Browsing Category:

Review

  • arisan link, blogger perempuan, rahmah chemist, istana cinta, working at home mom, profesional blogger
    Babbles, Blogger Profiles, Life Hacks

    Working At Home Mom: Blogger Profesional

    Sebagai istri, tugas utama kita adalah membantu suami mengurus rumah tangga dan anak-anak, ya Ma. Namun, beberapa di antara kita juga bekerja di luar rumah dengan berbagai alasan, mulai untuk berkontribusi pada keuangan keluarga, mencari aktualisasi diri sampai ingin mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dengan susah payah di bangku kuliah. 

    Tapi bagaimana jika suami menginginkan kita untuk menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan fokus mengurus anak dan dirinya? Bisakah kita tetap mengaplikasikan ilmu, membantu keuangan keluarga dan bermanfaat bagi masyarakat? Jawabnya, bisa! Kawan saya, Rahmah Usman Karateng yang lebih dikenal dengan nama pena Amma O’Chem telah membuktikannya.

    arisan link, blogger perempuan, rahmah chemist, istana cinta, working at home mom, profesional blogger

    Bergelar Magister di bidang ilmu Kimia dari Universitas Hasanudin, Makasar tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi perempuan yang berasal dari kota Maros, Sulawesi Selatan ini. Supaya ilmunya bermanfaat, Amma, panggilan akrabnya, bekerja sebagai dosen di Universitas Palangkaraya. Profesi ini ditekuninya sampai ia harus mengikuti suami pindah ke Surabaya. 

    Saat itulah, Amma harus rela meninggalkan pekerjaannya dan menjadi ibu rumah tangga mendampingi suami dan merawat putri semata wayangnya. Namun, Amma tidak berhenti berkarya. Hobi menulis di blog yang dijalaninya sejak tahun 2008 dan mulai dikerjakan secara profesional pada tahun 2011, menjadi tempat Amma mengaktualisasikan diri. Di sela-sela waktunya, Amma mengelola 3 blog pribadi dengan tema yang berbeda. Dan ketiganya cukup sukses memiliki pembaca setia dengan statistik yang .

    Blog istanacinta.com merupakan blog parenting yang berisi interaksi keseharian Rahmah dengan putrinya Salfa lengkap dengan info tempat wisata yang mereka kunjungi dan tips parenting. Dengan tulisan khas Amma yang apik, kategori yang cukup rapi dan tema blog manis minimalis bernuansa ungu dan putih, Istana Cintanya Amma dan Salfa menarik untuk dibaca dan dijadikan jujugan para ibu muda untuk mencari informasi atau sekadar bertukar cerita.

    Blog kedua adalah resensikata.com yang sesuai namanya didedikasikan untuk mengulas buku-buku yang telah ia baca atau mengikuti giveaway tentang buku. Blog ketiga dan blog utamanya Amma adalah ChemistRahmah yang memiliki tagline Al Chemist of Rahmah: Selaksa Kata si Jemari Ajaib. Lifestyle blog inilah yang kemudian membawa Rahmah mendapat predikat Emak Of The Month dari salah satu komunitas Blogger juga masuk sebagai Top Blog Indonesia no. 1 pada tahun 2013 dari Top Blog Indonesia. Tak melupakan ilmunya, Amma tetap berusaha berbagi ilmu dalam postingan-postingan di blognya yang berkategori Chemistry-Kimia di samping artikel tentang tempat wisata, masakan, curhat dan reportase event.

    arisan link, blogger perempuan, rahmah chemist, istana cinta, working at home mom, profesional blogger

    Keseriusan Amma mengelola ketiga blognya membuatnya dikenal di kalangan blogger dan beberapa kali dipercaya menyampaikan materi tentang blogging di kalangan umum maupun terbatas. Rupanya panggilan sebagai pengajar memang nggak bisa lepas dari penulis beberapa buku antologi ini. 

    Nah, jadi jangan takut kehilangan kesempatan untuk berkarya dan bermanfaat meski tinggal di rumah. Banyak jendela terbuka saat satu pintu tertutup jika kita mau ikhlas dan membuka hati. Banyak kesempatan yang bisa kita ambil, salah satunya dengan menjadi profesional blogger seperti Rahmah. Tapi tentu dibutuhkan ketekunan dan kerja pintar yang beretika agar dapat mendulang emas dari blogging.

    Memiliki blog yang dapat mendatangkan penghasilan bagi kita bukan hal yang mudah. Kapan hari waktu googling free printable blog planner,  saya menemukan bahwa banyak sekali hal yang harus dilakukan seorang blog sampai dapat disebut sebagai blogger profesional. Mulai dari menentukan konsep blog, tema postingan setiap minggu, membuat ilustrasi atau infografik bahkan video yang menarik, belajar SEO, dan masih banyak lagi. 

    bloggingorg, monetize blog, how to make money from blog

    it takes times, effort, money and commitment to be a professional blogger

    Jadi, sebelum memutuskan mengembangkan blog dari hobi menjadi pekerjaan profesional, yuk kita siapkan dulu kemampuan berikut ini:

    Manajemen Waktu

    Menjadi blogger profesional berarti kita konsisten untuk mengalokasikan waktu tertentu setiap hari untuk menulis, mencari ide, membuat konsep, blog walking sampai update status di media sosial. 

    Mengatasi Kegagalan

    Nggak mudah menjadi blogger profesional, kadang paid review kita dikritik klien karena nggak sesuai dengan yang dia minta, di waktu lain alexa rank melorot tajam karena ditinggal mudik selama beberapa minggu dan nggak tersentuh sama sekali, kali lain page view yang tiba-tiba menurun drastis. Apakah kita cukup kuat mengatasi semua hal itu dan membangun semangat menulis dari awal?

    Membuat Konsep dan Mengaplikasikannya

    Membangun blog dan brandingnya bukan hal yang bisa kita lakukan dalam semalam. Sejak awal kita harus menentukan mau di bawa ke mana hubungan kita blog yang kita kelola. Sekadar jadi tempat curhat kah, atau dimonetizekah. Memang banyak sih blogger profesional yang berawal dari blogger curhat atau sekadar berbagi pengalaman seperti Rahmah. Namun, kalau ingin mengejar mereka tentu kita nggak bisa menerapkan strategi yang sama. Jadi pikirkan dengan matang konsep blog yang kita inginkan, buat rencana pengembangannya dan aplikasikan.

    Menginvestasikan Sebagian Uang yang Kita Peroleh Untuk Mengembangkan Blog Kita

    Siapa yang begitu dapat honor job review langsung belanja online? Sayaaaa!!! Berarti saya belum punya mental sebagai blogger profesional nih hehehe. Seharusnya kita menginvestasikan minimal 20% dari penghasilan kita untuk mengembangkan blog. Mulai untuk membeli domain TLD dan hosting, membeli template blogger yang SEO friendly, kursus SEO, kursus menulis, berlangganan internet yang cepat dan dapat diandalkan, membeli kamera bagus supaya dapat menghasilkan gambar-gambar cantik untuk ilustrasi blog dan masih banyak lagi.

    Kalau kita sudah merasa mampu melakukan hal-hal tersebut, berarti kita sudah siap nih melangkah menjadi blogger profesional, karena sebenarnya bagian tersulit dari memulai pekerjaan ini adalah mengembangkan kualitas dan disiplin diri kita sendiri. 

    Mau belajar lebih lanjut? Sekarang sudah banyak buku dan situs yang memberi informasi bagaimana membuat blog profesional dan mendapatkan uang darinya, seperti artikel yang menjadi salah satu sumber tulisan ini  How to Make Money Blogging: From Start to Business. Yuk, semangat lagi ngeblog biar bisa keren seperti mbak Amma dan alexa rank nggak melorot terus. 

     

    Image source: https://blogging.org/blog/how-to-make-money-blogging

     

  • pout care, pout hair and body care, hair product for children
    Beauty & Fashion, Daily Stories

    Yang Alami Untuk Rambut Si Kecil: Pout Care

    Mencari produk perawatan tubuh dan rambut untuk anak menurut saya bukan hal yang mudah. Kulit dan rambut anak yang masih sensitif seringkali membuat saya harus memeriksa dengan teliti kandungan apa saja yang ada dalam produk tersebut. Inginnya sih semua serba alami dan aman bagi anak.

    Tadinya saya menggunakan salah satu produk dari sebuah merek ternama bagi anak-anak saya. Tapi, Cinta yang mulai memasuki masa pra remaja merasa nggak puas dengan sampo “bayi” tersebut sehingga sering memakai sampo saya atau papanya. Padahal produk perawatan rambut tersebut belum tentu aman baginya.

    Sampai suatu hari seorang teman menyarankan saya menggunakan produk perawatan rambut dari Pout yang diklaim alami dan cocok untuk anak. Pucuk dicinta ulam tiba, saya mendapat satu paket berisi produk perawatan rambut buatan Australia ini. Mulai dari sampo, kondisioner, hair spray sampai hair wax untuk dicoba bersama anak-anak.

    pout care, pout hair and body care, hair product for children

    Jadi, selama sebulan ini, anak-anak menggunakan produk-produk dari Pout, and they we love it.

    Keenan suka dengan karakter pada kemasan produk yang anak-anak banget (especially the Blueberry Potion yang menggambarkan karakter ksatria berkuda); kakak Cinta suka dengan wanginya yang lembut dan kemasannya yang nggak “bayi”; sedangkan saya suka sekali dengan hasilnya di rambut anak-anak.

    Kemasan Pout sendiri benar-benar menyenangkan dilihat. Karakter putri, ksatria berkuda, peri, penyihir baik hati, ilmuwan dan bajak laut yang sedang menaiki carrousel atau komidi putar dengan warna warna cerah.

    Bahan-bahannya juga aman bagi anak, bahkan yang memiliki kulit sensitif sekalipun, karena dibuat dari bahan alami berkualitas tinggi tanpa kandungan sulfat atau paraben. Rangkaian produk Pout juga dilengkapi dengan berbagai ekstrak bunga serta tanaman organik yang berasal dari Australia, seperti Alfalfa, Sage dan Rosemary untuk menutrisi dan menguatkan rambut anak-anak.

    pout care, pout hair & body care, natural hair product for children

    Favorit saya sejauh ini adalah pout Care Blueberry Potion Natural Shampoo. Wanginya lembut, nggak pedih di mata, dan membuat rambut terasa lembut dan mudah disisir.  Oya, produk sampo Pout ini waktu dibilas nggak meninggalkan kesan kesat di rambut, jadi kalau terbiasa dengan produk sampo di pasaran seperti saya, awalnya mengira sampo ini susah dibilas. Padahal sebaliknya. Dan kelembaban pada rambut setelah dibilas itu yang membuatnya mudah disisir. Bahkan untuk rambut tebal dengan helaian besar seperti rambutnya kakak Cinta.

    Merawat rambutnya Cinta ini memang agak tricky. Helaiannya yang tebal tapi halus seringkali membuat rambut lurusnya sulit diatur dan mudah berantakan. Nah, untuk itu saya pakaikan pout Care Peaches and Cream Natural Detangler setiap habis keramas supaya mudah disisir. 

    Hair detangler ini juga sering dipakai Cinta saat harus berangkat lagi sekolah Ugama di siang hari setelah sepagian tertutup kerudung supaya kulit kepalanya terasa segar. Produk ini mengandung minyak Argan yang bermanfaat menstimulasi pertumbuhan rambut dan mencegah ujung rambut pecah-pecah. 

    Manfaat hair detangler ini juga tampak di rambutnya Keenan, lho. Setelah rutin memakai selama sebulan lebih, rambut Keenan jadi kelihatan lebih tebal. Selain itu, dia jadi gampang diajak menyisir rambut setelah mandi karena suka saat rambutnya disemprot pout Care Peaches and Cream Natural Detangler ini.

    Setelah memakai detangler, biasanya saya menata rambut Keenan dengan pout Huckleberry Sorbet Natural Wax. Saya suka sekali produk ini karena membantu saya menata rambut Keenan dengan model-model lucu tanpa takut rambut bayinya rusak. Kandungan akar Burdoch organik, Rosemary dan ekstrak Yarrow berfungsi menguatkan dan mencegah kerusakan rambut. Pelembab yang terkandung di dalamnya membuat rambut mudah ditata. Biasanya sih, kalau nggak banyak dipegang, tatanan rambut yang menggunakan hair wax ini bisa tahan selama 4 jam. Cocok banget buat cowok-cowok kecil kita yang stylish, ya Ma.

    pout hair and body care, pout care, natural hair product for children

    Selain ketiga produk tersebut, anak-anak juga berkesempatan mencoba pout Care Strawbery Magic Natural Shampoo yang diperkaya dengan tumbuhan Sage, Comfrey dan Parsley organik yang berguna menguatkan rambut serta menstimulasi sirkulasi darah pada kulit kepala sehingga rambut kakak dan Keenan nampak lebih berkilau dan sehat. Dan untuk melengkapinya, kami juga sesekali menggunakan pout Green Apple Whoosh Hydrating Conditioner yang mengandung Alfalfa organik, Calendula dan ekstrak Elderflower untuk melindungi kulit kepala yang sensitif dan rambut dari lingkungan yang kurang sehat. Biasanya kondisioner ini kami pakai setelah berenang atau beraktivitas di pantai, sehingga rambut anak-anak yang terpapar klorin dan sinar matahari kembali lembut dan sehat.

    Sementara ini produk-produk Pout baru dapat kita jumpai di beberapa toko di Singapura dan beberapa cube di Brunei. Tapi kita juga bisa beli online lewat websitenya: pout Hair & Body Care karena pout melayani pengiriman ke Singapura, Indonesia, Brunei, Malaysia, Filipina sampai Thailand. 

     

     

  • arisan link, blogger perempuan, susi susindra, susi ernawati, cakrawala susindra, parenting
    Blogger Profiles, Parenting

    Tips Mengajak Anak Berkomunitas Oleh Susi Ernawati

    Oke, peringatan hari Kartini sudah lewat 2 minggu yang lalu. Menyisakan foto-foto bocah-bocah lucu mengenakan aneka pakaian daerah atau kostum profesi yang masih rajin beredar di media sosial. Serta perdebatan tiada akhir tentang kenapa Kartini yang dipilih pemerintah untuk menjadi simbol perjuangan wanita Indonesia. Kenapa bukan Cut Nyak Dien yang ditakuti penjajah, kenapa bukan Dewi Sartika yang memiliki beberapa Sakola Istri untuk perempuan, kenapa bukan Martha Christina Tiahahu yang turun langsung ke medan perang, kenapa bukan pahlawan nasional wanita lainnya yang jasanya nyata demi kemerdekaan Indonesia.

    Well, karena Kartini menurut saya mewakili banyak perempuan Indonesia. Perempuan-perempuan cerdas, bercita-cita tinggi, memiliki kemauan kuat tapi terpaksa tunduk pada adat dan peran domestik. Kartini berjuang dengan caranya sendiri dalam keterbatasannya sebagai seorang anak yang berbakti, istri yang mengabdi pada suaminya, as a devoted mother (for her step children)And, she’s a writer. Kartini menuliskan semua kisahnya, impian dan isi hatinya lewat surat kepada sahabat-sahabatnya. Meski tak semua impiannya menjadi nyata karena ia meninggal setelah melahirkan anak pertamanya, seperti juga yang banyak terjadi pada perempuan di Indonesia, surat-surat tersebut kemudian menjadi legacynya. Menjadi inspirasi bagi banyak orang. Bahwa perempuan berhak mendapatkan pendidikan. Bahwa meski tetap tinggal di rumah menjadi ibu rumah tangga, bukan berarti ia akan berhenti bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Bahwa tidak harus mengangkat senjata untuk menjadi pahlawan.

    Kartini adalah kita. Para ibu yang menulis, berbagi inspirasi kepada orang lain. Para ibu yang di sela waktu luangnya mengabdikan diri untuk kegiatan-kegiatan sosial. Kartini adalah Susi Ernawati. Seorang blogger dari Jepara, founder dan admin grup Mompreuner Indonesia, penggagas beberapa gerakan sosial di Jepara dan seorang istri dan ibu dari 2 orang anak lelaki.

    SUSI ERNAWATI SUSINDRA

    Sebagai seorang blogger, kiprah Susindra, begitu beliau dikenal, tak perlu diragukan lagi. Lifestyle blog ‘Cakrawala Susindra‘ miliknya telah mencapai Alexa Rank di angka 390ribuan dalam waktu 1,6 tahun setelah domain http://susindra.com diluncurkan. Nilai DA/PAnya pun berada di angka cukup bagus yaitu 30 dan 41 dengan total page views mendekati 1,7juta.

    arisan link, blogger perempuan, susi susindra, susi ernawati, cakrawala susindra, parenting

    Selain Cakrawala Susindra, Susi juga mengelola beberapa blog lain serta menjadi admin di komunitas Warung Blogger dan founder merangkap koordinator Blogger Jepara Community. Dalam blognya, Susi banyak sekali mengulas tentang kegiatan atau tempat-tempat menarik di Jepara. Karena pengetahuannya yang luas tentang kabupaten tercintanya dan kefasihannya berbahasa Perancis, Susi juga sering menjadi pemandu bagi turis atau peminat furniture asal Perancis.  

    Baca Juga: Siapa Susindra

    Ia juga aktif di berbagai kegiatan sosial di Jepara, salah satunya adalah Gerakan Pungut Sampah. Tak hanya itu, kesibukan sehari-harinya selain mengurus rumah tangga adalah mengelola toko furniture Susindra Furniture. Benar-benar contoh nyata Kartini masa kini yang bermanfaat bagi sekitarnya ya.

    Saat aktif berkomunitas, tak jarang Susi mengajak kedua buah hatinya Destin dan Binbin, apalagi jika acara tersebut berlangsung di akhir pekan. Jadi sekali dayung dua pulau terlampaui, yaitu melakukan kegiatan sosial sambil menikmati waktu berkualitas bersama anak-anak. Selama ini, anak-anak Susi dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan hati riang. Dan menurut penghobi kerajinan tangan ini, ia memang sengaja melibatkan anak-anak agar kelak mereka menjadi pribadi yang ramah dan pandai berorganisasi.

     

    arisan link, blogger perempuan, susi susindra, susi ernawati, cakrawala susindra, parenting

    The Susindra. Sumber foto FB susi.susindra

    Tapi gimana sih caranya supaya anak mau mengikuti kegiatan orangtuanya berkomunitas? Kan selama ini kegiatan anak-anak identik dengan bermain dengan gadget, jalan-jalan di mall, menelusuri tempat wisata di luar atau dalam kota atau paling banter ya nonton tv. Tips berikut ini mungkin bisa kita ikuti:

    1. Kenali Kepribadian Anak

    Sebelum kita mengajak anak mengikuti kegiatan komunitas yang sebagian besar anggotanya orang tua, sebaiknya kita kenali dulu usia dan kepribadian anak kita. Anak yang outgoing mungkin bisa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, sedangkan anak introvert dan pemalu membutuhkan pendampingan lebih lama untuk dapat merasa nyaman dalam komunitas kita.

    2. Pilih Kegiatan yang Ramah Anak

    Nggak semua kegiatan komunitas yang harus dihadirinya, Susi mengajak anak-anak. Destin dan Binbin hanya ikut kegiatan seperti piknik atau tadabur alam yang diadakan oleh Folkom (Forum Lintas Komunitas) atau acara yang diadakan oleh Institut Ibu Profesional Jepara yang selalu berorientasi pada anak, seperti Play Day for Kids with Morinaga Chil-Go. Kegiatan yang menyenangkan seperti ini dapat membuat anak-anak ikut dengan senang hati dan mendapatkan pengalaman berharga.

    3. Beri Kesempatan Anak Bermain dengan Teman-Temannya

    Meskipun Susi kerap memanfaatkan kegiatan sosial dengan komunitasnya sebagai family time, ia tetap memberikan waktu kepada anak-anak untuk menghabiskan akhir pekan mereka dengan teman-teman sebaya mereka di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan demikian anak-anak dapat menikmati dunianya sendiri.

    Nah, ternyata nggak susah kan mengajak anak-anak berkegiatan dengan komunitas kita? Yuk, kita coba.

  • pra remaja, anak pra remaja,
    Blogger Profiles, Parenting

    Bersahabat Dengan Si Pra Remaja Dari Kacamata Mutia Erlisa Karamoy

    Beberapa waktu yang lalu, saya ngobrol dengan teman baik saya Shelvy Waseso tentang suka duka membesarkan anak-anak gadis kami yang beranjak remaja. Karena Air berusia lebih tua 2 tahun dari Cinta, tentu saya yang lebih banyak belajar kepada Vei. Dari perbincangan itu, terpikir untuk membuat blogpost tentang bagaimana caranya supaya kita tetap dekat dengan si pra remaja. Tapi, karena kesibukan, ide itu menguap begitu saja, sampai saya mengunjungi blog elisakaramoy.com.

    Pada blog yang dimiliki oleh Mutia Erlisa Karamoy ini, saya menemukan sebuah cerita menarik tentang hobi terbaru putra sulungnya yang berusia 12 tahun. Dalam postingan yang berjudul Nak, Apa Sih Menariknya Klakson Bus Telolet?, Mutia, panggilan akrab ibu beranak 3 ini, bercerita tentang tren yang sedang kekinian di kalangan anak pra remaja saat ini, yaitu merekam aneka klakson bus dan mengunggahnya di akun instagram mereka. Menarik juga ya? 

    Ternyata, bukan hanya cerita tersebut yang membuat saya betah berlama-lama di blog penulis lepas yang juga berprofesi sebagai ghost writer ini. Karena saya lebih sering browsing menggunakan telepon genggam, blog yang responsive atau mobile friendly tentu lebih nyaman dibaca seperti blog elisakaramoy.com ini. Tulisan-tulisan yang ada di dalamnya juga diramu dengan apik, sehingga nggak membosankan meski cukup panjang. Seperti cerita tentang klakson bus itu, saya bisa membayangkan anaknya Mutia berlari-lari bersama teman-temannya mendatangi bus yang terparkir di dekat perumahan mereka.

    Tampilan blog Mutia juga manis dan sederhana. Meski menggunakan theme bawaan dari blogspot, nggak terkesan kaku. Kebetulan juga kapan hari ada teman yang ingin membuat blog tapi bingung mengutak-atik tampilan blognya supaya nggak kaku. Nah, sepertinya saya akan menyarankan supaya dia belajar dari Mutia aja ya.

    elisa karamoy, lifestyle blogger, blogger perempuan, indonesia blogger

    Kembali ke cerita klakson bus, saya pun jadi teringat ide membuat blogpost tentang mengasuh anak pra remaja dan akhirnya menghubungi Mutia untuk meminta saran-sarannya. Senangnya, beliau pun memberikan respon positif, sehingga tulisan ini akhirnya selesai juga.

    Apa sih menariknya membahas tentang hubungan orangtua dengan ABG? Well, menurut saya, usia pra remaja yang berada di rentang 10-12 tahun ini cukup tricky. Di satu sisi mereka sudah nggak bisa lagi disebut anak-anak, bahkan mungkin ada yang sudah memasuki akil baligh. Di sisi lain, belum cukup dewasa untuk diberi kebebasan lebih seperti remaja pada umumnya. Nanggung gitulah.

    Anak-anak pra remaja ini biasanya mulai mengalami perubahan hormon yang besar sebagai proses yang berujung pada kematangan seksual, dan sebagai mama, kita tahu dong efek perubahan hormon ini bagaimana. Kalau tiap bulan kita mengalami mood swing dan merasa labil karena efek pre menstruasi syndromeya kira-kira begitulah yang sedang mereka alami, tentu dengan kadar yang berbeda dan rentang waktu yang lebih panjang. 

    Tekanan dari teman-teman sepermainan, keinginan mereka untuk mandiri, kurang fokus dengan keluarga seringkali membuat perilaku abege kita berubah. Hal ini kerap jadi konflik antara ortu dan anak, sehingga nggak jarang akhirnya papa dan mama memilih untuk menjaga jarak dengan anak baru gedenya. Padahal, di masa seperti ini, anak membutuhkan rumah yang aman dan nyaman sebagai landasan mereka untuk melebur ke dunia luar yang menarik sekaligus menakutkan bagi mereka.

    Dan satu-satunya cara supaya anak dapat melalui masa pra remaja ini dan menciptakan landasan yang kokoh bagi masa remaja yang hadir setelahnya, adalah dengan mempertahankan ikatan yang kuat dengan mereka. Untuk itu, meskipun sebagai blogger dan penulis ia aktif di aneka kegiatan yang melibatkan blogger dan suka berkomunitas di Emak Blogger, Ibu-Ibu Doyan Nulis dan Komunitas Ummi Menulis, Mutia selalu berusaha supaya tetap dekat dengan anak-anaknya yang tengah dan hendak memasuki usia pra remaja dengan cara seperti berikut ini:

    pra remaja, anak pra remaja,

    Bersahabat Dengan Si Pra Remaja Dari Kacamata Mutia Erlisa Karamoy

    Melek Teknologi

    “Anak saya dekat dengan saya karena saya tahu sedikit banyak tentang teknologi, hal yang menarik bagi remaja.”

    Anak sekarang atau yang sering disebut generasi digital, bisa dibilang tumbuh besar dengan perkembangan teknologi. Mulai dari tv, komputer, telepon genggam, tablet, game console dan masih banyak lagi. Mereka juga sangat akrab dengan media sosial meski sebagian besar memberikan syarat usia minimum 13 tahun bagi seseorang untuk memiliki akun media sosial.

    Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenal bahkan kalau perlu ikut update dengan perkembangan dunia digital ini. Nggak perlu sampai menjadi ahli tapi minimal kita bisa jadi tempat bertanya bagi anak. Seperti Mutia yang nggak segan belajar tentang teknologi secara otodidak sebagai efek samping sebagai blogger dan penulis. 


    pre remaja, parenting, generasi digital, orangtua melek teknologi

    Kenali Teman-Temannya

    “Saya berusaha kenal dengan teman akrabnya. Kadang teman-temannya saya suruh main ke rumah. Biarin deh ribut ngobrol, yang penting saya bisa memantau perilaku dan cara bergaul mereka.”

    Pada usia ini, anak-anak biasanya lebih dekat dengan peer groupnya atau bahasa gaulnya, teman sepermainan. Untuk itu usahakan kita selalu mengenal teman-teman mereka, bahkan kalau perlu kita berteman juga orangtuanya. Tapi tentu tidak bijaksana melarang anak kita bergaul dengan teman tertentu hanya karena orangtua atau lingkungannya kurang baik. Justru ini menjadi kesempatan kita dan anak untuk belajar menerima orang lain dengan tangan terbuka dan hati yang hangat. Untuk itu, anak harus dibekali landasan yang kuat terlebih dahulu supaya nggak mudah terjerumus ke dalam lingkungan yang negatif.

    Selain itu, menjadikan rumah kita markas atau tempat berkumpul anak dan teman-temannya juga dapat menjadi cara supaya kita tetap dekat dengan anak. Meskipun rumah kita jadi berisik dan berantakan, dengan cara ini bisa jadi teman anak-anak pun dekat dengan kita. Sehingga kita dapat memantau mereka atau mendapatkan informasi dari temannya tentang hal-hal yang mungkin nggak diberitahukan anak ke kita.

    Stay Connected


    “Menurut saya yang paling penting (kita) harus dekat dengan si ABG. Sering ngobrol layaknya teman biar bisa menjajaki dunianya.”

    Dengan cara makan malam bersama sambil mendengarkan cerita-ceritanya di sekolah hari ini. Tahu nggak sih, mom, anak yang terbiasa makan bersama keluarga memiliki resiko lebih rendah dari menggunakan narkoba, minum alkohol, melakukan hubungan seks di usia dini dan mengalami depresi atau kecemasan. 

    Manfaatkan juga waktu sebelum tidur untuk ngobrol dengan ABG kita, biasanya saat santai seperti itu anak lebih mudah untuk cerita. Tapi berusahalah jadi pendengar yang baik, ya, Mom. Kalau mereka bercerita tentang sesuatu yang kita nggak suka jangan langsung dihakimi. Nanti bisa-bisa mereka malas ngobrol lagi sama kita.

    Nah, itu dia beberapa saran dari Mutia. 

    Bagaimana dengan sahabat Pojok Mungil? Apa cara yang mama atau papa lakukan supaya tetap dekat dengan anak di usia pra remajanya? Sharing di kolom komentar, yuk.

  • Gohan Sushi Restaurant, Japanese Food, Seria, Brunei
    Foods and Places, Life in Brunei

    NgeRamen di Gohan Sushi

    Setiap Sabtu siang abis jemput kakak Cinta sekolah adalah waktunya jajan alias makan siang di luar. Karena cuma punya waktu 1 jam sebelum kakak masuk sekolah Ugama, pilihan tempat makan pun terbatas hanya yang ada di sekitar Seria Plaza.

    Kalau biasanya kakak Cinta yang menentukan jenis makanan apa yang ingin di santap, kali ini giliran papa yang memilih. Dan karena beliau ingin makan ramen, maka kami pun mencoba Gohan Sushi Restaurant, restoran Jepang yang baru buka cabang di Seria ini akhir tahun 2015 yang lalu.

    Gohan Sushi, Seria, Brunei, Japanese Food

    Gohan Sushi Restaurant Seria

    Seperti kebanyakan restoran Jepang di Brunei, Gohan Sushi ini sudah punya sertifikat halal. Jadi kami nggak waswas kalau mau pesan sushi dan aneka makanan khas negara matahari terbit itu.

    Kebetulan siang itu Gohan Sushi cukup sepi. Di dalam ruangan cuma ada satu keluarga selain kami yang kalau diliat dari seragam anaknya satu sekolah sama Cinta. Baru beberapa saat kemudian ada beberapa pelanggan lain yang datang.

    chuka wakame, gohan sushi, japanese food, restaurant, brunei, seria

    Gohan’s Chuka Wakame

    Setelah memilih-milih, kami memesan Chuka Wakame, rumput laut favorit keluarga, Niku Ramen dan Niku Spicy Ramen untuk saya dan suami, Tori Katsu Cheese dan Garlic Fried Rice kesukaan Cinta dan Keenan, plus 1 porsi Ninniku Gohan, sushi yang cuma terdiri dari nasi, tobiko (flying fish roe yang berwarna oranye cerah dan biasa disajikan pada sushi) plus sedikit cheese spread di dalamnya untuk Keenan. Sengaja pilih jenis sushi itu karena Keenan suka banget makan sushi tapi nggak suka isinya. Jadi kalau order sushi di tempat lain, biasanya nasinya dimakan Keenan nah isinya mama yang makan hihihi. Berhubung tadi ada menu itu ya udah coba aja deh.

    ninniku gohan, sushi, gohan sushi, japanese food, seria, brunei

    Ninniku Gohan

    Eh, ternyata dia suka lho menu sushi itu, begitu pula kakak. Cuma mereka kurang suka cheese spreadnya. Jadi pas makan bagian yang ada cheese spreadnya langsung dilepeh sama dia.

    Tori Katsu, Japanese Food, Gohan Sushi, Restaurant, Brunei, Seria

    Gohan’s Tori Katsu

    Sedangkan kakak lahap makan pilihan menunya. Karena porsinya lumayan banyak bisa berdua sama Keenan juga nasi gorengnya. Rasanya cukup enak, gurih tapi nggak terlalu garlicky gitu. Tori katsunya renyah di luar dan ngeju.

    ramen, niku ramen, gohan sushi, restaurant, japanese food, brunei, seria

    Gohan’s Niku Ramen

    Niku Ramennya enak! Kuahnya gurih dan segar. Mienya kurang berbumbu tapi justru pas dipadu dengan irisan daging tipis yang empuk dan gurih. Sukak pake banget deh. Nyicip versi pedesnya punya suami juga enak sih. Cuma saya lebih cocok yang original aja. Niku Spicy Ramen menurut saya cuma Niku Ramen yang dikasih banyak cabe bubuk hehehe.

    Oya, untuk menu ramen, Gohan ini punya banyak pilihan, mulai dari yang beef atau chicken broth base seperti yang saya pesan sampai tom yam dan kimchi soup base pun ada.

    Nah, minuman yang cocok untuk menemani si Ramen hangat di siang yang panas seperti kemarin ya apalagi kalau bukan Ocha dingin. Seger banget.

    Pokoknya siang itu kami bahagia. Selain makanan yang dipesan cocok di lidah, pelayanannya juga cepat dan ramah. Suasana tempat makannya terang dan nyaman. Total harga yang kami bayar juga nggak terlalu mahal, ya mungkin karena kami nggak pesan sushi ya. Tapi dengan menu segitu aja sudah bisa bikin perut kenyang kok. Kapan-kapan kalau waktunya lebih santai dan lagi pengen, kita coba deh sushinya. Ini aja saking keasikan makan akhirnya si Kakak jadi bolos sekolah Ugama. Maaf ya, Cikguuuu…

    Gohan Sushi Restaurant
    First Floor, No 23, Jalan Sultan Omar Ali, Seria
    Operating hours: 11am to 10pm daily.
    For enquiries, reservations or more information, call 8772377, 3221216 or 3221218.

  • zootopia, resensi film zootopia
    Movies & Music

    Zootopia. Film Seru Sarat Makna

    Ada yang belum nonton Zootopia?

     photo 2_zpsadjnmcaw.jpg

    Saya akhirnya nonton juga minggu kemarin, padahal kakak Cinta masih ada ujian catur wulan pertama hari Senin dan Keenan sedang demam karena batuk pilek. Tapi sudah terlanjur janji karena hampir semua temannya si kakak sudah nonton, begitu pula teman-teman saya di Path. Jadi, sebagai mamak mamak yang kompetitif harus ikut nonton juga hahaha.

    Nggak ding, becanda. Akhirnya tertarik nonton karena baca cerita teman-teman yang sudah nonton duluan dan mereka bilang film ini bagus banget. Selain itu ketika saya browsing, saya mendapati informasi bahwa film yang dirilis tanggal 17 Februari 2016 di Indonesia ini sudah menjadi film no. 1 di dunia hanya 4 hari setelah penayangannya di Amerika tanggal 4 Maret 2016 lalu. Nah jadi penasaran kan. Akhirnya angkut deh anak-anak nonton. Dan alhamdulillah, kami sangat terhibur dengan film ini.

    Bagi yang sudah nonton pasti tahu lah apa yang bikin film ini merajai box office di beberapa negara, tapi buat yang masih ragu untuk nonton, yuk simak resensinya di bawah ini.

    Zootopia adalah film animasi besutan Disney yang disutradarai oleh Byron Howard (Tangled, 2010; Bolt, 2008) dan Rich Moore (Wreck-It-Ralph, 2012; The Simpson, 1989). Film ini bercerita tentang usaha seekor rubah penipu dan seekor kelinci yang baru lulus dari akademi polisi untuk mengungkap misteri hilangnya 14 ekor predator dari Zootopia, sebuah kota di mana para binatang bersifat dan memiliki kehidupan dan pekerjaan seperti manusia.

    Di Zootopia, semua orang eh binatang dapat mewujudkan apapun impian mereka, menjadi apapun yang mereka inginkan. Hal inilah yang mendorong seekor kelinci kecil, Judy Hoops (disuarakan oleh Ginnifer Goodwin) untuk berusaha keras mencapai cita-citanya menjadi polisi meskipun mendapat tantangan dari banyak pihak, termasuk dari orangtuanya sendiri. Dan ketika ia berhasil lulus dari akademi polisi pun, hambatan tidak berakhir begitu saja.

    Stereotip kelinci sebagai binatang kecil yang imut-imut, lemah dan kurang pandai membuat Judy diremehkan oleh atasannya, Chief Bogo (Idris Elba). Tapi bukan Judy namanya kalau pantang menyerah. Dari tugas awal sebagai petugas parkir, Judy didukung oleh asisten walikota, Mrs. Bellwether, berusaha mencari seekor otter yang hilang ketika tidak ada seekor polisi pun yang mau menangani kasusnya. Akibat kekurangan sokongan dari rekan-rekannya di kepolisian, Judy pun meminta dengan paksa bantuan dari seekor rubah licik, Nick Wilde untuk menuntaskan kasus tersebut dalam 48 jam.

    Selama itu, Judy dan Nick mengalami berbagai petualangan yang luar biasa. Dari yang mengesalkan bagi Judy (tapi lucu menurut kami) bersama para sloth sampai yang menegangkan dengan Mr. Big. Dan semuanya membawa mereka ke sebuah konspirasi yang lebih besar dan seru.

    zootopia, resensi film zootopia

    Film yang berdurasi 2 jam 46 menit ini benar-benar membawa anak-anak merasakan berbagai emosi. Senang, terinspirasi, kesal, sedih, senang lagi, lega, tegang, tenang, haru, tegang lagi, sampai berakhir bahagia. Juga mengajarkan anak akan banyak hal. Kalau mau mengenalkan anak pada diskriminasi gender dan stereotip budaya atau suku, nonton deh film ini. Kalau ingin mengajarkan anak untuk tidak putus asa dalam meraih cita-cita mereka, bawa mereka menyaksikan usaha Judy mewujudkan mimpinya.

    Dan para orangtua, film ini bisa menjadi materi belajar parenting lho. Di sini kita bisa lihat betapa Judy bekerja keras dari kecil supaya dapat menjadi kelinci pertama dalam kesatuan Zootopia Police Department, meski kedua orangtuanya menentangnya. Bukan menentang karena mereka nggak sayang Judy, tapi justru karena mereka sayang. Bonnie dan Stu Hoops takut Judy akan kecewa jika ia keukeuh dengan cita-citanya sehingga mereka terus berkata bahwa kelinci itu takdirnya hidup dalam perkebunan dan menjadi petani. Karena sikap seperti itulah, dari 200 sekian saudara kelincinya, hanya Judy yang dapat mendobrak stereotip dumb bunny serta keluar dari Bunnyburrow untuk merantau di Zootopia. Bayangkan, Ma, Pa, kasih sayang dan kekhawatiran berlebihan kita ternyata dapat membunuh mimpi seorang anak.

    Meskipun durasinya panjang, film ini jauh dari membosankan kok. Bahkan kalau liat beberapa resensinya di IMDB, kebanyakan memberikan komentar positif. Secara keseluruhan ratingnya 8,4 dari 10. Cinta, anak saya berusia 8 tahun, sepanjang film nggak bisa melepaskan perhatiannya dari layar. Sedangkan Keenan ya lebih memilih main naik turun tangga dan berkeliling di dalam gedung bioskop bersama teman seusianya. Tapi kebanyakan anak-anak yang berusia di atas 3 tahun sudah dapat menikmati film ini dari awal sampai akhir.

    resensi film zootopia

    resensi singkat dari Cinta

    Selain skenario yang bagus dan mengaduk emosi, lagu-lagu dalam film Zootopia juga bagus-bagus. Hitnya pastilah Try Everything yang dibawakan oleh Shakira sebagai Gazelle. Semoga lagu ini bisa menjadi pengganti Let It Go yang sudah berkumandang di dalam rumah saya selama 2 tahun terakhir ini ya. Tapi mama papa generasi 80an pasti akan tersenyum mengenali potongan lagu seperti All By Myself dan Everybody Hurts.

    Jadi, kalau belum ada rencana mengisi akhir pekan ini, saya sarankan nonton Zootopia deh. Tapi tetap jangan biarkan anak-anak nonton sendiri ya. Film ini ratingnya Parental Guidance, masih perlu kehadiran orangtua untuk mendiskusikan tentang isi film supaya anak nggak salah paham, karena ada beberapa adegan di mana para binatang telanjang di sebuah klub kebugaran. Juga penampilan Gazelle yang layaknya artis masa kini dengan kostum dengan gerakan tari orang dewasa. Serta beberapa adegan kekerasan seperti ketika seekor binatang kecil dibully temannya sampai terluka dan seekor binatang diserang oleh binatang lain sampai matanya terluka.

    But overall, film ini seperti kebanyakan film Disney lain, aman bagi anak. Selama kita, sebagai orangtua mengarahkan fokus anak kepada hal-hal positif yang ada dalam film.

    Selamat menonton ya.

    Dan kalau ada yang sudah nonton, yuk, bagi kesannya di sini 🙂

  • life hacks, ibu produktif, ayu novanti, blogger, arisan link, blogger perempuan
    Blogger Profiles, Life Hacks

    5 Tips Menjadi Ibu Produktif ala Ayu Novanti

    Beberapa waktu lalu saya membaca status salah seorang blogger yang mencari ibu-ibu yang memiliki pekerjaan sampingan baik fulltime maupun parttime di luar aktivitas mereka sebagai ibu rumah tangga. Ternyata yang komen banyak sekali. Ada yang menjalankan usaha online shop, penulis, menjahit, menerima pesanan kue dan masih banyak lagi. Hebat banget ya ibu-ibu jaman sekarang, masih bisa meluangkan waktu untuk berkarya  di sela-sela kesibukan mengurus suami, anak-anak dan rumah. Teman saya Dahlian Ayu Novanti, salah satunya.

    life hacks, ibu produktif, ayu novanti, blogger, arisan link, blogger perempuan

    Pemilik blog ayunovanti dan toko online jahitanibu ini termasuk ibu rumah tangga yang berkarya di usianya yang masih sangat muda. Dan semuanya itu ia lakukan dari rumah lho. Nah, bagaimana kiatnya menjadi ibu yang berkarya dari rumah? Yuk, simak tips dari Vanti berikut ini.

    Find Your Passion

    Temukan hal kita sukai. Baik itu menulis, menjahit, membuat kue, desain web, desain baju, dan masih banyak lagi pilihannya. Vanti sendiri sebenarnya sudah ngeblog sejak SMA, namun baru tahun November 2014 memutuskan untuk menulis lagi karena suaminya membelikan website sebagai kado ulang tahun ke-24. Hal ini memacu semangatnya untuk kembali menulis, menyalurkan hobi lamanya.

    Terbuka Dengan Tantangan Baru

    Awalnya, blog ayunovanti.com hanya digunakan sebagai sarana curhat atau sekadar menuangkan isi kepalanya. Tapi setelah sempat bekerja di public relation agency, yang kebanyakan proyeknya melibatkan blogger, ia berusaha menulis lebih serius dan menjajaki kemungkinan memperoleh penghasilan tambahan dengan menjadi blogger profesional. Sekarang melalui blognya yang berkategori lifestyle blog, Vanti mulai mendapatkan tawaran kerjasama seperti job review dan menjadi content writer. Ia pun tak segan mengikuti lomba blog untuk mengasah kemampuan menulisnya.

    Jangan Takut Jenuh

    Namanya ibu-ibu yang baru belajar menghasilkan uang sendiri, seringkali kita merasa jenuh dan kemudian malas melanjutkan sesuatu yang sudah dirintis tersebut. Tapi sebaiknya perasaan bosan jangan dihindari. Kalau sedang jenuh dengan suatu kegiatan ya jangan dipaksakan untuk melakukan hal tersebut. Seperti yang dilakukan Vanti. Ibu yang baru melahirkan anak pertamanya pada bulan Agustus 2015 lalu ini, mencoba mengatasi perasaan bosan ngeblognya dengan cara rajin menengok ke komunitas blogger supaya dapat ilham menulis. Ketika kejenuhan belum teratasi, ia pun mencari proyek lain yang bisa menggugah semangatnya seperti Jahitan Ibu yang dirintisnya bersama sang mama.

    Bergabung Dengan Komunitas Serupa

    Untuk menjaga semangat dalam melakukan pekerjaan kita, sebaiknya bergabung dalam komunitas yang sejalan dengan kegiatan kita. Misalnya grup memasak, grup blogger, grup MLM, grup menjahit dan sebagainya. Manfaat lainnya adalah kita dapat memperoleh ilmu-ilmu baru, mendapatkan info-info terkini serta memperluas jaringan dan membuka rejeki.

    Utamakan Keluarga

    Sebagai ibu rumah tangga, tugas utama kita adalah mengurus suami, anak dan rumah. Sehingga kita harus mengatur waktu sebaik mungkin supaya kebutuhan anak dan suami tetap terpenuhi meski kita memiliki kesibukan lain. Begitu pula yang dilakukan oleh Vanti. Misalnya ketika harus meninggalkan anak untuk belanja kain, Vanti akan menyiapkan ASI perah bagi bayinya.

    ayu novanti, ayunovanti.com, arisan link

    Ternyata nggak susah kan ya menjadi ibu yang produktif? Intinya adalah menemukan passion dan pandai mengatur waktu aja sih. Vanti sudah membuktikannya walaupun menurutnya sampai saat ini, ia pun masih terus berusaha mengatur waktunya lebih baik.

    Nah, untuk tips parenting lain serta serba-serbi kehidupan seorang ibu, yuk langsung main aja ke blog ayunovanti.com. Meskipun baru mulai ngeblog lagi sejak tahun 2014, blog Vanti memiliki konten yang menarik dan cara penulisan yang apik. Gaya bahasanya pun khas ibu muda jaman sekarang. Santai namun nggak alay sehingga membuat betah yang membacanya.

  • usborne very first reading, book review, books for early reader
    Books

    Belajar Membaca Dalam Bahasa Inggris Dengan Seri Usborne Very First Reading

    Belajar membaca sendiri merupakan tantangan bagi tiap anak, terutama yang mau masuk SD. Nah, belajar membaca dalam bahasa asing bisa jadi membuat tantangan tersebut makin berat. Itulah yang dialami Cinta ketika memasuki jenjang Kindergarten (KG) 3, beberapa tahun lalu. Meskipun sudah cukup fasih berbahasa Inggris, untuk membaca dia masih mengalami kesulitan. Salah satu penyebabnya adalah cara pengucapan huruf yang berbeda saat dirangkai dalam satu kata. Misalnya huruf C, ketika berdiri sendiri, dia akan berbunyi “si” sedangkan saat dirangkai dengan huruf lain membentuk satu kata, ia dibunyikan menjadi “keh”.

    Ternyata, kesulitan itu juga dialami oleh teman-teman sekelasnya dulu. Sehingga pihak sekolah membuat program membaca bersama. Jadi, orangtua diminta membeli buku yang sudah ditunjuk oleh sekolah dan kemudian buku itu dibaca anak bersama-sama dengan gurunya di sekolah, lalu dibawa pulang untuk dibaca bersama orangtua di rumah. Setiap minggu selalu ada target halaman yang harus dibaca bersama.

    Memberatkan? Menyiksa anak? Oh enggak, sama sekali enggak. Buku yang dipilih sekolah adalah seri Very First Reading Book keluaran Usborne. Buku ini sangat children friendly karena gambarnya banyak, ukuran hurufnya besar-besar dan jumlah kata perhalamannya disesuaikan dengan level bukunya. Semakin rendah tingkatannya semakin mudah dan sedikit jumlah kata yang harus dibaca oleh anak.

    Buku ini mengajarkan membaca dengan sistem phonic yaitu membaca per suku kata, bukan mengeja tiap huruf. Dengan begini anak nggak lagi kesulitan membedakan huruf yang berbeda.

    Saat program membaca bersama ini, guru di sekolah akan mengajarkan kata yang harus dibaca oleh anak, seperti gambar di bawah ini, yaitu Pat, is dan sad. Dan dalam satu buku, anak hanyak akan belajar kata yang dikombinasikan dari 8 huruf saja, sehingga mereka mudah mengingatnya.

     

    Nah, di rumah. Orangtua tinggal mengulangi halaman yang telah dibaca oleh anak di sekolah. Biasanya perminggu anak diminta untuk membaca 1=2 halaman. Iya, cuma sedikit, jadi nggak memberatkan kan. Apalagi bentuknya adalah buku cerita dengan banyak gambar, sehingga anak pun tertarik untuk membaca hingga tuntas.

    Nggak sekadar membaca, di bagian akhir buku, ada  2 permainan yang bisa digunakan untuk memastikan anak memahami isi buku, seperti memasangkan gambar suatu halaman dengan kalimat yang ada di dalamnya. Orangtua bertugas membacakan kalimatnya dan anak diminta untuk menunjuk gambar yang sesuai. Selain itu juga ada mengurutkan cerita sesuai dengan isi buku.

    Seri ini juga “memaksa” orangtua untuk duduk bersama dan membantu anak membaca, karena tanpa orangtua membaca bagiannya, anak nggak bisa membaca bagian mereka. Dengan berbagi dan bergantian membaca cerita, acara membaca menjadi menyenangkan bagi anak. Aktivitas ini pada akhirnya membiasakan orangtua dan anak untuk memiliki ritual membaca bersama dan meningkatkan bonding antara kita serta meningkatkan kepercayaan diri anak dalam membaca. Asik kan.

    Buku ini bisa dipakai untuk anak usia TK, Cinta dan teman-temannya mulai menggunakan buku di KG 3 dengan range usia 4-6 tahun, dan sudah mengenal huruf dan kata dengan sistem phonic.

    Phonics is a method for teaching reading and writing of the English language by developing learners’ phonemic awareness—the ability to hear, identify, and manipulate phonemes—in order to teach the correspondence between these sounds and the spellingpatterns (graphemes) that represent them.

    The goal of phonics is to enable beginning readers to decode new written words by sounding them out, or in phonics terms, blendingthe sound-spelling patterns. Since it focuses on the spoken and written units within words, phonics is a sublexical approach and, as a result, is often contrasted with whole language, a word-level-up philosophy for teaching reading (see History and controversy below).

    Since the turn of the 20th century phonics has been widely used in primary education and in teaching literacy throughout the English-speaking world. More specifically synthetic phonics is now the accepted method of teaching reading in the education systems in the UK and Australia. – sumber Wikipedia.

    Seri ini juga dapat digunakan secara mandiri di rumah dengan orangtua sebagai pendampingnya karena ada panduan menggunakan buku Very First Reading di bagian belakang buku-buku tersebut.

    Setelah program membaca di sekolah selesai dengan satu judul di buku 1 dan satu lagi di buku 2, saya pun jatuh cinta dengan seri ini. Sampai Cinta benar-benar lancar membaca, kami menggunakan 8 buku dari buku 1-6. Kemudian dia pindah ke seri Usborne First Reading. Kenapa memilih buku keluaran Usborne? Karena paling mudah untuk dibaca bagi early reader, buku ini juga didapat. Hampir di supermarket di kota kami menjual buku ini dan harganya nggak terlalu mahal, mulai dari B$7,9 per bukunya.

    Bagi pembaca yang tinggal di luar UK dan US, mungkin bisa mendapatkan buku-buku keluaran Usborne di toko-toko buku besar atau membeli secara online seperti bookdepository.com.

    Selamat belajar membaca dan bersenang-senang.

    world book day, book review, book for children, usborne book

  • produk fashion, matahari mall, fashion wanita
    Beauty & Fashion

    Inilah Produk Fashion yang Wajib Dimiliki Wanita

    fashion, women, produk fashion, matahari mall

    Sudah pernah merasakan asyiknya belanja di MatahariMall? Ada banyak sekali penawaran menarik yang MatahariMall berikan, terbukti saat SuperSeptember lalu. Usai menggelar promo besar saat peluncurannya, tentu banyak dari kamu yang penasaran event heboh apalagi yang akan diberikan oleh situs belanja online pendatang baru itu.

    Sambut November 2015 bersama diskon dari MatahariMall.

    Jika melihat pada trend tahun terdahulu, biasanya online shop di Indonesia ramai-ramai menggaungkan diskon gila-gilaan di penghujung akhir tahun. Nah, moment besar ini tentunya gak bakal dilewatkan oleh MatahariMall.com sebagai startup baru. Buat kamu yang berniat untuk belanja saat gajian nanti, pastikan kamu menyisihkan amunisi cukup (baca: duit) untuk berburu produk-produk fashion saat promo mendatang. Kendati belum ada informasi detil dari pihak MatahariMall terkait promo yang akan mereka berikan, kamu bisa mengunjungi halaman berikut untuk mengikuti update terbaru terkait diskon & promo belanja MatahariMall November 2015.

    Back to topic, Bicara soal kebutuhan, wanita tentu memiliki kebutuhan produk fashion yang banyak. Sebenarnya tak perlu terlalu boros dalam membeli produk-produk fashion yang Anda inginkan. Setidaknya beberapa produk fashion wajib ini akan membuat penampilan Anda makin istimewa di mana pun Anda berada.

    fashion, matahari mall, jeans, shirt, must have fashion, blazer

    Searah jarum jam: Adore Blazer Jas, DocDenim Ladies Jeans, Gudang Fashion Kaos Polos Panjang, Nana Blanche Fashion Tank Top. Semua produk dapat diperoleh di MatahariMall.com

    Tanktop adalah pakaian dalam yang wajib Anda kenakan saat beraktivitas di luar rumah. Dengan tanktop, Anda akan merasa percaya diri setiap saat. Untuk baju yang berwarna cerah tentu tanktop putih adalah padanan yang tepat. Sementara baju yang berwarna gelap seperti hitam, coklat, atau biru navy lebih pas dipadukan dengan tanktop berwarna gelap.

    Blazer hitam berwarna klasik adalah produk fashion yang istimewa. Anda bisa mengenakannya ketika beraktivitas di kantor atau saat harus menghadiri acara undangan. Dipadukan dengan kaos polos atau kemeja, penampilan Anda pun makin menawan.

    Jika Anda mengenakan kaos berwarna putih polos, penampilan Anda akan tampak netral dan berkelas. Anda juga bisa memadukan kaos putih dengan berbagai produk fashion lainnya seperti jaket, blazer, aksesoris kalung, atau jaket kulit.

    Siapa sih yang tak pernah mengenakan celana jeans. Celana jeans memang bisa menjadi andalan dalam berbagai kesempatan. Siapkan beberapa potong celana jeans dengan warna-warna netral seperti hitam atau biru navy agar mudah dipadupadankan dengan produk fashion lainnya.

    Kalau Anda ingin segera mendapatkan produk fashion tersebut setelah membaca ulasan kali ini, Anda dapat segera mengunjungi MatahariMall. Promo November yang ditawarkan MatahariMall akan membuat Anda jadi bisa memenuhi kebutuhan berbusana sambil berhemat. Jangan sampai Anda kehabisan produk fashion yang Anda inginkan, ya. Tak perlu tunggu lama-lama untuk kunjungi toko online MatahariMall sekarang juga.