I Do (Not) Like Cooking

Honestly, I’m not into cooking much. Well, I cook but because I have to not because I love to 😀

Buat aku masak itu ribet, banyak sekali langkah-langkah sebelum sebuah masakan terhidang di meja. Apa aja, hmmm let see:

  1. Bikin menu: mikirin masak apa hari ini, kira-kira makanan apa aja yang disuka dan bergizi untuk suami dan anak.
  2. Belanja: berbekal menu harian, mendatangi supermarket, pasar atau tukang sayur. Memilih-milih bahan makanan yang sesuai dengan apa yang mau dimasak hari ini atau bahkan minggu ini. Menghitung apakah yang akan dibeli sesuai budget atau tidak. Kalau yang dicari nggak ada, berarti harus ganti menu.
  3. Siapin bahan-bahan: ngupasin bawang, motongin daging, menyiangi sayuran. Eits lengkuasnya ternyata habis, lari lagi ke tukang sayur. Eaaaa
  4. Mengolah bahan makanan: menggoreng, merebus, ngukus, manggang. Kadang dalam satu masakan keempat proses itu harus dilakukan semua.
  5. Bersih-bersih: Makanan sudah siap, dapur berantakan. Yuk, cuci piring, pisau, wajan dan panci dulu. Jangan lupa bersihkan kompor supaya nggak lengket dengan sisa minyak. Oya, lantai juga disapu dan pel lagi karena tumpahan air, bumbu dapur dan lain-lain.
  6. Beres-beres: Setelah semua selesai makan waktunya beberes dong. Kalau ada sisa masakan dimasukkan wadah tertutup supaya masih bisa dimakan lagi besok. Makanan-makanan yang nggak habis dibuang ke tempat sampah :'( Cuci piring lagi trus dikeringin, masukin ke lemari. Abis itu plastik sampah basah dibuang ke depan supaya nggak jadi sasaran tikus atau kucing nyasar.

Tapiiii semua kerepotan itu terbayar lunas malah pake bonus kalau yang dimasakin makannya lahap. Apalagi kalau bocah kecilku bilang, “masakan mama juara!” meski cuma dibikinin nasi goreng. Plus rasa tenang karena tahu masakan rumah pasti lebih sehat daripada jajan di luar.

Nah, kalau kalian suka masak atau enggak?