Berburu Tiket Pesawat Murah Ke Yogyakarta

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Ada yang lagi galau menentukan tujuan liburan akhir tahun bersama keluarga? Libur akhir tahun ini pas banget barengan sama libur panjang sekolah setelah PAS ya? Kalau memang ada budget untuk berlibur ke luar kota nggak ada salahnya mengajak anak-anak jalan-jalan, hitung-hitung refreshing setelah satu semester bekerja dan belajar. Apalagi sekarang banyak promo tiket pesawat murah, sehingga budget transportasi bisa ditekah dan dialihkan ke yang lain. Tapi enaknya ke mana ya? Saya kok ingin jalan-jalan ke Jogja ya? Ada yang sehati dengan saya?

Kenapa Jogja?

Karena sudah lama sekali saya nggak ke sana. Terakhir kami ke sana sekeluarga besar (minus suami) itu sekitar tahun 2011, sudah 7 tahun yang lalu. Itu pun sekadar menghadiri pernikahan sepupu saya. Jadi nggak banyak mengeksplorasi Yogyakarta. Padahal waktu belum menikah, saya dan keluarga lumayan sering main ke Yogya. Pernah juga jalan-jalan ke Yogya bareng sahabat-sahabat saya waktu masih kuliah dulu. Biasanya sih naik mobil, bis atau kereta. Maklum sampai awal tahun 2000-an belum banyak maskapai yang menawarkan tiket pesawat murah.

Baca juga: Serunya Berwisata Sejarah di Kotagede, Yogya

Bagi saya, Jogja selalu istimewa. Setiap kali ke sana hampir nggak pernah pulang dengan perasaan nggak bahagia. Banyak pengalaman menyenangkan yang saya dapatkan setiap berkunjung ke kota yang dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono X ini. Mulai makan lesehan di Malioboro diiringi alunan lagu dari pemusik jalanan dan antri berjam-jam hanya untuk menikmati sepiring hangat Bakmi Kadin. Lalu belajar nawar di Pasar Beringhardjo dan Malioboro yang dilanjutkan dengan naik becak ke kampung penghasil bakpia. Kemudian berpanas-panas ria menikmati keagungan Candi Prambanan dan Borobudur.

Istimewanya Jogjakarta

Tapi bukan itu saja yang membuat Jogja punya tempat spesial di hati banyak orang. Sesuai dengan namanya, Daerah Istimewa Yogyakarta, kota yang pernah menjadi ibukota negara Indonesia pada tahun 1946 ini punya banyak sekali keistimewaan yang nggak dimiliki kota lain.

Selain kota wisata, Jogja juga dikenal sebagai kota pelajar. Nggak heran sih, banyak sekali universitas ternama yang jadi impian calon mahasiswa untuk melanjutkan studinya. Yang paling keren ya Universitas Gadjah Mada, yang pada tahun 2018 ini menduduki tempat kedua sebagai universitas terbaik di Indonesia versi Kemeristekdikti. Lalu ada Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Islam Indonesia, UPN ‘Veteran’ Yogyakarta dan masih banyak lagi.

Jogja juga sering disebut sebagai kota budaya karena banyak tradisi budaya peninggalan nenek moyang yang masih dilestarikan hingga kini, terutama oleh keraton Yogyakarta. Seperti upacara Sekaten yang biasanya diadakan pada tanggal 5 bulan Jawa Mulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Aneka tarian tradisional dan musik seperti gamelan pun masih bisa kita nikmati. Begitu juga dengan batik khas Yogyakarta yang tiap motifnya mempunyai arti dan cara pemakaian yang berbeda. Keunikan motif batik Yogyakarta ini baru saya ketahui saat akan menikah. Waktu itu pranata acara atau dukun mantennya wanti-wanti agar kami tidak salah memilih batik untuk seragam. Karena motif batik untuk pengantin, orang tua pengantin, dan keluarga besar harus berbeda hahaha. Abis sok-sokan sih mau pakai adat Jogja untuk acara pernikahan kami padahal bukan orang Jogja.

Baca juga: Tips Hunting Kain Untuk Seragam Pernikahan di JMP 

Keistimewaan lain dari kota ini adalah punya dua istana. Ada Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Saat ini keraton berfungsi sebagai tempat tinggal Sultan Sri Hamengkubowono X sebagai Gubernur DIY dan rumah tangga istananya. Istana yang kedua adalah Istana Yogyakarta yang dikenal sebagai Gedung Agung. Gedung Agung adalah kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Indonesia sejak tahun 1946, saat ibukota negara Indonesia berada di Yogyakarta sampai tahun 1949.

Tiket Pesawat Murah Ke Jogjakarta

Dengan segala keunikannya, nggak heran kan kalau saya selalu ingin kembali ke Jogjakarta? Teman-teman Pojok Mungil merasa gitu juga nggak? Apalagi sekarang banyak sekali pilihan moda transportasi untuk menuju ke kota tempat lahirnya Muhammadiyah ini. Mau naik kereta bisa turun di Stasiun Tugu atau Stasiun Lempuyangan. Kalau naik bus bisa turun dan naik dari terminal bus Giwangan. Ingin lebih cepat lagi ya naik pesawat sampai ke Bandara Internasional Adisucipto.

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Dulu sih saya dan keluarga selalu memilih jalan darat, baik naik mobil pribadi, bus atau kereta. Tapi kalau sekarang ini kayanya bakal milih naik pesawat ya. Apalagi dengan banyaknya tiket pesawat ke Jogja yang bisa kita pilih lewat situs atau aplikasi PegiPegi.

Kenapa PegiPegi? Karena keistimewaan yang dimiliki PegiPegi berikut ini:

  1. PegiPegi menjamin kita mendapatkan harga terbaik saat melakukan pemesanan.
  2. Banyak promo menarik dan harga spesial yang bisa dinikmati oleh member PegiPegi.
  3. Bisa melakukan pembayaran dengan mudah sesuai keinginan kita, karena PegiPegi menerima pembayaran melalui transfer bank, kartu kredit, internet banking, cicilan sampai pembayaran melalui swalayan.
  4. PepePoin yang kita peroleh dari setiap transaksi bisa dikumpulkan dan digunakan sebagai potongan harga pada transaksi berikutnya.

Mencari tiket pesawat murah di PegiPegi juga mudah. Kita tinggal buka situs PegiPegi atau instal aplikasinya di Android atau iOS lalu pilih produk ‘Flight’. Lalu masukkan kota keberangkatan dan tujuan kita beserta tanggal keberangkatan (dan pulang untuk tiket pergi pulang). Kemudian pilih jumlah penumpang dan klik kotak cari.

Setelah itu akan muncul berbagai jadwal penerbangan dari beberapa maskapai yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan kita. Lalu isi data pemesan dan penumpang, konfirmasi pemesanan dan lakukan pembayaran. Simple banget ya.

Selamat berlibur.

Travel Insurance, Kenapa Harus Punya?

futuready, asuransi perjalanan ke eropa

Alhamdulillah, anak-anak sudah selesai ujian sekolah. Waktunya cari tiket mudik ke Indonesia untuk bulan Desember nanti. Iya, emang kudu jauh-jauh sebelumnya kalau cari tiket mudik supaya dapat tiket yang murah. Maklum, selama bulan Desember anak sekolah libur kenaikan kelas dan baru masuk lagi tanggal 2 Januari tahun depannya. Nggak heran kan kalau di masa liburan ini harga tiket pesawat bisa melonjak atau malah justru kehabisan tiket ekonomi huhuhu.

Akhir-akhir ini setiap beli tiket pesawat lewat website maskapai penerbangan, selalu ada tawaran untuk membeli asuransi perjalanan. Biasanya sih saya tolak ya, karena merasa nggak perlu. Sampai ada kejadian bagasi suami terbawa pesawat lain saat mudik ke Indonesia beberapa waktu lalu. Dan kami harus menunggu 2 hari sampai bagasi kami terima di Surabaya. Alhamdulillah kejadiannya waktu mudik ya. Mudiknya juga ke rumah orang tua. Jadi semua kebutuhan sehari-hari seperti baju masih tersimpan di rumah mama saya.

Gimana seandainya kejadian bagasi hilang ini waktu kami travelling ke negara lain, ke Eropa misalnya? Di mana semua barang keperluan kami ada di dalam bagasi tersebut. Amit-amit jabang bayi ya, semoga sih nggak akan kejadian. Tapi kalau terjadi, kebayang nggak sih repotnya. Belum lagi kalau di saat kita traveling ke luar negeri trus kecopetan dan semua dokumen penting dan uang hilang. Haduh, bisa nangis bombay nggak sih. Liburan yang harusnya menyenangkan jadi berantakan pastinya.

Nah, ternyata setelah saya browsing, asuransi perjalanan InsyaAllah bisa melindungi kita dari kejadian-kejadian yang nggak diinginkan saat traveling ke luar negeri. Bahkan kalau kita mau apply visa Schengen untuk ke Eropa salah satu persyaratan wajibnya adalah memiliki asuransi perjalanan ke Eropa.

APA ITU ASURANSI PERJALANAN

Mengutip situsnya Futuready, asuransi perjalanan adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan pada perjalanan kita. Di mana banyak hal tak terduga yang bisa terjadi, seperti penerbangan delay, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, kecelakaan sampai kecopetan. Nah, asuransi perjalanan akan menanggung kerugian yang kita alami karena kejadian-kejadian tersebut. Sehingga perjalanan kita lebih nyaman dan tenang.

Tapi sebagai emak perhitungan, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi perjalanan, harus tahu dulu apa aja manfaatnya untuk kita. Trus repot nggak belinya? Beli di mana? Nanti klaimnya susah nggak? Dan yang paling penting, MAHAL nggak?

MANFAAT ASURANSI PERJALANAN

1. Memenuhi Syarat Pengurusan Visa

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, memiliki travel insurance ke Eropa adalah syarat wajib mengurus visa Schengen. Kalau nggak punya asuransi perjalanan, proses pengajuan visa nggak bisa disetujui.

2. Mendapatkan Ganti Rugi Kompensasi Penundaan atau Pembatalan Perjalanan

Sudah sampai bandara dan siap untuk terbang ke , tiba-tiba pesawat kita delay lebih dari 3 jam atau justru dibatalkan. Ada yang pernah mengalami? Terbayang kepanikannya, apalagi kalau dalam perjalanan itu bukan direct flight. Alias kita harus terbang lagi dengan pesawat lain untuk mencapai tempat tujuan. Hangus dong? Duh, berapa banyak lagi uang yang harus keluar untuk membeli tiket baru.

 Atau beberapa hari sebelum keberangkatan tiba-tiba kita atau anggota keluarga sakit atau meninggal sehingga nggak bisa berangkat padahal tiket sudah dibeli. Nah, dengan memiliki asuransi perjalanan, kita bisa klaim ganti rugi sebagai kompensasi penundaan atau pembatalan perjalanan. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku ya.

asuransi perjalanan ke eropa

3. Mendapatkan Ganti Rugi Untuk Kehilangan Bagasi Atau Barang Bawaan

Nggak ada traveler yang pengen bagasi atau barang bawaannya hilang selama bepergian kan. But sometimes shit happens. Dan asuransi perjalanan adalah bentuk ikhtiar kita untuk melindungi diri seandainya terjadi hal-hal yang nggak diinginkan saat bepergian. Karena, asuransi perjalanan bisa menanggung kerugian yang muncul saat bagasi kita hilang atau kecopetan di selama dalam perjalanan.

4. Mendapatkan Santunan Untuk Pengobatan Darurat dan Kecelakaan Saat Bepergian

Saat bepergian ke luar negeri, pasti kita sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya tetap sehat dan bisa menikmati perjalanan. Tapi, kadang malang tak dapat dicegah. Mendadak sakit karena keracunan makanan atau perubahan cuaca yang drastis dari tempat kita berasal bisa bikin kita mendadak sakit.

Saya ngebayangin aja seandainya ada rejeki jalan-jalan ke Eropa di musim dingin tentu produk ini akan sangat bermanfaat seandainya saya atau anak-anak mendadak sakit di sana karena nggak tahan dingin. Karena, asuransi perjalanan ada yang memberikan santunan biaya pengobatan di tempat tujuan. Jadi tabungan nggak akan berkurang untuk membayar pengobatan di negara orang karena akan diganti oleh asuransi perjalanan.

Oya, satu lagi yang paling penting. Asuransi perjalanan juga akan memberikan santunan jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian dan memberikan bantuan darurat saat kita butuhkan.

5. Mendapatkan Perlindungan Rumah

Saat rumah kosong karena kita tinggal bepergian, banyak hal yang bisa terjadi, termasuk kebakaran. Nah, dengan memiliki asuransi perjalanan, kita bisa mendapat ganti rugi kerusakan karena rumah kita kebakaran saat kita tinggal bepergian. Jadi, kalau punya asuransi perjalanan, kita InsyaAllah bisa bepergian dengan hati yang lebih tenang. Meskipun wajib hukumnya untuk ngecek semua kondisi rumah sebelum ditinggalkan.

Kalau sudah tahu manfaatnya, untuk perjalanan jalan-jalan ke luar negeri dari Indonesia, saya bakal beli asuransi perjalanan deh. Cuma nggak mau yang ribet gitu. Secara saya mah awam banget soal perasuransian begitu. Saya yakin teman-teman juga ada yang kaya saya. Ya kan?

BELI ASURANSI PERJALANAN ONLINE

Karena nulis tentang asuransi perjalanan ini, saya jadi kenalan dengan yang namanya Futuready, sebuah broker asuransi online. Futuready ini adalah supermarket asuransi online. Iya, transaksi pembelian asuransinya bisa dilakukan secara online. Asik kan? Nggak perlu lagi repot-repot janjian sama agen asuransi atau dateng ke kantor asuransi. Semua bisa kita urus sendiri secara online. Haaa, cocok banget untuk emak mager macam kita.

Sesuai dengan konsepnya sebagai supermarket asuransi, Futuready mengumpulkan berbagai produk asuransi terbaik dari berbagai perusahaan asuransi yang terkemuka. Tapi Futuready nggak mengeluarkan produk asuransi sendiri. Beberapa brand asuransi yang bekerja sama untuk dijual di Futuready.com adalah Adira Insurance, MNC Insurance, Jagadiri, AXA, Simasnet, AXA Mandiri, Tokio Marine, dan masih banyak lagi. Dengan konsep supermarket seperti ini, kita nggak perlu lagi membuka satu per satu situs asuransi yang menjual asuransi perjalanan.

Soal keamanannya, Futuready juga sudah memegang lisensi resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sejak tahun 2015. Jadi insyaAllah kredibel deh. Apalagi Futuready ini bagian dari AEGON, salah satu perusahaan asuransi terbaik di dunia yang berbasis di Den Haag, Belanda.

Produk asuransi yang ditawarkan oleh Futuready juga beragam. Selain asuransi perjalanan, juga ada asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan dan asuransi mobil. Jadi teman-teman yang mau ke Eropa dan perlu travel insurance, bisa banget beli di Futuready.

Caranya gampang. Kita tinggal buka webnya, klik pilihan cari asuransi dan pilih asuransi perjalanan. Lalu ketik destinasi pilihan kita, jumlah peserta, periode perjalanan (bisa ambil sekali jalan atau tahunan, lo) dan tanggal perjalanan. Setelah kita klik ‘cari asuransi’ muncul deh berbagai pilihan produk asuransi perjalanan dengan tujuan ke eropa dan negara lain yang bisa kita bandingkan. Baca baik-baik premi dan manfaatnya ya sebelum memilih. Cari yang paling cocok dengan budget dan kebutuhan kita.

Begitu proses pembayaran yang bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank atau bayar langsung di minimarket terdekat selesai dan polis disetujui, polis tersebut langsung dikirim via email dan langsung aktif. Dan seandainya something bad happens, nggak susah untuk klaim asuransi. Customer Service Futuready yang profesional siap membantu kita mengurus klaim melalui telepon atau online. Asik kan.

TRUS MAHAL NGGAK?

Mahal atau enggaknya sih tergantung dompet ya hahaha. Tapi dengan berbagai produk pilihan asuransi perjalanan dari berbagai brand asuransi yang dikumpulkan oleh Futuready, kita bisa memilih mana satu yang sesuai dengan budget kita.

Untuk benefit travel insurance ke Eropa dengan uang pertanggungan mulai 669 jutaan preminya cuma 269ribu lo waktu blogpost ini saya tulis. Kalau ingin nilai pertanggungan yang lebih besar dan risiko yang ditanggung lebih banyak juga ada, tentu dengan premi yang lebih mahal. Menurut saya sih, premi produk-produk asuransi perjalanan tersebut sesuai lah dengan faktor risiko yang kita hadapi saat perjalanan. Worth the price, kalau kata orang bule.

Jadi nggak perlu bingung bin ragu lagi nih membeli asuransi perjalanan. Kalau suatu saat kami sekeluarga jalan-jalan ke Eropa dari Indonesia, sudah tahulah bakal beli produk asuransi perjalanan di mana. Teman-teman punya pengalaman beli asuransi perjalanan? Saya tunggu sharingnya di kolom komentar yaaa.

 

Wisata Budaya Impian Bersama Keluarga di Garuda Wisnu Kencana Bali

Garuda Wisnu Kencana, traveloka, wisata Bali ramah anak

Bali adalah salah satu tempat wisata impian saya. Sudah lama sekali saya nggak ke Bali. Terakhir ke sana bersama keluarga kira-kira 9 tahun yang lalu, saat kakak Cinta berusia lebih kurang 1 tahun. Banyak kenangan manis yang kami peroleh saat berwisata ke Bali bersama Cinta termasuk pengalaman pertamanya bermain di pantai dan menolak terkena pasir pantai.

9 tahun setelah itu, Cinta (dan Keenan tentu saja) tumbuh menjadi anak pantai. Mereka senang sekali kalau diajak ke pantai, padahal pantai di Kuala Belait tempat kami tinggal sekarang meskipun bersih tapi masih kalah indah dari Kuta. Apalagi sekarang katanya banyak spot pantai di Bali yang ramah anak.

Selain ke bermain ke pantai, ada beberapa tempat yang ingin saya kunjungi bersama keluarga di Bali seperti Bali Safari & Marine Park, Alas Kedaton, Bali Bird Park serta tentu saja situs budaya Garuda Wisnu Kencana.

Garuda Wisnu Kencana, traveloka, wisata Bali ramah anak
Gambar diambil dari situs resmi GWK

Apalah arti mengunjungi pulau Dewata yang keindahannya terkenal ke seluruh penjuru dunia itu kalau nggak sekaligus mempelajari budayanya, ya kan? Nah, salah satu alasan saya ingin mengunjungi taman budaya Garuda Wisnu Kencana ini, karena banyaknya ulasan positif di berbagai situs travel online.

“Taman Garuda Wisnu Kencana sepertinya adalah taman budaya terbaik yang pernah saya kunjungi. Terletak di Badung, GWK terkenal dengan patung raksasa dewa Hindu, Wisnu dan tunggangannya, Garuda.” – Michelle Frank Lee dalam blog pribadinya.

Meskipun proses pembangunan Garuda Wisnu Kencana belum benar-benar selesai, taman budaya yang didesain dan dibangun oleh Nyoman Nuarta, salah satu pemahat hebat di Indonesia ini sudah menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara. Terutama bagi mereka yang memang suka dengan wisata budaya Hindu. Selain patung Wisnu dan Garuda, banyak atraksi yang bisa kita nikmati dan lakukan di area GWK. Mungkin memang agak membosankan untuk anak ya, apalagi kalau mereka nggak biasa ke tempat wisata budaya semacam ini. Tapi, saya tetap ingin mengajak anak-anak ke sini jika kami berlibur ke Bali karena berbagai manfaat ini:

3 MANFAAT BERWISATA KE TAMAN BUDAYA GARUDA WISNU KENCANA BALI

  1. Edukatif

GWK memang didesain untuk mengenalkan budaya Hindu pada khususnya serta budaya Bali pada umumnya. Selain bisa belajar tentang mitologi Hindu yang diwakili oleh patung Wisnu dan Garuda, kita juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan kesenian khas Bali, seperti Tari Bali, Tari Barong Keris, instrument Rindik, Joged Bumbung, Kecak Garuda Wisnu dan sebagainya.

“Kami sangat menikmati pertunjukan tari tradisional di amphitheatre, di mana para penarinya mengundang pengunjung untuk menari bersama mereka. Anak saya juga menyukai suguhan film pendek yang bercerita tentang Garuda.” – Jofarjo, turis dari Perth dalam TripAdvisor.

  1. Menikmati Pemandangan yang Indah

Di era Instagram ini, salah satu alasan memilih tempat tujuan wisata adalah apakah dia instagramable atau enggak. Iya kan? Iyain aja deh ya biar saya senang :))

Garuda Wisnu Kencana, traveloka, wisata Bali ramah anak
Gambar diambil dari situs resmi GWK

Di GWK banyak sekali spot foto yang instagramable saking indahnya pemandangannya. Setelah puas antri foto di depan patung dewa Wisnu dan Garuda, konon berfoto di Lotus Pond is a must. Tebing batu kapur ini tadinya adalah area yang nggak terurus dengan baik, setelah GWK mulai dibangun, justru area ini menjadi salah satu tempat favorit para turis yang berkunjung ke GWK karena keindahannya yang eksotis dan artistik.

  1. Beraktivitas Outdoor yang Seru

Anak-anak seumur Cinta dan Keenan mungkin akan bosan ya kalau cuma diajak jalan keliling taman melihat patung dan tebing. Tapi, menurut info tentang Garuda Wisnu Kencana di blog Traveloka, ada berbagai aktivitas outdoor yang bisa dilakukan untuk membuat mereka senang. Mulai dari mengelilingi area Lotus Pond menggunakan Segway serta mencoba flying fox di area yang sama, sampai mencoba ketangkasan rappelling & rock climbing, marine bridge serta bertualang menggunakan ATV.

Garuda Wisnu Kencana, traveloka, wisata Bali ramah anak
gambar diambil dari situs resmi GWK

Sepertinya berwisata ke Garuda Wisnu Kencana nggak akan cukup kalau hanya sebentar ya. Menurut beberapa resensi yang saya baca masih banyak atraksi di sekitar GWK yang juga dapat kita nikmati dan banyak penginapan di sekitar GWK yang dapat kita jadikan pilihan bermalam saat berkunjung ke Bali.

Untuk kemudahan pemesanan tiket dan hotel, kita dapat menggunakan layanan baru Traveloka yaitu pemesanan tiket dan hotel yang dapat dilakukan dalam 1 paket. Dengan menggunakan layanan pesan tiket dan hotel secara bersamaan, kita bisa lebih hemat sampai 20% tanpa harus menggunakan kode promo apapun dibandingkan dengan memesan tiket pesawat dan hotel secara terpisah. Liburan senang dan hemat tentu impian kita semua ya. Selamat berwisata ke Bali. Semoga saya bisa segera menyusul ke sana.

Merawat Anak Demam Saat Traveling

Anak Demam, Anak demam saat traveling, tempra syrup

Hai, Sahabat PojokMungil. Hari ini, kita sudah memasuki awal tahun 2018. Beberapa dari kita mungkin sudah mulai bersiap-siap dengan aktivitas normal setelah libur panjang sekolah dan akhir tahun. Anak-anak saya juga sudah masuk sekolah lagi setelah libur lebih dari satu bulan.

Iya, di Brunei tahun ajaran sekolah berakhir di akhir bulan November. Sehingga anak-anak libur kenaikan kelas mulai dari awal Desember sampai awal Januari. Tapi tahun ini saya dan anak-anak memulai liburan lebih awal demi tiket mudik yang lebih murah.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap libur panjang akhir tahun kami selalu berusaha untuk mudik ke Sidoarjo, walaupun 2 tahun belakangan ini suami nggak bisa ikut karena sibuk dengan pekerjaannya. Alhamdulillah, meski cuma berangkat bertiga, perjalanan kami cukup lancar. Anak-anak kooperatif sekali selama di pesawat. Bahkan kali ini Keenan yang biasanya sangat aktif, bisa duduk tenang sambil main gadget selama di pesawat. Mereka juga nggak mengeluh saat harus berjalan cukup jauh menuju tempat pemeriksaan imigrasi dan menunggu bagasi. Mungkin karena mereka sangat bersemangat untuk berlibur di rumah neneknya ya.

Maklum, liburan di rumah nenek memang selalu menyenangkan. Selain bisa jalan-jalan ke mall dan tempat-tempat bermain, mereka juga bisa main bareng paman, tante dan sepupu-sepupunya.

Hanya saja, kesibukan selama mudik nggak jarang bikin anak-anak kecapekan dan sakit. Seperti yang dialami Keenan waktu liburan kemarin. Tiba-tiba saja suatu sore sepulang kami dari suatu tempat, badannya demam, padahal nggak ada tanda-tanda batuk atau pilek. Saya pikir cuma masuk angin, jadi setelah mandi sore saya oleskan minyak kayu putih dan perbanyak minum karena dia menolak untuk makan.

anak demam, anak sakit saat traveling. tempra syrup

Menjelang malam, demam Keenan makin tinggi, saya pun akhirnya meminta supir mama untuk membelikan obat penurun panas. Mama saya menganjurkan untuk beli Tempra, “Kalian dulu kalau panas juga mama kasih Tempra kok,” ujarnya.

Meski ada adegan salah beli varian Tempra, akhirnya tersedia 1 botolTempra SyrupParacetamol di rumah. Tempra menjadi pilihan kami karena aman di lambung, tidak perlu dikocok karena larut 100% dan memiliki dosis yang tepat asal digunakan sesuai petunjuk dalam kemasan.

Di hari pertama demam, selain memperbanyak asupan cairan saya juga memberikan Keenan Tempra setiap 4 jam untuk membantunya merasa nyaman karena demamnya mencapai 38,5 derajat C. Alhamdulillah, dengan kandungan 150mg paracetamol pada setiap 5ml Tempra, obat ini bekerja sebagai antipiretika yang berfungsi menurunkan panas dengan cepat dan meningkatkan ambang rasa sakit sehingga dapat mengurangi rasa nyeri saat demam dan membantu Keenan untuk tidur lebih nyenyak.

Di hari kedua, demamnya mulai turun dan Keenan mulai ceria. Tapi saya belum bisa bernafas lega karena tiba-tiba saat malam hari Keenan kembali demam.

Demam yang dialami Keenan tentu membuat saya menunda beberapa acara. Tapi untungnya kakak Cinta nggak ikut mati gaya karena paman dan tantenya mengajak dia dan sepupunya untuk menginap di apartemen mereka. Sementara Keenan harus tinggal di rumah sampai benar-benar fit lagi.

Di hari ketiga, karena demamnya masih naik turun dan Keenan mulai lemas karena nggak mau makan, akhirnya saya memutuskan untuk membawa Keenan ke dokter. Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa amandelnya Keenan radang dan beliau memberikan 2 buah obat untuk dikonsumsi Keenan. Obat pertama saya tolak karena berupa puyer penurun demam dan pereda nyeri. Keenan nggak biasa minum puyer sih, daripada malah nggak terminum saya meminta alternatif lain. Lalu dokter menganjurkan saya meneruskan konsumsi obat penurun panas yang saya punya, dengan catatan jika sampai hari kelima masih ada demamnya, maka Keenan harus kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Alhamdulillah di hari keempat Keenan sudah mulai membaik, meski sesekali bilang pengen pulang ke rumah Brunei dan kangen sama papanya. Setelah Keenan benar-benar pulih, baru saya berani mengajak dia melanjutkan agenda-agenda yang sempat tertunda.

Anak sakit saat kita sedang bepergian memang bisa bikin perasaan jadi nggak karuan ya. Tapi, karena hal ini cukup sering terjadi pada kami, saya punya beberapa tips yang biasa saya lakukan:

Tips Merawat Anak Demam Saat Traveling

1. Mencari Akses Kesehatan Terdekat

Sebelum berangkat ke tempat tujuan, saya cari info dulu tentang klinik kesehatan atau RS terdekat dari hotel atau tempat kami menginap dan bagaimana menuju ke sana, terutama jika kami nggak bawa kendaraan sendiri.

2. Membawa First Aid Travel Kit

anak demam, first aid travel kit, obat yang harus dibawa saat bepergian, tempra syrup

Ini adalah bawaan yang wajib ada di dalam bagpack saya tiap kali kami bepergian. Isinya plester luka, obat luka, oralit atau pedialit, paracetamol dan obat maag untuk saya, minyak kayu putih, termometer dan obat penurun demam untuk anak-anak. Biasanya saya membawa Tempra Syrup. Kemasannya yang anti pecah dengan tutup yang nggak gampang terbuka membuatnya aman diletakkan di dalam tas. Saya juga nggak takut disuruh membuang Tempra Syrup jika naik pesawat. Volumenya yang cuma 60ml masih di bawah standar maksimal cairan yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin pesawat.

3. Istirahat

Saat anak mulai merasa nggak enak badan, langsung batalkan semua agenda dan biarkan anak beristirahat. Anak yang sakit perlu istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi badannya. Kalau dipaksakan, perjalanan juga jadi nggak menyenangkan karena anak akan rewel dan kita jadi nggak tenang. Jika kita pergi sekeluarga, biarkan suami yang membawa anak-anak lain jalan-jalan sementara kita menemani dan merawat anak yang sakit di tempat penginapan atau sebaliknya.

4. Rehidrasi

Saat anak demam, perbanyak asupan cairannya. Minum air mineral yang banyak atau oralit jika perlu supaya ia tidak dehidrasi.

5. Waspadai Tanda Kegawatdaruratan Demam

Anak dikatakan demam kalau suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius. Demam biasanya disebabkan karena tubuh anak sedang melawan kuman yang berusaha menginfeksi tubuh. Sebagian besar demam tidak berbahaya. Tapi kita juga nggak boleh menyepelekan demam begitu saja. Pelajari kapan kita harus membawa anak ke RS saat dia demam.

6. Dampingi Anak Saat Ia Demam

Beberapa anak tetap ceria dan aktif saat ia demam, tapi anak-anak saya biasanya jadi lesu dan nggak bersemangat ketika suhu tubuhnya meninggi. Saat-saat seperti ini biasanya saya memilih untuk mendampingi mereka, meskipun harus mengorbankan agenda liburan saya. Saat anak-anak masih bayi, saya suka melakukan skin-to-skin contact dan membiarkan mereka berbaring di atas dada saya untuk membuat mereka nyaman. Berendam di air hangat juga sering jadi pilihan untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya. Banyak yang menyarankan supaya memakaikan anak baju yang sejuk saat demam, tapi anak-anak saya justru lebih memilih baju yang hangat atau tidur dengan selimut di ruangan yang sejuk saat mereka demam. Ketika suhu tubuh anak mencapai 38 derajat Celcius dan ia jadi rewel dan nggak nyaman karena demamnya baru deh dikasih obat penurun panas.

merawat anak demam, anak sakit saat traveling, tempra syrup

Anak yang sakit saat demam memang bisa membuat agenda traveling berantakan. Apalagi kalau rencana kita berkunjung di tempat tersebut hanya beberapa hari dan ingin mengeksplorasi daerah tersebut. Kehilangan 1-2 hari karena anak sakit tentu sedikit banyak bikin kecewa. Untuk itu kita bisa melakukan hal ini agar anak tetap fit selama traveling:

1. Atur agenda traveling sesuai dengan ritme tubuh anak. Jangan paksakan bepergian sepanjang hari sehingga anak kurang istirahat, terutama jika usianya masih sangat muda atau baru pertama kali bepergian jauh. Beri kesempatan anak untuk beristirahat dengan nyaman sehingga tetap fit.

2. Banyak minum dan makan yang teratur. Selalu sediakan air minum dan bekal makanan di dalam tas agar mudah dikonsumsi anak. Kadang jadwal bepergian membuat kita nggak bisa makan tepat waktu, bekal makanan berupa roti atau buah bisa mengisi perut anak agar dia nggak kelaparan.

3. Minum suplemen makanan atau vitamin jika perlu. Kadang saat bepergian, makanan yang kita santap nggak bisa seideal saat kita sedang di rumah, sehingga anak-anak kekurangan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Untuk mengatasinya kita boleh memberikan mereka tablet vitamin atau suplemen makanan sesuai yang direkomendasikan oleh dokter anak.

4. Selalu cuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik sebelum dan sesudah makan untuk mencegah kuman masuk ke dalam tubuh anak.

Saya mungkin bukan ibu yang sempurna dan penuh kelembutan. Tapi insyaAllah saat anak-anak membutuhkan, saya akan berada di sisi mereka, terutama saat mereka sakit. Setidaknya ini salah satu cara saya menunjukkan bahwa selalu ada cinta di hati saya untuk mereka.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

Mudik Selamat, Aman dan Nyaman Menggunakan Transportasi Udara Bersama Anak

sobat aviasi, djpu, tips selamat aman dan nyaman naik pesawat bersama anak, traveling with kids,

Nggak terasa kita sudah melalui setengah bulan Ramadan ya. Kurang dari 2 minggu lagi, umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri nih. Udah ada yang siap-siap mudik?

Saya dong sudah di kampung halaman hahaha *sombong*

Kebetulan tahun ini sekolah anak-anak selesai Mid Year Exam lebih awal dari sekolah-sekolah lain di Belait District sehingga saat jadwal ujian dan liburan dibagikan pada bulan April yang lalu, saya bisa langsung beli tiket pesawat untuk mudik lebaran. Memang sengaja sih booking tiket jauh-jauh hari dan memilih tanggal yang tidak terlalu dekat dengan hari Raya supaya dapat harga tiket yang lebih murah, meski itu berarti anak-anak harus bolos sekolah beberapa hari hehehe.

Tahun ini adalah tahun ke-5 kami sekeluarga mudik Lebaran ke Surabaya dengan menggunakan moda transportasi udara. Sebelumnya, waktu kami masih tinggal di Jakarta, lebih suka lewat jalur darat dengan menggunakan mobil pribadi. Ada kesenangan tersendiri menyusuri jalur Pantura dengan mobil meski seringkali terjebak macet panjang di titik-titik tertentu dan memakan waktu yang cukup panjang.

Namun, sejak pindah ke Brunei pilihan satu-satunya untuk pergi ke Surabaya adalah dengan naik pesawat. Nggak mungkin kan naik mobil, bisa-bisa jatah liburan dan cuti habis di jalan. Lagipula kalau membawa anak kecil (dan orang lanjut usia) naik pesawat tentu lebih cepat dan praktis ya, terutama untuk jarak bepergian yang jauh.

Tapi bepergian dengan anak-anak naik pesawat itu gampang-gampang susah, apalagi kalau si anak masih balita. Nggak jarang terasa ribet. Untungnya baru-baru ini saya mengikuti akun media sosial Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan dan bergabung dengan #SobatAviasi, komunitas yang dibentuk oleh DJPU. Banyak sekali informasi yang sangat berguna bagi saya dalam mempersiapkan diri bepergian dengan pesawat supaya selamat, aman dan nyaman. Apa saja? Ini adalah beberapa di antaranya:

sobat aviasi, djpu, tips selamat aman dan nyaman naik pesawat bersama anak, traveling with kids,

Tips Mudik Selamat, Aman dan Nyaman Menggunakan Transportasi Udara Bersama Anak-anak

1. Beli Tiket Jauh-Jauh Hari 

Ini sebenarnya untuk mengantisipasi supaya kita masih kebagian seat karena penerbangan kan terbatas ya. Nggak seperti kereta api yang punya banyak gerbong atau bis yang armadanya banyak. Hanya saja kadang budget untuk beli tiket baru ada setelah kita menerima THR jadi mau nggak mau ya beli tiketnya mepet mau lebaran deh.

 

Tapi tahun ini untuk arus mudik dengan transportasi udara kita nggak perlu lagi takut kehabisan tiket sebab Direktorat Jendral Perhubungan Udara sudah menyiapkan 532 maskapai penerbangan dengan kapasitas kursi untuk penumpang dalam negeri sebanyak 5.780.374 dan penumpang luar negeri sebanyak 930.379.

2. Pilih Penerbangan di Pagi Hari

Sejujurnya saya kurang suka menggunakan penerbangan pertama. Bayangkan ya kalau pesawat berangkat jam 6.00 berarti pukul 4 pagi kita sudah harus sampai di Bandara. Sebelum adzan Subuh berkumandang kita sudah harus mandi, memandikan anak-anak dan memastikan koper-koper siap untuk dibawa. Harus bangun jam berapa coba?

Tapi sejak pindah ke Brunei, saya terbiasa dengan penerbangan di pagi hari ini karena satu-satunya jadwal dari Surabaya ke Brunei dengan Garuda (co-op with Royal Brunei Airlines) adalah pukul 6.30 pagi. Dengan memilih penerbangan pagi, kecil sekali kemungkinan pesawat terlambat berangkat dan biasanya karena penumpang nggak terlalu banyak, antrian check in dan pemeriksaan imigrasi (untuk penerbangan internasional) lebih bersahabat. Anak-anak pun di pesawat juga cenderung untuk melanjutkan tidur yang terputus sehingga saya nggak repot menyiapkan aneka permainan untuk menghibur mereka selama perjalanan.

Untuk mengurangi kehebohan di pagi hari, pastikan koper sudah siap diangkut pada malam harinya. Letakkan di dekat pintu keluar rumah. Sisakan satu koper yang terbuka untuk menyimpan barang-barang yang baru bisa kita simpan saat mau berangkat seperti kosmetik dan charger perlengkapan elektronik. Seorang teman juga menyarankan saya untuk menyiapkan anak-anak di malam hari. Jadi sebelum mereka tidur sudah dimandikan lalu dipakaikan baju yang nyaman untuk bepergian. Sehingga di pagi hari nggak perlu lagi membangunkan dan memandikan mereka. Kecuali bagi bayi dan batita yang masih pakai popok ya. Tentu harus diganti lagi popoknya sebelum berangkat. Lalu tinggal angkut untuk berangkat ke bandara.

3. Gunakan Pakaian Yang Nyaman 

Untuk anak, lebih baik memakai pakaian dari bahan kaos. Baik itu t-shirt dan celana maupun shirtdress dan legging dengan tambahan sweater. Hindari baju dan kaos kaki yang berenda dan dapat membuat anak gerah atau gatal. Hal ini berlaku juga untuk kita. Terutama para busui. Pilih baju menyusui yang nyaman dan tertutup sehingga memudahkan kita untuk menyusui di bandara dan di dalam pesawat.

4. Pack Wisely

Iya, saya tahu kok kalau bawa anak itu nggak bisa cuma bawa sedikit barang. Kalau bisa sih 1 lemari dibawa semua ya. Ya nggak apa-apa, asal masih sesuai dengan jatah bagasi. Barang-barang seperti sabun mandi bayi, popok sekali pakai nggak perlu bawa terlalu banyak. Popok kita bisa beli aja di tempat tujuan, sementara toiletries bayi cukup bawa botol-botol kecil.

View this post on Instagram

– #SobatAviasi merasa ribet saat berkemas? Jangan mengeluh, sebab hal itu kerap terjadi pada banyak orang. Meski tampak remeh, packing membutuhkan siasat. Perlu cara-cara jitu agar barang-barang yang akan kita bawa bepergian bisa termuat rapi ke dalam tas atau koper. Tak ada salahnya jika kamu menyimak kiat-kiat packing berikut ini: . 1. Pilih pakaian yang multifungsi untuk meringankan bawaanmu. Contohnya celana olahraga yang bisa juga dipakai tidur atau scarf yang bisa dipakai sebagai aksesori maupun penghangat. 2. Gulung lebih dulu pakaian tahan kusut, seperti kaos, jeans dan celana kain. 3. Selipkan barang berukuran kecil seperti kaus kaki atau pakaian dalam di bagian kosong koper. 4. Setelah semua tersusun, tutup tumpukan baju dengan plastik untuk mencegah pakaian terkena noda atau basah. 5. Ikat pakaian yang sudah diletakkan di dalam koper 6. Hindari menyimpan perhiasan dan barang berharga di dalam koper. . Tetap budayakan penerbangan yang #SelamatAmanNyaman #Selamanya. #SiapUntukMudik

A post shared by Perhubungan Udara (@djpu151) on

Pastikan juga berat bawaan kita sesuai dengan ketentuan bagasi karena tiap airlines memiliki kebijakan yang berbeda. Jika kita pergi dengan keluarga, ada maskapai yang memperbolehkan batas maksimal bagasi sejumlah total jatah bagasi sekeluarga dan ada pula yang hanya mengijinkan jatah bagasi sesuai dengan tiket. Jadi misalnya kita pergi berempat dengan masing-masing jatah bagasi 20kg, untuk Royal Brunei Airlines boleh tuh saya bawa 4 koper dengan berat 30kg, 25kg, 15kg dan 10kg selama tidak melebihi total 80kg jatah bagasi kami berempat. Namun, ada maskapai lain yang hanya mengizinkan masing-masing koper sesuai dengan jatah bagasi yang tertera di tiket. Jadi sebaiknya cari tahu dulu ya sebelum packing daripada nanti disuruh bongkar koper di counter check in.

Oya, jangan lupa intip akun media social DJPU untuk melihat benda-benda apa saja yang boleh dibawa ke kabin pesawat dan mana saja yang harus diletakkan dalam bagasi. Terakhir saya berangkat mudik kemarin, powerbank dan baterai alat elektronik nggak boleh diletakkan dalam koper bagasi. Sedangkan cairan lebih dari 100ml seperti biasa nggak boleh dibawa ke kabin pesawat (kecuali kalau kita beli di dalam ruang tunggu pesawat). Bahkan jenis smartphone tertentu tidak diperkenankan dibawa baik diletakkan dalam carry-on luggage atau bagasi tercatat.

5. Manfaatkan Layanan Check In Online 

Dengan check in online, waktu yang diperlukan oleh ground crew untuk memproses boarding pass akan lebih singkat sehingga nggak perlu lama-lama antri. Secara kalau bawa anak-anak pasti agak stres jika mereka rewel karena bosan antri, apalagi yang anaknya aktif seperti anak saya. Akan lebih menyenangkan lagi bila disediakan antrian khusus untuk penumpang yang sudah check in online seperti yang sudah diberlakukan di Bandara Internasional Brunei Darussalam. Wah, layanan check in online jadi sangat bermanfaat. Sementara setahu saya di Bandara Juanda dan Soekarno Hatta antrian khusus ini belum ada. Semoga menjadi pertimbangan bagi Direktorat Perhubungan Udara ya.

6. Makan Secukupnya 

royal brunei, traveling with kids, mudik selamat aman dan nyaman bersama anak,mudik dengan transportasi udara
Menu Child Meal di Pesawat Royal Brunei Airlines

Nggak semua maskapai menyediakan makanan dalam penerbangannya sehingga sebaiknya kita dan anak-anak makan secukupnya sebelum berangkat agar nyaman selama di perjalanan dan terhindar dari mabuk udara. Anak-anak yang perutnya cukup terisi juga cenderung lebih tenang dan bahagia sehingga nggak rewel serta mengganggu kenyamanan penumpang lain.

7. Siapkan Permen atau Penutup Telinga dan Susui Bayi Saat Pesawat Lepas Landas dan Mendarat.
 
Tekanan dalam pesawat saat lepas landas dan mendarat dapat membuat telinga kita nggak nyaman sehingga anak-anak cenderung rewel. Jadi lebih baik kita ijinkan anak-anak makan permen yang dapat membantu mengurangi tekanan dalam telinganya. Kalau si batita belum boleh makan permen berikan mereka penutup telinga yang memiliki fungsi sama.Bagi ibu yang membawa bayi disarankan untuk menyusui bayi saat lepas landas dan mendarat dengan alasan yang sama. Namun, kalau bayi tidur nyenyak nggak perlu dibangunkan ya, Ma. Cukup pasang penutup telinga.

8. Bawa Permainan Favorit Mereka atau Kantong Kejutan

mudik dengan transportasi udara, traveling with kids, djpu, sobat aviasi, mudik selamat, aman dan nyaman menggunakan pesawat bersama anak
Cinta dan Keenan asyik dengan buku bacaan dan activity pages dari kantong kejutannya

Kantong Kejutan ini dapat berisi mainan baru (tidak harus mahal asal belum pernah mereka mainkan), buku cerita baru, coloring pages dan crayon serta camilan kesukaan mereka. Kantong kejutan ini dapat membuat anak sibuk dengan permainan dan aktivitas baru mereka selama beberapa waktu, sementara kita beristirahat sejenak. Bawa juga boneka kesayangan mereka yang bisa membantu mereka merasa nyaman saat mengantuk.

Kalau kita punya gadget policy yang cukup ringan, mengijinkan anak-anak untuk menggunakan gadget mereka selama penerbangan dengan moda penerbangan diaktifkan dan dinonaktifkan selama lepas landas dan mendarat adalah ide yang baik. Isi gadget dengan games dan film yang belum mereka tonton untuk menghibur mereka selama penerbangan.

Supaya bawaan kita nggak terlalu berat, minta anak-anak untuk membawa ransel mereka sendiri untuk menyimpan benda-benda tersebut. Pastikan tas mereka tidak terlalu penuh agar anak-anak nggak keberatan membawanya.

9. Minta Awak Pesawat Untuk Menyiapkan Stroller Di Depan Pintu Pesawat Setelah Pesawat Mendarat
 
Jangan masukkan stroller ke dalam bagasi tercatat. Bawa stroller sampai ke depan pintu pesawat atau ruang tunggu supaya ketika pesawat mendarat kita dapat langsung mengambilnya di depan pintu saat keluar dari pesawat. Stroller atau gendongan sangat bermanfaat jika kita membawa batita. Perjalanan yang cukup jauh dari pesawat ke tempat pengambilan bagasi seringkali melelahkan bagi kaki kecil mereka. Dengan stroller atau gendongan kita juga dapat memastikan anak-anak selalu ada di dekat kita, terutama ketika kita mengambil bagasi.

Nah, itu dia 9 tips mudik aman, selamat dan nyaman menggunakan transportasi udara dengan anak-anak versi mamanya Cinta dan Keenan. Untuk tips yang lebih lengkap dan umum, bisa langsung baca-baca di akun media sosial Direktorat Jendral Perhubungan Udara yaitu Facebook Page dan Instagram atau ke situs http://selamanya.id/ dan jadilah bagian dari #SobatAviasi.

Selamat mudik. Semoga selamat sampai tempat tujuan dan berkumpul dengan orang-orang tersayang. Mohon maaf lahir dan batin yaa.

 

Jumat Pagi di Sudut Seria Bersama Keenan

Seria, Brunei Darussalam, My Booney Cafe, Sri Selera Seria

Nggak seperti Indonesia yang sekolah libur di hari Sabtu dan Minggu, di Brunei sekolah kerajaan dan swasta lokal libur di hari Jumat dan Minggu. Namun, hari Jumat kemarin kakak Cinta harus latihan di sekolah untuk acara Sports Day 2 minggu lagi. Jadi kalau biasanya kami bermalas-malasan di Jumat pagi kali ini harus bersiap-siap untuk mengantar kakak sekolah. Tapi tetap aja sih kebiasaan bangun agak siang di hari Jumat nggak bisa hilang, sehingga Keenan nggak sempat sarapan di rumah. Akhirnya setelah mengantar kakak ke sekolah dia minta diajak sarapan di dekat sekolah kakak.

Seria, Brunei Darussalam, My Booney Cafe, Sri Selera Seria
Foto ini diambil pada Jumat siang ketika semua aktivitas perekonomian di Seria berhenti setiap pukul 12 – 2 siang supaya orang Muslim bisa melakukan ibadah sholat Jumat.

Sekolah kakak dan rumah kami terletak di mukim Seria, sekitar 80 km dari Bandar Seri Begawan. Seria adalah kota kecil yang menjadi pusat eksplorasi minyak dan gas bumi, sumber kekayaan negerinya Sultan Hassanal Bolkiah. Dari rumah ke sekolah kakak dan Keenan berjarak 8 km yang biasanya kalau nggak macet bisa ditempuh dalam waktu 15 menit. Nggak banyak yang bisa dilihat dari Seria ini, pusat kotanya terletak di area yang bisa dikelilingi selama 15 menit dengan berjalan kaki. Mulai dari aneka tempat makan, bank, hotel, terminal bus, toko buku, deretan penjahit, kedai gunting rambut dan toko baju ada di sini. Meskipun nggak besar dan berkesan kota tua, aneka makanan enak ada di lokasi itu. Sebut saja resto sushi halal Kaizen Sushi favorit yang selalu penuh di jam makan siang dan malam dan Gohan Sushi yang nggak kalah enaknya. Restoran fast food modern seperti Jollibee, KFC, Burger King dan SugarBun bersebelahan dengan kedai-kedai masakan khas India dan Brunei yang sudah buka selama beberapa generasi. Nggak terlalu jauh dari area ini ada kantor polisi yang berseberangan dengan kantor pos.

Bingung juga awalnya mau makan apa karena jam segitu tempat makan yang menyediakan menu fast food favoritnya belum ada yang buka. Tadinya berencana ajak dia makan roti telur a la kedai India aja, kebetulan Keenan memang suka sama roti-rotian semacam itu. Tapi dipikir-pikir kok nggak kenyang ya dan saya lagi malas mencium aroma kari-karian hihihi. Setelah muter-muter di area Plaza Seria yang kebetulan dekat sekali sama sekolah kakak, akhirnya memutuskan untuk makan di My Booney Cafe aja.  

My Booney Cafe, Seria, Brunei Darussalam, halal food
My Booney Cafe & Restaurant di Seria

Seperti biasa, tiap makan di My Booney, Keenan selalu order dimsum siomay. Sayangnya pagi itu, siomay kesukaannya sudah habis. Setelah melihat aneka dimsum yang disajikan di meja, akhirnya dia milih siomay udang. Trus saya tawarin kolomee. Eh, dia mau.

Kolomee, Kolomee Seria, Seria, Brunei local food, Brunei halal food, Brunei Darussalam, kolomee wonton
Wonton Kolomee. Edisi sarapan porsinya lebih kecil.

Kolomee itu kalau di Indonesia mungkin sejenis mie ayam, tapi di sini isinya kita bisa pilih mulai dari daging/ayam cincang, wonton rebus, roasted chicken dan masih banyak lagi. Rasanya juga agak beda sih, namun buat saya kolomee di My Booney Seria ini yang paling cocok di lidah saya dari beberapa kolomee yang pernah saya coba di Brunei ini karena bumbunya berasa banget sampai ke mienya dan rasanya cenderung gurih asin. Meskipun kadang terlalu medok dan kalau makan porsi gede agak eneq. Untungya di kafe ini kalau mulai dari jam 6 sampai 11 pagi ada menu sarapan yang porsi kolomeenya lumayan kecil. Jadi nggak khawatir nggak habis deh. Sementara saya yang tadinya nggak mau order karena udah ada siomay udang akhirnya tergoda untuk memesan set roti dan telur setengah matang plus teh hangat. Duh, apa kabar #menujulangsing2017?

Setelah makan, Keenan tiba-tiba ngajak ngasih makan burung. Di dekat My Booney ada terminal bus yang nggak terlalu besar dan di salah satu sudutnya suka banyak burung ngumpul. Nah, kadang orang-orang iseng kasih makan burung di situ. Karena masih pagi, meskipun sudah lumayan panas, saya iyakan saja permintaan Keenan. 

bus station, Seria, Brunei Darussalam
Terminal Bus dan Tempat Parkir Taxi, Seria, Brunei Darussalam

Sebelumnya kami nyeberang dulu dari My Booney ke deretan kedai runcit di depan terminal bus untuk beli makanan burung. Hampir semua kedai runcit di situ jual makanan burung, jadi nggak susah milihnya. Dengan uang B$ 1, kami sudah bisa dapat 1 kg jagung kering. 

Seria, Brunei Darussalam
Deretan kedai runcit (toko kelontong) di Seria

Anak 4 tahun yang merasa sudah besar dan mandiri itu, langsung berinisiatif membawa sendiri tas plastik berisi jagung itu. Baru saja mau nyebrang ke terminal, eh tasnya jatuh di jalan. Jadilah jagung berhamburan di jalan raya dan langsung dikerubuti burung, sementara Keenan mau nangis ngeliat bawaannya jatuh :)) Akhirnya kami kembali lagi ke kedai dan membeli 1 kantong jagung lagi demi niat memberi makan burung terlaksana.

Sampai di terminal, Keenan seneng banget bisa melempar-lempar jagung ke kawanan burung sambil sesekali berlari berusaha menangkap burung. Hihihi, kebahagiaan anak kecil itu sederhana ya. Alhamdulillah di sudut terminal bus yang itu nggak banyak mobil lewat, ada beberapa yang datang dan pergi untuk parkir namun masih aman untuk anak-anak ngasih makan burung di situ.

Simply happiness

Cukup lama juga kita nongkrong di situ, nggak peduli diliatin orang lewat. Bahkan ada sepasang kakek nenek yang sampai senyum-senyum ngeliatin si Keenan. Begitu jagungnya habis, eh malah minta beli jagung lagi. Karena sayanya sudah kepanasan saya tawarin beli permen lollipop aja untuk dimakan di rumah. Untungnya dia setuju. Tapi begitu sampai di kedai langsung minta es krim. “It’s very hot, Mom. I want to eat ice cream,” katanya. Ya sudahlah, kami beli es krim trus nyebrang lagi ke Kompleks Sri Selera Seria untuk numpang duduk makan es krim.

Seria, food court, Seria food court, halal food in Brunei, non halal food in Brunei, Brunei Darussalam, Seria local food, Brunei local food
Food court di Seria dengan sisi sebelah kanan untuk aneka gerai makanan halal dan sisi sebelah kiri untuk gerai makanan non halal

Kompleks Sri Selera Seria ini semacam food court. Cukup besar tempatnya dengan dua sisi berseberangan yang menyediakan makanan halal dan non halal. Pagi ini sisi makanan non halal lebih ramai daripada sisi makanan halal. Keadaan biasanya berbalik di waktu makan siang dan malam. Di sisi makanan halal, menu yang tersedia beragam, mulai dari sate, pecel, aneka gorengan, bakso, sayur-sayuran sampai sup tulang, salah satu menu khas Brunei. Kadang kalau lagi kangen masakan Indonesia sederhana atau gorengan tapi terlalu malas bikin sendiri saya suka beli di sini meski rasanya ya sudah disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Misalnya soto rasa sup atau bebek goreng yang ukuran bebeknya gede banget.

Sementara untuk sisi makanan non halal saya nggak tahu isinya apa aja, nggak pede juga mau nengok-nengok ke sana karena di setiap sisi dindingnya ada papan kecil merah bertuliskan, “Bukan Tempat Makan Orang Muslim.” Kalau pakai kerudung kaya saya melipir ke sebelah sana pasti diliatin deh hihihi. Pokoknya mah, nggak usah khawatir cari makan di Brunei. Gerai dan rumah makan yang menyajikan masakan non halal pasti akan memasang papan kecil tersebut di dekat pintu masuk atau minimal di tempat yang mudah terlihat. Kalau nggak ada tandanya, insyaAllah masakannya halal.

Salah satu sudut Seria yang menunjukkan deretan kedai runcit dan tampak belakang Plaza Seria diambil dari depan Komplek Sri Selera Seria

Kencan di Jumat pagi bersama Keenan di Seria berakhir setelah es krimnya habis. Perutnya yang kenyang dan hatinya yang riang karena sempat bermain di luar memudahkan saya untuk mengajaknya pulang sambil berjanji lain waktu akan membawanya memberi makan burung lagi dengan anggota keluarga yang lebih lengkap.