Daily Archives: September 1, 2010

Ngerumpi. Tapi Pakai Hati

Semalam mendadak terbangun karena mimpi buruk, saat melihat jam ternyata baru pukul 00.47 WIB, masih 3 jam lagi menuju waktu sahur. Sambil mencoba untuk tidur lagi seperti biasa buka-buka si Odette, cek timeline twitter, buka facebook, browsing sana sini. Tapi mata masih tetap nggak mau tertutup, melek dan terang benderang. Sementara si bocah di sebelah tertidur dengan pulasnya. Nonton TV ada 2 film barat yang saya tonton sambil pindah-pindah channel *maklum nggak punya tv kabel*. Lalu membuka bookmarks mobile browser dan menemukan link ke rumah ini.

Saya lupa kapan terakhir membaca satu persatu artikel di sana, memberi rating dan menuliskan beberapa kata di kolom komentar. Terakhir menulis di Ngerumpi sebulan yang lalu, dalam rangka Pekan Menyusui Sedunia. Itupun karena tergelitik membaca komen seorang warga di postingan uni Sabai si empunya blog About Life On and Off Screen. Setelah menulis, balas-balas komen yang masuk, kembali menghilang dari peredaran warga Ngerumpi. Pernah suatu kali membuka dan membaca beberapa artikel tapi kemudian lewat begitu saja. Sampai tadi malam, insomnia membuat saya “pulang” ke rumah itu. Tempat pelarian saya sejak hampir setahun yang lalu, menuliskan luka-luka hati saya, menguraikan benang kusut di kepala.

Continue reading

SMS Penipuan

Menjelang Lebaran seperti ini tampaknya makin marak penipuan melalui SMS. Hampir setiap hari status teman-teman di Facebook dan Twitter mengabarkan bahwa mereka mendapatkan SMS dari nomor tak dikenal minta ditransfer jumlah pulsa tertentu.

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat SMS seperti ini di tengah malam untuk kedua kalinya
sms

Yang pertama kali saya sempat bimbang antara kasihan dan khawatir jika si pengirim benar-benar kecelakaan dan membutuhkan pertolongan. Sedangkan di sisi lain ada juga perasaan tidak percaya mengingat banyaknya penipuan melalui SMS. Akhirnya saya sms balik dan meminta maaf kalau tidak bisa transfer pulsa karena pakai nomor pasca bayar. Eh, dia balas lagi memohon mohon supaya saya membantu dan pulsa saya akan dikembalikan setelah masalahnya selesai. Setelah 3x saling balas sms saya semakin yakin bahwa ini adalah modus penipuan karena logikanya kalau bisa sms 3x pasti bisa telpon atau minimal sms keluarganya.

Continue reading

ARTku Sayang

Mendekati Lebaran seperti ini di inbox multiply saya banyak sekali cerita ibu-ibu yang bingung soal ART atau babysitter-nya. Yang curhat karena ART-nya nggak bagus, babysitternya males sampai pusing karena para asisten domestik itu pulang dan ga balik lagi. Alhamdulillah saya selama ini belum pernah punya masalah serius dengan asisten rumah tangga. Rejeki banget di tengah banyaknya ART yang sibuk pacaran, nggak jujur, dan sebagainya, saya selalu mendapatkan maid yang baik.

Sejak punya anak baru 2 kali saya punya asisten rumah tangga sendiri. Yang pertama sih sebenarnya bukan ART tapi BabySitter karena kerjaan utamanya adalah mengurus segala keperluan Cinta selama saya tinggal bekerja. Walaupun demikian dia juga ringan tangan alias nggak pilih-pilih kerjaan, kalau asisten mama saya sedang cuti dia mau bantu-bantu kerjaan rumah tangga. Begitu juga saat kami berlibur (waktu itu namanya berlibur karena belum tinggal) di rumah sekarang dia yang ngerjain semua kerjaan rumah tangga seperti nyapu, ngepel, nyuci, setrika. Saya tinggal masak aja sama nemenin Cinta main. Malah kadang kalo saya lagi repot (baca:online) ya dia yang suka nemenin Cinta nonggo, main sama anak tetangga sebelah sekalian dia bergaul sama mbak-mbak ART yang lain.

Continue reading