All Posts By:

alfakurnia

  • Anak Demam, Anak demam saat traveling, tempra syrup
    Family Health, Traveling

    Merawat Anak Demam Saat Traveling

    Hai, Sahabat PojokMungil. Hari ini, kita sudah memasuki awal tahun 2018. Beberapa dari kita mungkin sudah mulai bersiap-siap dengan aktivitas normal setelah libur panjang sekolah dan akhir tahun. Anak-anak saya juga sudah masuk sekolah lagi setelah libur lebih dari satu bulan.

    Iya, di Brunei tahun ajaran sekolah berakhir di akhir bulan November. Sehingga anak-anak libur kenaikan kelas mulai dari awal Desember sampai awal Januari. Tapi tahun ini saya dan anak-anak memulai liburan lebih awal demi tiket mudik yang lebih murah.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap libur panjang akhir tahun kami selalu berusaha untuk mudik ke Sidoarjo, walaupun 2 tahun belakangan ini suami nggak bisa ikut karena sibuk dengan pekerjaannya. Alhamdulillah, meski cuma berangkat bertiga, perjalanan kami cukup lancar. Anak-anak kooperatif sekali selama di pesawat. Bahkan kali ini Keenan yang biasanya sangat aktif, bisa duduk tenang sambil main gadget selama di pesawat. Mereka juga nggak mengeluh saat harus berjalan cukup jauh menuju tempat pemeriksaan imigrasi dan menunggu bagasi. Mungkin karena mereka sangat bersemangat untuk berlibur di rumah neneknya ya.

    Maklum, liburan di rumah nenek memang selalu menyenangkan. Selain bisa jalan-jalan ke mall dan tempat-tempat bermain, mereka juga bisa main bareng paman, tante dan sepupu-sepupunya.

    Hanya saja, kesibukan selama mudik nggak jarang bikin anak-anak kecapekan dan sakit. Seperti yang dialami Keenan waktu liburan kemarin. Tiba-tiba saja suatu sore sepulang kami dari suatu tempat, badannya demam, padahal nggak ada tanda-tanda batuk atau pilek. Saya pikir cuma masuk angin, jadi setelah mandi sore saya oleskan minyak kayu putih dan perbanyak minum karena dia menolak untuk makan.

    anak demam, anak sakit saat traveling. tempra syrup

    Menjelang malam, demam Keenan makin tinggi, saya pun akhirnya meminta supir mama untuk membelikan obat penurun panas. Mama saya menganjurkan untuk beli Tempra, “Kalian dulu kalau panas juga mama kasih Tempra kok,” ujarnya.

    Meski ada adegan salah beli varian Tempra, akhirnya tersedia 1 botolTempra SyrupParacetamol di rumah. Tempra menjadi pilihan kami karena aman di lambung, tidak perlu dikocok karena larut 100% dan memiliki dosis yang tepat asal digunakan sesuai petunjuk dalam kemasan.

    Di hari pertama demam, selain memperbanyak asupan cairan saya juga memberikan Keenan Tempra setiap 4 jam untuk membantunya merasa nyaman karena demamnya mencapai 38,5 derajat C. Alhamdulillah, dengan kandungan 150mg paracetamol pada setiap 5ml Tempra, obat ini bekerja sebagai antipiretika yang berfungsi menurunkan panas dengan cepat dan meningkatkan ambang rasa sakit sehingga dapat mengurangi rasa nyeri saat demam dan membantu Keenan untuk tidur lebih nyenyak.

    Di hari kedua, demamnya mulai turun dan Keenan mulai ceria. Tapi saya belum bisa bernafas lega karena tiba-tiba saat malam hari Keenan kembali demam.

    Demam yang dialami Keenan tentu membuat saya menunda beberapa acara. Tapi untungnya kakak Cinta nggak ikut mati gaya karena paman dan tantenya mengajak dia dan sepupunya untuk menginap di apartemen mereka. Sementara Keenan harus tinggal di rumah sampai benar-benar fit lagi.

    Di hari ketiga, karena demamnya masih naik turun dan Keenan mulai lemas karena nggak mau makan, akhirnya saya memutuskan untuk membawa Keenan ke dokter. Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa amandelnya Keenan radang dan beliau memberikan 2 buah obat untuk dikonsumsi Keenan. Obat pertama saya tolak karena berupa puyer penurun demam dan pereda nyeri. Keenan nggak biasa minum puyer sih, daripada malah nggak terminum saya meminta alternatif lain. Lalu dokter menganjurkan saya meneruskan konsumsi obat penurun panas yang saya punya, dengan catatan jika sampai hari kelima masih ada demamnya, maka Keenan harus kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Alhamdulillah di hari keempat Keenan sudah mulai membaik, meski sesekali bilang pengen pulang ke rumah Brunei dan kangen sama papanya. Setelah Keenan benar-benar pulih, baru saya berani mengajak dia melanjutkan agenda-agenda yang sempat tertunda.

    Anak sakit saat kita sedang bepergian memang bisa bikin perasaan jadi nggak karuan ya. Tapi, karena hal ini cukup sering terjadi pada kami, saya punya beberapa tips yang biasa saya lakukan:

    Tips Merawat Anak Demam Saat Traveling

    1. Mencari Akses Kesehatan Terdekat

    Sebelum berangkat ke tempat tujuan, saya cari info dulu tentang klinik kesehatan atau RS terdekat dari hotel atau tempat kami menginap dan bagaimana menuju ke sana, terutama jika kami nggak bawa kendaraan sendiri.

    2. Membawa First Aid Travel Kit

    anak demam, first aid travel kit, obat yang harus dibawa saat bepergian, tempra syrup

    Ini adalah bawaan yang wajib ada di dalam bagpack saya tiap kali kami bepergian. Isinya plester luka, obat luka, oralit atau pedialit, paracetamol dan obat maag untuk saya, minyak kayu putih, termometer dan obat penurun demam untuk anak-anak. Biasanya saya membawa Tempra Syrup. Kemasannya yang anti pecah dengan tutup yang nggak gampang terbuka membuatnya aman diletakkan di dalam tas. Saya juga nggak takut disuruh membuang Tempra Syrup jika naik pesawat. Volumenya yang cuma 60ml masih di bawah standar maksimal cairan yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin pesawat.

    3. Istirahat

    Saat anak mulai merasa nggak enak badan, langsung batalkan semua agenda dan biarkan anak beristirahat. Anak yang sakit perlu istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi badannya. Kalau dipaksakan, perjalanan juga jadi nggak menyenangkan karena anak akan rewel dan kita jadi nggak tenang. Jika kita pergi sekeluarga, biarkan suami yang membawa anak-anak lain jalan-jalan sementara kita menemani dan merawat anak yang sakit di tempat penginapan atau sebaliknya.

    4. Rehidrasi

    Saat anak demam, perbanyak asupan cairannya. Minum air mineral yang banyak atau oralit jika perlu supaya ia tidak dehidrasi.

    5. Waspadai Tanda Kegawatdaruratan Demam

    Anak dikatakan demam kalau suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius. Demam biasanya disebabkan karena tubuh anak sedang melawan kuman yang berusaha menginfeksi tubuh. Sebagian besar demam tidak berbahaya. Tapi kita juga nggak boleh menyepelekan demam begitu saja. Pelajari kapan kita harus membawa anak ke RS saat dia demam.

    6. Dampingi Anak Saat Ia Demam

    Beberapa anak tetap ceria dan aktif saat ia demam, tapi anak-anak saya biasanya jadi lesu dan nggak bersemangat ketika suhu tubuhnya meninggi. Saat-saat seperti ini biasanya saya memilih untuk mendampingi mereka, meskipun harus mengorbankan agenda liburan saya. Saat anak-anak masih bayi, saya suka melakukan skin-to-skin contact dan membiarkan mereka berbaring di atas dada saya untuk membuat mereka nyaman. Berendam di air hangat juga sering jadi pilihan untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya. Banyak yang menyarankan supaya memakaikan anak baju yang sejuk saat demam, tapi anak-anak saya justru lebih memilih baju yang hangat atau tidur dengan selimut di ruangan yang sejuk saat mereka demam. Ketika suhu tubuh anak mencapai 38 derajat Celcius dan ia jadi rewel dan nggak nyaman karena demamnya baru deh dikasih obat penurun panas.

    merawat anak demam, anak sakit saat traveling, tempra syrup

    Anak yang sakit saat demam memang bisa membuat agenda traveling berantakan. Apalagi kalau rencana kita berkunjung di tempat tersebut hanya beberapa hari dan ingin mengeksplorasi daerah tersebut. Kehilangan 1-2 hari karena anak sakit tentu sedikit banyak bikin kecewa. Untuk itu kita bisa melakukan hal ini agar anak tetap fit selama traveling:

    1. Atur agenda traveling sesuai dengan ritme tubuh anak. Jangan paksakan bepergian sepanjang hari sehingga anak kurang istirahat, terutama jika usianya masih sangat muda atau baru pertama kali bepergian jauh. Beri kesempatan anak untuk beristirahat dengan nyaman sehingga tetap fit.

    2. Banyak minum dan makan yang teratur. Selalu sediakan air minum dan bekal makanan di dalam tas agar mudah dikonsumsi anak. Kadang jadwal bepergian membuat kita nggak bisa makan tepat waktu, bekal makanan berupa roti atau buah bisa mengisi perut anak agar dia nggak kelaparan.

    3. Minum suplemen makanan atau vitamin jika perlu. Kadang saat bepergian, makanan yang kita santap nggak bisa seideal saat kita sedang di rumah, sehingga anak-anak kekurangan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Untuk mengatasinya kita boleh memberikan mereka tablet vitamin atau suplemen makanan sesuai yang direkomendasikan oleh dokter anak.

    4. Selalu cuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik sebelum dan sesudah makan untuk mencegah kuman masuk ke dalam tubuh anak.

    Saya mungkin bukan ibu yang sempurna dan penuh kelembutan. Tapi insyaAllah saat anak-anak membutuhkan, saya akan berada di sisi mereka, terutama saat mereka sakit. Setidaknya ini salah satu cara saya menunjukkan bahwa selalu ada cinta di hati saya untuk mereka.

    Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

  • Kidzoona Surabaya, tempat bermain anak Surabaya, indoor playground Surabaya
    Foods and Places, Kids Activities

    Main Sepuasnya di Kidzoona Surabaya

    Saya tuh tadinya nggak terlalu suka bawa anak-anak jalan ke Tunjungan Plaza karena nggak ada tempat main untuk anaknya, kecuali yang di dekat Food Court TP 3. Tapi, sejak ada TP 5, saya lihat ada indoor playground Chipmunk di lantai yang sama dengan Kidz Station. Sepertinya, lantai tersebut memang dikhususkan untuk keperluan ibu dan anak, karena selain Chipmunk dan Kidz Station juga ada gerai Mothercare & ELC, Mom n Bab, counter squishy, tempat main baking/menghias kue, dll.

    Nah, waktu mudik kemarin, saya lihat ada tempat main baru di TP 6. Mama saya yang sudah pernah bawa keponakan-keponakan main ke sana langsung merekomendasikan tempat tersebut untuk main anak-anak. Jadi deh, suatu hari setelah selesai survey beberapa sekolah di Sidoarjo, saya dan mama mengajak anak-anak main di sana. Karena sudah waktu makan siang, sebelum main kami makan dulu di Bakmi GM lantai 5 karena di tempat main tersebut nggak ada orang jual makanan. Setelah selesai makan, kami pun menuju Kidzoona bersama 2 anak yang sudah nggak sabar pengen main.

    Kidzoona Tunjungan Plaza, Surabaya, tempat main anak surabaya, playground indoor Surabaya

    Setelah membeli 2 tiket all day weekdays seharga Rp 90.000/anak plus Rp 10.000 untuk sepasang kaos kaki, anak-anak pun mulai menjelajahi Kidzoona. Tiket bermain di Kidzoona TP 6 ini mulai dari Rp 60.000 – Rp 150.000 per anak. Terletak di lantai 4 Tunjungan Plaza 6, Kidzoona adalah arena bermain keluarga yang dirancang sebagai tempat bermain dengan konsep edukasi. Di sini, anak dapat mengasah kemampuan sensoris, motoris dan bermain peran. Di Kidzoona, anak dianjurkan untuk bermain bersama pendampingnya agar tercipta bonding yang baik antara anak dan pendampingnya, sehingga tidak ada kru khusus Kidzoona yang mengawasi anak-anak bermain. Harga tiket masuk pun sudah termasuk dengan 1 pendamping.

    Kidzoona Satu Hari Satu Jam Orang Dewasa
    Regular
    Week Day Rp 90.000 Rp 60.000 Gratis*
    Week End & Holidays Rp 150.000 Rp 90.000 Gratis*
    Member
    Week Day Rp 70.000 Rp 45.000 Gratis*
    Week End & Holidays Rp 130.000 Rp 75.000 Gratis

    * Penambahan orang dewasa Rp 30.000/orang
    ** Harga tiket per Desember 2017
    *** Pengunjung dan pendamping harus memakai kaos kaki

    Pendamping nggak perlu takut capek ngikutin anak-anak main, kecuali untuk batita yang memang masih harus diawasi dengan ketat. Permainan di sana cukup aman bagi anak, ruangannya juga terang, bersih dan banyak tempat bagi pendamping untuk menunggu anak-anak bermain. Seperti saya yang hari itu ada deadline upload artikel, berbekal laptop duduk di arena profesi dan mengerjakan tugas saya sambil sesekali memastikan keberadaan dan keamanan anak-anak di tempat mereka bermain.

    Arena profesi tempat saya duduku jadi favorit banyak anak. Di tempat ini anak berkesempatan untuk belanja sayur sekaligus jadi kasirnya, membuat ice cream, sushi, burger mainan, merancang bunga dan menjualnya serta menjadi petugas pos, polisi dan pemadam kebakarang serta banyak lagi. Si Keenan mencoba satu demi satu peran yang ada, kadang main bareng kakak Cinta atau anak-anak lain tapi lebih sering lagi main sendiri.

    Arena profesi juga jadi tempat kesukaan kakak Cinta. Meski sudah berusia 10 tahun, dia masih betah main peran dan dengan sabar mengajak anak-anak yang lebih kecil main bareng di booth yang sama.

    Arena lain yang menarik dan tidak melibatkan banyak aktivitas fisik adalah arena sensori berisi beberapa meja berisi pasir kinetik, arena permainan kreativitas dan arena soft blocks. Di arena kreativitas (ini sebutan saya sendiri ya hihihi) ini ada track mobil-mobilan dari kayu, puzzle dari plastik dan beberapa yang lainnya. Sedangkan di arena soft blocks, anak-anak bisa membuat berbagai macam bangunan atau tracks menggunakan balok-balok yang ringan dan lembut.

    Setelah  puas bermain di arena depan, anak-anak pun menjelajah ke belakang, arena permainan fisik. Ada roda putar, trampolin yang cukup besar dan playground yang berada di tengah kolam bola. Meskipun besar, arena bermain ini aman karena bolanya tidak terlalu tinggi dan selain perosotan, permainan yang lain terbuat dari karet. Anak-anak dapat bermain dengan bebas meski harus tetap waspada dengan aktivitasnya agar tidak menabrak atau melukai anak lain tanpa sengaja.

    Untuk bayi dan batita juga disediakan arena khusus toddler. Nggak besar sih tapi cukup memadai bagi mereka bermain sambil menunggu kakak-kakaknya bermain di arena yang lebih besar. Bisa juga kok main di tempat yang lain asal harus benar-benar dijaga, karena ya tahu sendiri kan, anak-anak di atas 3 tahun kalau sudah main seringkali nggak bisa mengontrol tenaga dan emosinya.

    Pertama kali kami ke Kidzoona TP 6, Cinta dan Keenan menghabiskan waktu lebih dari 3 jam di arena bermain raksasa ini. Saya dan mama pun menunggu dengan sabar di rest area bersama para mama dan pengasuh yang lain. Karena di Kidzoona hanya menjual minuman dalam kemasan, pengunjung bisa membawa makanan dari luar tapi hanya boleh dimakan di rest area ini.

    Selama menunggu, saya memperhatikan bahwa setiap beberapa jam kru Kidzoona akan mengajak anak-anak beraktivitas bersama. Kegiatan pertama yang saya lihat ketika Cinta dan Keenan baru masuk adalah mewarna bersama dan yang kedua anak-anak diajak bermain dan berfoto dengan Lala, salah satu karakter Kidzoona.

    Kedua kalinya kami ke sana, agak bingung dengan peraturan usia yang boleh masuk ke Kidzoona, TP 6. Jadi ceritanya, saya dan adik ipar membawa Cinta, Keenan dan Rere yang berusia 10 dan 4,5 tahun. Karena masih ada keperluan lain di Tunjungan Plaza, adik ipar saya mengajak sepupunya yang berusia 13 tahun untuk mendampingi anak-anak bermain sementara kami keliling TP. Tapi ternyata, anak usia 13 – 16 tahun tidak boleh masuk Kidzoona, baik sebagai pendamping maupun beli tiket anak. Karena batas usia anak dapat bermain di Kidzoona adalah 0 – 12 tahun, sedangkan usia minimal untuk pendamping adalah 17 tahun. Akhirnya saya dan adik ipar gantian menemani anak-anak bermain, sementara sepupunya adik ipar ikut duduk di sebuah coffee shop bersama mama dan adik saya.

    Jadi kalau lain kali bawa anak dengan rentang usia tersebut dan nggak ada orang lain yang bisa menjaga anak-anak, ngaku aja umurnya 12 tahun dan beli 1 tiket anak atau berusia 17 tahun dan bisa masuk dengan tiket pendamping. Karena nggak mungkin juga kan kalau anak umur 13 – 16 tahun dibiarkan berkeliaran di mall sendirian sementara orangtua/pengasuh masuk untuk menemani adik-adik atau saudaranya bermain di Kidzoona. Atau semoga pihak Kidzoona punya kebijakan case by case mengenai hal ini.

    Tapi, bagi saya pribadi, di antara indoor playground yang pernah saya dan anak-anak coba di Surabaya, Kidzoona paling oke. Isinya lengkap, permainannya aman, ruangannya terang dan bersih, dan area untuk penunggu juga nyaman. Soal harga sepertinya memang standar indoor playground sekarang segitu ya? Jadi ya, bolehlah kalau buat main sesekali di mall. Daripada ke arcade game, uang segitu bisa habis nggak sampai 1 jam kan :))

    Atau kalau mau lebih irit bisa main ke Kidzoona Marvel City. Sampai postingan ini terbit, ada promo kalau beli tiket lewat aplikasi Fave. Lumayan sih, untuk tiket bermain 1 jam jadi Rp 45.000 (termasuk 1 pendamping) dan yang tiket bermain 1 hari jadi Rp 90.000 (termasuk 1 pendamping) berlaku untuk weekdays, weekend dan hari libur nasional.

    Sahabat pojokmungil sudah ada yang pernah ke Kidzoona juga? Gimana pengalaman kalian? Atau mungkin ada rekomendasi indoor playground lain yang nggak kalah serunya? Share yaa.

     

  • balbalan futsal, futsal sidoarjo, futsal anak sidoarjo, manfaat bermain futsal untuk anak
    Kids Activities

    Serunya Belajar Futsal Bareng Balbalan Futsal

    Kira-kira 2 minggu menjelang keberangkatan saya dan anak-anak mudik ke Sidoarjo, saya membaca sebuah post di Instagram tentang trial futsal anak di Sidoarjo yang diselenggarakan oleh balbalan futsal. Trial ini dalam rangka pembukaan kelas futsal anak balbalan futsal di Sidoarjo, setelah sudah cukup terkenal di Surabaya. Nama klubnya sendiri cukup earcatching ya. Tahu kan kalau balbalan dalam bahasa Jawa artinya main bola. 

    Kebetulan, tanggal trialnya pas banget saat kami sudah di sana dan kelas yang dibuka waktu itu untuk usia 3-6 tahun. Saya pikir ini kesempatan bagus untuk Keenan mengenal salah satu olahraga favorit cowok. Jadi saya mendaftarkan Keenan untuk mengikuti free trial di tanggal 26 November itu.

    Di hari H, Keenan semangat sekali pergi ke Althea Futsal Sidoarjo, meski saat kami sampai di sana peserta yang datang cuma 4 orang. Alhamdulillah ada 2 anak pemilik klub balbalan futsal yang ikut bergabung dengan latihan pagi itu jadi agak rame mainnya.

    balbalan futsal, futsal sidoarjo, futsal anak sidoarjo, manfaat bermain futsal untuk anak

    Meski pesertanya cuma sedikit, para pelatih dari Balbalan Futsal tetap semangat lho. Dengan kesabaran luar biasa, mereka mengajak anak-anak kecil itu berlatih main futsal. Mulai dari pemanasan, belajar melompati halangan, menendang dan mengoper bola jadi materi futsal pagi itu. Tentu semua dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Para pelatih nggak pelit dalam memberi semangat dan ketika anak berhasil menyelesaikan satu challenge, mereka selalu diajak high five. Kan anak-anak jadi makin semangat ya.

    Saking senangnya, 1 jam latihan jadi nggak terasa. Meski kulitnya jadi merah dan penuh keringat, Keenan keluar dari lapangan dengan wajah riang. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk mendaftarkan Keenan sebagai member balbalan futsal biar dapat baju bola ada kegiatan selama mudik di Sidoarjo. Lumayan lah, ada 4 kali latihan yang bisa diikuti Keenan sebelum kami kembali ke Brunei kemarin.

    Pada latihan kedua, Keenan sudah dapat seragam bolanya. Pas sepupunya juga ikut trial. Jadi dia semakin semangat latihan, meski mulai susah diajak berangkat dari rumah :))

    Yang menarik menurut saya adalah melihat Keenan belajar mengikuti instruksi berbahasa Indonesia dan ternyata dia bisa, meski pelatihnya harus mengulang beberapa kali. Keenan juga belajar menunggu giliran, bekerja sama dengan teman dan punya kesempatan untuk berlari tanpa dilarang di lapangan futsal.

    Di minggu keempat, Keenan mungkin satu-satunya yang rajin datang latihan tiap minggu. Kali ini yang latihan cuma 2 orang :)) Mungkin karena sudah mulai libur sekolah ya, jadi sudah pada bepergian. Tapi kata omnya yang nganter Keenan latihan, dia tetap semangat. Minggu ini adalah kali terakhir Keenan ikut latihan futsal bareng balbalan futsal Sidoarjo, karena tanggal 19 Desember kemarin kami sudah kembali lagi ke Brunei.

    Sebenarnya saya berharap Keenan bisa melanjutkan latihan futsalnya karena mama berambisi jadi soccermom. Sayang, di tempat saya tinggal sekarang belum nemu klub futsal anak-anak yang nggak harus jadi member Sports Club dulu. Padahal, banyak sekali lho manfaat yang bisa didapat anak dari bermain futsal. Di antaranya adalah:

    • Menyalurkan Energi

    Anak yang aktif seringkali perlu menyalurkan energinya. Olahraga atau bermain di alam terbuka bisa jadi pilihan yang tepat. Sayang kalau di kota besar sudah jarang ya ada taman bermain luar ruangan yang punya fasilitas untuk anak-anak berolahraga. Jadi ikut klub futsal bisa jadi salah satu pilihan anak untuk beraktivitas.

    • Melatih Kemampuan Motorik

    Dalam futsal, anak-anak nggak cuma lari-lari ngejar bola. Mereka juga belajar keseimbangan tubuh, melatih refleks juga ketepatan menendang bola. Anak juga secara bertahap terlatih untuk menguasai bola, belajar ketepatan waktu mengoper dan menerima bola serta konsentrasi. Tentu ini nggak bisa didapat dalam 4 kali latihan seperti yang sudah dilakukan Keenan ya. Melainkan harus kontinu supaya bisa memperoleh manfaatnya.

    • Bersosialisasi

    Futsal adalah olahraga tim. Dibutuhkan kerjasama yang baik antara pelatih dan pemain. Di sini anak-anak belajar untuk mendengarkan dan mengikuti instruksi pelatihnya, juga bekerjasama dengan temannya. Ya, untuk kelompok seumur Keenan mungkin belum bisa disuruh main bareng masukin bola ke dalam gawang sebagai tim. Pengalaman kemarin yang ada malah mereka rebutan bola untuk ditendang sendiri :)) Tapi, selalu ada sesi di mana pelatih minta anak-anak untuk belajar mengoper bola ke teman. Jadi ke depannya diharapkan mereka bisa main bersama, bukan lagi rebutan bola, yes.

    Semoga kalau ada kesempatan, Keenan bisa main lagi sama teman-teman dan pelatih di balbalan futsal Sidoarjo. Untuk sekarang ini, sepertinya harus cari aktivitas lain untuk menyalurkan energi anak kecil yang seperti nggak ada habisnya ini. Bagi mama dan papa di Sidoarjo yang berminat mengikutkan anak-anaknya main futsal bareng balbalan futsal Sidoarjo tiap hari Minggu jam 9-10 pagi di Althea Futsal Sidoarjo, ikuti saja akun instagram @balbalanfutsal. Bisa langsung tanya ke sana juga untuk info pendaftarannya. Nggak nyesel deh ikutan futsal bareng balbalan futsal, seru.

  • Wardah Lip Cream, Ide Kado untuk Wanita, Kosmetik, matahari mall, hadiah untuk sahabat wanita, hadiah untuk istri
    Beauty & Fashion

    Wardah Exclusive Matte Lip Cream, Hadiah Istimewa Untuk Sahabat Tercinta

    Beberapa waktu yang lalu seorang teman bercerita tentang rencana pesta akhir tahunnya bersama teman-teman perempuannya. Acara ini memang rutin mereka lakukan setiap tahun sejak kuliah. Tentu bukan pesta mewah di hotel-hotel berbintang ala selebgram atau artis-artis ibukota ya. Biasanya sih sekadar berkumpul di sebuah rumah makan atau di rumah salah satu dari mereka dan tukar kado.

    Ajang tukar kado ini biasanya yang paling seru dan memilih kado yang tepat untuk sahabat tersayang, apalagi dengan tema kado tertentu kadang bisa bikin pusing tujuh keliling. Tahun ini, acara teman saya itu bertemakan beauty. Jadi, mereka akan berkumpul di rumah salah seorang teman dan mengundang make up artist untuk bikin kelas dandan. Sehingga, tema kadonya pun nggak jauh-jauh dari produk kecantikan.

    Kelihatannya gampang ya memilih produk kecantikan yang tepat untuk dijadikan kado, tapi dengan banyaknya pilihan nggak jarang malah bikin susah menentukan pilihan yang tepat. Tapi, 5 produk kecantikan ini dapat menjadi hadiah istimewa untuk sahabat tercinta:

     

    Hadiah untuk Wanita, Kado untuk Wanita, Wardah Lip Cream, Produk Kecantikan

    picture credit: Lisy – Pixabay

    Makeup Sponges 

    Sebenarnya makeup sponge ini sudah lama sekali digunakan di dunia kecantikan untuk mengaplikasikan foundation. Namun, sejak Beauty Blender mengeluarkan spon kosmetik dengan bentuk yang unik dan warna yang cerah, produk kecantikan ini mulai dikenal semakin luas. Bahkan banyak make up artist yang meyakini bahwa cara terbaik untuk mengaplikasikan makeup dalam bentuk cair adalah dengan menggunakan spons khusus kosmetik, karena spons berfungsi menyerap kelebihan produk kosmetik cair yang kita gunakan dan membuat make-up yang kita gunakan nampak rapi dan rata. 

    Hadiah ini tentu cocok sekali untuk teman yang sedang senang belajar dandan. Apalagi dengan bentuk yang beraneka ragam dan warna-warni yang cantik, selain untuk dandan, spons makeup ini juga dapat jadi koleksi yang mempercantik meja rias.

    Set Kuas Makeup

    Tahukah sahabat Pojok Mungil, bahwa ada bermacam-macam kuas makeup yang digunakan untuk produk-produk kosmetik yang berbeda. Kuas untuk mengaplikasikan bedak tentu berbeda dengan kuas eyeshadow, dan kuas untuk alis nggak bisa digunakan untuk memulas lipstik.

    Satu set kuas makeup basic tentu akan sangat bermanfaat bagi teman yang suka dandan. Pilih produk yang berkualitas ya, agar hasil pulasan makeup terlihat flawless

    Wardah Lip Cream, makeup brushes, kuas makeup, hadiah untuk wanita, hadiah untuk sahabat, ide kado untuk wanita, ide kado untuk istri, ide kado untuk ibu, ide kado untuk pacar, produk kecantika

    picture credit: kinkate – Pixabay

     

    Wadah Kosmetik

    Rasanya nggak ada seorang pecinta makeup yang bisa menolak hadiah berupa wadah kosmetik. Baik berupa pouch, tas maupun cosmetic organizer yang dapat diletakkan di meja rias. Jika ingin memberi tas kosmetik, pilihlah yang cukup besar untuk menampung kosmetik sehari-hari, namun cukup kecil untuk dimasukkan ke dalam tas. Cari juga motif pouch yang sesuai dengan kepribadian si teman. Sekarang banyak lho produk tas kosmetik lokal berbahan kulit dengan kualitas yang bagus dengan harga yang bersahabat dengan kantong. Bahkan bisa diberi emboss nama sahabat yang akan kita beri hadiah.

    Nail Polish/Nail Art Gift Set

    Kalau sahabat kita suka menggunakan menghias kukunya, satu set cat kuku beraneka warna atau peralatan nail art bisa jadi pilihan kado yang tepat. Pilih cat dan dekorasi kuku yang berkualitas baik, halal (jika perlu) dan sesuai dengan kepribadiannya. 

    Kosmetik

    Bagi sahabat yang suka dandan, kado berisi kosmetik tentu akan jadi hadiah istimewa baginya. Nggak harus kosmetik impor yang mahal, sekarang sudah banyak sekali produk kosmetik lokal berkualitas ekspor dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya saja, kadang memilih kosmetik yang tepat jadi tantangan tersendiri. Tapi, biasanya perempuan akan suka diberi hadiah lipstik atau pewarna bibir. Kosmetik yang satu ini termasuk salah satu yang pasti dimiliki oleh perempuan, yang nggak terlalu suka dandan sekalipun.

    Kosmetik bibir keluaran merek lokal sekarang pun sudah mulai jadi pilihan banyak orang. Kualitasnya bisa diadu dengan merek impor dan biasanya warnanya sesuai dengan tone kulit orang Indonesia. Salah satu produk lipstik lokal yang jadi favorit adalah Wardah Exclusive Matte Lip Cream. Berbentuk liquid lipstick, Lip Cream Wardah memiliki 12 warna menarik, mulai dari nuansa bold sampai yang nude.

     

    Wardah Exclusive Matte Lip Cream ini memiliki konsistensi yang cukup kental dan pigmentasinya cukup baik, meski untuk nomer 10 favorit saya si Berry Pretty perlu dua kali aplikasi sampai warnanya terlihat rata di bibir. Karena formulanya transferproof, lip cream Wardah cukup tahan lama asal nggak makan makanan berat yang berminyak. Harganya yang sangat terjangkau bisa jadi pilihan tepat untuk kado akhir tahun bagi sahabat tercinta. Apalagi Wardah terkenal dengan komitmennya memproduksi kosmetik halal sehingga nggak perlu was-was lagi dengan kandungan lip creamnya.

     

  • Daily Stories, Life in Brunei, Life with My Kids

    Suka Duka Tahun Ajaran Sekolah 2017

    Alhamdulillah, tahun ajaran 2017 sudah berakhir hari ini. Kakak Cinta tahun ini menyelesaikan Year 4 dan Keenan berhasil mengikuti pelajaran di KG 2. Insya Allah, pada bulan Januari 2018, Keenan akan duduk di bangku KG 3 dan kakak akan mulai mengikuti pelajaran di kelas 5.

    Awal tahun ajaran di Brunei memang berbeda dengan di Indonesia yang mulai pada bulan Juli. Sedangkan seperti Malaysia dan Singapura, Brunei memulai tahun ajaran barunya di bulan Januari.

    Tahun 2017 ini alhamdulillah banyak sekali pengalaman menarik yang dialami oleh Cinta dan Keenan di sekolah. Baik dari segi akademis maupun non akademis. Padahal, kami mengawali tahun ini dengan penuh kekhawatiran bagi Keenan dan penuh kepasrahan untuk Kakak.

    Maklum, tahun 2016 kemarin, saya dan Keenan merasa tidak nyaman di sekolah yang lama, yang akhirnya membuat saya dan suami memutuskan untuk mengeluarkan Keenan dari sekolah itu dan memindahkannya ke sekolah yang sekarang. Ketika berdiskusi dengan kepala KG yang sekarang mengenai kondisinya Keenan, kami ragu bahwa Keenan akan mampu mengikuti pelajaran di KG2, bahkan sempat ada wacana supaya Keenan mengulang KG1. Tapi akhirnya Keenan diperkenankan untuk masuk KG2 dengan masa percobaan 1 term, lebih kurang 4 bulan, atau caturwulan kalau di Indonesia.

    Masa percobaan itu kami lalui dengan penuh kecemasan. Pindah dari sekolah yang banyak mainnya ke sekolah yang lebih serius belajarnya dengan guru yang sangat disiplin dan tegas jadi ujian berat untuk Keenan. Sampai 2 minggu pertama sekolah, Keenan masih nggak mau saya tinggal. Namun, alhamdulillah sekolahnya yang baru ini punya kebijakan untuk membiarkan anak ditemani oleh orangtua atau pengasuhnya sampai mereka merasa nyaman. Jadi, pada 1 minggu pertama, hampir semua anak di kelas Keenan dan kelas bawahnya masih ditungguin orangtua atau pengasuhnya. Pada minggu kedua, Keenan mulai mau saya tunggui di luar kelas. Sampai pada minggu ketiga dia benar-benar mau ditinggal.

    Sejak saat itu, banyak sekali kemajuan yang dicapai oleh Keenan. Mulai dari perkembangan kemampuan bahasanya, sosialisasinya sampai kemampuan akademisnya. Keenan yang tadinya sempat didiagnosa lambat bicara, sekarang alhamdulillah jadi cerewet sekali. Memang, jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengalami speech delay masih cukup tertinggal, tapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, wah sudah jauh berbeda. Tingkat konsentrasinya perlahan-lahan mulai membaik, untuk hal-hal yang dia sukai, Keenan mulai betah untuk duduk diam dan mengerjakannya selama lebih dari 10 menit.

    Latihan-latihan rutin yang diberikan oleh guru kelasnya, membuat Keenan dapat mengenal dan menghafal angka 1-50. Penjumlahan sampai 5 dan sekitar 20 kata dalam huruf Cina. Bagi saya itu merupakan prestasi tersendiri. Keenan juga nampak menikmati bergaul dan bermain bersama teman-teman kelasnya, hafal satu per satu nama temannya di kelas dan dapat mengikuti instruksi dari gurunya.

    Satu hal yang membuat saya tenang adalah, sampai hari terakhir sekolah, meskipun seringkali dia bilang nggak mau berangkat sekolah, begitu sampai di kelas dan bertemu teman-temannya, langsung lupa dengan rewelnya dan dengan senang hati menyuruh saya pulang. Berbeda sekali dengan tahun lalu yang seringkali histeris saat tiba di depan sekolah lamanya. Sampai di bulan-bulan terakhir sekolah tahun lalu, Keenan benar-benar nggak mau turun dari mobil dan sembunyi di balik kursi pengemudi supaya saya nggak bisa memaksanya turun. Hiks.

    Sedangkan bagi kakak Cinta, tahun 2017 adalah tahun yang penuh dengan pengalaman baru. Dan hal itu berawal dari kesukaannya berbagai aktivitasnya di Year 3. Mulai dari mengikuti ICAS (International Competitions and Assessments for Schools) sejak Year 3, tahun ini kakak Cinta berhasil meraih nilai High Distinction dan mendapat Gold Medal untuk mata pelajaran ICT dan Distinction untuk pelajaran Bahasa Inggris.

    Keberaniannya mengikuti lomba menyanyi di Year 3 juga membuat kakak percaya diri mengikuti Co Curricular Activities Choir dan mengantarkannya tampil di acara 79th School Anniversary Performance dan dipercaya mendapatkan bagian menyanyi solo di lagu Greatest Love of All yang dipopulerkan oleh Whitney Houston.

    Nggak cuma itu, kakak juga berhasil memperoleh juara ke-2 untuk lomba mewarnai yang diselenggarakan sekolah bekerjasama dengan jaringan resto fastfood Jollibee dalam rangka perayaan Children Day.

    Prestasinya ini membuat kakak jadi lebih dikenal oleh para guru, sehingga ia dipilih sebagai salah satu wakil sekolah untuk mengikuti Perarakan Jubli Emas Sultan Brunei Bertahta. Meskipun ternyata kakak dan teman-temannya gagal bertemu langsung dengan Sultan, tapi pengalaman tersebut menjadi kenangan manis bagi Cinta.

    Photo Credit: CCMS Primary Seria

    Dari segi akademis tidak banyak perubahan tapi ada perbaikan di beberapa mata pelajaran yang berbahasa Melayu. Cinta mulai lebih lancar dan percaya diri berbicara dan menulis dalam Bahasa Melayu dan tulisan Jawi sehingga nilai pelajaran Ugama dan Melayu Islam Beraja (MIB)nya meningkat dari tahun lalu.

    Dari segi sosialisasi, Cinta juga mulai membuka diri untuk berteman dengan lebih banyak orang. Dari yang tadinya hanya punya 1 teman baik dari kelas 1, sekarang teman segengnya sudah lebih dari 3 orang. Begitu juga dengan teman di sekolah Ugama dan les mengaji.

    Namun, meski banyak hal baik yang dialami oleh Cinta dan Keenan di tahun ajaran 2017, banyak juga hal-hal yang membuat mereka (dan mamanya) patah hati.

    Bagi kakak, hal yang terparah adalah ketika dibully oleh teman-teman sekelasnya di Sekolah Ugama. Memang sejak masuk sekolah Ugama 3 tahun yang lalu, kakak nggak punya teman dekat. Dia selalu merasa teman-temannya menganggap dia aneh dan nggak mau berteman dengan dia. Tapi selama ini dia berusaha untuk nggak peduli meskipun beberapa kali mengadu diganggu oleh temannya.

    Rupanya tahun ini gangguannya semakin parah, beberapa teman perempuan mulai melakukan gangguan secara fisik dan verbal. Mulai dari menyebut kata-kata yang tidak pantas kepada Cinta, menarik kerudungnya sampai terakhir sebelum sekolah berakhir, hadiah ulang tahun yang dia siapkan untuk temannya dan dia simpan di tas hilang. Cukup sering saya mendapati dia menangis saat saya jemput sekolah Ugama. Namun selalu saya beri semangat dan menguatkan mentalnya. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk bicara dengan guru kelasnya.

    Alhamdulillah, cikgu cepat tanggap dan berjanji menegur para pelakunya (and she did) bahkan meminta maaf karena dia nggak tahu bahwa selama ini Cinta diganggu oleh teman-teman sekelasnya. Sejak itu, menurut Cinta, teman-temannya nggak ada yang mengganggu dia. Tapi tetap saja, dia lebih nyaman bersama teman baiknya dari kelas sebelah atau bersama kakak-kakak kelas yang nggak dia kenal saat menunggu saya menjemputnya pulang sekolah.

    Dari segi pelajaran, ada penurunan nilai yang cukup signifikan untuk pelajaran Matematika. Biang keladinya adalah kurang konsentrasi dan kurang latihan. Sehingga saat ulangan atau ujian, banyak kesalahan remeh yang dia lakukan. Untuk itu, saya berencana untuk menambah waktu belajarnya tahun depan dan mengaktifkan lagi belajar online menggunakan IXL.

    Satu lagi yang benar-benar membuat kakak patah hati adalah tahun ini dia kehilangan tiga teman baiknya sesama orang Indonesia. Mereka baru dekat sekitar setahun belakangan, ketika Cinta bergabung di grup ngaji anak-anak Indonesia. Meski berbeda sekolah, keempat anak ini (dan adik-adik mereka) cepat sekali akrabnya. Setiap selesai mengaji, biasanya mereka akan bermain bersama barang 1-2 jam sebelum pulang. Salah seorang temannya, kembali lebih dulu ke Indonesia pada bulan Mei dan menyusul 2 orang lagi di bulan November ini. Habis sudah sahabat baiknya sesama  orang Indonesia di Brunei ini. Hiks.

    Sedangkan bagi Keenan, hal yang kurang menyenangkan adalah ketika harus mengikuti kelas tambahan untuk pelajaran Bahasa Melayu dan Bahasa Inggris. Bersyukurnya kedua guru untuk mata pelajaran tersebut adalah guru-guru favoritnya sehingga dia cukup dapat beradaptasi dengan harus tinggal di sekolah lebih lama saat teman-teman lainnya boleh pulang. Namun, namanya juga anak-anak, ada saatnya dia capek dan akhirnya tantrum saat harus mengikuti kelas tambahan.

    Karena harus ikut remedial ini juga, Keenan nggak bisa ikut grup tari untuk pentas 79th School Anniversary sebab waktu latihan bentrok dengan jadwal ekstra classes. Awalnya dia sedih, tapi waktu nonton teman-temannya rehearsal, Keenan ikut semangat dan senang untuk mereka. Sayang dia nggak bisa ikut nonton grup paduan suara kakak dan grup tari teman-temannya tampil di acara 79th School Anniversary Dinner karena sakit dan harus tinggal di rumah.

    Yah, begitulah suka duka di tahun ajaran 2017 ini. Tentu masih banyak hal yang nggak saya tuliskan di sini. Tapi ini cukuplah sebagai catatan penting, kenang-kenangan dan bahan evaluasi untuk tahun ajaran berikutnya. Saya bersyukur sekali tahun ini berdampingan dengan guru-guru yang sangat komunikatif dan suportif membimbing anak-anak di sekolah. Semoga dengan berbagai prestasi di tahun ini, kakak Cinta dan Keenan semakin semangat untuk menghadapi tahun ajaran 2018.  

     

  • Manfaat Berkebun Bagi Anak, Manfaat bercocok tanam bagi anak, benefit of gardening for children
    Kids Activities, Life in Brunei, Life with My Kids

    5 Manfaat Berkebun Bagi Anak

    Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat surat pemberitahuan dari sekolahnya Keenan bahwa anak-anak akan belajar berkebun di sekolah. Untuk itu kami diminta membayar sejumlah uang untuk membeli tanah berpupuk, bibit tanaman, starter seed, pot dan perlengkapan pendukung lainnya. Wah, langsung semangat dong saya. Kebayang Keenan pasti senang sekali belajar berkebun bareng teman-teman sekolahnya, secara di rumah dia yang paling rajin menyirami tanaman-tanaman saya.

    Ketika rencana kegiatan ini saya ceritakan ke kakak Cinta, dia mengingatkan bahwa waktu bersekolah TK di tempat yang sama dengan Keenan 5 tahun yang lalu, dia pun melakukan hal yang sama bersama guru dan teman-teman TKnya. Bahkan ketika kakak Cinta kelas 3 tahun lalu, dia juga sempat mengikuti kelas berkebun di sekolah. Peminatnya banyak lho ternyata, dan menurut kakak kegiatan yang dilakukan seminggu sekali itu cukup seru, menyenangkan dan banyak hal yang mereka pelajari. Tapi kalau jaman kakak Cinta dulu guru-gurunya memilih untuk menanam sayur-sayuran di sebuah lahan kosong di halaman sekolah, kali ini angkatannya Keenan memilih menanam bunga.

    Sebelum kegiatan ini dimulai, guru kelas Keenan sudah mengenalkan anak-anak akan kegiatan bercocok tanam dengan menanam bibit bawang merah. Beliau meletakkan pot pot dari bekas botol air mineral berisi tanah dan bawang di pelataran depan kelas, lalu anak-anak diminta bergiliran menyirami tanaman tersebut. Mungkin melihat antusiasme anak-anak, dari kegiatan satu kelas itu lantas diadopsi menjadi kegiatan kolektif satu sekolah dengan jenis tanaman yang berbeda.

    Tentu berkebun dengan anak nggak mudah. Memberikan penjelasan kepada anak-anak usia TK bagaimana sebuah biji kelak dapat tumbuh menjadi tanaman yang sehat, segar dan indah bukannya sederhana. Belum lagi antusiasme anak dalam memelihara tanaman yang hilang dan timbul bisa membuat tanaman nggak terawat dengan baik. Ya, namanya anak-anak ya, hari ini mereka semangat sekali menyiram tanaman sampai airnya berlebih dan menggenangi pot, eh besoknya mereka bosan dan lebih memilih bermain yang lain sehingga tanaman kekurangan air.

    Alhamdulillah, guru-guru di sekolah Keenan telaten membantu anak-anak mengurus tanamannya. Yah, kalau nggak telaten mungkin nggak jadi guru TK ya.

    Tahap pertama yang dilakukan oleh gurunya Keenan adalah memberikan penjelasan tentang aktivitas yang akan mereka lakukan. Lalu, ibu guru menyediakan flower garden starter kit dan meminta anak-anak memasukkan tanah dan bibit bunga milik mereka ke dalam box masing-masing. Setelah itu pot disiram dan disimpan di teras belakang kelas yang terkena cahaya matahari.

    5 manfaat berkebun bagi anak, manfaat bercocok tanam bersama anak

    pic credit: Keenan’s school

    Setiap pagi para guru mengingatkan dan mengajak anak-anak menengok tanaman mereka untuk diberi air. Ada juga kelas anak-anak lebih besar yang menyediakan botol spray berisi air di dekat pot-pot tanaman supaya anak dapat mengairi tanamannya bersama ibu atau ayah yang mengantarnya ke sekolah hari pagi itu.

    Saya sih mendukung sekali kegiatan ini, karena dari kegiatan yang nampaknya sederhana tersebut banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh anak. Berikut 5 di antaranya.

    Manfaat Berkebun Bagi Anak, Manfaat bercocok tanam bagi anak, benefit of gardening for children

    5 Manfaat Berkebun Bagi Anak

    1. Anak mengenal siklus hidup tanaman dan apa saja yang dibutuhkan tanaman agar dapat tumbuh sehat. Ini sama saja anak belajar IPA ya, tentu lebih menyenangkan dengan cara praktik langsung kan seperti ini kan daripada hanya membaca dari buku.
    2. Anak belajar bertanggungjawab dengan mengurus tanaman mereka agar dapat tumbuh sehat. Mereka juga belajar sabar menunggu dan melihat proses tumbuhnya tanaman.
    3. Berkebun dapat menstimulasi panca indera anak. Anak dapat mengenal tekstur tanah, biji dan bunga, melihat aneka warna bunga dan daun yang tumbuh, mendengar suara sayuran yang dipetik atau desir angin saat berkebun di luar rumah, dan mencium wangi bunga dan segarnya tanah saat disiram dengan air.
    4. Anak belajar untuk mencintai alam dengan cara yang sederhana namun menyenangkan.
    5. Menumbuhkan kebiasaan makan makanan yang sehat. Waktu Cinta masih TK dulu, kelas mereka menanam kangkung, cabe dan okra atau lady finger. Setelah berbuah, dibagikan ke masing-masing anak. Cinta antusias sekali menyuruh saya untuk memasak sayurannya dan menyicipi hasil masakannya, walaupun akhirnya dia nggak doyan juga hahaha. 

    5 manfaat berkebun bagi anak. manfaat bercocok tanam bersama anak

    Bulan September yang lalu, tanaman anak-anak di sekolah Keenan mulai tumbuh. Guru-guru pun memindahkan ke pot yang lebih besar, diberi nama masing-masing anak dan ditata dengan cantik di teras belakang kelas. Anak-anak pun makin rajin menyiram tanaman mereka dan memamerkannya ke orangtuanya. Setelah berbunga cukup besar, beberapa kelas mengizinkan anak-anak membawa tanamannya pulang, sedangkan guru-guru kelas lain memilih untuk membuat sebuah petak khusus dan memindahkan tanaman-tanaman tersebut ke sana. Sekarang, sekolah Keenan punya taman bunga cantik yang dibanggakan oleh murid-murid karena ada hasil kerja keras mereka di situ. Hmmm, bisa juga ya diterapkan di rumah. Pasti anak-anak senang punya taman kecil dari hasil tangan mereka sendiri. 

    5 manfaat berkebun bagi anak. manfaat bercocok tanam bersama anak

    Teman Pojok Mungil ada yang suka berkebun juga? Boleh dong dibagi tips memilih tanaman yang mudah dirawat oleh anak. Terima kasih sebelumnya yaa…

  • 20+ Pertanyaan Tentang Aktivitas Keseharian Anak yang Bisa Kita Ajukan Sepulang Sekolah
    Life as Mom, Life with My Kids

    20+ Pertanyaan Tentang Keseharian Anak Sepulang Sekolah

    “I’m fine. (My day at school) is good.

    Kalimat itu suatu hari terucap begitu kakak memasuki mobil saat saya menjemputnya sepulang sekolah.

    That’s what you always ask, right? ‘How are you? How’s your day at school?’ Now, I just answered it so you don’t have to ask the questions anymore.” Jelasnya kemudian.

    Eaaa…

    Kejadian serupa juga pernah saya alami dengan Keenan di bulan-bulan pertama dia bersekolah tahun ini. Padahal saya merasa pertanyaan saya sudah cukup variatif seperti, “Are you happy at school? What did you do at school today?” Yang dia jawab dengan cukup singkat, “Yes, I’m happy. I draw/I learn at school.”

    Hadeeuuuh nasib punya anak-anak yang irit ngomongnya kaya bapaknya :))

    Padahal kan pengen denger mereka berceloteh detil seharian ngapain aja. Kalau perlu minute by minute gitu ya. Siapa tahu ada kejadian menarik, pengumuman penting atau gosip-gosip seru #eh.

    20 Pertanyaan Tentang Aktivitas Keseharian Anak Yang Bisa Diajukan Sepulang Sekolah

    Lorelai & Rory Gilmore di serial Gilmore Girls. Pic credit: digitalspy.com

    Bagi saya ngobrol dengan anak tentang aktivitasnya saat nggak bersama saya itu penting supaya kalau ada apa-apa mereka merasa nyaman dan aman untuk berbicara ke saya atau papanya. Pengennya tuh, komunikasi saya dengan anak-anak seperti Lorelai dan Rory Gilmore, sepasang ibu dan anak dalam serial Gilmore Girls. Hubungan Lorelai dan Rory sebagai orangtua dan anak tuh idaman saya banget sejak pertama kali nonton serial itu belasan tahun yang lalu. Karena, hubungan saya dengan orangtua saya nggak sedekat itu. Saya tahu orangtua saya sangat menyayangi saya dan selalu ingin yang terbaik bagi saya dan adik-adik. Kami pun punya kebiasaan untuk bertukar cerita saat makan malam bersama di meja makan. Tapi toh, selain dasarnya saya memang cenderung introvert, nggak semua hal bisa saya ceritakan ke mereka, khususnya tentang perasaan saya. Nah, itu yang nggak saya inginkan terjadi ke anak-anak saya. Saya ingin sekali mereka bebas mengungkapkan perasaan kepada kami. Nggak mudah memang, apalagi dengan si pra remaja yang mulai lebih suka ngobrol sama temannya daripada dengan ibunya.

    Tapi saya nggak menyerah, nggak ada kata terlambat untuk memulai hal baik. Dan sekarang pertanyaan saya sudah lebih variatif yang membuat anak-anak biasanya menjawabnya dengan lebih antusias. Harapan saya sih lama kelamaan tanpa harus dipancing pertanyaan lebih dulu, anak-anak akan terbiasa untuk bercerita tentang aktivitas dan berbagi perasaannya kepada saya.

    20 Pertanyaan Tentang Aktivitas Keseharian Anak Sepulang Sekolah

     

    20+ Pertanyaan Yang Dapat Diajukan Ke Anak Setelah Pulang Sekolah

    1. Tadi waktu istirahat main apa? Sama siapa saja?
    2. Permainan apa yang paling menarik dimainkan sama teman-teman di sekolah?
    3. Apa yang bikin kamu paling bahagia di sekolah tadi? (Yang paling bikin bete)
    4. Siapa yang paling lucu di kelas? (Yang paling menyebalkan)
    5. Ada yang kena hukuman dari guru hari ini?
    6. Peraturan apa dari guru yang paling susah kamu ikuti?
    7. Pelajaran apa yang paling menarik hari ini? (Yang paling membosankan)
    8. Kalau kamu lagi bosan, apa yang kamu lakukan di kelas?
    9. Kalau seandainya kamu jadi guru, kamu bakal jadi guru seperti apa? (Ada nggak di sekolah guru yang seperti itu)
    10. Siapa guru yang paling seru mengajarnya hari ini? (Siapa yang paling galak, siapa yang paling membosankan)
    11. Info atau fakta menarik apa yang kamu dengar hari ini dari teman atau guru?
    12. Hal baik apa yang kamu lakukan hari ini?
    13. Hal paling susah yang kamu lakukan hari ini menurutmu apa?
    14. Tugas piket apa yang paling sering kamu kerjakan? Kenapa?
    15. Waktu istirahat makan snack di kantin, duduk di sebelah mana? Sama siapa aja?
    16. Ada nggak teman yang main dan makan sendiri di kelas hari ini? Kenapa?
    17. Jajanan apa yang paling banyak dibawa atau dibeli oleh teman-temanmu?
    18. Makanan apa di kantin yang paling ingin kamu coba? Paling kamu suka?
    19. Apa yang bikin kamu bangga sama dirimu sendiri hari ini?
    20. Apakah ada teman yang berbuat baik padamu hari ini?
    21. Apakah ada yang ingin kamu ubah dari ruang kelasmu supaya lebih menarik dan nyaman?
    22. Di mana tempat paling menyenangkan di sekolah?

    Selain tentang keseharian anak di sekolah, kita juga bisa lho bertanya tentang fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh sekolah seperti perpustakaan, kantin, toilet, ruang olahraga, bahkan sick bay atau Unit Kesehatan Sekolah. Berikut beberapa contoh pertanyaan yang dapat kita ajukan ke anak untuk memancing cerita tentang kegiatannya di sekolah hari ini.

    Perpustakaan:

    1. Buku apa yang paling sering kamu baca di perpustakaan?
    2. Biasanya pergi ke perpustakaan sama siapa?
    3. Bagian mana dari perpustakaan yang paling nyaman bagimu?
    4. Apakah pustakawannya baik kepadamu?
    5. Siapa temanmu yang paling sering kamu lihat pergi ke perpustakaan?

    Toilet:

    1. Biasanya pergi ke toilet sendiri atau sama teman?
    2. Seandainya kamu pergi pergi ke toilet di tengah waktu pelajaran, berani nggak bilang ke guru?
    3. Menurutmu toilet di sekolah bersih nggak? Siapa yang membersihkan toilet di sekolah?

    Saat bertanya tentang toilet, coba sisipkan pesan di bawah ini ke anak supaya dia waspada dengan lingkungannya, mengingat banyak hal buruk menimpa anak saat dia di toilet sendirian:

    “Kalau ada yang terasa aneh di toilet misalnya, ada lawan jenis di dalamnya, ada yang diam aja di toilet padahal tempat pipisnya kosong, ada anak bergerombol tapi nggak ngapa-ngapain dan semacamnya langsung aja lapor guru ya.”

    Pertanyaan tentang fasilitas sekolah ini mungkin kedengarannya nggak penting, tapi bagi saya pribadi penting untuk mengetahui seberapa jauh anak mengenal sekolahnya, apa saja yang dapat mereka lakukan di sekolah dan bagaimana mereka mengisi waktu kosongnya di sekolah.

    Untuk anak yang lebih kecil, seperti anak saya Keenan yang belum bisa menjawab dalam kalimat lengkap, mungkin lebih sulit ya. Eh, saya jadi inget, dulu jaman Cinta masih di kelompok bermain sebuah PG/TK Islam di Parung, Bogor, ibu-ibu wali murid suka komplain ke guru-gurunya karena setiap anaknya ditanya, “Tadi di sekolah ngapain aja?” jawaban mayoritasnya adalah, “Main,” dan “Nggak tahu.” Akhirnya setiap menjelang berakhirnya jam sekolah, para guru mengajak anak mereview kegiatan mereka seharian di sekolah sambil berpesan, “Nanti kalau ditanya bunda jawabnya hari ini begini begitu ya :))

    Nah, kalau guru si pra sekolah nggak ngasih review harian seperti guru-gurunya Cinta dulu, pertanyaan-pertanyaan ringan ini bisa kita ajukan ke mereka.

    10 pertanyaan tentang aktivitas anak tk sepulang sekolah, 20 pertanyaan tentang aktivitas keseharian anak sepulang sekolah

     

    Yang perlu diingat, perhatikan suasana hati anak saat pulang sekolah sebelum membombardirnya dengan aneka pertanyaan. Kalau anak nampak lelah, kesal atau nggak mood, beri anak-anak ruang untuk menenangkan diri dulu. Beri camilan dan segelas susu dingin atau izinkan mereka sekadar membaca buku cerita favorit dan memejamkan mata sejenak. Biasanya setelah lebih tenang dan suasana hatinya baik, mereka akan dengan senang hati bercerita tentang aktivitasnya kepada kita.

    Parents need to understand that it is “less important what you say, and more important that you listen.

    How to Communicate With and Listen to Your Teen – HealthyChildren.org

    Oya, satu lagi, don’t judge quickly saat anak sedang bercerita.  Aduh, ini susah banget memang. Tantangan besar bagi saya untuk nggak memotong cerita mereka dan berceramah. Tapi kalau kita dikit-dikit memotong cerita mereka lama-lama anak bakal malas juga untuk ngobrol sama kita. Jadi ya, sekarang saya sedang berusaha keras untuk nggak melakukannya.

  • Life in Brunei

    Istiadat Perarakan 50 Tahun Sultan Brunei Bertahta

    Hari Kamis, 5 Oktober 2017, rakyat Brunei merayakan salah satu hari yang kelak akan tercatat dalam sebuah sejarah negara ini. Di hari itu, raja tercinta rakyat Brunei, Kebawah Duli Yang Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzadi Waddaulah ibni almarhum Sultan Haji Omar ‘Ali Saifuddien Sa’adul Khairi Waddien, genap 50 tahun bertahta sebagai Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam.

    Tepat pada tanggal 5 Oktober 1967, Sultan Hassanal Bolkiah dinobatkan menjadi Sultan Brunei ke-69 setelah ayahandanya, almarhum Sultan Haji Omar ‘Ali Saifuddien Sa’adul Khairi Waddien turun tahta di tahun yang sama. Selama memimpin negara kecil yang kaya akan kandungan minyaknya ini, Sultan Hassanal Bolkiah sangat dicintai oleh rakyatnya. 

    Kecintaan rakyat Brunei kepada pemimpinnya ini nampak dari antusiasme mereka dalam setiap perayaan hari kebangsaan, hari keputeraan (perayaan ulang tahun Sultan) dan terutama hari-hari bersejarah seperti peringatan jubli perak (25 tahun menaiki tahta).

    Photo Credit: Borneo Bulletin

    Perayaan Jubli Emas kemarin pun menjadi sejarah bagi rakyat Brunei. Diperkirakan hampir 60ribu penduduk Brunei memadati jalan-jalan di Bandar Seri Begawan yang dilewati oleh Usungan Diraja. Saya dan keluarga termasuk salah satu di antaranya.

    Awalnya kami nggak terlalu antusias untuk pergi, karena seperti biasa tiap ada perayaan di Bandar pasti jalanan akan ditutup, sehingga macet dan susah cari parkir. Tapi, berhubung kakak Cinta terpilih sebagai salah satu dari 47 siswa di sekolahnya yang ikut sebagai pelambai bendera di Bandar, akhirnya kami memutuskan untuk ikut menyaksikan Istiadat Perarakan Mengelilingi Bandar Seri Begawan.

    Photo Credit: CCMS Primary Seria

    Dari rumah kami berangkat pukul 5.15 pagi, selepas sholat Subuh. Mengantar kakak ke meeting point dulu untuk naik bus bareng teman-teman sekolahnya ke Bandar. Setelah bus kakak dan rombongan berangkat, jam 6 pagi, saya, suami dan Keenan menyusul. Kami sampai di Bandar jam 7.30 pagi dan sudah banyak orang yang memadati jalan yang akan dilalui perarakan. Sempat keliling cukup lama dan kena macet sampai akhirnya kami dapat tempat parkir di atas trotoar :)) Itupun masih harus jalan kaki cukup jauh ke lokasi perarakan.

    Pukul 8.30 kami sudah sampai di Yayasan dan cuaca mulai panas. Kami berusaha untuk jalan ke Istana Nurul Iman. Tapi baru 500 meter, Keenan yang belum sarapan mulai rewel, bekal air minum mulai menipis, saya kebelet pipis dan harus antri 15 menit untuk menggunakan toilet di Masjid Omar Ali Saifuddien. Rasanya sudah pengen pulang aja.

    Setelah bertanya sama teman yang sudah menunggu di Bomba BSB, tempat start perarakan, kami memutuskan untuk jalan ke arah sana aja. Nggak jauh dari Yayasan, cuma 1,5 km dan 15 menit jalan kaki. Eh, sebelum sampai di sana alhamdulillah ketemu pedagang makanan dan minuman. Saya sempat berkomentar ke suami, “Ini kalau di Indonesia, trotoar sepanjang jalan ini pasti sudah dipenuhi aneka jualan makanan dan minuman nih. Nggak sampai kepayahan cari-cari seperti ini.” Tapi ada baiknya juga pedagang minuman dan makanan dilokalisasi seperti kemarin, sehingga trotoar benar-benar dimanfaatkan sebagai tempat berjalan dan berdiri. Bahkan akhirnya kami pun memutuskan untuk duduk di trotoar bersama rombongan dari Persatuan Masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam (PERMAI) yang berdandan dengan cantiknya memakai baju adat dan sebagian ibu memakai seragam dari kain jumputan sementara bapak-bapak berseragam batik.

    brunei darussalam, indonesia family in brunei darussalam, golden jubilee brunei darussalam, hmjubliemas

    Setelah menunggu cukup lama. akhirnya perarakan pun dimulai. Orang-orang yang tadinya duduk di pinggir jalan langsung memadati separator jalan agar bisa melihat rombongan Sultan dari dekat. Awalnya saya sempat nggak dapat tempat saking penuhnya orang, nggak bisa juga ikut berdesakan karena saya menggendong Keenan. Sampai seorang bapak yang berdiri di separator memberikan tempatnya untuk saya, sementara beliau turun ke depan. Alhamdulillah dari tempat saya berdiri saya bisa melihat perarakan dan mengambil video dengan cukup jelas. 

    Istiadat Perarakan Mengelilingi Bandar Seri Begawan itu dimulai dari Bandar Seri Begawan Fire and Rescue Station. Baginda Sultan dan rombongan tiba di Bomba mengendarai mobil yang disambut oleh sekitar 22ribu pelajar, termasuk Cinta di antaranya, yang melambaikan bendera Brunei di pinggir jalan sepanjang Istana Nurul Iman kediaman keluarga diraja sampai ke Bomba Bandar Seri Begawan. Dari Bomba, Sultan, Raja Isteri, Pengiran Muda Mahkota Pengiran Muda Al-Muhtadee Billah, Pengiran Anak Puteri Hajah Shaleha, Pengiran Muda Abdul Malik, Pengiran Muda Haji Abdul ‘Azim, Pengiran Muda Abdul ‘Mateen dan Pengiran Muda Abdul Wakeel menaiki Usungan Diraja atau Royal Chariot yang sehari-hari disimpan dalam musium Royal Regalia. Anggota keluarga diraja yang lain mengikuti perarakan dengan menggunakan koleksi mobil mewah mereka. Oya, Prince Edward, Earl of Wessex dan istrinya Sophie, Countess of Wessex juga mengikuti perarakan sebagai wakil undangan dari Kerajaan Inggris.

    Leading the Royal Procession was the Grand Chamberlain followed by marching bands from the Royal Brunei Armed Forces and Royal Brunei Police Force.

    Following closely behind was a special customised vehicle carrying a Changkah (huge two-pronged spear) and guarded by a Pateh and Damong, as well as 40 bearers of Sinipit (decorated spears) and Taming (decorated shields).

    Walking ahead of the Royal Chariot were two Panglimas (decorated army officers): the Panglima Raja who carried a Pemuras (a large gun), and the Panglima Asgar who carried a Kalasak (shield) and a Kampilan (dagger). There were also 16 bearers of Pedang (swords) and Perisai (shields) as well as 16 bearers of the Tombok Benderangan (gold-plated spears). Also part of the Royal Procession was the Gendang Arak-Arakan, a vehicle which carried an ensemble of royal musical instruments.

    -Borneo Bulletin, Thousands line up in capital to cheer Golden Jubilee Royal Procession, Oct 6, 2017-

    Saking senangnya melihat Sultan secara langsung sampai rasanya terharu sekali. Ketika usungan diraja lewat tanpa menunggu rombongan yang lain selesai melintas, saya dan suami ikut berjalan cepat mengejar kereta beliau supaya Keenan bisa melihat usungan lebih dekat. Sepanjang jalan tersebut, saya nyaris menangis dan merinding melihat suka cita rakyat berseru, “Daulat Tuan Patik!” dan melantunkan asma Allah serta salawat mendoakan pemimpinnya. Masya Allah, begitu dicintainya raja satu ini oleh rakyatnya.

    Yah, alhamdulillah, saya merasa beruntung sekali bisa menjadi bagian dari sejarah negara Brunei Darussalam. Once in a lifetime moment, karena nggak banyak pemimpin yang bisa memimpin sampai 50 tahun kan. Nggak sia-sia semua pengorbanan yang harus dilalui ‘hanya’ untuk bisa menyaksikan Istiadat Perarakan Mengelilingi Bandar Seri Begawan ini, termasuk kena macet hampir 1 jam untuk bisa keluar dari Bandar dan ngebut sepanjang lebuh raya supaya nggak terlalu telat menjemput kakak di meeting point-nya di Seria. 

    Daulat Kebawah Duli Tuan Patik. Kekal Qarar Memerintah Di Atas Takhta.