it it is, set down by someone else, a person you&#8217;ve never met, maybe even someone long dead. And it&#8217;s as if a hand has come out and taken yours. &#8212; The History Boys</p></blockquote>
<p>Buku bergenre <em>MomLit </em>ini bercerita tentang konflik  yang terjadi dalam kehidupan seorang ibu muda-bekerja dengan seorang suami dan balita. Mulai dari &#8220;persaingan&#8221; dengan ART, ketidaksesuaian pola asuh anak dengan orang tua, menghadapi &#8220;teror&#8221; dari tetangga yang super mom, sampai soal keuangan keluarga dan godaan pihak ketiga. Komplit semua ada.</p>
<p>Sebagai ibu, saat membaca buku ini saya merasa &#8220;ih, ini gue banget&#8221;. Terutama di bagian Hannah mengacuhkan Rasya yang sedang asik bercerita karena terlalu terpaku pada majalah yang sedang dibacanya. Atau saat Hannah marah karena Rasya tidak mau mandi.</p>
<p>Penggambaran tokoh Hannah yang berusaha untuk seideal mungkin dalam mendidik anak; jungkir balik menyeimbangkan waktu antara anak dan pekerjaan sampai akhirnya memutuskan untuk menjadi <em>working at home mother</em>; hobi mencari diskonan sebagai bentuk penghematan, itu juga saya banget. Banyak hal yang dialami Hannah, sejatinya memang terjadi pada kehidupan para ibu urban masa kini. Ini yang membuat Rumah Cokelat menarik untuk dibaca. Buku ini serupa <em>diary</em> <del>kita </del>saya yang dituliskan oleh orang lain.</p>
<p><span id="more-1567"></span></p>
<p>Selain cerita dan karakter Hannah, satu lagi hal yang saya suka adalah banyak kutipan menarik tentang hubungan ibu-anak dan bagaimana menghadapi suatu masalah yang bisa ditemukan dalam buku ini. Bahasa dan cara Sitta Karina bercerita juga mengalir dengan nyaman.</p>
<p>Sayangnya, konflik-konflik ini tidak dibahas secara mendalam. Semua nampak hanya terjadi di permukaan, beberapa konflik seakan dipaksakan untuk ada, karena pergulatan emosi Hannah kurang terasa. Alurnya pun terasa terlalu cepat.</p>
<p>Karakter Wigra (yang sebenarnya membuat saya jatuh hati) bagi saya terlalu sempurna. Sehingga Hannah terbaca begitu rapuh dan tergantung pada suaminya ketika menghadapi suatu masalah.  Khas cerita dalam <em>chicklit</em>. Atau mungkin begitu seharusnya seorang istri kah?</p>
<p>Intinya sih meski menarik, buku ini kurang nendang buat saya. Namun, bagi yang lebih suka cerita ringan dengan buku yang tidak terlalu tebal, Rumah Cokelat cocok untuk bacaan penggugah hati di kala senggang.</p>
<br />Filed under: <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-resensi/'>Pojok Resensi</a> Tagged: <a href='http://pojokmungil.com/tag/books/'>books</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/family/'>family</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/keluarga/'>keluarga</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/rumah-cokelat/'>rumah cokelat</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/sitta-karina/'>sitta karina</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pojokmungil.wordpress.com/1567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pojokmungil.wordpress.com/1567/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1567&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojokmungil.com/2012/04/06/rumah-cokelat-by-sitta-karina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f93031eaac9c0857f4a2f6900cb019?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lovelyfla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i736.photobucket.com/albums/xx4/pojokmungil/IMG_8972.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rumah Cokelat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Walk A Mile in His Shoes</title>
		<link>http://pojokmungil.com/2012/04/05/walk-a-mile-in-his-shoes/</link>
		<comments>http://pojokmungil.com/2012/04/05/walk-a-mile-in-his-shoes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 03:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfakurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[relationship]]></category>
		<category><![CDATA[sehari-hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojokmungil.com/?p=1558</guid>
		<description><![CDATA[Saat hosting akun twitter majalah parenting online tempat saya kerja dan menulis rangkumannya, saya merasa tersentil dengan saran-saran tentang mendukung karir suami. Banyak ibu yang berusaha melakukan hal terbaik untuk mendukung pasangannya dalam meraih karir. Di saat yang nyaris bersamaan, &#8230; <a href="http://pojokmungil.com/2012/04/05/walk-a-mile-in-his-shoes/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1558&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat <em>hosting</em> akun twitter majalah parenting online tempat saya kerja dan menulis rangkumannya, saya merasa tersentil dengan saran-saran tentang mendukung karir suami. Banyak ibu yang berusaha melakukan hal terbaik untuk mendukung pasangannya dalam meraih karir. Di saat yang nyaris bersamaan, di FB saya muncul status-status bernada komplain dari beberapa teman karena suaminya terlalu sibuk bekerja sampai nyaris tak ada waktu untuk keluarga.</p>
<p>Jujur saja, saya dulu pun termasuk yang suka ngomel kalau suami pulang malam, tiba-tiba disuruh bekerja di hari Sabtu atau dikirim ke proyek di luar kota bahkan luar negeri. Sementara saat itu saya sedang dalam keadaan hamil. Kesal karena harus periksa kehamilan dan senam hamil sendiri, sementara ibu-ibu lain tampak bahagia didampingi suaminya.</p>
<p>Pun, waktu suami yang sudah ditempatkan di proyek Brunei tiba-tiba harus supervisi proyek di Cikarang selama 2 minggu, saya kesal setengah mati karena harusnya itu jatah liburnya. Bayangkan, sudahlah LDR, cuma ketemu 2 bulan sekali eee bukannya menghabiskan waktu sama keluarga malah disuruh kerja. Akhirnya saya minta dia pulang-pergi Parung &#8211; Cikarang dan ngomel setiap kali dia sampai rumah di atas jam 8 malam. Suami pun lama-lama kesal karena sudah capek-capek kerja, stres nyetir di tengah jalanan yang padat eh disambut dengan wajah cemberut <em>instead of </em>senyuman. Sampai akhirnya saya mencoba beberapa nasihat dari Mama dan teman-teman ini:</p>
<p><strong>Walk A Mile in His Shoes</strong></p>
<p>Kadang Tuhan bekerja dengan cara yang lucu untuk menyadarkan kita. Suatu hari ketika ke Bandung, kami melewati rute yang dilalui suami setiap harinya, Serpong &#8211; Cikarang, pp. Ternyata selain sangat jauh juga macet. Pulang pergi harus ditempuh dalam waktu 3 jam. Bisa lebih kalau macetnya parah. Sejak itu saya berusaha untuk mengurangi keluhan atas kesibukan suami. Berusaha memahami yang ia lalui setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.</p>
<p><span id="more-1558"></span></p>
<p><strong>Mencari Aktivitas Yang Menyenangkan</strong></p>
<p>Memang sih, rumah jadi terasa lebih menyenangkan kalau ada suami. Tapi toh nggak bisa juga terus-terusan menggantungkan kesenangan hanya pada satu orang bisa bikin kita (kitaaaa? iya iyaaa, saya maksudnya) mudah kecewa saat harapan tidak terpenuhi.</p>
<p>Coba cari kesibukan deh. Bikin kue, gaul sama ibu-ibu di sekolah anak, main game <em>online</em>, membaca, aktif di komunitas <em>online</em>, ikut seminar ini itu atau menulis. Aktivitas-aktivitas inilah yang mencuri waktu saya, selain mengurus anak dan rumah tentunya (pencitraan, padahal semua itu dilakukan si mbak). Selain menyenangkan, ilmu dan teman pun bertambah. Malah akhirnya saya bisa menghasilkan uang tambahan dari kegiatan itu. Meski masih hobi &#8220;absen&#8221; suami dan menanyakan kapan ia pulang, setidaknya sudah <del>tidak lagi</del> jarang marah-marah setiap ia sampai rumah.</p>
<p><strong>Mencari Alternatif Solusi</strong></p>
<p>Kesal karena suami selalu bekerja rodi? Kantornya terlalu jauh? Coba minta suami mengurangi jam kerjanya atau dukung dia untuk mencari pekerjaan baru yang lebih baik. Kalau memungkinkan coba cari rumah yang dekat dengan kantor.</p>
<p>Nggak mungkin? Mari berdoa supaya diberi tempat kerja yang lebih baik, lebih banyak waktu luang bersama keluarga. <em>And it worked for me</em>, lho. Alhamdulillah. Setelah 4 tahun sabar menjalani<em> long distance marriage</em>, kami bisa berkumpul, punya rumah yang dekat dengan kantor dengan jam kerja suami yang memungkinkan untuk makan siang bersama dan sampai rumah paling lambat pukul 6 sore.</p>
<p><strong>Berhenti Mengeluh di Sosial Media</strong></p>
<p>Percaya deh, mengeluh tentang suami yang terlalu sibuk bekerja di status <em>facebook</em>, berkali-kali, tidak akan menimbulkan simpati dari orang lain. Malah tidak mungkin orang lain akan menuduh kita kurang bersyukur. Belum lagi kalau dibaca teman bahkan atasan pasangan. Bisa-bisa malah ia jadi mendapat <em>image</em> negatif. Kesannya kita mau duitnya aja tapi nggak mau terima konsekuensi dari pekerjaannya.</p>
<p>Kalau mau curhat, lebih baik cari sahabat yang bisa dipercaya, keluarga yang mau mendengarkan. Pilih yang bisa membuat kita lebih tenang.</p>
<p><strong>Komunikasi</strong></p>
<p><em> Last but not least</em>, malah menurut saya yang paling penting nih, bicara baik-baik dengan suami dalam suasana yang tenang dan menyenangkan tentang kebutuhan kita akan kehadirannya bersama keluarga. Biasanya sih pasangan lebih mau mendengarkan saat hatinya senang dan tenang.</p>
<p>Kalau dia pulang cepat bisa bilang, &#8220;Seneng deh Ayah jam segini sudah di rumah. Jadi lebih banyak waktu main sama bunda dan kakak. Eh, bisa nonton balapan juga lho Yah, itu di channel olahraga bentar lagi mulai.&#8221; daripada, &#8220;Ih, tumben amat jam segini sudah sampe rumah. Nggak salah nih, Yah? Kesambet jin mana?&#8221; Eaaaa, pulang telat salah, pulang cepat dituduh kesambet jin.</p>
<p>Intinya, coba untuk mengurangi keluhan. Bagaimanapun juga pasangan bekerja toh untuk keluarga. Lebih bagus lagi kalau dia juga bekerja untuk kesenangannya sendiri. Kalau pasangan bahagia dalam pekerjaannya kan makin produktif dan karirnya jadi lebih bagus.</p>
<p>Saya tidak bermaksud menggurui sih, sekedar berbagi cerita dan saran, karena saya tahu banyak yang senasib sama saya dulu, diduakan oleh kesibukan bekerja di kantor. Kalau nggak berkenan, maaf yaaaa&#8230; Boleh kok protes atau ikutan kasih saran. Saya tunggu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-celoteh/'>Pojok Celoteh</a>, <a href='http://pojokmungil.com/category/pojok-keluarga/'>Pojok Keluarga</a> Tagged: <a href='http://pojokmungil.com/tag/curhat/'>curhat</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/family/'>family</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/keluarga/'>keluarga</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/relationship/'>relationship</a>, <a href='http://pojokmungil.com/tag/sehari-hari/'>sehari-hari</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pojokmungil.wordpress.com/1558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pojokmungil.wordpress.com/1558/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pojokmungil.com&#038;blog=9341626&#038;post=1558&#038;subd=pojokmungil&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojokmungil.com/2012/04/05/walk-a-mile-in-his-shoes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f93031eaac9c0857f4a2f6900cb019?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lovelyfla</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
