4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak Untuk Remaja

perawatan kulit berminyak, perawatan kulit untuk remaja

“Skin care apa aja sih yang harus dipakai anak gadis?” tanya sahabat saya yang anaknya seumuran dengan Cinta. “Ini, kulitnya mulai keliatan berminyak, keluar bruntusan dan berkomedo. Daripada kebablasan muncul jerawat mending diajarin merawat kulit dari sekarang deh,” tambahnya.”Tapi bingung juga ya memilih produk perawatan kulit berminyak untuk remaja. Takut kalau nggak cocok malah ngerusak kulit,” ujarnya galau.

Saya yang tadinya belum terpikir ke arah sana jadi ikut galau. Selama ini sih Cinta cuma pakai sabun cuci muka aja. Itu pun sabun bayi karena saya merasa kulitnya nggak bermasalah dan sayang kalau pakai produk perawatan kulit yang kandungannya berat. Yang penting bersih aja.

Tapi, belakangan ini si sulung yang berusia 11 tahun mulai mengeluhkan bruntusan di hidungnya. Malah kadang diam-diam memakai plester hidung yang berfungsi mengangkat komedo serta masker punya saya. Rupanya dia sudah mulai peduli dengan kulitnya.

Maklum sih, seperti anak lainnya yang berusia 10 – 19 tahun, Cinta sudah memasuki masa remaja. Di mana perubahan hormon, tingkat stres serta polusi udara bisa memicu kelenjar minyak untuk memproduksi minyak secara berlebihan. Yang kalau nggak dikontrol dengan produk perawatan kulit berminyak bisa menimbulkan masalah kulit seperti komedo dan jerawat. Masalah ini tentu punya efek negatif pada penampilan dan mempengaruhi percaya diri anak. Iya kan?

Produk Perawatan Kulit Yang Wajib Dimiliki Oleh Remaja

perawatan kulit berminyak, produk perawatan kulit untuk remaja

Nah, dari obrolan dengan geng mamak-mamak pecinta skin care, kami sepakat untuk membiasakan anak-anak gadis (dan bujang) kami merawat kulitnya sejak dini. Tujuannya ya untuk mencegah munculnya jerawat dan masalah kulit remaja lainnya. Tentu dengan produk yang sesuai dengan kulit mereka. Dan berikut adalah beberapa produk perawatan kulit yang bisa digunakan oleh remaja.

1. Pembersih Muka

Berupa lotion, gel, cream atau oil yang berfungsi membersihkan kotoran atau make up yang menempel setelah seharian beraktivitas. Untuk remaja, pilih pembersih yang formulanya lembut dan sesuai dengan jenis kulit mereka, serta mengandung anti oksidan untuk merawat dan mencerahkan wajah. Produk ini bisa digunakan bagi remaja yang sudah mulai menggunakan make up atau krim wajah seperti pelembab dan tabir surya.

2. Sabun Muka

Setelah menggunakan pembersih muka untuk membersihkan kotoran dan make up, gunakan sabun muka demi memastikan kulit wajah benar-benar bersih dari sisa-sisa kotoran, make up dan cleanser. Cuci muka 2 kali sehari dengan sabun yang tidak mengandung sodium lauryl sulfat agar wajah tidak kering dan kelembapan alaminya terjaga dengan baik.

perawatan kulit berminyak, produk perawatan kulit untuk remaja

Jangan terlalu sering mencuci muka dengan sabun karena bisa bikin kulit kering. Kalau merasa risih dengan kulit lengket atau kotor setelah berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, usap saja dengan tisu khusus pembersih muka atau micellar water dan kapas. Sebelum tidur, baru deh lakukan dua tahap pembersihan muka ini.

3. Moisturizer

Produk ini berfungsi sebagai asupan gizi bagi kulit dan membantu menjaga kelembapan alami kulit wajah. Pelembap yang ringan dapat melindungi kulit remaja dari beragam polusi udara, debu dan keringat yang bisa mengganggu kesehatan kulit.

4. Sunscreen

Berguna melindungi kulit wajah dari efek buruk sinar UV seperti munculnya flek di wajah dan kerutan sebagai tanda penuaan dini. Banyak yang mengabaikan penggunaan sunscreen ini karena nggak suka dengan teksturnya yang lengket. Padahal ini penting banget. Kalau remaja kita malas dengan banyak tahap perawatan kulit, boleh pakai pembersih muka dan sunscreen aja. Seperti saya terapkan ke Cinta saat ini.

perawatan kulit berminyak

Oya, pastikan produk yang dipakai ini memang khusus sunscreen. Bukan BB Cream dengan SPF atau moisturizer ber SPF atau bedak dengan UV protection. No no no. Karena produk 2 in 1 seperti ini nggak efektif melindungi kulit wajah dari efek buruk sinar UV. Secara fungsi utama mereka bukan sebagai tabir surya, kan. Jadi, ya harus yang jenisnya tabir surya atau sunscreen atau sunblock untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Setelah pakai sunscreen mau dilanjut dengan BB cream atau bedak boleh banget.

Di luar keempat produk ini, untuk remaja yang berusia di atas 15 tahun kita bisa melengkapinya dengan:

  • Facial toner yang bisa berfungsi sebagai pengangkat sel kulit mati atau melembapkan kulit. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
  • Face scrub yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan sisa make up yang nggak bisa diangkat oleh sabun.
  • Masker untuk member nutrisi tambahan pada kulit muka.

Contoh langkah penggunaan skincare untuk remaja bisa dilihat di video ini. Sunscreen dipakai terakhir setelah pelembab di pagi hari. Kalau malam nggak perlu. Cukup berhenti di pelembab.

Mengenal Jenis Kulit dan Perawatannya

Nah, sebelum mulai memilih produk perawatan kulit untuk remaja, sebaiknya kita kenali dulu jenis kulit yang dimiliki remaja kita dan cara merawatnya supaya dapat membeli produk yang tepat.

Kulit Normal

Kulit normal memiliki warna kulit yang halus dan merata; tekstur lembut; dan tidak terlihat bintik-bintik merah, atau bercak-bercak. Pori-pori hampir tidak terlihat, dan permukaan kulit tidak berminyak atau kering. Kulit normal adalah jenis kulit yang ideal karena jumlah air dan minyak yang seimbang dan sirkulasi darah yang baik.

Pemilik kulit normal sebaiknya merawat wajahnya dengan cara:

  1. Mencuci muka dua sampai tiga kali sehari dengan pembersih wajah yang lembut atau sabun muka dengan air untuk membersihkan kotoran dan keringat di wajah.
  2. Menggunakan pelembab yang ringan terutama kalau sering berada di ruangan berAC untuk menjaga kulit supaya nggak kering.
  3. Aplikasikan tabir surya yang minimal ber-SPF 30.

Kulit Kering

Kulit kering biasanya terlihat kusam, kasar, bersisik dan cenderung mudah gatal dengan pori-pori yang hampir nggak terlihat.

Untuk merawat kulit kering lakukan cara berikut ini:

  1. Cuci wajah dengan pembersih wajah berbentuk susu, oil atau lotion yang bebas sodium lauryl sulfat (SLS) agar kulit nggak makin kering.
  2. Kemudian lanjutkan dengan penggunaan moisturizer yang tidak mengandung alkohol.
  3. Dan akhiri dengan penggunaan tabir surya.

Kulit Berminyak

Kulit berminyak biasanya memiliki pori-pori yang terbuka, kelihatan berkilau dan lengket karena produksi minyak yang berlebihan serta rentan timbul komedo dan jerawat.

perawatan kulit berminyak

Untuk merawatnya, lakukan 4 langkah perawatan kulit berminyak berikut ini:

  1. Cuci muka 3 kali sehari dengan pembersih yang mengandung salicylic acid.
  2. Gunakan pelembab yang kandungannya tidak menyumbat pori-pori. Biasanya sih di produknya tertulis ‘noncomedogenic’.
  3. Aplikasikan tabir surya atau sunscreen berSPF minimal 30 yang berbahan dasar air.
  4. Gunakan produk eksfoliasi seperti scrub wajah, toner atau masker satu atau dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori.

Kulit Kombinasi

Remaja yang memiliki jenis kulit kombinasi biasanya bagian ‘T-Zone’nya (dahi, hidung dan dagu) berminyak sedangkan bagian lainnya kering. Pori-pori di kulitnya cenderung besar dan cenderung berkomedo.

Untuk merawat kulit kombinasinya, biasakan remaja kita untuk:

  1. Membersihkan wajah dua atau tiga kali sehari dengan sabun yang lembut dan air.
  2. Gunakan pelembab di bagian wajah yang kering.
  3. Aplikasikan sunscreen berbahan dasar air setiap hari setelah menggunakan pelembab.

Jadi sejak kapan anak mulai dibiasakan merawat kulitnya?

Sebaiknya sejak batita anak mulai diajarkan tentang kebersihan dan kesehatan kulit. Dimulai dengan mencuci tangan dengan baik, mandi yang benar, membersihkan alat kelamin dan dubur dengan bersih selepas buang air kecil dan besar serta menggosok gigi dengan baik.

Menjelang akil baligh atau memasuki usia belasan, baru deh dikenalkan dengan produk perawatan kulit wajah dan dibiasakan menggunakannya secara rutin.

Merawat kulit dengan baik sejak dini bisa membantu kulit tetap sehat dan mencegah munculnya jerawat, flek hitam dan tanda-tanda penuaan dini saat anak beranjak dewasa. Tapi, kalau sudah terlanjur timbul masalah pada kulit si remaja, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit agar tidak semakin parah ya.

Berburu Tiket Pesawat Murah Ke Yogyakarta

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Ada yang lagi galau menentukan tujuan liburan akhir tahun bersama keluarga? Libur akhir tahun ini pas banget barengan sama libur panjang sekolah setelah PAS ya? Kalau memang ada budget untuk berlibur ke luar kota nggak ada salahnya mengajak anak-anak jalan-jalan, hitung-hitung refreshing setelah satu semester bekerja dan belajar. Apalagi sekarang banyak promo tiket pesawat murah, sehingga budget transportasi bisa ditekah dan dialihkan ke yang lain. Tapi enaknya ke mana ya? Saya kok ingin jalan-jalan ke Jogja ya? Ada yang sehati dengan saya?

Kenapa Jogja?

Karena sudah lama sekali saya nggak ke sana. Terakhir kami ke sana sekeluarga besar (minus suami) itu sekitar tahun 2011, sudah 7 tahun yang lalu. Itu pun sekadar menghadiri pernikahan sepupu saya. Jadi nggak banyak mengeksplorasi Yogyakarta. Padahal waktu belum menikah, saya dan keluarga lumayan sering main ke Yogya. Pernah juga jalan-jalan ke Yogya bareng sahabat-sahabat saya waktu masih kuliah dulu. Biasanya sih naik mobil, bis atau kereta. Maklum sampai awal tahun 2000-an belum banyak maskapai yang menawarkan tiket pesawat murah.

Baca juga: Serunya Berwisata Sejarah di Kotagede, Yogya

Bagi saya, Jogja selalu istimewa. Setiap kali ke sana hampir nggak pernah pulang dengan perasaan nggak bahagia. Banyak pengalaman menyenangkan yang saya dapatkan setiap berkunjung ke kota yang dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono X ini. Mulai makan lesehan di Malioboro diiringi alunan lagu dari pemusik jalanan dan antri berjam-jam hanya untuk menikmati sepiring hangat Bakmi Kadin. Lalu belajar nawar di Pasar Beringhardjo dan Malioboro yang dilanjutkan dengan naik becak ke kampung penghasil bakpia. Kemudian berpanas-panas ria menikmati keagungan Candi Prambanan dan Borobudur.

Istimewanya Jogjakarta

Tapi bukan itu saja yang membuat Jogja punya tempat spesial di hati banyak orang. Sesuai dengan namanya, Daerah Istimewa Yogyakarta, kota yang pernah menjadi ibukota negara Indonesia pada tahun 1946 ini punya banyak sekali keistimewaan yang nggak dimiliki kota lain.

Selain kota wisata, Jogja juga dikenal sebagai kota pelajar. Nggak heran sih, banyak sekali universitas ternama yang jadi impian calon mahasiswa untuk melanjutkan studinya. Yang paling keren ya Universitas Gadjah Mada, yang pada tahun 2018 ini menduduki tempat kedua sebagai universitas terbaik di Indonesia versi Kemeristekdikti. Lalu ada Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Islam Indonesia, UPN ‘Veteran’ Yogyakarta dan masih banyak lagi.

Jogja juga sering disebut sebagai kota budaya karena banyak tradisi budaya peninggalan nenek moyang yang masih dilestarikan hingga kini, terutama oleh keraton Yogyakarta. Seperti upacara Sekaten yang biasanya diadakan pada tanggal 5 bulan Jawa Mulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Aneka tarian tradisional dan musik seperti gamelan pun masih bisa kita nikmati. Begitu juga dengan batik khas Yogyakarta yang tiap motifnya mempunyai arti dan cara pemakaian yang berbeda. Keunikan motif batik Yogyakarta ini baru saya ketahui saat akan menikah. Waktu itu pranata acara atau dukun mantennya wanti-wanti agar kami tidak salah memilih batik untuk seragam. Karena motif batik untuk pengantin, orang tua pengantin, dan keluarga besar harus berbeda hahaha. Abis sok-sokan sih mau pakai adat Jogja untuk acara pernikahan kami padahal bukan orang Jogja.

Baca juga: Tips Hunting Kain Untuk Seragam Pernikahan di JMP 

Keistimewaan lain dari kota ini adalah punya dua istana. Ada Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Saat ini keraton berfungsi sebagai tempat tinggal Sultan Sri Hamengkubowono X sebagai Gubernur DIY dan rumah tangga istananya. Istana yang kedua adalah Istana Yogyakarta yang dikenal sebagai Gedung Agung. Gedung Agung adalah kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Indonesia sejak tahun 1946, saat ibukota negara Indonesia berada di Yogyakarta sampai tahun 1949.

Tiket Pesawat Murah Ke Jogjakarta

Dengan segala keunikannya, nggak heran kan kalau saya selalu ingin kembali ke Jogjakarta? Teman-teman Pojok Mungil merasa gitu juga nggak? Apalagi sekarang banyak sekali pilihan moda transportasi untuk menuju ke kota tempat lahirnya Muhammadiyah ini. Mau naik kereta bisa turun di Stasiun Tugu atau Stasiun Lempuyangan. Kalau naik bus bisa turun dan naik dari terminal bus Giwangan. Ingin lebih cepat lagi ya naik pesawat sampai ke Bandara Internasional Adisucipto.

tiket pesawat murah, tiket pesawat ke jogja

Dulu sih saya dan keluarga selalu memilih jalan darat, baik naik mobil pribadi, bus atau kereta. Tapi kalau sekarang ini kayanya bakal milih naik pesawat ya. Apalagi dengan banyaknya tiket pesawat ke Jogja yang bisa kita pilih lewat situs atau aplikasi PegiPegi.

Kenapa PegiPegi? Karena keistimewaan yang dimiliki PegiPegi berikut ini:

  1. PegiPegi menjamin kita mendapatkan harga terbaik saat melakukan pemesanan.
  2. Banyak promo menarik dan harga spesial yang bisa dinikmati oleh member PegiPegi.
  3. Bisa melakukan pembayaran dengan mudah sesuai keinginan kita, karena PegiPegi menerima pembayaran melalui transfer bank, kartu kredit, internet banking, cicilan sampai pembayaran melalui swalayan.
  4. PepePoin yang kita peroleh dari setiap transaksi bisa dikumpulkan dan digunakan sebagai potongan harga pada transaksi berikutnya.

Mencari tiket pesawat murah di PegiPegi juga mudah. Kita tinggal buka situs PegiPegi atau instal aplikasinya di Android atau iOS lalu pilih produk ‘Flight’. Lalu masukkan kota keberangkatan dan tujuan kita beserta tanggal keberangkatan (dan pulang untuk tiket pergi pulang). Kemudian pilih jumlah penumpang dan klik kotak cari.

Setelah itu akan muncul berbagai jadwal penerbangan dari beberapa maskapai yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan kita. Lalu isi data pemesan dan penumpang, konfirmasi pemesanan dan lakukan pembayaran. Simple banget ya.

Selamat berlibur.

Travel Insurance, Kenapa Harus Punya?

futuready, asuransi perjalanan ke eropa

Alhamdulillah, anak-anak sudah selesai ujian sekolah. Waktunya cari tiket mudik ke Indonesia untuk bulan Desember nanti. Iya, emang kudu jauh-jauh sebelumnya kalau cari tiket mudik supaya dapat tiket yang murah. Maklum, selama bulan Desember anak sekolah libur kenaikan kelas dan baru masuk lagi tanggal 2 Januari tahun depannya. Nggak heran kan kalau di masa liburan ini harga tiket pesawat bisa melonjak atau malah justru kehabisan tiket ekonomi huhuhu.

Akhir-akhir ini setiap beli tiket pesawat lewat website maskapai penerbangan, selalu ada tawaran untuk membeli asuransi perjalanan. Biasanya sih saya tolak ya, karena merasa nggak perlu. Sampai ada kejadian bagasi suami terbawa pesawat lain saat mudik ke Indonesia beberapa waktu lalu. Dan kami harus menunggu 2 hari sampai bagasi kami terima di Surabaya. Alhamdulillah kejadiannya waktu mudik ya. Mudiknya juga ke rumah orang tua. Jadi semua kebutuhan sehari-hari seperti baju masih tersimpan di rumah mama saya.

Gimana seandainya kejadian bagasi hilang ini waktu kami travelling ke negara lain, ke Eropa misalnya? Di mana semua barang keperluan kami ada di dalam bagasi tersebut. Amit-amit jabang bayi ya, semoga sih nggak akan kejadian. Tapi kalau terjadi, kebayang nggak sih repotnya. Belum lagi kalau di saat kita traveling ke luar negeri trus kecopetan dan semua dokumen penting dan uang hilang. Haduh, bisa nangis bombay nggak sih. Liburan yang harusnya menyenangkan jadi berantakan pastinya.

Nah, ternyata setelah saya browsing, asuransi perjalanan InsyaAllah bisa melindungi kita dari kejadian-kejadian yang nggak diinginkan saat traveling ke luar negeri. Bahkan kalau kita mau apply visa Schengen untuk ke Eropa salah satu persyaratan wajibnya adalah memiliki asuransi perjalanan ke Eropa.

APA ITU ASURANSI PERJALANAN

Mengutip situsnya Futuready, asuransi perjalanan adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan pada perjalanan kita. Di mana banyak hal tak terduga yang bisa terjadi, seperti penerbangan delay, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, kecelakaan sampai kecopetan. Nah, asuransi perjalanan akan menanggung kerugian yang kita alami karena kejadian-kejadian tersebut. Sehingga perjalanan kita lebih nyaman dan tenang.

Tapi sebagai emak perhitungan, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi perjalanan, harus tahu dulu apa aja manfaatnya untuk kita. Trus repot nggak belinya? Beli di mana? Nanti klaimnya susah nggak? Dan yang paling penting, MAHAL nggak?

MANFAAT ASURANSI PERJALANAN

1. Memenuhi Syarat Pengurusan Visa

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, memiliki travel insurance ke Eropa adalah syarat wajib mengurus visa Schengen. Kalau nggak punya asuransi perjalanan, proses pengajuan visa nggak bisa disetujui.

2. Mendapatkan Ganti Rugi Kompensasi Penundaan atau Pembatalan Perjalanan

Sudah sampai bandara dan siap untuk terbang ke , tiba-tiba pesawat kita delay lebih dari 3 jam atau justru dibatalkan. Ada yang pernah mengalami? Terbayang kepanikannya, apalagi kalau dalam perjalanan itu bukan direct flight. Alias kita harus terbang lagi dengan pesawat lain untuk mencapai tempat tujuan. Hangus dong? Duh, berapa banyak lagi uang yang harus keluar untuk membeli tiket baru.

 Atau beberapa hari sebelum keberangkatan tiba-tiba kita atau anggota keluarga sakit atau meninggal sehingga nggak bisa berangkat padahal tiket sudah dibeli. Nah, dengan memiliki asuransi perjalanan, kita bisa klaim ganti rugi sebagai kompensasi penundaan atau pembatalan perjalanan. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku ya.

asuransi perjalanan ke eropa

3. Mendapatkan Ganti Rugi Untuk Kehilangan Bagasi Atau Barang Bawaan

Nggak ada traveler yang pengen bagasi atau barang bawaannya hilang selama bepergian kan. But sometimes shit happens. Dan asuransi perjalanan adalah bentuk ikhtiar kita untuk melindungi diri seandainya terjadi hal-hal yang nggak diinginkan saat bepergian. Karena, asuransi perjalanan bisa menanggung kerugian yang muncul saat bagasi kita hilang atau kecopetan di selama dalam perjalanan.

4. Mendapatkan Santunan Untuk Pengobatan Darurat dan Kecelakaan Saat Bepergian

Saat bepergian ke luar negeri, pasti kita sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya tetap sehat dan bisa menikmati perjalanan. Tapi, kadang malang tak dapat dicegah. Mendadak sakit karena keracunan makanan atau perubahan cuaca yang drastis dari tempat kita berasal bisa bikin kita mendadak sakit.

Saya ngebayangin aja seandainya ada rejeki jalan-jalan ke Eropa di musim dingin tentu produk ini akan sangat bermanfaat seandainya saya atau anak-anak mendadak sakit di sana karena nggak tahan dingin. Karena, asuransi perjalanan ada yang memberikan santunan biaya pengobatan di tempat tujuan. Jadi tabungan nggak akan berkurang untuk membayar pengobatan di negara orang karena akan diganti oleh asuransi perjalanan.

Oya, satu lagi yang paling penting. Asuransi perjalanan juga akan memberikan santunan jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian dan memberikan bantuan darurat saat kita butuhkan.

5. Mendapatkan Perlindungan Rumah

Saat rumah kosong karena kita tinggal bepergian, banyak hal yang bisa terjadi, termasuk kebakaran. Nah, dengan memiliki asuransi perjalanan, kita bisa mendapat ganti rugi kerusakan karena rumah kita kebakaran saat kita tinggal bepergian. Jadi, kalau punya asuransi perjalanan, kita InsyaAllah bisa bepergian dengan hati yang lebih tenang. Meskipun wajib hukumnya untuk ngecek semua kondisi rumah sebelum ditinggalkan.

Kalau sudah tahu manfaatnya, untuk perjalanan jalan-jalan ke luar negeri dari Indonesia, saya bakal beli asuransi perjalanan deh. Cuma nggak mau yang ribet gitu. Secara saya mah awam banget soal perasuransian begitu. Saya yakin teman-teman juga ada yang kaya saya. Ya kan?

BELI ASURANSI PERJALANAN ONLINE

Karena nulis tentang asuransi perjalanan ini, saya jadi kenalan dengan yang namanya Futuready, sebuah broker asuransi online. Futuready ini adalah supermarket asuransi online. Iya, transaksi pembelian asuransinya bisa dilakukan secara online. Asik kan? Nggak perlu lagi repot-repot janjian sama agen asuransi atau dateng ke kantor asuransi. Semua bisa kita urus sendiri secara online. Haaa, cocok banget untuk emak mager macam kita.

Sesuai dengan konsepnya sebagai supermarket asuransi, Futuready mengumpulkan berbagai produk asuransi terbaik dari berbagai perusahaan asuransi yang terkemuka. Tapi Futuready nggak mengeluarkan produk asuransi sendiri. Beberapa brand asuransi yang bekerja sama untuk dijual di Futuready.com adalah Adira Insurance, MNC Insurance, Jagadiri, AXA, Simasnet, AXA Mandiri, Tokio Marine, dan masih banyak lagi. Dengan konsep supermarket seperti ini, kita nggak perlu lagi membuka satu per satu situs asuransi yang menjual asuransi perjalanan.

Soal keamanannya, Futuready juga sudah memegang lisensi resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sejak tahun 2015. Jadi insyaAllah kredibel deh. Apalagi Futuready ini bagian dari AEGON, salah satu perusahaan asuransi terbaik di dunia yang berbasis di Den Haag, Belanda.

Produk asuransi yang ditawarkan oleh Futuready juga beragam. Selain asuransi perjalanan, juga ada asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan dan asuransi mobil. Jadi teman-teman yang mau ke Eropa dan perlu travel insurance, bisa banget beli di Futuready.

Caranya gampang. Kita tinggal buka webnya, klik pilihan cari asuransi dan pilih asuransi perjalanan. Lalu ketik destinasi pilihan kita, jumlah peserta, periode perjalanan (bisa ambil sekali jalan atau tahunan, lo) dan tanggal perjalanan. Setelah kita klik ‘cari asuransi’ muncul deh berbagai pilihan produk asuransi perjalanan dengan tujuan ke eropa dan negara lain yang bisa kita bandingkan. Baca baik-baik premi dan manfaatnya ya sebelum memilih. Cari yang paling cocok dengan budget dan kebutuhan kita.

Begitu proses pembayaran yang bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank atau bayar langsung di minimarket terdekat selesai dan polis disetujui, polis tersebut langsung dikirim via email dan langsung aktif. Dan seandainya something bad happens, nggak susah untuk klaim asuransi. Customer Service Futuready yang profesional siap membantu kita mengurus klaim melalui telepon atau online. Asik kan.

TRUS MAHAL NGGAK?

Mahal atau enggaknya sih tergantung dompet ya hahaha. Tapi dengan berbagai produk pilihan asuransi perjalanan dari berbagai brand asuransi yang dikumpulkan oleh Futuready, kita bisa memilih mana satu yang sesuai dengan budget kita.

Untuk benefit travel insurance ke Eropa dengan uang pertanggungan mulai 669 jutaan preminya cuma 269ribu lo waktu blogpost ini saya tulis. Kalau ingin nilai pertanggungan yang lebih besar dan risiko yang ditanggung lebih banyak juga ada, tentu dengan premi yang lebih mahal. Menurut saya sih, premi produk-produk asuransi perjalanan tersebut sesuai lah dengan faktor risiko yang kita hadapi saat perjalanan. Worth the price, kalau kata orang bule.

Jadi nggak perlu bingung bin ragu lagi nih membeli asuransi perjalanan. Kalau suatu saat kami sekeluarga jalan-jalan ke Eropa dari Indonesia, sudah tahulah bakal beli produk asuransi perjalanan di mana. Teman-teman punya pengalaman beli asuransi perjalanan? Saya tunggu sharingnya di kolom komentar yaaa.

 

Naik Bus Laluan Belait, Pengalaman Baru Untuk C&K

bus laluan belait, brunei darussalam

Naik bus selama tinggal di Brunei bukanlah hal yang baru bagi saya dan anak-anak. Kami pernah naik bus ke Bandar dalam rangka field trip saat kakak Cinta lulus TK. Pernah juga naik bus ke daerah Jerudong untuk mengikuti pesantren kilat saat liburan sekolah. Dan terakhir naik bus untuk field trip ke pabrik air mineral Sehat di daerah Lumut. Tapi, saat itu bus yang kami naiki adalah bus sewaan yang full AC, bersih dan tempat duduknya cukup bagus. Teman seperjalanan kami pun orang-orang yang kami kenal baik dari sekolah maupun dari komunitas Ibu-ibu Indonesia di KB Seria. Sementara itu, kami belum pernah mencoba naik kendaraan umum selama tinggal di Brunei ini.

Karena itulah, saat hari Minggu kemarin kakak Cinta tiba-tiba bilang ingin naik kendaraan umum ke Kuala Belait dari Seria, saya agak ragu. Tapi keraguan saya ditepis oleh dua bocah yang semangat banget pengen mencoba naik bus laluan Belait. Akhirnya saya turuti kemauan mereka dengan catatan nggak boleh rewel dan nggak boleh mengeluh selama dalam perjalanan.

bus laluan belait, pojokmungil, brunei darussalam
Duduk manis menunggu bus laluan Belait di depan loket tiket

Awalnya, kami nggak ada rencana untuk naik bus laluan Belait ini. Tujuan kami ke Seria di hari Minggu pagi kemarin adalah untuk sarapan roti telur di kedai CAM lalu main di Playground Seria. Sayangnya karena hujan deras di hari Sabtu malam, saat kami tiba di playground, sebagian besar alat permainannya masih basah sehingga mereka nggak bisa main. Kami pun berjalan kaki menuju ke terminal bus untuk ngasih makan burung. Eh, kok burungnya lagi pada nggak ada. Yah, penonton pun mulai kecewa.

Baca: Jumat Pagi di Sudut Seria Bersama Keenan

Naik Bus Ke Kuala Belait

Waktu mau kembali ke mobil itulah, kakak Cinta tiba-tiba mengutarakan keinginannya untuk naik bus laluan Belait. Ide ini didukung penuh oleh Keenan yang belum pengen pulang ke rumah :)) Melihat kegigihan mereka saya pun ngalah. Saya menuju loket untuk mencari informasi bus mana yang harus kami tumpangi. Dan setelah ibu penjaga loket menunjuk ke sebuah bus kecil berwarna ungu, kami pun duduk di terminal bus untuk menunggu bus laluan Belait yang sedang menanti waktu keberangkatannya.

Nggak lama, supir bus membunyikan klaksonnya sebagai penanda bus laluan Belait akan segera berangkat. Saya pun mengajak anak-anak untuk memasuki bus. Karena penumpangnya nggak banyak , kami memilih tempat nomor 2 dari belakang supir. Anak-anak duduk berdua dan saya duduk di kursi single di seberangnya. Untuk perjalanan berangkat ini saya bayar B$2 untuk 2 orang dewasa.

bus laluan belait, pojokmungil, brunei darussalam

Kalau biasanya bus yang kami naiki memiliki seat belt dengan jendela dan pintu yang tertutup, maka bus laluan Belait ini berbeda. Seperti Kopaja atau Metromini yang sering saya naiki di tahun 2007, bus laluan Belait ini tidak berAC sehingga pintu dan jendelanya terbuka. Tentu ini pengalaman baru untuk anak-anak yang senang sekali bisa merasakan angin dari luar menerpa wajah dan rambut mereka.

Rute:

Perjalanan dari terminal bus Seria di Jalan Bunga Pinang ke terminal bus Kuala Belait di Jalan MacKeron, memakan waktu sekitar 30 menit. Lebih lama 10 menit dari naik mobil pribadi tanpa ngebut. Rute yang dilalui dari Seria adalah: Jalan Bunga Pinang – Panaga G area (Jalan Tengah) – Jalan Tengah – Panaga F area (Jalan Utara) – Jalan Tengah – Jalan Singa Menteri – Pandan 8 – Jalan Maualan – Jalan Setia Pahlawan – Pandan 1 – Roundabout Tapak Perindustrian – Jalan Tengah – Jalan Sungai – Jalan MacKeron.

bus laluan belait, pojokmungil, brunei darussalam
Di dalam bus laluan Belait

Selama perjalanan hanya ada beberapa penumpang selain kami yang turun di jalan Maulana. Supir dan penumpang cukup tertib karena naik dan turun di halte bus yang sudah ditentukan. Anak-anak pun duduk tenang di kursi dengan aktivitasnya masing-masing.

Kembali Ke Seria

Rencananya, begitu sampai Kuala Belait kami akan langsung naik bus laluan Belait lagi untuk kembali ke Seria. Tapi anak-anak rupanya punya rencana lain. Karena sadar bahwa terminal bus cukup dekat dengan Jalan Pretty, pusat pertokoan di Kuala Belait, mereka meminta untuk jalan-jalan sebentar.

Setelah menghabiskan beberapa saat di toko mainan, kami pun kembali ke terminal bus dan mendapati supir dan bus yang sama akan membawa kami kembali ke Seria. Untuk perjalanan pulang, saya meminta Cinta yang membeli tiket di supir. Dan kali ini saya cukup membayar B$1 untuk tiket dewasa dan 50 sen untuk tiket anak. Keenan sepertinya digratiskan, padahal dia duduk sendiri. Entahlah.

bus laluan belait, pojokmungil, brunei darussalam
Terminal Bus Kuala Belait

Penumpang bus laluan Belait ke arah Seria cukup ramai di hari Minggu siang itu. Waktu kami naik sudah tinggal 4 baris kursi dari belakang yang kosong. Saya dan Keenan pun duduk berdua, sedangkan kakak duduk sendiri di depan kami.

Nggak seperti perjalanan berangkat yang cukup santai, perjalanan pulang ini supirnya agak ngebut. Sampai Keenan merasa pusing. Penumpang pun naik dan turun di pinggir jalan sesuka mereka. Udah sama seperti angkutan umum di Indonesia yak.

Alhamdulillah sampai di terminal bus Seria dengan selamat. Anak-anak hepi, bahkan berencana untuk naik bus ke Bandar, yang langsung saya jawab, “Nanti sama papa ya.” Hahaha. Soalnya saya malas kalau harus naik bus ke Bandar. Lama banget. Kata kakak ipar yang sudah pernah nyoba waktu berkunjung ke sini, perjalanan Seria – Bandar bisa memakan waktu 2 jam-an dengan bus tanpa AC. Beeuuh…

bus laluan belait, pojokmungil, brunei darussalam

Tapi, ini aja saya rasa sudah cukup menyenangkan untuk anak-anak. Perjalanan jarak pendek dengan waktu yang nggak terlalu lama dan rute yang sudah saya kenal bikin saya santai bawa anak-anak ke KB dan kembali ke Seria dengan bus laluan Belait. Karena saya santai, anak-anak pun jadi ikut tenang. Lumayan untuk pengalaman pertama naik bus umum di negeri orang.

Teman-teman ada yang pernah bawa anak-anak naik bus atau angkutan umum jarak jauh? Boleh dong share pengalamannya di sini. Siapa tahu bisa membantu saya saat akhirnya harus bawa mereka naik bus dengan rute yang lebih jauh.

Kembali Semangat Melakukan Pekerjaan Rumah Tangga

semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga

Kerjaan ibu-ibu itu memang nggak ada habisnya ya. Apalagi yang berkaitan dengan urusan rumah. Mulai dari beberes rumah, masak, nyuci dan setrika, cuci piring, dan sebagainya. Saking banyaknya, nggak jarang terselip perasaan, “Duh, kok nggak selesai-selesai sih ini kerjaan.” Sementara kita udah pengen banget leyeh-leyeh nonton drama seri favorit di TV. Atau untuk para ibu yang bekerja di rumah, pekerjaan lain sudah menuntut untuk dikerjakan. Hal ini bisa bikin kita patah semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Trus jadi males mau ngerjain pekerjaan rumah. Pengennya piknik aja. Atau tidur. Atau apalah yang penting bukan nyapu, ngepel, beresin mainan anak-anak atau setrika.

Itu yang saya rasakan beberapa hari yang lalu.

Ceritanya si mbak part time yang kerja di rumah lagi cuti panjang karena habis operasi mengeluarkan kehamilan di luar rahim. Karena malas cari part time baru untuk sementara, saya mencoba mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendirian. Bisalah, pikir saya. Toh anak-anak sudah sekolah semua. Jadi saya punya banyak waktu di pagi hari untuk kerja di rumah.

semangat mengerjakan pekerjaan rumah

Minggu pertama dan kedua semua berjalan lancar. Apalagi saya sudah menyusun timetable untuk semua aktivitas saya, temasuk ikut kelas online serta bikin konten blog dan instagram. Bahkan timetable harian itu dengan bangganya saya submit sebagai salah satu tugas mingguan untuk kelas Matrikulasi Ibu Profesional.

Saya juga membuat jadwal khusus blogging, lho. Karena saya hanya punya waktu blogging (maksimal) 1 jam per hari dengan target update blog 1 kali seminggu. Dengan adanya jadwal tersebut, saya punya panduan apa-apa saja yang harus saya kerjakan dalam waktu satu jam tersebut.

Kehilangan Semangat Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Tapi oh tapi, di minggu keempat saya sudah mulai kelelahan. Rasanya tuh kaya yang dialami tokoh Phil Connors yang diperankan oleh Bill Murray di film Groundhog Day. Di mana hari itu berulang terus dan harus melakukan hal yang sama persis setiap harinya.

semangat mengerjakan pekerjaan rumah, groundhog day

Itulah yang saya rasakan, saking rutinnya aktivitas saya sehari-hari.

Hal ini tentu bikin saya jenuh. Saking jenuhnya sampai nggak lagi semangat mengerjakan pekerjaan rumah. Tapi nggak mungkin nggak dikerjakan karena kalau dibiarkan jadi makin numpuk. Liat rumah nggak rapi juga bikin makin stres. Cuma hati nggak mau diajak kompromi untuk bekerja. Teman-teman Pojok Mungil pernah merasa gitu juga nggak sih?

Akhirnya saya curhatlah di instastory. Sekalian nanya kira-kira apa sih yang biasanya dilakukan teman-teman saya untuk mengembalikan semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Dan inilah saran dari teman-teman saya lewat instastory:

Tips Mengembalikan Semangat Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga

Tidur

Ada beberapa teman yang menyarankan untuk tidur dulu aja kalau lagi nggak semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Kalau nggak bisa tidur, minimal gegoleran lah sebentar. Biasanya nggak mood itu karena badan juga capek. Jadi dengan tidur, kita ngasih badan kita haknya untuk beristirahat.

I know it seems impossible for us, moms. Apalagi yang punya anak balita. Tapi coba deh, atur waktu supaya bisa tidur. Nggak perlu berjam-jam jugalah tidurnya. Sejam atau bahkan power nap 15 menit juga cukup. Tergantung waktu dan kebutuhan badan aja. Biasanya setelah bangun tidur, kita bisa lebih segar dan semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga lagi.

Ngopi (Atau Ngeteh Atau Minum Minuman Hangat Favorit Kita)

semangat mengerjakan pekerjaan rumah

Saya sering banget baca nasihat dari salah satu blogger luar negeri yang saya ikuti. Dia selalu bangun lebih pagi dan minum segelas teh hangat sebelum mulai mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Menikmati suasana rumah yang sunyi karena anak-anak dan suami masih tidur; menghirup udara pagi menjelang Subuh yang masih segar serta menikmati minuman hangat yang enak bisa bikin kita lebih semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga lho. Lagipula dengan bangun lebih pagi, kita juga punya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kita sebelum suami berangkat kerja dan anak-anak berangkat sekolah. Jadi nggak kedubragan dan panik gitu. Sehingga mood kita juga bisa terjaga baik seharian.

Baca: Ritual Pagi Untuk Mood Yang Lebih Baik

Makan Enak

Apalagi kalau makanannya itu dibawain suami sambil dia bilang, “Malam ini nggak usah masak, Sayang. Makasih ya, sudah capek-capek ngurusin rumah, aku dan anak-anak.” Duh, apa nggak langsung berkobar tuh semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Etapi, buat yang suaminya bukan tipe perhatian begitu, jangan sedih ya. Kita senasib kok. Adegan di atas itu juga hanya sebatas mimpi untuk saya hahaha. Lha kok jadi curhat.

Namun, makan enak tetap bisa kok mengembalikan semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Beli atau bikin aja sarapan yang kita suka. Favorit saya tuh rebusan sayur hijau, tumis ikan asin dan sambal. Udah deh, nasi satu rice cooker juga bisa abis dimakan sendiri. Abis itu ngantuk, tidur deh. Bangun tidur semangat lagi nyapu ngepel.

Shopping

semangat mengerjakan pekerjaan rumah

Aktivitas ini banyak penggemarnya. Mood booster paling ampuh buat ibu-ibu ini kayanya. Mulai dari belanja kosmetik sampai baju. Kadang jalan-jalan ke supermarket beli kebutuhan rumah plus snack favorit juga sudah bisa bikin semangat mengerjakan pekerjaan rumah kembali lagi.

Dengar Musik Atau Nonton TV Sambil Bekerja

Ini juga banyak bilang ampuh mengembalikan semangat mengerjakan rumah. Dan berlaku juga untuk saya, setidaknya akhir-akhir ini. Jadi, saya tuh paling males setrika. Tapi trus diajarin temen saya untuk nonton tv sambil setrika. Lha, bener. Ternyata setrika sambil nonton serial favorit itu menyenangkan ya.

Karena saya jarang banget nonton tv yang dikuasai anak-anak dan suami, setrika bikin saya bisa ngikutin drama favorit saya, Good Witch di Netflix. Lumayan, sekali setrika bisa 2-3 episode. Akhirnya sekarang saya jadi suka setrika hahaha.

Olahraga

Jalan pagi, yoga atau aerobic di rumah ngikutin video di YouTube bisa bikin badan kita lebih segar. Kalau badan segar otomatis kita juga jadi semangat mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ini juga terbukti di saya. Biasanya waktu ada mbak part time, saya jalan selama 30 menit setiap pagi di jogging track dekat sekolah anak-anak. Selama nggak ada mbak, ya nggak sempatlah saya jalan pagi.

Nah, pas lagi suntuk-suntuknya kemarin tuh, saya paksakan untuk jalan. Dari OGDC ke Billionth Barrel Monument lumayan dapat 2 km. Alhamdulillah, habis itu kepenatan saya agak berkurang. Tapi ganti capek. Trus tidur sebentar. Abis itu semangat lagi deh mengerjakan pekerjaan rumah.

Nyalon Atau Pijat

Creambath, manicure pedicure, spa bisa banget membantu kita untuk melemaskan otot-otot yang kaku karena kecapekan mengerjaan pekerjaan rumah. Atau kalau nggak suka ke salon bisa panggil tukang pijat ke rumah. Malah enak kan, abis dipijat bisa langsung tidur. Trus semangat mengerjakan pekerjaan rumah lagi deh.

Piknik

Kalau memungkinkan, pergilah jalan-jalan. Boleh sendiri, sama teman-teman atau sama keluarga. Kadang kejenuhan itu bukan hanya karena aktivitas yang monoton, juga bisa karena merasa terkungkung di satu tempat yang sama setiap hari. Jadi carilah tempat yang baru, yang bisa bikin kita fresh lagi. Nggak perlu jauh-jauh sampai booking tiket pesawat ke Paris. Cukup cari tempat main di sekitar rumah yang belum pernah kita singgahi. Suasana baru dan aktivitas baru bisa bikin kita semangat lagi mengerjakan pekerjaan rumah tangga sesampainya di rumah.

Nah, itu dia beberapa tips dari teman-teman saya. Yang mau cek instastorynya bisa langsung klik aja link di atas ya. Intinya sih, kalau lagi benar-benar hilang semangat mengerjakan pekerjaan rumah, lakukan sesuatu yang bisa bikin kita rileks dan happy. Take care of yourselfPamper yourself. Membahagiakan diri sendiri itu nggak dilarang kok untuk ibu-ibu. Karena ibu yang bahagia akan membawa aura yang bahagia juga untuk keluarganya.

Setuju?

Anak Bungsu Lebih Disayang Oleh Orang Tua, Benarkah?

anak bungsu lebih disayang orang tua

Banyak orang bilang kalau anak bungsu lebih disayang oleh orang tua, lebih dimanja, lebih diperhatikan, dan akan selalu dianggap sebagai bayinya orang tua. Benar nggak sih?

Kira-kira 7 tahun yang lalu, saat Cinta masih umur 4 tahun dan masih menjadi satu-satunya anak saya (dan suami), budhe saya pernah berkomentar bahwa saya tuh kelihatan menikmati banget saat bersama Cinta. Beliau lantas membandingkan dengan kenalannya yang kelihatan lebih dekat dengan anak keduanya daripada anak pertamanya. Komentar tersebut langsung dijawab oleh mama saya, “Ya jelas, wong anaknya baru satu.”

Meskipun saat itu saya hanya menanggapi obrolan mereka dengan senyuman, dalam hati saya berkata bahwa berapapun anak saya nanti, kedekatan saya dengan Cinta nggak akan berubah. Gitu. Pede banget lah saya waktu itu merasa akan bisa bersikap sama dan membagi kasih sayang secara adil dan merata kepada semua anak saya. Padahal anaknya baru satu, isi galeri foto di hapenya 90% si anak satu-satunya itu, dan sebagian besar waktu dan uangnya dihabiskan untuk si kesayangan nomer satu.

Sampai negara api menyerang si adik hadir dalam perut saya dan si sulung beranjak semakin besar. Dan saya akhir-akhir ini merasa kok komentar budhe saya 7 tahun lalu itu ada benarnya ya. Saya sepertinya lebih dekat dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama si bungsu daripada si kakak. Saya kelihatan lebih sayang kepada si adik daripada si kakak. Tapi apa iya?

anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

Perbedaan Perlakuan Orang Tua Kepada Anak Bungsu.

Sebagai orang tua sih nggak pengen ya punya perasaan lebih sayang kepada salah satu anak. Karena saya tahu nggak enaknya merasa kurang disayang dibandingkan saudara-saudara saya. Bagi saya waktu itu adik saya sebagai anak bungsu lebih disayang oleh orang tua saya.

Sejak dulu saya tahu kalau adik bungsu saya adalah ‘gantilane ati’nya ayah tiri saya. Dan saya bisa memaklumi karena saat mama saya menikah dengan ayah tiri saya, adik bungsu saya ini masih kecil banget. Jadi mungkin bagi ayah tiri saya, si bungsu ini sudah seperti anaknya sendiri karena beliau yang mengurusi kami sejak kecil. Sedangkan si tengah yang satu-satunya lelaki di antara kami bertiga adalah kesayangan mama saya. There. And I’m nobody’s child. *self pukpuk* *ini nulisnya kok pake sedih ya hahaha*

Nah, setelah punya anak, saya berusaha untuk nggak pilih kasih. I do love both of my kids equally. Nggak ada deh ceritanya anak bungsu lebih disayang oleh orang tua, khususnya saya sebagai ibu. Tapi ternyata kok nggak segampang itu bersikap secara adil kepada lebih dari satu anak.

Coba, kepada darah daging sendiri aja rasanya susah bersikap adil. Gimana dengan para pelaku poligami. Apa iya bisa adil dengan lebih dari satu istri? Apa iya hatinya nggak akan pernah condong ke salah satu istri? Karena itulah poligami yang syarat utamanya harus bisa adil itu sebenarnya berat dijalani. Eh, kok jadi salah fokus?

Oke, kembali ke anak. Setelah punya anak dua, saya memang merasakan beberapa hal yang berbeda dalam perlakuan terhadap si bungsu ke kakaknya saat ini. Dan menurut penelitian yang dirilis oleh Telegraph.co.uk, orang tua memang cenderung memihak kepada si bungsu saat bertengkar dengan saudaranya, memberikan perhatian lebih kepada mereka, lebih santai dan lebih banyak meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama dengan si bungsu. Intinya meskipun berat diakui, memang ada kecenderungan anak bungsu lebih dekat dengan orang tua.

Tapi, tidak otomatis berarti anak bungsu lebih disayang oleh orang tua.

Bagi saya pribadi, ada beberapa perbedaan yang saya lakukan kepada kakak dan adik saat ini. Dan mungkin juga hal ini dilakukan oleh orang tua yang lain. Namun alasannya bukan sekadar karena saya lebih sayang pada si bungsu. Ada faktor-faktor lain yang menjadi penyebabnya. Seperti:

  1. Lebih royal kepada si bungsu.

    Sebenarnya ini sebagai bentuk kompensasi karena Keenan sejak baru berusia 2 minggu selalu saya bawa kemana-mana. Maklum, saat Keenan lahir kami sudah di rantau dan nggak ada yang membantu menjaga dia di rumah. Sementara sebagian besar aktivitas saya di luar rumah adalah untuk mengantar jemput kakak dengan berbagai kegiatan sekolah dan ekstra kurikuler.

    Semakin banyak aktivitas kakak, semakin sering Keenan harus mengorbankan waktu santainya di rumah untuk mengikuti saya kemana-mana. Setelah dia bisa protes seperti sekarang, nggak jarang dia menangis karena capek sepulang sekolah dan ingin tinggal di rumah untuk bermain, sementara kami harus pergi lagi mengantar kakak Sekolah Ugama atau aktivitas lain. Akhirnya ya untuk menghibur hatinya saya belikan dia es krim lah, kue lah, buku lah atau apa saja. Iya, saya tahu ini nggak baik, but I just can’t help.

    anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

    Faktor lain adalah karena saya merasa kakak Cinta waktu balitanya lebih beruntung daripada Keenan. Waktu kakak lahir aja yang nungguin di rumah sakit ada 5 orang. Dia juga lahir dan tumbuh di tengah-tengah kehangatan kasih sayang keluarga besar. Kakak dilimpahi banyak sekali kasih sayang dan hadiah dari orang banyak.

    Sedangkan Keenan hanya punya kami bertiga. Itupun dia harus berbagi waktu dan kasih sayang saya dengan kakaknya, papanya dan pekerjaan rumah. So yeah¸I feel like I have to overcompensate. Namun, bukan berarti karena Keenan anak bungsu lebih disayang oleh orang tua sih.

  2. Lebih sering memeluk, mencium dan memangku adik.

    Ya, itu karena Keenan masih dalam masa suka dipeluk dan memeluk. Dia juga masih cukup besar untuk duduk di pangkuan saya. Sementara si kakak sudah jarang mau dipeluk apalagi dicium. Padahal dulu waktu kakak masih seumur Keenan ya sama aja, we hugged and cuddled all the time.

    anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

    Lagipula karena kami nggak berencana untuk punya anak lagi, Keenan akhirnya menjadi bayi terakhir saya. Dan bayi itu paling menyenangkan untuk dipeluk dan dicium kan ya? Sementara kakak sudah nggak terlalu suka dipeluk atau dicium, walau ada saat dia lagi manja, lagi pengen dimanja. Ingin berduaan dengan dirimu, Sayang (yousingyoulose).

    Namun, bukan karena dia anak bungsu lebih disayang oleh orang tua yang membuat saya lebih sering memeluk dan mencium Keenan. Just simply because, mumpung Keenan masih mau digemes-gemesin, dipangku, disayang-sayang dan dipeluk-peluk ya saya nikmati semaksimal mungkin momen ini.

  3. Lebih menikmati waktu berdua si bungsu.

    Saya dan Keenan lumayan sering berduaan aja. Mulai dari nongkrong makan es krim, ke playground, ke supermarket atau sekadar leyeh leyeh ngobrol dan baca buku di rumah. Tapi bukan berarti lantas saya mengucilkan kakak lho.

    Sebagian besar aktivitas berduaan itu kami lakukan saat si kakak beraktivitas di sekolah. Biasanya kalau lagi malas bolak-balik pulang pergi sekolah – rumah atau tempat les – rumah, saya ajak aja Keenan keliling di dekat sekolah kakak.

    Walaupun nggak jarang saya stress saat bawa Keenan keluar rumah karena selalu ada aja yang bikin dia tantrum, saya berusaha menikmatinya. Karena waktu ini akan segera berlalu. Sebentar lagi anak-anak mungkin nggak akan lagi mau nongkrong bareng mamanya sekadar makan froyo atau jajan burger. Mungkin mereka akan lebih memilih tinggal di rumah nonton tv atau bermain dengan temannya (yang sudah mulai terjadi dengan kakak) daripada nemenin mama jalan sore di taman.

    anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

    Sebelum tidur saya juga selalu membacakan buku untuk Keenan dan meluangkan waktu lebih banyak dengannya. Alasannya ya karena Keenan belum bisa baca, sementara kami sedang berusaha menstimulasinya untuk belajar baca karena tahun depan dia sudah masuk SD.

    Sedangkan kakak sudah tidur di kamarnya sendiri dan bacaannya bukan lagi buku anak dengan dua tiga kalimat sederhana. Agak jontor juga kan bibir mama kalau harus bacain Harry Potter misalnya. Tapi ya saya masih suka kok nemenin kakak baca buku di kamarnya. Kadang juga kalau ada buku yang menarik dibaca berdua ya saya masih membacakannya untuk dia. Kakak juga masih suka ngikut dengerin saya baca cerita untuk Keenan.

    Jadi kalau saya nampak lebih sering berdua dengan Keenan bukan lantas karena anak bungsu lebih disayang oleh orang tua ya. Keadaan aja yang membuatnya begitu.

  4. Lebih santai saat mengasuh si bungsu.

    Saat baru punya anak satu, saya dulu nggak punya ilmu parenting atau kesehatan anak yang cukup. Semua serba cemas. Semua bikin bingung. Cinta kolik saya panik, Cinta nggak mau makan saya kelabakan, Cinta tantrum saya ikut ngamuk. Apalagi dengan baby blues yang berkepanjangan, bagi saya mengasuh si sulung itu penuh dengan tantangan, stres dan cobaan.

    But alhamdulillah, thanks to my first born and my first parenting teacher, ketika punya Keenan saya sudah lebih tenang. Saya tahu bahwa semua fase yang tadinya bikin saya bingung itu pasti akan berlalu dengan penanganan yang tepat.

    Saya juga sudah nggak lagi merasa perlu bersaing dengan ibu-ibu lain dalam ASI, homemade food atau milestone anak. Dengan si bungsu, saya tahu bahwa anak punya pacenya sendiri dalam mencapai keahlian tertentu.

    Jadi, ketika anak tetangga sebelah sudah bisa lari di usia 9 bulan, saya santai aja menikmati langkah pertama si bungsu. Saat sepupunya sudah bisa bernyanyi lagu nasional, saya cukup bahagia mendengar adik bernyanyi lagu anak sederhana. Selama semua perkembangannya masih dinyatakan normal oleh dokter dan bidan yang rutin memeriksanya setiap 6 bulan, I’m good. I’m content. Itulah kenapa saya bisa lebih santai saat membesarkan si bungsu.

    Dengan adik, saya juga nggak lagi terlalu memberikan banyak aturan. Beda dengan si kakak. Karena saya menganggap kakak sudah lebih besar, saya punya target apa-apa saja yang seharusnya sudah bisa dia pahami dan lakukan pada usianya.

    Hal ini membuat saya keliatan lebih tegas dan disiplin kepada kakak daripada adik. Padahal ya karena si adik lebih kecil, masih belum perlu tegas dalam menerapkan peraturan. Dulu waktu kakak masih seumuran adik juga saya melakukan hal yang sama kok.

    anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

    Lagipula, meski saya lebih santai kepada adik, kakak seolah menjadi pengganti saya untuk lebih tegas dan galak kepada adiknya. Mungkin pikirnya, “Eh, gue disuruh begini begitu kok enak banget adik gue dibiarin aja sama nyokap.” Pada gitu juga nggak sih?

  5. Galeri kamera kebanyakan berisi foto si bungsu.

    Well ya, dengan kakak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, tentu cuma si adik yang bisa dijadikan obyek foto kan. Apalagi semakin besar si kakak, semakin malas dia berada di depan kamera. Lagipula, pernah ada masanya juga timeline media sosial saya dipenuhi foto-foto si kakak. Bahkan album foto di akun FB saya 90% adalah foto-foto kakak sementara si adik hanya punya beberapa foto di sana.

  6. Lebih perhatian kepada si bungsu

    Posisi sebagai seorang adik biasanya kurang menguntungkan kalau punya kakak yang lebih segalanya. Biasanya bagi sebagian besar keluarga, kakak adalah kebanggaan. Sehingga adik biasanya terinspirasi untuk bisa seperti kakak dan selalu mengikuti si kakak kemana-mana bahkan mencoba untuk berteman dengan teman-teman kakaknya juga.

     

    anak bungsu lebih disayang oleh orang tua

     

    Sayangnya, sekuat apapun dia mencoba, kadang nggak selalu berhasil menyamai keberhasilan kakak. Karena itulah, saya selalu berusaha lebih keras untuk mendukungnya, memberikan semangat dan membantunya meningkatkan kepercayaan diri. Hal ini kadang disalahartikan sebagai pilih kasihnya orang tua. Padahal, mungkin hanya karena orang tua terlalu fokus pada yang anak yang lebih kecil dan merasa si kakak sudah lebih bisa dan lebih mandiri sehingga nggak terlalu perlu perhatian lebih.

Begitulah. Meski faktanya anak bungsu cenderung lebih dekat dengan orang tua, bukan berarti anak bungsu lebih disayang oleh orang tua. Menurut penelitian yang ditulis oleh Telegraph.co.uk, dari 1803 responden, hanya 23% yang mau mengakui bahwa mereka memiliki anak kesayangan dalam keluarga, dan 54% dari 23% tersebut mengakui bahwa anak bungsu adalah favorit mereka.

Orang tua justru merasa memiliki lebih dekat dan memiliki banyak kesamaan serta lebih mudah berkomunikasi dengan anak sulung atau anak yang lebih besar. 60% responden juga mengatakan bahwa mereka suka membicarakan tentang anak sulung mereka dan prestasi-prestasi yang diraihnya.

Namun, apapun posisi anak dalam keluarga, yang paling penting adalah mereka dicintai sepenuh hati, diperhatikan, dipenuhi kebutuhan fisik dan emosionalnya serta diperlakukan sebagai individu yang mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dari saudara-saudaranya. Lagipula, sebagian besar responden mengakui bahwa ada kemungkinan mereka menyukai salah satu anak lebih daripada saudaranya, namun itu karena orang tua merasa bahwa they can get along better with them, bukan karena rasa cinta yang berbeda atau lebih besar.

Kalau menurut pendapat dan pengalaman teman-teman gimana? Benar nggak anak bungsu lebih disayang oleh orang tua?